oleh

Abbulo Sibatang, Cera’ Sitongka-Tongka, Prinsip Sisi Kemanusiaan Dua Komunitas

-Sosial-92 kali dilihat

BERITAKU.ID, GOWA – Banjir dan Longsor bebrapa pekan yang lalu, meluluh lantakkan bentangan lereng hijau dataran tinggi Kabupaten Gowa, kindahan alam dan panorama hutan belantara terkoyak oleh datangnya gemuruh hujan dan hembusan keganasan angin yang tidak lagi menjadi penyejuk suasana pemukiman warga, tetapi menjadi momok yang menakutkan setiap badai dan hujan datang, Gowa (3/2/2019).

Hari ke 13 pasca terjadinya bencana banjir dan tanah longsor beberapa kecamatan di Kabupaten Gowa yang menelan 54 korban jiwa, hingga kemarin 3 Februari 2019 Pemerintah kabupaten Gowa terus memaksimalkan pencarian korban dan penyaluran logistik ke lokasi pengungsian.

Pandedekang Art dan Hipma Gowa Komisariat Unismuh Makassar untuk yang ke 4 kalinya terjun langsung ke lokasi pengungsian mengantarkan logistik kepada para korban.

“Terakhir kemarin selain kita bantu distribusi logistik kekelurahan sapaya dan mangempang, kita juga membagi tim menjadi 2 masing-masing terdiri dari 11 orang, dimana tim logistik diketuai langsung Nasruddin ketua hipma Gowa komisariat Unismuh dan tim evakuasi diketuai oleh BHAIM selaku ketua pandedekang Art,” jelas Bhaim.

Melalui ini kami juga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada kawan-kawan relawan dan donatur utamanya yang berasal dari luar kabupaten Gowa atas segala bantuan dan doanya.

Editor: Sy

Indira Mulyasari

Komentar