Gambar Ilustrasi Kisah Nabi SYuaib

Kisah Nabi Syuaib, Sejarah, 3 Mukjizat, Umat dan Keteladanan

Diposting pada

Kisah Nabi Syuaib begitu menarik untuk kita pelajari, sejarah serta 3 mukjizat yang beliau miliki menjadi pelajaran bagi kita sebagai seorang muslim untuk meniru keteladanan yang beliau miliki dalam berdakwah kepada umat.

Beritaku.id, Kisah Para Nabi – Kisah dari para Nabi dan Rosul telah Allah terangkan dalam Al-qur’an. Sebagai seorang muslim, mempelajari dari kisah para nabi dan rosul merupakan salah satu langkah meningkatkan keimanan.

Oleh : Luluk Fadiyah (Penulis Lifestyle)

Nabi Syuaib adalah salah satu nabi yang Allah utus untuk memeberikan peringatan kepada kaum Madyan yang saat itu suka berbuat dusta dan curang. Mereka selalu berbuat dzolim terhadap sesama, Allah membenci pada apa yang mereka kerjakan.

Suku Madyan adalah sekumpulan dari orang-orang Arab yang tinggal di dekat gunung Sinai, Syam (saat ini dikenal dengan negri Suriah). Nabi Syuaib masih tergolong dari suku Madyan, beliau tinggal di daerah Syam.

Sebab perbuatan dzalim mereka, Allah mendatangkan siksa kepada mereka dengan adanya kerusakan di muka bumi. Ajakan Nabi Syuaib untuk segera bertaubat dan meninggalkan perbuatan yang terlarang tersebut tidak mereka hiraukan, akhirnya Allah menyiksa mereka dengan azab yang begitu pedih.

Menurut kisahnya, penduduk Madyan begitu gemar berbuat kejahatang dan kecurangan, saat itu sebagian dari penduduk Madyan berprofesi sebagai pedagang. Mereka berdagang tidak dengan jujur, mereka selalu menipu agar mendapatkan keuntungan yang banyak.

Untuk mendapatkan keuntungan tersebut mereka melakukan segala cara, mulai dari menipu, membual, dan perbuatan-perbuatan curang lainnya yang merugikan pembeli. Tidak jarang juga dagangan yang mereka jual bukan barang asli.

Kemudian Allah mengutus Nabi Syuaib untuk menyadarkan kaumnya, agar berhenti mengerjakan perbuatan dzolim tersebut. Sebab Allah tidak ridho jika manusia berbuat kejahatan di muka bumi ini.

Baca juga beritaku : Kaum Madyan Umat Nabi Syuaib Yang Di Hapus Dari Peta, Mereka Binasa

Kisah Allah Mendatangkan Azab Bagi Kaum Nabi Syuaib

Kaum Madyan tidak begitu saja percaya dengan ajaran Nabi Syuaib, mereka menolak secara terang-terangan dari ajakan Nabi Syuaib. Tidak hanya itu, mereka juga memusuhi Nabi Syuaib, mereka menganggap Nabi Syuaib hanya pendusta.

Penduduk Madyam juga melontarkan ancaman jika Nabi Syuaib terus menganggu kegiatan mereka dan menyebarkan ajaran-ajarannya, mereka akan mengusir Nabi Syuaib, tidak hanya itu mereka juga mengancam akan merajam Nabi Syuaib.

Mendengar ancaman-ancaman tersebut tidak membuat Nabi Syuaib ketakutan dan berhentii menjalankan dakwahnya, beliau justru semakin semangat untuk menyebarkan ajaran-ajarannya. Tidak menghiraukan ancaman-ancaman dan penghinaan yang kaumnya berikan, Nabi Syuaib kembali meyebarkan ajaran-ajarannya.

Semakin Nabi Syuaib berusaha menyadarkan kaumnya agar segera bertaubat, beliau mendapat perlakuan yang tidak pantas hingga perlawanan dari kaumnya. Mereka mengatakan bahwa tidak percaya akan azab yang Allah akan datangkan pada mereka jika mereka tidak mau bertaubat.

Penduduk Madyan  mengajak Nabi Syuaib untuk mengikuti pada apa yang mereka kerjakan,yaitumenyembah pada berhala-berhala. Nabi Syuaib kemudian menolak dengan tegas pada ajakan tersebut. Nabi Syuaib mengadukan hal tersebut kepada Allah.

Belaiu berserah diri kepada Allah, sebab penduduk Madyan yang kian memberontak dan selalu berusaha menggagalkan dakwahnya. Nabi Syuaib yakin bakwa pertolongan Allah akan segera datang dan penduduk Madyan akan menyesal dengan apa yang telah mereka perbuat.

