KPP Sulsel dan KPP Cabang Jeneponto Pertanyakan Kinerja Kerjari Jeneponto

29/10/2019-Hukum, Komunitas-62 dilihat

BERITAKU.ID, JENEPONTO – Raga merinding begitu berat amanah yang dititipkan pahlawan, bait-bait yang tersimpan dalam perjuangan pahlawan muda, berisikan kisah perjalanan bangsa dalam pemersatuan, sungguh tidak terbayarkan dengan kualitas harga.

Tanah Air Satu, Bangsa Satu, Bahasa Satu, Kita sSatu untuk Indonesia, hal ini diucapkan oleh Yusrifar Sirua yang merupakan pengurus KPP Sul-Sel dalam orasinya memperingati hari Sumpah Pemuda yang pada 28 Oktober 2019 kemarin,

Sumpah Pemuda merupakan catatan sejarah pemuda yang melakukan perlawanan terhadap penjajah dimana para Jong berkumpul untuk membahas kemerdekaan Indonesia dengan membakar semangat para pemuda.

Komite Pemuda Parlemen Sulsel dan Cabang Kab. Jeneponto memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Melaksanakan Deklarasi Lembaga Komite Pemuda Parlemen Pada 28 oktober 2019.

Kehadiran Lembaga KPP meruapakan suatu upaya kepemudaan yg bergerak pada kondisi sosial kemasyarakatan yang terjadi di Sulawesi Selatan dan terkhusus di Kab. Jeneponto.

Dalam rangkaian memeperingati Hari Sumpah Pemuda, Lembaga Komite Pemuda Parlemen di bawah managemen kepemimpinan Andi Mustamu Arfah S.H (Karasta) juga membawa beberapa issu turunan dan harapan untuk Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kab. Jeneponto. Diantaranya issu turunan :

  1. Meminta Pemerintah Pemprov untuk memperhatikan rakyat kecil dalam masalah kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial masyarakat
  2. Meminta Pemerintah Pemprov untuk membuka peluang lapangan Pekejaan untuk Putra dan Putri Sulawesi selatan sebagai pekerja perusahaan yang ada di Sulawesi Selatan
  3. Meminta Pemerintah Daerah untuk Mengevaluasi Kinerja Seluruh Tataran SKPD yg ada di Kab. Jeneponto
  4. Meminta Pemerintah Daerah Untuk melakukan pengembangan kemampuan, keterampilan kerja, Pengembangan Bakat dan Minat Pemuda Kab. Jeneponto
  5. Meminta Pemerintah Daerah Untuk memeperhatikan Kondisi kemasyarakatan Desa Punagaya Kec. Bangkala yang diduga terkena Dampak Polusi dari PT PLN Persero Punagaya
  6. Meminta Kejari untuk menyelesasikan kasus-kasus yang mandet di Kejari kab. Jeneponto.

Harapan Komite Pemuda Parlemen Cab. Jeneponto dalam hal ini Edi Suka Barani Gau yang akrab di sapa Subarga agar pemerintah daerah lebih pekah terhadap pemuda-pemudi kab. Jeneponto, karena generasi muda merupakan aset daerah yang harus di persiapkan untuk calon pemimpin yang akan datang.

Aksi Komite Pemuda Parlemen di laksanakan di beberapa titik aksi diantaranya, Kantor Bupati, Simpang lima lalu lintas Polres Jeneponto, Kejari dan simpang 3 Taman Turatea. Di kantor bupati di temui lansung oleh Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Kab. Jeneponto di Halaman Pintu Masuk kantor Bupati Kab. Jeneponto. Dan di kantor Kejari Kab.Jeneponto di temui lansung oleh kasi intel kejari kab. Jeneponto.

Dimana aksi di Kejari Jeneponto Irwan Abbas Paemba yang merupakan Sekretaris Jendral KPP Jeneponto mempertanyakan beberap kasus yang di tangani oleh Kejari, mulai dari kasus rumah gepeng desa garassikang, penyaluran bantuan mobil pikc up, truk, dan pikc up lagi oleh dinas perhubungan, serta pelaporan kasus dugaan korupsi pada dinas pariwisata, dinas koperasi, dinas kelautan dan perikanan serta kasus DPRD 2016, laporan tersebut lansung di terima oleh kasi intel dan anggota tim pemeriksa di halaman kantor kejari kab. Jeneponto.

Kasi intel kejari kab. Jeneponto mengatakan bahwa kasus rumah gepeng dan dan kasus dinas pergubungan serta Sekwan semntara dalam penanganan penyelidikan dan kami akan terus berupaya untuk menyelesaikan kasus tersebut. Ungkap kasi intel

Dalam hal ini kami dari KPP Jeneponto bersama KPP Sulsel berharap agar kasus tersebut dapat di selesaikan sesuai denfan aturan hukum yang berlaku.

Penulis: Dicky Minion
Editor:

PILIHAN Beritaku