PKKMB STIK Makassar, Prof. Jasruddin: Saya Harap Kampus Ini Menjadi Lebih Unggul

26/09/2019-Beritaku, Kampus-38 dilihat

BERITAKU.ID, MAKASSAR – Ada yang melesat setiap kali pagi menghilang, bukan butir embun yang menggumpal di lengkung dedaunan. Melainkan wajahmu yang selalu hadir di mimpi, Kamis, (26/9/2019)

STIK Makassar laksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan dihadiri langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Prof. Dr. Jasruddin, M.Si, Ketua Pondok Pasantren Darul Ammin Gantara, M. Iqbal Abd. Djalil, Dewan Pendiri Yayasan Pendidikan Makassar A. Tenriawaru Cecep Asaad Lantara, Ketua Yayasan Andi Indri Damayanti Cecep Lantara, dan Ketua STIK Makassar Esse Puji Pawenrusi di Trans Studio Mall Makassar.

Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Membentuk Mahasiswa Insan Cita Cerdas, Milenial dan Patriot” juga dihadiri 197 orang Mahsiswa.

Prof Jasruddin dalam hal ini selaku pembicara mengatakan bahwa milenial itu bukan mereka yang dikenal sebagai orang yang malas.

“Salah satu generasi mileneal adalah penuh gairah dan semngat, tidak ada generasi mileneal yang bilang orang malas. dan orang yang berdiri dan bergelar profesor kali ini adalah orang yang berasal dari kampung namun bukan anak kampung,” Kata Jasruddin.

Pria yang lahir dikampung namun mampu melintasi benua dan menempati empat perguruan tinggi terbaik di Dunia juga menambahkan menggapai sebuah gelar yang membaggakan tidak musti harus terlahir dari rahim orang yang kaya dan punya segalanya.

“Saya lahir dikampung yang tidak tampak dengan gogle maps namun melintasi benua dan menempati empat perguruan tinggi di Dunia. saya selalu mengatakan bahwa saya lahir dikampung namun tidak kampungan. dan orang yang sukses serta bisa melintasi benua tidak harus lahir di Kota, saya lahir dari orang tua petani miskin tapi saat ini saya seorang Prof dan itu tidak harus dari orang kaya,” tambah Jasruddin.

“Hidup diera milenial banyak sandiwara, namun yang menjadi pertnyaan adalah apakah anda ingin bermain dalam sandiwara itu? atau anda mau dipermainkan, Mahsiswa yang cerdas hari ini adalah dia yang selalu merespon terhadap pendidikannya dan selalu mengeluarkan pendapat serta aspirasi dengan cara cara yang benar,” lanjutnya.

Sebagai penutup Prof Jasruddin menaruh harapan yang begitu besar terhadap kampus yang punya legalitas baik tentunya mampu memberikan keunggulan yang lebih.

“Jadi di STIK Makassar ini saya harap mampu menjadi kampus yang betul betul unggul dengan cara yang baik dan benar,” tutupnya.

Disisi lain Iqbal Djalil selaku ketua Pondok Pasantren dan juga sebagai politisi asli Makassar mengatakan bahwa menjadi orang yang bermanfaat itu bermodalkan kebersihan dalam diri anda.

“Adek-adekku sekalian perlu kalian pahami keberisihan hati dan pikiran adalah modal utama untuk anda menjadikan diri sebagai orang yang bermanfaat, serta memiliki ilmu yang mampu menjadi cahaya bagi diri sendiri dan orang lain,” kata Iqbal.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh dua pembicara sebelumnya Esse Puji Pawenrusi mengaku siap untuk menjadikan STIK Makassar sebagai salah satu kampus yang memiliki keunggulan.

“Alhamdulillah beberapa waktu lalu kita berhadil mengirim alumni ke Arab Saudi dan Jepang, kali ini kami sementara menjalin komunikasi dengan Jerman untuk membuat kerjasama baru, itu berarti bahwa STIK Makassar kedepannya akan siap bersaing dan mencetak alumni yang lebih baik lagi dan menjadikan kampus kami sebagai kampus yang unggul,” kata Esse Puji Pawenrusi.

Penulis: Wawan
Editor:

PILIHAN Beritaku

Komentar