oleh

Kini Warga Bontonyeleng Bisa Menikmati Air Bersih Melalui Program Pansimas

-Lingkungan-38 kali dilihat

BERITAKU.ID, BULUKUMBA – Lingkungan mengajarkan keramahan pada setiap ruang kehidupan masyarakat tradisional, menghabiskan waktu disela-sela hiruk pikuk keramahan bentangan hutan belantara menjawab akan seluruh kebutuhan kehidupan, Rabu (6/2/2019).

Sarana air Bersih dan sanitasi melalui Program Pamsimas III tahun 2018 diresmikan, sekaligus penyerahan program Pamsimas ke Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS).

“Peresmian ini dilaksanakan di aula Kantor Desa Bontonyeleng kecamatan Gantaran kabupaten Bulukumba Sul Sel.”

Peresmian ini dihadiri oleh ketua Pakem Sekertaris bappeda Moh.Rifai, PPK Satker Pamsimas A.Ahyar,Pak.Alwi Dari Perwakilan PMD,Kepala desa Bontonyeleng dan fasilitator kabupaten serta Tokoh masyarakat Bontonyeleng.

Sarana air bersih tersebut merupakan bagian dari Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Program ini telah memasuki periode III di Kabupaten Bulukumba.

Kepala Desa Baharuddin yang membuka acara mengatakan.alhamdulliah harapan warga Bontonyeleng Memiliki air bersih dan sanitasi hari ini bisa terkabulkan melalui Program Pansimas.

Semoga dengan adanya pansimas air bersih ini Bisa membantu masyarakat,agar tidak ada lagi riuk riuk warga soal kekurangan air bersih.

Insya allah,jika nantinya air bersih belum memenuhi rumah warga,tahun ini kami anggaran kembali di anggran desa untuk pengeboran.

Baca Juga:  Tim BKO Kecamatan Wajo Lakukan Patroli Wilayah

“Pada Musrembang desa kemarin kami sudah usulkan untuk penambahan anggaran penggalian sumur bor.akunya.

Sementara itu ketua Pakem Satker, Moh.Rifai.pada kesempatannya mengatakan,agar pansimas Bontonyeleng tidak jalan di tempat dalam artian gagal dan tidak berfungsi,sebab di antara hampir 100 pansimas yang telah terbangun di bulukumba ada 8 Desa yang pansimasnya tidak jalan.

Itu di sebabkan karna kurangnya pemahaman masyarakat akan adanya program pansimas tersebut.

Pansimas ini beda dengan program lain,dimana program ini perlu adanya keterlibatan masyarakat untuk menjaga dan memelihara ,kegiatan program ini juga ada swadaya masyarakat dan nantinya jika sudah berjalan ada iuran bulanan.

Dimana iuran tersebut akan di kelola oleh pengurus KP-SPAMS untuk pemeliharaan bila ada kerusakan dan gaji pengurus teknis di lapangan.

Lanjut Rifai,Masyarakat dan kepala desa harus juga mengembangkan pansimass ini,menjadi pendapatan desa yakni mengelola dan membangun usaha air minum kemasan atau usaha galong.agar dapat meningkatkan APBD Desa.

Selain itu, Satker Pamsimas Kabupaten Bukukumba, yang diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), A. Ahyar mengharapkan agar sarana air minum dan sanitasi yang sudah terbangun bisa dimanfaatkan dan dipelihara masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Aksi Tim Satgas Kecamatan Mamajang Wilayah Kelurahan Onta Baru

“Iapun mnegucapkan Terimah kasih kepada KKM balangana yang telah berusaha maksimal untuk menyelesaikan pekerjaan yang berlangsung beberapa bulan itu.

“KaLaupun lewat tahun, namun kkm balangana desa Bontonyeleng mampu menjadi yang pertama selesai di tim satu pansimas III yang meliputi desa Padang dan Sipaenre serta urutan ke 4 penyelesainnya dari 14 Desa di Bulukumba yang mendapatkan program ini.

“Lanjutnya,Adapun halangan atau banyaknya laporkan KKM yang masuk ,pada pelaksanna dilapangan kebanyakan terkendala pada swadaya masyarakat.

“Sehingga ini harus menjadi pelajaran nantinya untuk lebih mensosialisakan kepada masyarakat soal swadaya.agar nantinya warga lebih memahami bahwa program pansimas ada namanya in kind dan in cash,” tutupnya.

Sekedar diketahui setelah acara peresmian dilanjutkan dengan pengguntingan pita didepan rumah warga yang telah usai dipasangi sambungan rumah.

Adapun panjang pipa yang telah tertanam 4 KM dari batas kebatas dan pembangunan pansimas sudah masuk 100%. (**)

 

Editor: Sy

Komentar