Dan benar, Allah akhirnya menimpakan azab bagi penduduk Madyan berupa gempa bumi hebat pada malam hari dan pagi hari. Akibat gempa yang begitu hebat, sehingga muncul suara gemuruh yang begitu hebat, sluruh penduduk Madyan kebingungan dan ketakutan.

Tidak ada yang dapat menyelamatkan mereka dari azab yang telah Allah timpakan pada mereka. Seperti itulah Allah membalas pada perbuatan yang telah mereka kerjakan di dunia, adapun di akhirat mereka juga akan mendapat siksa dari Allah dengan dimasukkan ke dalam neraka yang begitu pedih.

Baca juga beritaku : Awan Hitam Kaum Madyan Pada Kisah Nabi Syuaib AS Yang Ahli Ahli Pidato

Sejarah Kelahiran Nabi Syuaib AS

Nabi Syuaib AS adalah putra dari As, beliau masih keturunan dari Nabi Luth, sebab As adalah putra dari Nabi Luth. Nabi Syuaib merupakan seseorang yang begitu jujur dan rajin beribadah. Beliau menjadi utusan Allah untuk kaum Madyan.

Kaum Madyan tidak mau beribadah kepada Allah, mereka senang mengerjakan kemaksiatan dan curang dalam bertransaksi. Sebagian dari kaum Madyan adalah pedagang, perbuatan yang mereka kerjakan adalah menipu dan mengurangi pada timbangan.

Mereka juga suka menimbun pada barang dagangan dan menjualnya dengan harga yang tinggi untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya. Kaum Madyan begitu serakah dan tidak memiliki belas kasih terhadap sesama.

Mereka selalu mementingkan diri sendiri dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya, dengan menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan harta tersebut. Begitu cintanya mereka dengan harta dunia, hingga melupakan beribadah kepada ALlah SWT.

Tidak hanya itu, mereka juga merampok pada harta-harta saudaranya, oleh karena itu meskipun kaya, para penduduk Madyan tidak dapat menikmati hidup dengan tenang. Sebab di malam hari mereka selalu khawatir jika harta bendanya dirampok.

Sungguh kecintaan mereka terhadap dunia telah membutakan pada ajaran yang telah Nabi Syuaib kerjakan. Mereka telah menutup mata dan telinga, tidak mau mendengar dan mengerjakan pada apa yang telah beliau ajarkan.

Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak akan menganiaya pada hambanya. Mereka sendirilah yang telah menganiaya pada dirinya sendiri, dengan tidak mau menyembah Allah dan terus mengerjakan kejahatan di muka bumi.

Baca juga beritaku : Dakwah Nabi dan Rosul: Perbedaan, Jenis, dan Lokasi

Nama Umat Nabi Syuaib

Allah telah mendatangkan azabnya di dunia kepada para penduduk kota Madya, umat dari Nabi Syuaib AS. Penduduk Madyan suka berbuat kerusakan di muka bumi, dengan menipu, berbuat curang dalam berdagang dan suka mengurangi timbangan.

Dalam Al qur’an surat Al A’raf ayat 85 Allah telah menjelaskan bahwa “Dan kami telah mengutus pada seorang nabi kepada penduduk Madyan dari golongan mereka sendiri, dia berkata :

Hai kaumku sembahlah Allah, sebab tidak ada tuhan kecuali Allah yang berhak kalian sembah. Sungguh telah datang pada kalian beberapa ayat dari tuhan kalian, maka sempurnakanlah takaran dan timbangan serta engkau kurangi pada takaran dan timbangan mereka dan kalian jangan berbuat kerusakan di muka bumi ini setelah Allah memperbaikinya. Demikian itu lebih baik bagi kalian jika kalian adalah orang-orang yang beriman”.

Dengan turunnya ayat tersebut tidak menjadikan kaum Madyan sadar dengan perbuatan yang telah mereka kerjakan, mereka terus saja melakukan kecurangan dan kerusakan di muka bumi. Akibat dari perbuatan mereka, akhirnya Allah menimpakan azab yang begitu pedih.

Azab tersebut berupa adanya hawa panas selama 7 hari, sebab Allah mencabut nikmat yaitu hembusan angin dihentikan. Saat itu air sudah tidak dapat membantu mereka untuk menghilangkan hawa panas. Beberapa bangunan megah yang mereka tinggali juga tidak dapat menyelamatkan mereka dari azab yang Allah datangkan.

Karena tidak kuat dengan hawa panas yang begitu menyiksa, akhirnya mereka pergi meninggalkan rumah-rumah yang mereka tinggali menuju padang pasir. Sesampainya di padang pasir, mereka menjumpai adanya gumpalan awan yang begitu gelap.

