Kata Pembukaan
Gadis Sulawesi Dengan Budaya Uang Panai (Foto: Marks)

Kata Pembuka, Melamar Wanita Bugis Makassar Agar Uang Panai Tidak Tinggi

Diposting pada

Wanita atau perempuan Bugis Makassar Unik, jika hendak melamar mereka, maka pilihlah kata pembukaan yang tepat agar uang panai’ tidak teralu tinggi.

Beritaku.id, Budaya – Perempuan Bugis Makassar mandiri, kuat dan “keras” dalam perngetian tegas, berkata apa adanya dan tidak menyimpan luka dengan berdiam dan airmata menjadi andalan.

Wanita Bugis Makassar akan mengungkapkan kerisauannya, kata keras dalam watak bukanlah kejam, namun berkata sesungguhnya, meski itu bisa jadi menyakitkan.

Bisa saja kita menaklukkan jiwa mereka, namun tidak dengan adatnya (pada kebanyakan mereka), dalam pengertian lanjut, kita bisa saja membuat mereka jatuh cinta. Namun tidak dengan budaya mereka.

Cantik Dan Pesona Wanita Sulawesi (Foto: Igo)

Terutama mereka yang tinggal pada area kerajaan Gowa, Makassar dan Luwu.

Secara silsilah, mereka masih memegang teguh adat dan budaya pada area tersebut, misalnya: Kerajaan Gowa yang memiliki pengaruh meliputi, Makassar, Gowa, Takalar hingga Bulukumba dan Selayar.

Atau Kerajaan Bone yang memiliki pengaruh pada area Bone Sinjai, Wajo, Soppeng, Barru hingga Maros. Maupun kerajaan Luwu yang memiliki pengaruh pada area Luwu dan Palopo.

3 Kerajaan tersebut memiliki budaya yang memiliki persamaan dan kemiripan, seperti pernikahan harus menggunakan Balli’ atau walasuji (semacam anyaman dari bambu) ataupun beberapa budaya lainnya.

Untuk hal tersebut, maka artikel ini akan membahas secara singkat.

Baca juga beritaku: Pilihlah Lelaki Bugis Makassar, Berikut 5 Keistimewaannya

Mengenal Secara Singkat Adat Bugis Makassar

Bugis Makassar, maka yang terlintas dalam benak kita adalah Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan. Meskipun di Sulsel bukan hanya 2 suku tersebut, melainkan terdapat beberapa suku lainnya. Seperti Toraja, Luwu, Duri dan lain sebagainya.

Namun dalam sejarah dan kancah politik nasional 2 suku ini penyumbang banyak tokoh berpengatuh, seperti BJ Habibie (Mantan Presiden RI), Jusuf Kalla (Mantan Wapres RI), Abraham Samad (Mantan Ketua KPK), Panglima Yusuf (Mantan Panglima Abri), ataupun Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian)

Juga terdapat beberapa nama yang masuk dalam catatan sejarah lainnya yakni seperti, Kahar Muzakkar dan sebagainya.

Perempuan Asal Sulawesi Dengan Pesona Kecantikan Menawan

Suku Bugis dan Makassar mencetak banyak tokoh, sehingga ini menjadi salah satu identitas daerah (2 suku tersebut).

Tapi kalau kita mengkaji lebih dalam, 2 suku tersebut berbeda secara geografis, yakni Bugis menempati, area Maros, hingga Bone, Sidrap, Sengkang dan Wajo.

Sementara Makassar ada di Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba hingga Selayar. Area ini terpengaruh oleh budaya kerajaan Gowa.

Penyebutan dan pembagian wilayah Bugis dan Makassar pada hakikatnya, tidak ada perbedaan keduanya, sebab Kerajaan Gowa-Tallo dan Kerajaan Bone adalah satu kesatuan. Yang dulunya dilakukan pembagian oleh Sombayya ri Gowa.

Namun apakah tertarik dengan gadis asal daerah ini?

Baca juga beritaku: Pilihlah Lelaki Bugis Makassar, Berikut 5 Keistimewaannya

Cara Melamar Wanita Bugis Makassar Agar Uang Panai Tidak Tinggi

Tata Cara Jika Hendak Melamar Perempuan atau Wanita Bugis Agar Uang Panai Tidak Tinggi, ini harapan banyak orang.

Namun sebelum membahas mengenai tata cara, maka harus kita pahami apa itu Uang Panai?

