oleh

Masa Tenang, Waspada Kampanye Berbau Silaturahim

-Politik-7 kali dilihat

BERITAKU.ID, MAKASSAR – Kepanikan dan kehausan kekuasaan bercampur baur menjadi satu dalam mewujudkan cita-cita individu dalam pemenangan kontestasi. Senin (15/4/2019).

Komisioner KPU Sulsel, Faisal amir mengatakan, pihaknya telah mengingatkan caleg dan tim capres untuk mematuhi aturan dan rambu-rambu yang dilarang PKPU.

“Misalnya seperti pencabutan APK, pengawasan bersama, caleg juga tak boleh bahas strategi dan tim di tempat berkumpul. Begitu juga ekspose foto ajakan atau status ajak memilih di medsos,” ujarnya.

Ia menegaskan, sanksi bagi caleg dan parol yang tidak mentaati aturan tak main-main. “Jadi harus diwaspadai memang. Jangan sampai dekat pemilihan ada hal-hal merugikan caleg itu sendiri,” tegasnya.

Baca Juga:  Warga Maccini: Indira Jusuf Ismail Kami All Out

Pengamat Polilitik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Prianto mengatakan, masa tenang ini adalah tahapan selanjutnya setelah masa kampanye yang demikian panjang.

“Masa ini seperti waktu menghela nafas, setelah ngos-ngosaan di kampanye marathon. Meskipun sesungguhnya, partai politik dan para caleg akan semakin giat berkonsolidasi hingga kick-off pemilihan di Rabu 17 April 2019 nanti,” kata Andi Luhur.

Dia juga menyebutkan disituasi masa tenang seperti kinerja penyelenggara harus lebih optimal, terutama pada kegiatan soft-campaign di melalui bentuk konsolidasi. “Penyelenggara juga harus optimal di pengawasan pada pemanfaatan sumberdaya kekuasaan, yang biasanya justru semakin kencang di masa tenang,” tuturnya.(*)

Baca Juga:  Didukung Tomas dan Warga Sinjai, H. Askar Sebut di Atas Angin

 

Editor: Sy

Komentar