Mitos Bunga Edelweis, Dan 7 Kembang Lainnya

Diposting pada

Bunga Edelweis merupakan tanaman langka yang hidup di pegunungan. Sebagian percaya bahwa bunga ini bisa memberikan keberuntungan bagi yang menanamnya. Selain itu ada juga mitos bunga beberapa jenis kembang, apa saja kah itu? Mari kita simak bersama-sama.

Beritaku.id, Lestari- Mekar semerbak kembang di taman, menambah indah mata memandang. Bolehkah ku petik dikau bunga idaman, sebagai hadiah buat sang tuan. Wahai Edelweis kesayangan, kan ku jaga engkau dari kepunahan.

Oleh: Sri Damara (Penulis Lestari)

Mitos Bunga Edelweiss

Bunga Edelweis, sumber wikipedia

Siapa yang tidak kenal dengan bunga Edelweis, bunga yang tumbuh di wilayah pegunungan dan merupakan tumbuhan endemik di zona Alpina/Montana.

Nama latin dari bunga Edelweis adalah Anaphalis Javanica. Bunga Edelweis Jawa memiliki nama lain yaitu Bunga Senduro.

Tanaman ini dapat tumbuh tinggi hingga 8 m dengan pertumbuhan batang mencapai ukuran kaki manusia.

Bunga ini termasuk dalam golongan tanaman langka. Bunga Edelweis merupakan tanaman pelopor di hutan pegunungan bagi tanah vulkanik muda.

Tanaman ini mampu bertahan di tanah tandus. Biasanya bunga-bunganya akan muncul antara bulan April dan Agustus. Serangga sangat menyukai tanaman ini.

Burung Tiung Batu Licik (Myophonus Glaucinus) sering kali membuat sarang di cabang bunga Edelweis.

Bahkan para pendaki yang sedang mengunjungi gunung sering membawa bunga ini untuk dijadikan sebagai kenang-kenangan dan ada pula yang mengambilnya untuk alasan spiritual dan estetika.

Bunga ini boleh kita petik dengan batas yang wajar atau memetik beberapa potongan-potongan yang sedikit.

Sayangnya karena keserakahan manusia telah mengorbankan populasi bunga Edelweis, terutama populasi di jalan-jalan setapak.

Menurut penelitian, tumbuhan ini bisa di kembangbiakkan dengan cara menanam bagian potongan cabang-cabang bunga.

Bunga Edelweis dapat kita lihat di Gunung Papandayan (Tegal Alun), Gunung Gede (Alun-alun Surya Kencana), Gunung Pangrano (Alun-alun Mandalawangi), dan Gunung Rinjani (Plawangan Sembalun).

Tumbuhan ini sangat populer di kalangan para pendaki gunung dan juga pecinta bunga.

Selain dapat kita jadikan sebagai tanaman hias, juga memiliki nilai spiritual dan estetika.

Baca juga beritaku: Bunga Edelweis: 6 Jenis, Cerita Mitos Dan Kiasan Kata Yang Menarik

Filosofi Dan Makna Edelweis

Selain sangat indah, bunga ini memiliki filosofi dan makna tersendiri untuk menggambarkan keindahan bentuknya.

Filosofi bunga Edelweis yaitu cinta sejati membutuhkan sebuah pengorbanan, perjuangan dan kesungguhan untuk bisa mendapatkannya, seperti itu makna yang melekat padanya.

Sama halnya dengan makna lain seperti bunga Edelweis yang butuh pengorbanan dalam memetiknya.

Bentuk dan Ciri-ciri Bunga Edelweis

Keunikan dari bunga Edelweis adalah bisa tumbuh meskipun berada di tanah yang tandus bahkan di atas lereng bebatuan.

Proses perkembangbiakan alami dari tanaman ini terbilang unik karena membutuhkan angin agar serbuk sari dapat terbang dan tumbuh pada media yang tepat.

Edelweis memiliki hormon yang berguna untuk mencegah agar kelopak bunganya tidak mudah rontok.

Bunga ini memiliki ketahanan fisik yang kuat, karena seperti yang kita ketahui kondisi di pegunungan dengan angin yang kencang, tidak menggoyahkan bunga ini dan tetap tegak pada akarnya.

Nama lain tanaman ini adalah bunga abadi, karena bunga ini dapat bertahan selama berbulan-bulan jika tersimpan dengan benar.