Sebenarnya uang panai’ itu adalah uang belanja, dan bukan uang mahar. Sebab budaya Bugis Makassar membedakan antara uang panai dan uang mahar. Uang panai untuk membeli keperluan pernikahan dan segala keperluan ayat.

Aktris Berdarah Bugis Makassar

Sedangkan uang mahar adalah sunrang. Mahar itu “hak wanita” dalam bahasa daerah ini adalah “pusaka atau pisaka”.

Nah bagaimana melamar perempuan Makassar Bugis agar uang belanja tidak tinggi?

Datanglah Dengan Rendah Hati

Semua suku di Indonesia, menghargai sikap rendah hati, nah untuk mencairkan suasana ketika berkunjung pada keluarga (orangtua) wanita yang hendak anda lamar. Maka datanglah dengan sikap rendah hati.

Guna kata “iye” (Indonesia: Iya), sebagai tanda menghormati orang lain. Kata “iye” merupakan gaya dan ciri khas daerah ini.

Rendah hati termasuk tidak menunjukkan kehebatan dan pencapaian-pencapaian.

Sebab pada dasarnya orang Bugis Makassar membenci kesombongan dan mereka akan melawan baik secara langsung maupun dengan berdiam diri.

Kenali Keluarga Dekatnya

Keluarga dekat sang wanita bisa seperti kakaknya, paman ataupun keluarga lainnya. Yang berpengaruh dalam keluarga.

Untuk hal ini maka tanyakan pada sang wanita bahwa siapa diantara lelaki yang di dengar saran dan pendapatnya dalam keluarga.

Biasanya keluarga dekat ini “keras dan tegas”, apalagi jika mengetahui anda sedang dekat dengan saudara atau ponakan perempuannya.

Namun sekali lagi orang Makassar sangat suka lelaki pemberani.

Jika niat kamu baik maka beranikan diri untuk bertamu, berkenalan dengan keluarga dekat tersebut. Toh niat anda adalah baik.

Hindari menggunakan kata pembukaan ketika berkenalan dengan keluarga wanita anda:

  1. Perkenalkan pak, saya pacar si “gadis”
  2. Maaf pak, saya punya niat melamar si “gadis”
  3. Izinkan saya menyampaikan niat meminang si “gadis”

Hindari kalimat diatas, dengan menggunakan kata identifikasi “keakuan” atau merasa memiliki. Ini baru pertama bertemu degan keluarga dekatnya, maka pembukaan yang baik adalah yang sederhana.

Saya teman Si “Gadis”, dan bicara secara normal saja. (jangan sebutkan niat melamar)

Minum Ketika Di Hidangkan

Banyak ilmu dan baca-baca maupun pelet di Sulawesi? Setiap daerah ada hal tersebut, ini tidak bisa kita pungkiri. Namun jangan selalu berpikir negatif. Dan takut terkena pelet.

Secangkir Kopi Pahit

Sebab jika ada pelet di Bumi Celebes, itu hanya sebagian kecil. Artinya sebagian besar penduduknya Islami dan tidak memakai cara-cara itu.

Sehingga ketika ada air panas (kopi/teh) maka minumlah, termasuk kue. Sebab orang Bugis Makassar sangat tidak senang ketika persembahan mereka tidak kita hargai (tidak diminum).

Haqqul Yaqin, bahwa teh atau kopi ini tidak ada apa-apa, sebab kamu punya niat baik.

Jangan Berlama-Lama

Saat berkunjung ke keluarga dekat, maka jangan memakan waktu yang terlalu lama, sebab bisa jadi semakin lama, maka itu membosankan.

Pembicaraannya singkat dan padatkan saja. Perkenalan biasa untuk pertama kali.

Jangan banyak berbicara, tapi bicara secukupnya saja. Orang Bugis Makassar, sangat cerdas mengenali prilaku seseorang dari gaya bicaranya.

Nah, Yang baru berencana menikah dengan gadis pujaan hati asal Sulawesi Selatan, jangan berkecil hati sebab Uang Panai bukanlah sesuatu yang menakutkan. Bisa menggunakan trik berikut ini

Kata Pembukaan Saat Hendak Melamar

Saat akan melamar gadis pujaan hati pada tanah yang memegang teguh siri’ napacce, maka gunakan trik berikut ini, dengan pemilihan kata pembukaan yang baik dan benar.

