Setelah Idrus Marham, Kini Imam Nahrawi yang Ditetapkan Tersangka

18/09/2019-Beritaku-10 dilihat

BERITAKU.ID, JAKARTA – Dalam kondisi darurat korupsi, pejabat negara tetap mencuri silih berganti. Sebanyak koruptor masuk penjara, sebanyak itu pula regenerasinya menggarong negara, Rabu, (18/9/2019).

KPK kembali menetapkan Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Mempora) sebagai tersangka dalam kasus suap dan hibah KONI.

Imam Nahrawi menjadi menteri kedua di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Jusuf Kalla yang ditetapkan komisi antirasuah sebagai tersangka korupsi.

Penetapan tersebut diumumkan KPK dalam konfersi pers yang dipimpin oleh Wakil Letua KPK Alexander Marwata.

“Dalam penyidikan tersebut, ditetapkan dua tersangka, yaitu IMR (Imam Nahrawi),” ujar Alexander.

Dalam kasus ini, Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy telah divonis 2 tahun 8 bulan penjara terkait kasus suap dana hibah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Dalam putusannya, dikatakan juga aliran dana sebesar Rp 11,5 miliar yang diterima asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum.

Dalam perkara ini, Ending dan Bendahara KONI Johny E Awuy disebut menyepakati pemberian komitmen fee dari KONI Pusat kepada pihak Kemenpora.

Johny sendiri divonis selama 1 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan dalam perkara ini.

Sekedar diketuhui sebelum Imam, Idrus Marham jadi menteri pertama di era Jokowi-JK yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Idrus Marham kala itu menjabat Menteri Sosial.

Penulis: Wawan
Editor:
Sumber: Detik.com

PILIHAN Beritaku