Rahasia Allah Yang Dalam Lautan
Rahasia Rahmat Allah Dalam Lautan (Foto: Traveloka)

Rahasia Allah Dalam Lautan, Ikan Nun Dan Misteri Kapal Nabi Nuh

Diposting pada

Lautan Allah yang begitu luas itu ternyata menyimpan banyak rahasia yang dalam. Apa saja rahasia Allah yang pernah terungkap dalam lautan itu? Mari kita simak.

Beritaku.id, Lestari. – Rahasia demi rahasia telah Allah ungkap sedikit demi sedikit, termasuk di dalamnya adalah rahasia dalam lautan.

Oleh: Ulfiana (Penulis Lestari)

Di balik birunya air, tersimpan sejuta tanda tanya bagi manusia. Tak banyak yang tau, laut menjadi bagian penting dari sejarah termasuk dalam cerita para nabi.

Selama ini umat manusia begitu penasaran tentang apa yang ada di luar bumi. Namun, mereka tak sadar, jauh di kedalaman bumi yang mereka pijaki terdapat banyak rahasia yang tak terungkap. Salah satunya adalah rahasia pada kedalaman laut.

Tersembunyi, tak terjangkau, dan penuh misteri.

Berikut ini merupakan kumpulan seluk beluk misteri yang ada di lautan. Terutama yang berhubungan dengan para Nabi yang memiliki kisah dengan laut.

Baca Juga: Kisah nabi Musa dan Firaun Tenggelam di Laut

Mengungkap Rahasia Allah Dalam Lautan

Al Quran turun melalui jibril kepada Rasulullah. Rasulullah SAW saat itu tinggal di kota yang kanan kirinya merupakan kumpulan gurun pasir.

Artinya, masyarakat Mekkah dan Madinah itu tidak familiar dengan laut. Apalagi rahasia Allah di dalam laut luas.

Namun, yang mengesankan adalah, Allah menurunkan ayat tentang rahasia laut dalam Al Quran pada mereka. Bahkan, Allah mengungkapkan ada berbagai tingkatan dalam laut.

Isi Lautan
Isi Dalam Lautan (Foto: Traveloka)

Tingkatan tersebut di sebutkan dengan istilah sighat atau bentuk.

Menurut syekh Abdul Aziz Az Zuhairi, Allah menyebut sighat bahar atau lautan dalam bentuk tunggal sebanyak 29 kali.

Kemudian, Allah menyebut sighat bahrani atau lautan dalam bentuk kedua / dua laut sebanyak satu kali. Sighat bahrain atau bentuk dua laut sebanyak 4 kali. Juga sighat bihar yang merupakan bentuk jamak, sebanyak dua kali.

Semua itu Allah ungkapkan pada kaum yang saat itu hanya mengenal pasir di sekelilingnya.

Artinya, itu membuktikan bahwa Al Quran bukanlah buatan tangan manusia. Melainkan, benar-benar mukzizat yang Allah turunkan dari langit.

Quran Surat An Nur ayat 40 Tentang Lautan

Allah berfirman:

أَوْ كَظُلُمَٰتٍ فِى بَحْرٍ لُّجِّىٍّ يَغْشَىٰهُ مَوْجٌ مِّن فَوْقِهِۦ مَوْجٌ مِّن فَوْقِهِۦ سَحَابٌ ۚ ظُلُمَٰتٌۢ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَآ أَخْرَجَ يَدَهُۥ لَمْ يَكَدْ يَرَىٰهَا ۗ وَمَن لَّمْ يَجْعَلِ ٱللَّهُ لَهُۥ نُورًا فَمَا لَهُۥ مِن نُّورٍ

Artinya:

“atau (keadaan orang-orang kafir) seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang, di atasnya ada (lagi) awan gelap. Itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya hampir tidak dapat melihatnya. Barang siapa tidak diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, maka dia tidak mempunyai cahaya sedikitpun.”

Ayat itu merupakan sebuah keadaan orang kafir yang berada dalam kegelapan dengan analogi kedalaman laut.

Ternyata seiring dengan perkembangan zaman, ayat Allah tersebut di buktikan oleh penelitian yang mengungkap rahasia laut dalam.

Menurut Danny Elder dan John Pernetta dalam buku Oceans-nya, kegelapan samudra ada pada kedalaman 200 m. lebih dari 1000 m bahkan tak ada cahaya sama sekali.

Menghafal Al Quran
Membaca dan Menghafal Al Quran

Gelap gulita pada laut yang bertindih-tindih tersebut sesuai dengan perumpamaan yang Allah berikan untuk kaum kafir. Spektrum sinar matahari tak mampu menembusnya.

Semua penelitian yang ada, mengarah pada satu titik keyakinan bahwa, Al Quran tak bisa kita ragukan. Rahasia yang telah Allah beri pada 15 abad lalu, baru di sadari di abad 20 ini.

Belum lagi, terdapat penemuan bukti tentang kisah para Nabi yang berhubungan dengan laut.

Seperti, misteri tentang ikan nun yang pernah menelan Nabi Yunus di dalamnya. Adapula  kapal Nabi Nuh yang mengarungi lautan luas ketika bumi di tenggelamkan oleh volume air laut yang meninggi.

