Perempuan Masuk Surga, 8 Yang Dijamin Nabi, Termasuk Keluarga Firaun
Ilustrasi: 8 Wanita yang dijamin Nabi Muhammad SAW, masuk surga (Foto:Umroh.com)
Perempuan Masuk Surga, 8 Yang Dijamin Nabi, Termasuk Keluarga Firaun

Terdapat beberapa sahabat perempuan Nabi yang dijamin masuk surga, Karena Kesholehan dan kepatuhan mereka dalam Syariat Islam. Temasuk salah satunya adalah keluarga Firaun.

Beritaku.Id, Berita Islami – Penghuni neraka, banyak kalangan wanita. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah Muhammad SAW.

Namun perlu diketahui bahwa Posisi seorang wanita begitu penting dalam urusan rumah tangga. Baginya terdapat beberapa keutamaan. Dan membuatnya cukup dengan jalan menuju Surga.

Misalnya pengabdian kepada suami secara totalitas, memiliki pahala yang sama dengan syuhada. Atau mati syahid dalam peperangan Islam.

Perempuan adalah guru pertama putera puterinya. Pada sekolah pertama rumahnya. Mendidikn anaknya menjadi Sholeh, maka setiap kesholehan anaknya. Senantiasa ia mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Beberapa Perempuan Yang Dijamin Nabi Masuk Surga

Terdapat beberapa perempuan yang di jamin Rasulullah masuk surga. Hal ini menjadi inspirasi, bahwa dengan mengikuti jejaknya. Semoga Allah SWT membukakan pintu surga perempuan-perempuan akhir zaman.

Mereka melewati beberapa fase yang berat dalam hidupnya. Diantara yang dijamin Masuk Surga, siapa saja?

Siti Khadijah (Istri Rasulullah)

Wanita pertama yang dicintai Rasulullah Muhammad SAW. Dan juga mencintai Rasul. Yang memiliki perjuangan dalam membantu dan mendukung perjuangan Rasulullah Muhammad SAW.

Dalam perjuangan tersebut, St Khadijah sering mendapatkan cemoohan dan hinaan Kaum Kafir Quraish. Ia tidka peduli, sebab jiwanya telah mengkristal untuk mencintai Rasulullah Muhammad SAW.

St Khadijah adalah yang mengantarkan makanan kepada Rasulullah ketika di Gua Hira. Serta dia orang pertama yang masuk Islam. Setelah Rasulullah melaksanakan syiar Islam.

Siti Fatimah (Puteri Rasulullah)

Mewarisi sifat Rasulullah Muhammad SAW. Dia adalah Putri dari Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam. Dengan budi pekerti yang tinggi. Sangat sayang dan setia kepada suaminya, yang tidak lain adalah Khalifah Keempat Islam Ali Bin Abi Thalib.

Tidur berbagi 1 bantal dengan suaminya dan kadang meminta lengan Ali untuk dijadikannya bantal.

Rasulullah Muhammad mengajari putrinya untuk patuh kepada suami. Sehingga beliau pernah bersabda “aku takkan maafkan kamu wahai Fatimah sampai Ali maafkan kamu”. Maksudnya jangan berdosa kepada suami.

Dan benar saja, St Fatimah sangat patuh dengan suaminya, meski suaminya dalam kondisi miskin.

Siti Aisyah (Istri Rasulullah)

Tidak ada hadis secara jelas menyebutkan bahwa dirinya masuk surga seperti beberapa wanita sahabat rasul lainnya.

Namun Beliau isteri Rasulullah. Yang di pangkuannya, Rasulullah SAW menghadap Allah SAW. Dan dia yang mendengarkan perkataan Rasul terakhir sebelum ajal menjemputnya.

Siti Hajar (Istri Nabi Ibrahim AS)

Menyebut St Hajar, maka mengingat Nabi Ismail AS. Menyebut NabI Ismail AS, maka tidak lepas dari Putra Ibrahim, sekaligus turunan yang sampai kepada Nabi Muhammad SAW.

