Pemain Persebaya Terkena Jam Malam di TC Bali

Diposting pada

BERITAKU.ID – Persebaya Surabaya menerapkan peraturan ketat selama menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali. Mereka akan memberlakukan jam malam bagi pemain.

Bajul Ijo berniat menggelar TC pada 29 April hingga 4 Mei. Persebaya bisa melakukannya pasca duel perempat final Piala Indonesia melawan Madura United ditunda.

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menegaskan, para pemain dilarang keluyuran selama di Bali. Sebab, latihan dilakukan pagi dan sore. Apalagi, Bali memang dikenal memiliki banyak tempat wisata dan hiburan malam.

”Kami akan kontrol semua agar pemain tidak pergi-pergi. Jangan mentang-mentang di Bali anak-anak bisa main sesukanya,” ujar Djadjang.

Persebaya memboyong hampir seluruh pemain ke Bali. Hanya gelandang asal Tajikistan Manuchekhr Dzhalilov yang absen. Sementara Hansamu Yama tetap berangkat meskicedera ringan. Begitu pula Amide Balde yang baru tiba di Indonesia setelah kembali ke kampung halaman.

”Dzhalilov masih belum boleh melakukan latihan, makanya kami tinggal,” ucap Djadjang.

Persebaya menggelar TC bukan hanya untuk meningkatkan kebugaran pemain. Namun juga membangun kebersamaan.

”Saya ingin melakukan team building dan memupuk kebersamaan. Jadi, nggak asal pindah latihan atau rekreasi,” kata Djadjang.

Sebelum memutuskan Bali, Persebaya sempat mempertimbangkan Yogjakarta sebagai lokasi TC. Namun, Pulau Dewata akhirnya dipilih karena diperkirakan membuat pemain lebih santai.

“Nah, di situ kami akan mempupuk kebersamaan pemain,” sebut Djanur.

Rencananya, selama TC, Persebaya juga akan menjalani uji tanding. Hanya, belum dipastikan klub mana yang jadi lawan.

“Yang jelas bukan Bali United,” tandasnya.

Sebelum ke Bali, Persebaya sempat menggelar uji coba melawan Anak Bangsa di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (25/4/2019). Bajul Ijo menang 10-1 dengan Osvaldo Haay mencetak empat gol.

“Saya pikir dia (Osvaldo) memiliki mobilitas yang tinggi, punya skill dan cukup menjanjikan untuk menjadi penyerang utama,” tutupnya. (*)

 

Editor: Dicky Minion