oleh

STIK Makassar Kembali Melepas Mahasiswanya Sebanyak 40 Orang Untuk PBL di Pinrang

-Kampus-65 kali dilihat

BERITAKU.ID, PINRANG – Kicauan burung bangunkan pagi, tanda sang mentari memulai hari, bentangan sawah manjakan mata
seperti khayalan tapi ini semua nyata, Pinrang, Selasa (26/2/2019).

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Makassar kembali melepas sebanyak 40 orang mahasiswa/i nya untuk Praktik Belajar Lapangan (PBL) di Kecamatan Lasinrang.

Tujuan dari Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 1 mahasiswa/i yaitu melakukan analisis situasi melalui pengumpulan data dan analisis data yang diperoleh dari masyarakat, menganalisis masalah dan penyebab masalah kesehatan masyarakat, merumuskan alternatif pemecahan masalah kesehatan masyarakat serta bekerja tim sacara multidisipliner.

Direktur STIK Makassar, Esse Puji Pawensuri mengatakan sudah melaksanakan PBL se-Kabupaten Pinrang.

Baca Juga:  Erwin Akib: Keharusan Bagi Guru Terus Mengembangkan Diri

“Dan terus terang ini kali terakhirnya kita melaksanakan PBL di Kec. Lasinrang ini, kami sudah melaksanakan PBL se-Kabupaten Pinrang,” kata Esse.

Ia juga mengatakan bukan baru kali ini melaksanakan PBL di Kab. Pinrang melainkan 6 tahun.

“Kita sdah 6 tahun ada di Kabupaten Pinrang dan selama 6 tahun kami tidak prnah ditolak untuk melaksanakan PBL jadi inilah kesyukuran kami di STIK Makassar,” ucap Esse.

Selain itu, Koordinator PBL, Ilham Syam mengatakan Mahasiswa yang melaksanakan PBL di Kab. Pinrang dimulai tanggal 26 februari sampai 11 maret 2019.

Baca Juga:  Berkah Ramadhan STIK Makassar Gelar Buka Puasa Bersama 245 Anak Yatim

“Mahasiswa STIK Makassar melakukan kegiatan PBL di Kec. Lanrisang, Kab. Pinrang sejak tanggal 26 Februari sampai 11 Maret yang tersebar di lima desa yang ada di Kec. Lanrisang,” ungkap Ilham.

Ilham Syan juga menjelaskan bahwa PBL kali ini fokus pada komunitas rentan.

“Kegiatan PBL ini merupakan lanjutan dari kegiatan PBL tahun lalu, dimana PBL kali ini lebih difokuskan pada kelompok sasaran komunitas rentan, komunitas rentan yang dimaksud dalam kegiatan di sini adalah bayi, balita dan ibu menyusui,” jelas Ilham. (WK)

 

Editor: Dicky Minion

Komentar