oleh

Dugaan Korupsi RSUD Jeneponto, Kejari Pastikan Akan Ada Tersangka

-Hukum-231 kali dilihat

BERITAKU.ID, JENEPONTO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kab. Jeneponto pastikan akan ada tersangka terkait dugaan korupsi uang makan minum pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto daeng Pasewang, Kabupaten Jeneponto tahun 2013 lalu.

Kasi Intel Kejari Jeneponto, Muh Nasran mengatakan dugaan tersebut bermula saat di Kejaksaan Tinggi Makassar yang kemudian menerima loparan aspirasi dari mahasiswa. Namun bukan kasus 2013, cuma pada saat itu khusus untuk kasus rumah sakit tahun 2013 lalu dilaporkan ke Kajati Sulsel oleh teman-teman mahasiawa supaya lebih fokus ditangani.

Sementara itu, Nasran mengatakan untuk penaganan kasus uang makan minum pasien 2013 lalu sudah ditangani, namun itu perkara yang cukup lama ditangani, karena kendalanya perhitungan kerugian negara oleh BPK.

“Padahal kami sering ekspose dihadapan BPK, tetapi BPK juga belum bisa menentukan apakah dapat dilakukan perhitungan atau tidak,” kata Nasran, Jum’at (18/1/2019).

Selain itu, Ia mengatakan telah mendapatkan bukti tambahan, tapi belum cukup.

“Yah, saat ini kita sudah dapatkan bukti tambahannya. Tetapi tidak cukup hanya itu, jadi kita perlu lagi tambahan keterangan dari saksi-saksi untuk pembuktian data-data yang belum ditemukan itu,” ungkap Nasran.

Pihak Kejari Jeneponto masih membutuhkan data jumlah pasien pada tahun 2013.

“Data yang kita butuhkan jumlah pasien pada saat 2013, karena selama ini pihak rumah sakit mengatakan ternyata data itu tidak ada, alasannya, ada perpindahan gedung kantor sehingga data-data itu sudah tidak ada,” beber Nasran.

Ia juga mengatakan saksi-saksi dari pihak rumah sakit sudah cukup banyak kita perikasa, yang pasti semua dokumen kita konfirmasi yang berkaitan dengan data yang dibutuhkan.

“Yah, indikasi itu ada, terdapat Rp. 800 jutaan Kerugian Negara,” imbuhnya.

 

Editor: Dicky Minion

 

Indira Mulyasari

Komentar