Perawat Jumriani Dibalik Bui, Mahasiswa dan Perawat Gorontalo Gelar Aksi, Berikut Ulasannya

10/10/2019-Hukum-72 dilihat

BERITAKU.ID, GORONTALO – Peraturan dan undang-undang tidak selalu sama dengan keadilan, ia bahkan bisa saja bertentangan dengan prinsip keadilan, Kamis, (10/10/2019).

Mahasiswa keperawatan dan perawat Gorontalo gelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan sejawatnya.

Jumriani merupakan perawat yang bertugas di Lampung Utara harus dibui atas dugaan kasus malpraktik.

Sejak Rabu pagi (9/10/2019), para pengunjuk rasa yang tergabung Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Gorontalo memulai aksinya dari Tugu Perlimaan Kota Gorontalo dan berlanjut ke DPRD Provinsi Gorontalo.

“Ini aksi solidaritas untuk membela perawat untuk teman kami yang ada di Lampung yang sedang tersandung kasus hukum,” kata Ketua PPNI Provinsi Gorontalo Rhein R Djunaid.

Jumraini, menurut Rhein, hanya berniat membantu pasien, lalu dia dituduh melakukan malapraktik karena pasien tersebut meninggal. Kasus yang menimpa Jumraini membuat para perawat di Gorontalo terpanggil untuk menggelar aksi solidaritas agar dia dibebaskan.

“Dengan keadaan yang sedang hamil dan menyusui, dia mendekam di dalam penjara hanya karena dituduh melakukan malapraktik,” ungkap Rhein.

Ia mengharapkan, apa yang menimpa Jumraini tidak terjadi lagi di daerah lain, khususnya di Gorontalo. Rhein bahkan mengungkap sebelumnya ada perawat di Gorontalo yang mengalami hal yang sama namun tidak sempat terblow-up media.

“Ini menjadi momen untuk menyuarakan agar tidak ada lagi kriminalisasi terhadap perawat,” katanya.

Penulis: Wawan
Editor:

PILIHAN Beritaku