Sebab kalimat pembukaan sangat mempengaruhi tingkat penerimaan keluarga.

Jangan lupa pembahasan sebelumnya tentang siapa yang kita dekati dari kalangan keluarganya. Ini akan menjadi hal yang membantu saat akan melamar.

Jadi lamaran itu ada dua bagi orang Bugis Makassar:

  1. Lamaran Kecil
  2. Lamaran Besar.

Adapun Lamaran kecil, sangat mempengaruhi uang panai’, ini rumus dasarnya. Maksudnya lamaran kecil adalah pembicaraan antara lelaki dengan keluarga kecil (terbatas).

Kita sebut terbatas sebab ini hanya melibatkan orangtua, ataupun beberapa keluarganya yang memiliki pengaruh kebijakan.

Pada lamaran kecil ini, harus pecaya diri dengan cara santun, mengungkapkan niat dan isi hati.

Kata Pembukaan Saat Lamaran Kecil

Jelas menggunakan salam dan mukadimah, sebagai rasa syukur kepada Allah SWT, setelah itu masuk dengan bahasa yang baik, silahkan pilih salah satu dari kalimat berikut ini:

  1. Maafkan kelancangan saya pak, saya tidak memiliki keberanian menghadapi bapak, jika bukan karna niat saya mempersunting anak bapak. Saya sangat menyayangi anak bapak. Dan kedatangan saya ini, saya tidak mengandalkan apa-apa.
  2. Tabe kipammopporanga (maafkan: Makassar), Tabe Taddempengngenga’ (Maafkan: Bugis), saya hanya punya satu harapan, bisa membahagiakan anak bapak. Sehingga hari ini saya berani datang kemari untuk menyampaikan niat baik saya. Harap bapak mengatur saya, untuk bisa menjadi suami dari si “gadis”.
  3. Tidak ada uang banyak yang kami punya bapak, dan kami datang bukan karena saya berani. Melainkan ketakutan yang membuat saya sampai duduk disini. Kami takut pada keluarga si “gadis”, jika seandainya mereka mendapati saya berjalan berdua diluar sana. Kami tau Siri’ na Pacce daerah ini. Maka karena ketakutan itu, saya datang kesini untuk berniat melamar anak bapak.
  4. Pak, tabe! harap bapak mengatur saya, anggap saya sebagai anak bapak untuk membantu keluarga ini, saya memiliki niat melamar anak bapak. Namun anggap saya sebagai keluarga demi sama-sama membangun nilai budaya keluarga.
  5. Pak, kipammoporanga, saya suka anakta, dan harap saya diatur untuk bisa hidup bersama dia, saya tidak memiliki banyak apa-apa, aku hanya memiliki niat dan ikhtiar untuk menjaga airmata anak bapak/ibu. Bahkan izinkan saya bertaruh hidup untuk buat dia bahagia.

Beberapa kalimat pembukaan diatas, bermakna bahwa kita datang dalam kondisi sederhana dan menghargai adatnya yang kental.

Jadi kalimat pembukaan ini saat hendak melamar adalah penyatuan diri dengan mereka, dan jangan memandang kita (pelamar) sebagai orang lain.

Maka inilah tugas dari keluarga dekat yang telah kita dekati sebelumnya. Menjadi jembatan.

Kata Pembukaan Saat Lamaran Besar

Untuk kata dan kalimat pembukaan saat lamaran besar, biasanya tinggal membacakan hasil kesepakatan dari lamaran kecil. Biasanya berupa kesepakatan yang telah mereka buat bersama-sama.

Meski demikian, saat lamaran besar ini maka gunakan kalimat pembuka yang baik, agar tidak memunculkan multipersepsi.

Ingat, bahwa banyak kejadian dan kekacauan terjadi saat lamaran besar, karena pada saat ini berkumpul banyak keluarga.

Maka harus menggunakan bahasa yang santun dan baik, pemilihan kata pembuka yang tepat, seperti:

  1. Keluarga yang kami hormati, izinkan kami dari calon mempelai laki-laki menyampaikan terima kasih tak terhingga atas kebaikan bapak ibu. Menyambung hasil pembicaraan sebelumnya, pada tanggal (baca kesepakatan saat lamaran kecil). Maka saya akan membacakan, dan seterusnya.
  2. Keluarga calon mempelai wanita di Sulawesi yang saya hormati ini, izinkan saya keluarga mempelai lelaki dari Sumatera/Jawa/Kalimantan (jika dari luar pulau), membacakan hasil kesepakatan bersama kita sebelumnya.

