H-1 Pemilu, Caleg Pupilis Dapil II Sulsel Teracam Batal Ke Senayan

16/04/2019-Politik-31 dilihat

BERITAKU.ID MAKASSAR – Tak selamanya alasan popularitas menjadi dasar memilih dan dipilih sebagai icon perubahan, Selasa (16/4/2019).

Satu Hari jelang pelaksanaan pemungutan suara 17 April nanti pemilik 9 kursi yang diperebutkan di dapil neraka Sulsel-2 semakin terbaca. Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pimpinan Saiful Mujani yang melakukan survei pada 4-10 April lalu memetakan dengan jelas komposisi kekuatan partai dan peraih kursi serta siapa saja yang bakal terpental.

Partai Golkar berjaya dengan tiga kursi. Diikuti Partai Nasdem diperingkat kedua dengan raihan dua kursi. Nasdem menggeser Partai Gerindra yang pada beberapa survei sebelumnya, sejak Desember 2018-Februari 2019, dengan ketat menempel Partai Golkar diurutan kedua. Urutan ketiga partai peraih suara terbanyak ditempati Gerindra namun hanya mengirim satu kursi ke Senayan. Disusul PAN, PKS dan Demokrat yang juga masing-masing meraih satu kursi.

Kejutan terjadi pada nama-nama yang diprediksi mendapat kursi DPR-RI. Sejumlah tokoh penting seperti mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yang mencalonkan diri lewat partai Nasdem, mantan Anggota DPD RI dan calon wakil gubernur Aziz Qahhar Mudzakkar yang maju lewat Partai Amanat Nasional (PAN) atau petahana Syamsul Bahri (Golkar) gagal meraih kursi.

Dari data hasil survei lembaga SMRC, Syahrul terperosok jauh di peringkat empat internal partainya. Pertarungan di internal Nasdem memang berlangsung sangat keras sebab terekam dengan baik dalam survei SMRC. Akbar Faizal terbaca sangat dominan dalam survei jauh meninggalkan Hasnah Syam, Siti Maryam dan SYL. Akbar Faizal meraih peluang elektabilitas kursi pertama dari 9 kursi yang diperebutkan. Akbar juga menjadi Caleg paling tinggi dengan simulasi pertanyaan Top of Mind.

Dari data SMRC, Caleg akan dipilih berdasarkan beberapa pertimbangan, seperti perhatian pada rakyat 21,6 persen, putra daerah 20,6 persen, berwibawa 9,4 persen, berasal dai keturunan/keluarga tokoh politik 7,6 persen, tokoh partai 6,6 persen.

Di bawah Akbar ada Mantan Bupati Sinjai Andi Rudiyanto Asapa yang maju lewat partai Gerindra, lalu disusul tiga Caleg petahana Andi Iwan Darmawan Aras dari partai Gerindra, Andi Yuliani Paris dari PAN, dan Andi Rio Padjalangi dari Golkar. Dua pendatang baru diprediksi yakni Supriansa dari partai Golkar, Mantan Wakil Bupati Soppeng, Hasnah Syam dari partai Nasdem, dan Suhartina Bohari dari PAN. (*)

Editor: Sy

PILIHAN Beritaku

Komentar