Berikut ini bentuk dan ciri-ciri bunga Edelweis:

Batang

Batangnya tertutup oleh kulit yang kasar dan memiliki celah, dan bagian batang bunga ini juga merupakan bagian tangkai bunga.

Daun

Edelweis mempunyai bentuk daun yang linear dan lancip. Panjang daunnya sekitar 4 sampai 6 cm dan lebarnya sekitar 0,5 cm yang terdapat bulu-bulu halus warna putih yang mirip seperti benang wol.

Bunga

Di bagian tangkai bunga terdapat 5 sampai 6 bunga yang berukuran sekitar 5 mm dan dikelilingi oleh daun-daun muda.

Pada bagian kelopak bunganyq berwarna putih dengan tekstur yang lembut. Sedangkan di bagian kepala bunga berwarna kuning.

Mitos Bunga Edelweis

Bunga ini menjadi bunga lambang keabadian atau everlasting flower, karena tetap segar dalam waktu yang tertentu.

Konon katanya jika seseorang memberikan bunga ini ke pasangannya, maka cinta mereka akan kekal selamanya.

3 Jenis Bunga Edelweis

Bunga Edelwies sebenarnya memiliki 3 jenis. Berikut ke 3 Jenis bunga ini yang terdapat di berbagai penjuru dunia:

1. Edelweis Jawa (Anaphalis Javanisa)

Jenis ini paling banyak ditemukan di wilayah pegunungan di Indonesia.

Dapat kita temui di kawasan wisata dataran tinggi seperti di gunung Bromo.

Edelweis Javanica

Bunga ini kerap kali di budidayakan para petani untuk dijual.

Bunga ini berwarna putih tapi di bagian tengahnya ada kepala bunga berwarna kuning.

2. Edelweis Eropa (Leontopodium Alpinum)

Bunga jenis ini mayoritas tumbuh di pegunungan Alpen dan tersebar di wilayah yang mengelilingi pegunungan Alpen.

Leontopodium Alpinum

Di dalam satu rumpun terdepat 500 hingga ribuan kuncup bunga dan memiliki 2 sampai 10 kepala bunga.

Bunganya akan mekar di Bulan Juni hingga bulan September.

3. New Zealand Edelweis (Leucogenes Grandiceps)

Bunga jenis ini mempunyai kuncup bunga beludru yang berwarna putih dan juga memiliki kepala bunga berwarna kuning.

New Zealand Edelweis

Sekilas mirip dengan bunga Edelweiss yang ada di Indonesia. Namun terdapat perbedaan di bagian bentuknya yang oval dan tidak runcing.

Mitos 7 Bunga Pembawa Keberuntungan

Percaya atau tidak, keberuntungan seseorang tak lepas kaitannya dengan segala sesuatu yang ada di sekelilingnya.

Di mulai dari halaman rumah hingga di tiap sudut rumah.

Ilmu feng shui tata ruang dan juga benda-benda yang ada di rumah memiliki makna dan efek positif bagi pemilik rumah.

Jika kamu tak ingin direpotkan dengan dekorasi rumah ala feng shui yang terlalu rumit, maka setidaknya kamu bisa mempertimbangkan untuk menata bagian pekarangan rumah dengan baik.

Untuk mencegah pekarangan rumah terlihat gersang dapat di tanami dengan berbagai tanaman hias yang bisa membuat mata kita menjadi segar dan menambah sejuk udara sekitarnya.

Apa saja tanaman yang baik untuk ditanam di rumah yang dapat membawakan keberuntungan, kesehatan dan juga bermakna kemakmuran bagi pemiliknya? Yuk kita simak penjelasan mitos 7 bunga pembawa keberuntungan berikut!

Mitos Bunga Bougenville

Bougenville, Sumber by Google

Bunga Kertas atau Bougenville ini merupakan tanaman hias sangat populer di kalangan pencinta tanaman hias. Tanaman ini memiliki warna yang indah dan juga jenis yang beragam.

Jika kamu ingin rumah tangga yang langgeng, maka kamu bisa menanam bunga ini di pekarangan rumah. Bunga ini bisa tumbuh di pekarangan hingga mencapai ketinggian 10 m.

Bunga Bougenville dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan kita.

Untuk pengobatan penyakit hepatitis dan juga mengatasi masalah kewanitaan.