Kisah Nabi Yunus dan Ikan Nun di Lautan

Nabi Yunus merupakan seorang Nabi yang juga memiliki kaitan erat dengan laut. Bagaimana tidak? Ia hidup selama hampir 40 hari di kedalaman laut.

Sebelumnya, Allah menugaskannya untuk berdakwah pada penduduk Ninawa di daerah Mosul, Irak. Mereka merupakan kaum yang menyembah berhala.

Suatu hari, Nabi Yunus datang kepada mereka. Ia mengajak mereka untuk mengikuti ajaran tauhid. Namun, mereka menolak kedatangan Nabi Yunus tersebut. Mereka mengolok dan bahkan menghina Nabi Allah tersebut.

Nabi Yunus yang mengetahui hal tersebut marah besar, ia meninggalkan mereka dari tempat itu.

Jenis Ikan Nun
Jenis Ikan Besar Dalam Lautan (Foto: Inews)

Allah kemudian meminta Nabi Yunus untuk mengabarkan pada kaumnya azab yang pedih. 

Namun, Nabi Yunus sudah tidak mengharapkan keimanan kaumnya tersebut. Ia pergi meninggalkan mereka dalam kondisi marah serta kecewa.

Ia berfikir, bumi Allah masih luas. Ia akan bertemu dengan kaum yang mau mengikuti ajarannya di tempat lain. Ia pergi, ikut dengan perahu yang berlayar.

Kaum Ninawa kemudian begitu resah setelah di tinggal oleh Nabi yunus. Cuaca berubah menjadi mendung. Wajah mereka memucat. Angin bertiup begitu kencang.

Mereka ketakutan dan menyadari apa yang di katakan oleh Nabi Yunus adalah sebuah kebenaran. Maka, mereka memohon ampun kepada Allah dan bertaubat. Allah mengampuni mereka semua.

Nabi Yunus Ditelan oleh Ikan Nun dalam Lautan Allah

Ditengah pelayaran Nabi Yunus, badai kencang datang. Para penumpang kemudian berusaha mengurangi beban, agar bisa selamat dari badai itu.

Nama Nabi Yunus keluar tiga kali berturut-turut dalam undian orang yang harus keluar dari kapal.

Maka, Nabi Yunus menjatuhkan diri dari kapal, dan tubuhnya tertelan oleh ikan nun.

Berada di dalam perut ikan nun, kondisinya benar-benar gelap gulita.

Ia menyadari bahwa ini semua terjadi karena kesalahannya. Maka ia menyesali semua perbuatannya dan bertasbih kepada Allah.

Doa yang di ulang-ulang oleh Nabi Yunus adalah “Tiada tuhan kecuali Engkau, sungguh aku adalah orang telah berbuat zalim”

Allah kemudian menerima permohonan taubat Nabi Yunus.

Ikan nun tersebut, Allah perintahkan untuk memuntahkan Nabi Yunus. Ia terlempar darinya dan terdampar di daratan kembali.

Nabi Nuh kemudian mendakwahkan ajaran Allah lagi. Allah mengaruniakan padanya  seribu kaum yang mengikuti ajarannya.

Bagaimana Ukuran Ikan Nun Yang Menjadi Rahasia Allah

Misteri tentang ikan nun memang sampai saat ini masih belum dapat di pecahkan. Termasuk, tentang berapa ukuran pasti ikan nun tersebut. Ada yang mengatakan bahwa ukurannya begitu besar.

Lebih besar dari ikan-ikan yang ada di lautan.

Adapula yang mengatakan ukurannya 1500 ribu kg lebih. Namun, belum ada sumber jelas yang memastikan semua hal ini.

Pernyataan tentang ukuran ikan nun itu tak mengherankan. Karena, ikan nun tersebut menelan Nabi Yunus yang merupakan seorang pria dewasa.

Bahkan, masih tersisa ruang untuk Nabi Yunus dapat bergerak dan melakukan zikir.

Adapula yang berkata bahwa ikan nun dapat menelan apapun yang ada di lautan. Termasuk kapal-kapal yang berlayar di lautan.

Jadi sudah tentu, ukuran ini begitu besar luar biasa.

Bahkan pernyataan yang lebih mengejutkan, ada yang mengatakan ikan ini masih hidup bebas di samudera. Lautan yang begitu luas tersebut memang menyimpan banyak rahasia, termasuk makhluk yang hidup di dalamnya.

Jenis Ikan Nun Yang Menelan Nabi Yunus

Orang mungkin juga bertanya, sebenarnya apa ikan nun itu? Dari jenis dan spesies apa ia berasal?

Lagi-lagi hingga hari ini belum banyak yang bisa memberikan bukti secara pasti tentang jenis ikan nun.

Namun, banyak sumber yang mengatakan ikan nun ini adalah ikan paus. Pernyataan ini tak mengherankan.

Karena, dalam pengetahuan manusia saat ini, ikan terbesar yang ada di lautan adalah ikan paus. Maka, bisa jadi ikan nun tersebut adalah dari jenis dari ikan paus.