Mereka sama berkumpul di bawah gumpalan mendung tersebut, mereka berharap dapat merasakan hawa sejuk dari gumpalan mendung. Namun sayang, ketika semuanya telah berkumpul di bawah gumpalan mendung tersebut Allah kembali mendatangkan siksa bagi mereka.

3 Mukjizat Nabi Syuaib

Dalam kisah Nabi Syuaib, Allah telah mengutus Nabi Syuaib AS untuk berdakwah kepada kaum Madyan. Kaum Madyan bertempat di sekitar wilayah utara dari Laut Merah. Untuk menjalankan dakwahnya, Nabi SYuaib oleh Allah diberi beberapa mukjizat.

Mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Syuaib tentunya untuk menyadarkan pada para penduduk Madyan akan tanda-tanda kekuasaan Allah. Namun dengan adanya mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Syuaib ternyata tidak dapat menyadarkan pada penduduk Madyan.

Mereka terus mengerjakan kerusakan dan penipuan di muka bumi, mereka juga dengan terang-terangan menolak pada ajaran Nabi SYuaib. Tidak hanya itu, mereka malah mengusir dan hendak membunuh pada Nabi Syuaib jika terus menghalang-halangi pada apa yang mereka kerjakan.

Penduduk Madyan tidak mau mendapat aturan dalam berdagang, mereka ingin mengerjakan apa yang dapat menguntungkan bagi mereka. Dengan mengurangi timbangan dan berdusta dalam berdagang.

Baca juga beritaku : Daftar dan Sejarah Singkat Rasul, Pada Kisah 25 Nabi Wajib Dalam Islam

Padahal Allah telah memperingatkan mereka dengan mengutus pada Nabi Syuaib yang telah diberi beberapa mukjizat agar mereka sadar dan mau beriman. Mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Syuaib yaitu :

  • Dapat selamat dari azab yang Allah timpakan bagi kaum Madyan

Nabi Syuaib oleh Allah diselamatkan dari azab yang telah Allah timpakan kepada para penduduk Madyan. Beliau dapat selamat dari azab tersebut sebab izin dan naungan yang Allah berikan.

  • Dapat mendatangkan hawa panas

Nabi Syuaib juga memiliki mukjizat yang berupa dapat mendatangkan hawa yang begitu panas selama 7 hari. Hawa panas tersebut datang sebab Allah telah mencabut nikmatnya yang berupa hembusan angin yang dapat menyejukkan di muka bumi.

  • Dapat mendatangkan awan yang begitu gelap dan gempa bumi dahsyat

Selain itu, Nabi Syuaib juga Allah beri mukjizat berupa dapat mendatangkan gumpalan awan yang begitu gelap serta suara gemuruh yang seketika itu dapat merusak pada pendengaran kaum Madya. Kemudian Allah juga mendatangkan azabnya berupa gempa bumi dahsyat yang mengguncang bumi yang mereka tempati.

Karunia Yang Allah Berikan

Dalam Al-qur’an telah menjelaskan bagaimana kisah Nabi Syuaib yang telah Allah beri karunia berupa keselamatan dari azab yang telah Allah timpakan pada kaum Madyan, dapat mendatangkan hawa panas selama 7 hari serta gempa bumi yang begitu hebat.

Karunia yang telah Allah berikan tersebut sebab keimanan dan kesabaran beliau dalam menjalankan perintah yang telah Allah berikan. Dalam menjalankan dakwahnya, beliau tidak pernah menyerah dan selalu berusaha menjalankannya dengan baik, meskipun beliau banyak mendapat perlawanan dan hinaan dari kaumnya.

Allah memberikan karunia tersebut sebab Allah begitu menyayangi ambanya yang mau taat kepada-Nya. Allah akan memberikan pertolongan kepada umatnya yang mau beriman dan beribadah hanya kepada Allah.

Keteladanan Dan Sifat Yang Perlu Kita Contoh

Dari kisah Nabi Syuaib AS, hikmah yang dapat kita teladani adalah kesabaran beliau dalam menghadapi kaum Madyan yang begitu cinta dunia dan suka berbuat kerusakan di muka bumi. Ketaatan beliau dalam beribadah kepada Allah menjadikannya salah satu hamba yang Allah selamatkan dari azab yang menimpa kaum Madyan.

Dalam menjalankan dakwahnya, beliau juga memiliki semangat juang yang begitu besar. Meski mendapat perlakuan yang tidak baik dari kaum Madyan, beliau tidak menyerah begitu saja dan terus menjalankan dakwah.

Beliau juga tidak mencintai dunia melebihi cintanya kepada Allah, sebab beliau yakin bahwa Allah menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini tidak lain dan tidak bukan hanya untuk beribadah kepada-Nya.

Baca juga beritaku : Ulul Azmi: Sejarah, Umat, Kisah Dan Mukjizat 5 Rasul