Menjadi MC Acara Islam

Mc Acara Pengajian Rutin, Contoh Susunan Dan Pembukaan

Diposting pada

Pengajian merupakan siraman rohani yang perlu dilakukan secara rutin membutuhkan MC atau protokol acara. Demi mendapat energi baru dalam beribadah, susunan acara pun harus variatif. MC Acara pengajian harus pandai menyampaikan pembukaan yang menarik.

Beritaku.id – Komunikasi dan Organisasi Tidak hanya fisik yang perlu terjaga namun rohani juga demikian. Agar semangat keimanan tidak pudar, acara semacam pengajian perlu rutin berlangsung.

Oleh Tika (Penulis Komunikasi dan Organisasi)

Syarat Menjadi MC Acara Pengajian Rutin

Pengajian adalah suatu cara untuk merefresh hati dan iman dalam diri umat muslim. Hal ini menjadi rutinitas baik bagi kaum ibu-ibu maupun bapak-bapak.

Jalannya pengajian yang berkelanjutan tentu tidak lepas dari keberadaan panitia termasuk pembawa acara (MC). Tentu membawakan acara pengajian tidak sama dengan pernikahan.


Perlu adanya permainan intonasi yang santun dan tidak boleh terlalu heboh. Lebih tepatnya tidak semua orang bisa menjadi pembawa acara pengajian rutin. 


MC acara pengajian rutin juga harus berpakaian yang sopan dan menutup aurat. Ini bukanlah acara pernikahan dengan gaun menjuntai. Oleh sebab itu beberapa syarat perlu diperhatikan.
1. Sebagai MC, gunakan bahasa yang formal.
2. Nada bicara santun.
3. Berpakaian islami (sopan dan menutup aurat).
4. Sedikit tidak harus memahami agama Islam.
5. Tidak canggung dalam membaca Bahasa Arab.

Organisasi Yang Aktif Melakukan Pengajian Rutin

Organisasi melakukan pengajian (Puspen TNI)

Cukup banyak organisasi keislaman yang melakukan pengajian rutin. Tidak hanya sekedar organisasi islam, namun dalam ruang lingkup mayoritas muslim biasanya akan mengadakan acara ini.

Sebagai contoh organisasi wali murid sekolah Islam baik jenjang TK hingga SMA.
Pengajian rutin organisasi di Universitas yang dihadiri dosen dan mahasiswa mahasiswi.

Pengajian Rutin oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah. Bagi sekolah negeri tingkat SMP dan SMA dengan aneka kepercayaan biasanya akan membentuk organisasi Remaja Islam.

Ada pula organisasi PKK di setiap dusun maupun desa yang menyelenggarakan pengajian rutin setiap Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj, hingga Nuzulul Qur’an.

Masih banyak lagi organisasi lainnya yang kerap melakukan pengajian secara rutin. Baik di kancah pedesaan hingga perkotaan. Bisa berupa instansi pemerintah maupun swasta.

Contoh Susunan Acara Pengajian Rutin

Suatu acara yang berlangsung secara rutin tentu tidak lepas dari keragaman tema. Akan sangat membosankan jika tema yang diangkat selalu sama.

Adapun contoh susunan acara pengajian rutin adalah:

  1. Pembukaan
  2. Pembacaan kalam Ilahi Surat Al Isra
  3. Sambutan dari ketua pengajian
  4. Ceramah oleh Ustad Danu dengan Tema Meningkatkan Iman dengan Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
  5. Diskusi dan tanya jawab.
  6. Doa dan penutup
Contoh Acara Pengajian (Universitas Slamet Riyadi)


Pada lain kesempatan, susunan acara dapat berupa:

  1. Pembukaan
  2. Pembacaan Ayat Al Qur’an
  3. Sambutan Ketua Majlis Ta’lim An Najah
  4. Ceramah singkat oleh KH. Abdullah
  5. Pembacaan sholawat Nariyah bersama
  6. Istighosah
  7. Doa dan penutup

Susunan acara pengajian rutin forum remaja Islam

  1. Pembukaan
  2. Qiro’ah oleh Ananda Vika
  3. Sambutan kepala Sekolah
  4. Sambutan panitia acara
  5. Ceramah oleh Ustad Zainal
  6. Tanya Jawab
  7. Penutup dan Doa
  8. Ramah tamah

Kalimat Pembukaan Pengajian Rutin

Kalimat Pembuka Pengajian Rutin (Kanwil)

Umumnya dalam acara pengajian, susunan acara nyaris mirip dengab acara-acara lainnya. Bedanya adalah pada bagian-bagian yang menggunakan bahasa Arab.