Misteri ikan nun yang ada dalam laut, tak sampai disitu. Adapula yang mengatakan ikan ini bukanlah dari jenis paus. Bisa jadi, ikan ini merupakan ikan gaib atau ikan spesial yang tak bisa manusia bayangkan.

Ini di dasarkan dalam pernyataan pada surat As Shafat ayat 143-144. Ayat tersebut berkata bahwa, jika saja saat itu Nabi Yunus tidak berdzikir dalam perut ikan nun. Maka, niscaya ia akan berada disana hingga hari kebangkitan tiba.

Artinya, ikan nun ini bisa jadi memiliki umur yang sangat panjang.

Mengenai mana yang benar, wallahu a’lam. Rahasia ini tetap Allah simpan hingga hari ini.

Misteri dan Mukjizat Kapal Nabi Nuh

Allah memiliki rahasia dalam kisah Nabi Nuh juga merupakan seorang Nabi yang memiliki kaitan erat dengan lautan.

Ini karena, Nabi Nuh mendapat mukzizat dari Allah untuk membangun bahtera yang mengarungi laut luas.

Sebelumnya, Nabi Nuh Allah utus untuk membawa ajaran tauhid pada kaumnya. Namun, penolakan demi penolakan ia temui pada kaumnya. Hal itu tak lantas membuat Nabi Nuh putus asa.

Rahasia Allah Dalam Lautan Bahtera Nabi Nuh
Bahtera Nabi Nuh (foto: Werk)

Ia melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan kaumnya dari siksa api neraka.

Namun, lagi-lagi kaumnya menolak semua usahanya. Nabi Nuh mengadukan hal itu kepada Allah. Mengatakan, bahwa ia telah berusaha keras mengajak kaumnya. Ia memohon kepada Allah untuk menolongnya.

Maka, perintah Allah untuk membuat kapal itu datang. Nabi Nuh bekerja siang dan malam untuk membuat kapal tersebut. Kaumnya yang melihat itu semakin mengejeknya.

Bagaimana bisa ia membuat kapal di atas bukit?

Namun, Nabi Nuh tetap melaksanakan perintah Allah tersebut.

Hari yang ditunggu itu kemudian datang. Langit memuntahkan hujan begitu deras. Volume air laut meninggi. Bumi tertelan oleh seluruh air yang menyatu tersebut.

Sepanjang mata melihat, hanya ada air. Lautan luas begitu membentang tak menyisakan daratan apapun.

Nabi Nuh beserta kaum dan binatang masuk dalam kapal tersebut. Banjir itu menenggelamkan kaumnya yang kafir termasuk istri dan putranya.

Besaran Kapal Nabi Nuh

Ibnu Abbas pernah menyebutkan bahwa kapal ini memiliki ukuran yang begitu besar. Panjangnya 1200 hasta, atau sekitar 550 m. Kapal ini memiliki lebar sekitar 600 hasta, atau sekitar 275 meter.

Menurut beberapa riwayat, kayu untuk membangun kapal ini adalah kayu jati.

Kapal yang begitu besar dan luas itu memuat tiga tingkatan. Tingkatan pertama untuk para binatang. Kedua untuk Nabi Nuh serta kaumnya. Dan, tingkatan ketiga untuk para burung.

Mengenai waktu pembuatannya juga terdapat beberapa versi. Versi terpopuler adalah pembuatan kapal ini memakan waktu 40 tahun.

Baca juga: Tingkatan Kapal Nabi Nuh

Apakah Kapal Nabi Nuh Sempat Menyentuh Lautan? Laut Apa Namanya?

Melihat seluruh bumi tergenang oleh banjir besar, maka antara daratan dan lautan tak ada pemisah diantara keduanya. Sehingga, bisa jadi Kapal Nuh memang melewati lautan.

Jika pertanyaannya laut apa saja? Maka sungguh hanya Allah yang tau.

Namun, mungkin kita bisa sedikit menganalisis laut yang di lewati dari keberadaan bangkai kapalnya.

Keberadaan kapal Nabi Nuh hingga sampai saat ini masih jadi misteri. Ada yang mengatakan bangkai kapal tersebut ada di Turki, ada pula yang berkata di Laut Hitam.

Beberapa oceanografer menemukan kuburan bangkai kapal di dasar laut hitam.

Tepatnya di laut lepas Nessebar, Bulgaria. Bangkai kapal tersebut di yakini berasal dari 400 tahun SM. Itu sebabnya, banyak yang percaya bahwa ini merupakan bangkai kapal Nabi Nuh tersebut.

Laut lepas Nessebar
Laut Lepas Nessebar

Sehingga, bisa kita simpulkan salah satu laut yang mungkin di lewati nabi Nuh adalah Laut hitam.

Demikian sedikit ulasan tentang rahasia yang Allah berikan di dalam lautan.

Semoga bisa mempertebal keimanan kita kepada Allah. Serta, memupuk rasa syukur kita dalam memeluk ajaran tauhid ini.

Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Sumber: republika, tafsirweb, merdeka.com, boombastis, brilio, cnbc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *