oleh

Analisis Peluang Caleg PPP Di Sulsel II

-Opini-65 kali dilihat

BERITAKU.ID, MAKASSAR – Hiruk pikuk pesta Demokrasi 5 tahunan, sangat terasa begitu kuat disebabkan momen Politik kali ini auranya sangat berbeda.

Melihat peluang dari segmen pemilih milenial, sebut saja salah satu pemuda Bulukumba yang biasa disapa Rustam. Salah satu lulusan perguruan tinggi Swasta di Kota Makassar. Kali ini putra daerah Bulukumba yang lahir dan besar di Kecamatan Bontotiro menyatakan dukungannya ke salah satu caleg DPR RI yakni H. Askar,

“saya menyatakan pilihan ke H. Askar karena brending media dari Team sukses Andalanta tersampaikan dengan baik, kreatif, narasi dan diksi mudah dipahami dan memiliki nilai pendidikan politik yang baik,” kata Adhi Bintang.

Salah satu hasil observasi Adhi Bintang di lapangan dengan melakukan analisis kondisi politik menjelang pemilihan di April mendatang dengan melakukan metode survey kecil-kecilan.Sasarannya ialah kaum milenial yang anti patih pada politik.

Baca Juga:  Melawan Hoax: Era Millenial dan Bijak Bersosial Media

“saya punya keyakinan secara pribadi bahwa sosok andalanta dapat melenggang mulus ke Senayan mewakili daerah lemilihan Sulsel 2 yang meliputi 9 Kabupaten yakni Maros ,Pangkep, Pare-Pare, Barru, Wajo, Soppeng, Bone, Sinjai dan Bulukumba,” ujar Adhi Bintang.

Hal ini sangat memungkinkan dikarenakan Management team yang diolah dengan baik dan terstruktur serta kinerjanya terukur.

“Pola kerja seperti ini akan mengarahkan pada pencapaian yang telah disusun dengan baik oleh management team,” kata Adhi Bintang.

Di luar dari daerah Bulukumba tentunya jejaring kaum muda dan rekan bisnis H. Askar. HL menjadi mesin penggerak politik untuk meningkatkan elektabilitas dan pencapaian suara di beberapa Kabupaten yang masuk daerah pemilihan Sulsel II.

Baca Juga:  OPINI: RSUD Mamuju Harus Hentikan Eksploitasi Tenaga Kerja Perawat

“Saya sudah memahami niat baik dari calon anggota DPR RI yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 2 Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel II,” ungkap Adhi Bintang.

Bagian dalam meretas sejarah panjang yang kelam yang tidak pernah mendudukan putra asli bulukumba disenayan.

“Sudah saatnya masyarakat bersatu dalam bingkai demokrasi yang beretika, jujur dan berintegritas menuju kemenangan rakyat,”tambah Adhi Bintang.

Karena sejatinya politik itu Imibadah dan keceriaan. Maka mari beribadah dan ceria menyongsong pesta demokrasi tahun Ini.

Komentar