Pada kalimat pembukaan, kalimat Assalamu’alaikum menjadi wajib. 
Lanjut dengan pembukaan sesuai tuntunan yang berisi doa, seperti:

Allahumma sholli ‘ala Muhammad. Wa ‘alaa aali Muhammad.
Alhamdulillaahi robbil’aalamiin.

Assholaatu wassalaamu ‘alaa ashrofil anbiyaa i walmursaliin. Ammaa ba’du.

Sangat umum juga membuka acara pengajian dengan membaca:

Robbishrohlii sodrii Wa yassirilii amrii Wahlul ‘uqdatammil lisaani Yafqohuu qoulii

Pada acara pembukaan tidak menutup kemungkinan juga untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.

Asyhadu allaa ilaaha illallaahWa asyhadu anna Muhammadarrosuulullaah

Kalimat MC Penutupan Acara

Contoh menutup pengajian rutin (UIII)

Untuk menutup acara pengajian, MC dapat mengucapkan,


Tsumma ssalaamu’alaikum warohmatullah wabarokaatuh

Wabillaah taufik wal hidayah

Bisa juga dengan mengucap doa:

Robbanaa aatinaa fiddun yaa hasanah
Wafil aakhiroti hasanah
Waqinaa ‘adzaa bannaar

Segala kekurangan milik kami dan kesempurnaan hanyalah milik Allah. Semoga acara pengajian hari ini menambah keimanan kita dan memberi ketakwaan.

Wassalaamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

Menjadi MC Pengajian Rutin yang Baik

Tidak mudah memang untuk menjadi seorang pembawa acara, apalagi di lingkungan agamis. Selain harus sopan, juga harus menguasai materi. Terlebih karena yang hadir merupakan orang-orang yang perlu dihormati. Siapkan beberapa hal berikut:

  • Mukadimah merupakan pembukaan yang terdiri dari mukadimah arab dan juga Indonesia. Buatlah Mukadimah yang singkat namun menarik sehingga pendengar merasa tertarik.
  • Lalu membuat kalimat pembuka yang memberikan pengaruh kepada pendengar. Jelaskan mengapa penting bagi mereka menghadiri pengajian. Bisa menggunakan fakta yang terjadi belakangan, atau kasus lainnya sesuai tema.
  • Memilih kata yang tepat karena hal itu akan sangat berpengaruh pada kejelasan makna kalimat. Pastikan perhatian pendengar terfokus pada MC dengan memberikan intonasi yang teoat dan penekanan yang benar.
  • Fokus kepada kata ganti subjek. Gunakan yang sopan seperti kamu, anda, dia, kalian dan mereka.
  • Hindari penggunaan boros kata seperti “anda sekalian” atau “kalian”. Memang biasanya kata-kata tersebut untuk pendengar usia di bawah MC, namun sebaiknya dalam acara pengajian tetap bersikap sopan dan formal.
  • Tidak baik menunjukkan bahwa MC lebih tinggi dari pendengar dan sebaliknya. Ingat kembali jika pembicara adalah orang yang patut dihormati.
  • Hadirin muslimin dan muslimat atau mukminin dan mukminat dapat menjadi alternatif kata yang mewakili kata hadirin. Dengan demikian kesan religius menjadi terasa.
  • Pengarah acara atau Master of Ceremoni dalam acara pengajian hendaknya selalu berusaha memberikan penampilan yang sesuai. Jangan sampai terllau menarik perhatian.
  • Buatlah susunan acara yang teratur. Boleh juga membawa catatan kecil. Pastikan sudah mengerti inti dari acara tersebut karena MC juga bertugas emberi komentar di tiap-tiap akhir susunan acara.

Contoh Tanggapan MC Setiap Usai Satu Susunan Acara

MC acara pengajian rutin perlu memberi tanggapan di sela-sela susunan acara. Contohnya:

Acara kedua yang berupa pembacaan ayat Al Qur’an. Usai pembacaan, maka MC biasanya memberi komentar,

“Alhamdulillah. Telah kita dengarkan bersama lantunan ayat suci Al Qur’an. Harapannya, semoga pengajian hari ini berjalan lancar. Aamiin.”

Komentar selanjutnya adalah ketika usai pemberian sambutan.

“Terima kasih kepada Ibu Wiwik selaku ketua Majelis Ta’lim Nurul Iman. Kami lanjutkan ke rangkaian acara selanjutnya…..”

MC juga turut memberikan tanggapan setelah acara inti berlangsung.

“Itulah tadi ceramah oleh Ustad Danu. Memang terkadang manusia selalu luput untuk meminta pada Allah. Mereka cenderung mudah berputus asa.

Seperti apa yang Ustad Danu sampaikan, hendaknya kita tidak lelah dan putus asa dari rahmat Allah. Dan mudah-mudahan kita termasuk golongan orang-orang sholeh. Aamiin.”