Pada Saat melakukan lamaran besar, maka kunci suksesnya adalah kesepakatan pada saat lamaran kecil.

Istilah-Istilah Adat Lamaran Dan Pernikahan Bugis Makassar

Beberapa istilah adat Bugis Makassar yang perlu kita ketahui, agar tidak memunculkan multipersepsi, yakni:

A’jangang-jangang

A’jangang-jangang (Makassar), A’manu’-manu’ (Bugis). Jangang atau manu’ itu artinya ayam. Lho apakah harus bawa ayam gitu? Gaklah.

Tapi maknanya adalah ibarat saling menjinakkan 2 keluarga, maksudnya saling membuka komunikasi.

Selain itu A’jangang-jangan juga adalah mengetahui identitas calon mempelai wanita.

Sehingga biasanya muncul pertanyaan status dari gadis tersebut, apakah seorang gadis (perawan) atau janda?

Assuro

Assuro itu melamar. Meminang wanita untuk menjadi istri.

Sunrang

Sunrang adalah semacam pemberian dari lelaki kepada mempelai wanita, berupa benda (bukan uang panai’), misalnya sebidang tanah, atau rumah maupun kendaraan.

Doi’ Panai’

Uang panai = Doi’ Panai’. Ini yang banyak orang salah artikan, mereka pikir uang panai’ adalah mahar, padahal tidak demikian. Uang panai’ adalah belanja pernikahan dan seluruh kebutuhan adat yang ada.

Hanya saja dalam perkembangannya, biasanya seorang yang pergi melamar, mem”paket”kan jumlah keseluruhan, dari sunrang dan uang panai’.

Baca juga beritaku: 3 Kasta Di Sulawesi, Efek Pilkada Dan Uang Panai’

Balli’

Bali’ bagi orang Makassar, dan Walasuji bagi orang Bugis. Adalah semacam anyaman bambu untuk menjadi hiasan saat resepsi pernikahan.

Soal Balli’ ini, juga berdasarkan keturunan, yakni tidak semua orang memakai Balli’. Termasuk jumlah susunannya, berdasarkan keturunan (raja, somba, arung, datuk, karaeng, daeng dan opu).

Balli’ ini berbentuk Eppa’ sulapa (Segi empat) dan dalam penggunaannya menggunakan janur kuning (leko’ kaluku) atau bombong kaluku.

Kanre Ana’

Nah kanre ana’ adalah semacam anyaman yang juga dari bambu, dengan isi hal-hal yang hidup berupa tunas, misalnya kelapa, pisang ataupun ayam. Ini simbolitas berpikir futuristik atau masa depan.

Baku’ puli

Baku puli adalah semacam kue tradisional dan songkolo yang di buat sedemikian rupa. Ini menjadi ole-oleh buat mempelai wanita, dan ini di siapkan oleh mempelai laki-laki.

Daftar Uang Panai Termahal Perempuan Di Sulawesi

Uang panai, inilah yang banyak membuat lelaki berpikir 2 kali melamar gadis Bugis Makassar. Uang panai yang mahal.

Berikut kita akan membahas secara singkat daftar uang panai termahal dari Sulawesi:

3 Miliar: Aqila Nadya

Seorang gadis asal Soppeng bernama Aqila Nadya, seorang dokter muda pada tahun 2020, mendapatkan lamaran dari Omar Bin Muhammad Sahar.

Tidak tanggung-tanggung, uang panai gadis ini sebanyak 3 M atau 3 Miliar, ditambah dengan rumah, dan mobil Alfard.

Senilai 13 M: Irma Dwiyani Iksan

Masih pada tahun yang sama 2020, putri Bupati Jenepon Ikhsan Iskanda, yang bernama Irma Dwiyani Iksan mendapatkan jodoh bernama Fachry Pahlevi Konggoasa.

Tidak tanggung-tanggung, nilainya mencapai 13 Miliar.

Dan masih terdapat beberapa uang panai yang fenomel di Sulawesi Selatan, namun 2 ini yang paling fenomenal dengan harga tersebut.

Demikian trik melamar dan pemilihan kata pembukan untuk melamar wanita (perempuan) bersuku Makassar Bugis di Tana Sulawesi.