St Hajar adalah wanita tabah, yang dilepas di gurun sahara, bersama putranya (masih bayi) Nabi Ismail AS (tanpa persiapan).

Secara rasional, tidak masuk akal, namun dia memiliki satu keyakinan yang utuh. Bahwa dimanapun kakinya ia pijak, Allah SWT akan senantiasa memberikan pertolongan.

Karena hal itulah, menjadi momentum Air Zam-zam yang masih ada hingga kini, sampai ke akhir zaman.

Siti Maryam (Ibu dari Nabi Isa AS)

Mengandung tanpa “disentuh” lelaki adalah mustahil. Namun kata mustahil itu tidak untuk kandungan St Maryam,melahirkan putra bernama Nabi Isa AS.

Keteguhannya, dalam perintah Allah SWT, ketika malaikat Jibril datang mengabarkan bahwa dirinya akan mengandung.

Sebuah pilihan yang berat, wanita beriman akan mengandung (hamil) tanpa pernikahan. Dia sudah membayangkan bahwa dirinya akan di hinakan oleh warga sekitarnya.

Ternyata benar, dia dihina. Namun keteguhan iman dan berserah diri kepada Allah SWT, melupakan nama baiknya didepan manusia.

Hancur nama dibumi sebuah pilihan, sepanjang langit menerimanya.

Siti Asyiah, (Istri/Keluarga dari Firaun)

Firaun, yang kejam. Di Laknat Allah di laut merah, saat memburuh Nabi Musa. Namun istrinya Asyiah dijamin masuk surga, karena keimanannya kepada Allah SWT.

Setelah mendengarkan dakwah anak angkatnya “Nabi Ibrahim AS”, maka dia menerima dakwah tersebut. Meninggalkan menyembah berhala dan tidak sudi menyembah Raja Firaun.

Memilih melawan raja, dan kehilangan tahta sebagai permaisuri.

Siti Aminah (Ibunda Rasulullah Muhammad SAW)

Apakah St Aminah Ibundah Rasul beragama Islam? Sementara Islam diterima Rasul setelah Isra Mi’raj?

Maka jawabannya adalah St Aminah (Ibu Rasulullah) melaksanakan ibadah seperti ibadah Nabi Ibrahim AS. Yang mengesakan Allah SWT. Tidak menyembah berhala dan sebagainya perbuatan syirik.

Darinya lahir Rasulullah Muhammad SAW. Sementara kulit Rasulullah Muhammad SAW, diharamkan untuk disentuh api neraka. Bagaimana dengan yang mengandung kulit tersebut?

Siti Muti’ah (Istri Yang Sholeh)

Hampir tidak banyak yang mengenalnya, sebab namanya tidak tersehor seperti shahabiyah yang lain. Beritaku: 170 Urutan Shahabiyah dan Sahabat Rasulullah Nabi Muhammad SAW.

Meski tidak masuk dalam daftar tersebut, namun dia adalah penghuni surga. Bahkan dia wanita yang pertama memasuki Surga.

Suatu ketika, Siti Fatimah (Putri Rasulullah) bertanya kepada Rasulullah. Ya Rasulullah siapakah orangnya, perempuan yang kelak pertama kali masuk kedalam surga Allah SWT? Rasulullah lalu menjawab: “Dia adalah seorang wanita yang bernama Muti’ah”.

St Fatimah penasaran dengan hal tersebut, akhirnya ia datang kerumah wanita tersebut. Dan didapati wanita itu, begitu menghargai suaminya dan mengabdi kepada suaminya.

Ketika St Fatimah datang, bersama puteranya Hasan Bin Ali Bin Abi Thalib, wanita tersebut tidak mengizinkannya masuk. Karena belum mendapatkan izin dari suaminya.

Padahal yang datang tersebut adalah putri Rasulullah Muhammad SAW, pemimpin terbesar Islam.

Demikian kisah 8 perempuan yang dijamin masuk Surga oleh Nabi Muhammad SAW.

Wallahu ‘Alam