Bahkan di akhir acara pun MC memegang kendali dengan menarik kesimpulan dan memberikan harapan dan doa.

Contoh Susunan Acara Pengajian Rutin Lengkap

Assalaamu’alaikum Warohmatullaah Wabarokaatuh
Assholaatu wassalaamu ‘alaa ashrofil anbiyaa i wal mursaliin.
Asyhadu allaa ilaaha illallaah
wa asyhadu anna Muhammadarrosuulullah
Rodzii tu billahi robba
wabil islaami diina
wabimuhammadinnabiyyawwarosuula
Robbii zidnii ‘ilmaa
warzuqnii fahmaa
ammaa ba’du
Muslimin dan Muslimat Rohimakumullah

Alhamdulillaah pada hari ini kita dapat kembali berkumpul di Majelis ta’lim ini untuk mengisi kembali tangki iman kita.

Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad, Wa ‘alaa aali Muhammad. Semoga kita di sini mendapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW di hari akhir nanti.

Yang terhormat Ibu Wiwik selaku ketua Majelis Ta’lim An Najah. Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini.

Selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Ustad Somad yang pada kesempatan ini akan mengisi keimanan kita dengan tema “Allah sebaik-baik penolong.”

Sebelum kita mulai, saya Rendi selaku pembawa acara akan menyampaikan susunan acara pengajian hari ini.

  1. Pertama, pembukaan.
  2. Kedua, pembacaan kalam ilahi oleh Ananda Rafi.
  3. Ketiga, sambutan dari Ibu Wiwik selaku Ketua Majelis Ta’lim An Najah.
  4. Kelima, Ceramah oleh Ustad Somad.
  5. Keenam, Diskusi dan tanya jawab.
  6. Ketujuh, doa dan penutup.

Menginjak acara selanjutnya yaitu pembacaan ayat suci Al Qur’an surat Al Insyirah oleh Ananda Rafi. Waktu dan tempat dipersilahkan.

Shodaqollaahul’adziim.

Demikian lantunan ayat suci al qur’an oleh ananda Rafi. Surat Al Insyirah sendiri telah menyebutkan. “Fa Inna ma’al ‘usri yusroo, Inna ma’al ‘usri yusroo.”

Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan. Kalimat ini bahkan diulang dalam ayat kedua. Inilah yang nantinya akan diperjelas kembali oleh penceramah kita hari ini.

Sebelumnya mari kita dengarkan terlebih dahulu sambutan dari Ibu Wiwik. Waktu dan tempat dipersilahkan.

Terima kasih Ibu Wiwik atas sambutannya. Semoga acara pengajian hari ini berlangsung lancar dan penuh manfaat.

Menginjak ke acara inti yaitu ceramah oleh Ustad Somad. Kepada beliau kami persilahkan.

Tugas MC setelah acara inti

Luar biasa sekali Ustad. Memang inilah yang kita butuhkan di era covid seperti ini. Seolah dunia terasa semakin sulit. Muslimin dan muslimat juga pasti merasakan pendapatan menurun, segala usaha telah dicoba namun masih terasa sulit.

Namun seperti Ustad Somad katakan, Inna ma’al ‘usri yusroo. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Ini merupakan firman Allah.

Jangan berputus asa dari rahmat Allah.

Baik, muslimin dan muslimat, kami akan membuka sesi diskusi dan tanya jawab. Kami membuka dua termin dengan masing-masing termin terdiri dari tiga orang penanya.

Bagi yang ingin bertanya dipersilahkan.

………

Terjawab sudah semua pertanyaan muslimin dan muslimat. Ijinkan saya menarik kesimpulan dari pengajian kita hari ini. Hendaknya seorang muslim bersabar dan jangan berhenti yakin bahwa Allah adalah sebaik baik penolong.

Kembali saya ingatkan, bersama kesulitan itu ada kemudahan. Jangan lupakan kalimat yang menenangkan hati ini.

Mari kita tutup majlis Ta’lim ini dengan doa yang akan dibacakan oleh saudara Firman. Waktu dan tempat dipersilahkan.

Demikian angkaian pengajian hari ini. Semoga memberikan manfaat dan penyejuk bagi kita semua. Saya selaku pembawa acara mohon maaf apablia dalam penyampaian memiliki banyak kekurangan.

Kurang lebihnya mohon maaf. Semoga kita dapat bertemu kembali di acara pengajian selanjutnya.

Akhirul kalam, wassalaamu’alaikum warohmatullah wabarokaatuh.

Demikian artikel mengenai MC acara pengajian rutin. semoga menambah pengetahuan kita.