Mitos Bunga Pachira

Pohon Uang, Sumber by Google

Bunga dengan nama Pachira Aquatica, atau sering disebut dengan nama pohon uang.

Tanaman ini dipercaya bisa memberikan keberuntungan bagi pemiliknya.

Tumbuhan ini proses pemeliharaannya tidak semudah seperti yang kita bayangkan.

Konon katanya agar khasiatnya sebagai tumbuhan pembawa rejeki berfungsi, maka bagian batang pohonnya harus dikepang sebanyak 3 atau 5 buah.

Selain itu, bunga ini sangat cocok untuk menambah kecantikan rumah kita.

Mitos Bunga Rubber Plant

Rubber Plant, Sumber Gambar by Google

Rubber Plant memiliki daun berbentuk bulat pada bagian ujungnya.

Tanaman ini mudah untuk dipelihara dan hanya perlu disiram secara berkala.

Sama seperti merawat bunga kaktus dan sukulen yang tidak membutuhkan banyak perawatan.

Rubber Plant merupakan simbol dari kemakmuran, keberuntungan dan juga kesehatan.

Sangat cocok diletakkan di pekarangan atau di sudut rumah.

Mitos Bunga Peace Lily

Bunga Lily, Sumber Gambar by Google

Bunga ini memiliki nama latin Spatiphyllum, dan banyak terlihat menghiasi pekarangan rumah orang. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang hanya satu lembar dan tangkai di bagian tengahnya.

Sesuai dengan namanya Peace Lily, bunga ini merupakan simbol kedamaian dan sebagai tanaman pembersih udara.

Tentunya akan sangat berpengaruh bagi kesehatan orang yang melewati tanaman ini.

Mitos Crasulla Ovata

Tanaman Jade (Crasulla Ovata), Sumber Gambar by Google

Bunga Crasulla Ovata atau Tanaman Jade merupakan jenis sukulen dan mitos bunga memiliki efek positif kesejahteraan dan kekayaan.

Mitos Anggrek

Bunga Anggrek (Foto: Tamanku)

Bukan hanya cantik, bunga yang biasanya ditanam pada taman atau pekarangan rumah ini melambangkan cinta.

Dipercaya bisa memberikan keberuntungan dalam asmara, ketenteraman hati bagi yang melihat serta mempererat hubungan keluarga.

Bunga anggrek selain dipercaya memiliki feng shui yang baik, bunga ini juga sering dikaitkan dengan kesuburan.

Anggrek sangat cocok di tanam di pekarangan rumah pasangan yang baru menikah.

Palm

Tanaman Palm, Sumber Gambar by Google

Tanaman hias palm merupakan salah satu jenis tanaman yang sangat mudah untuk dijumpai.

Palm juga ampuh menyerap zat-zat kimia negatif, seperti formaldehyde dan xylene yang berasal dari karpet atau perabotan baru.

Secara ilmiah, tanaman Palm sangat baik untuk kesehatan.

Maka tidak ada salahnya jika kita menanam tanaman ini di pekarangan atau meletakkannya di dalam rumah.

Baca juga beritaku: 3 Cara Merawat Jenis Anggrek Dendrobium Yang Menggemaskan

Namun, semua mitos tersebut tidaklah bisa kita jadikan patokan atas takdir seseorang.

Pada hakikatnya hidup, mati, dan rejeki telah diatur oleh Tuhan.

Tidak sepatutnya kita mempercayai hal-hal yang tidak mendasar. Maka sebaiknya kita meminta perlindungan dan berdoa hanya kepada Tuhan.

Tapi tak ada salahnya jika kita menanam tanaman hias tersebut untuk memperindah halaman dan juga ruangan di rumah kita.

Demikianlah sedikit pemaparan tentang Bunga Edelweis dan ke 7 kembang lainnya yang memiliki mitos tentang keberuntungan, kesehatan, dan juga rejeki.

Semoga kita bisa berjumpa kembali di lain kesempatan dengan artikel yang tak kalah menarik.

Tetap sehat dan selalu jaga jarak serta hindari kerumunan. Jaga kesehatan tubuh, pikiran dan lingkungan kita. Dan jangan lupa menggunakan masker saat berpergian. Stay save and stay healthy..

Baca juga beritaku: 10 Jenis Alocasia, Cara Merawat, Harga Jual dan Keunikannya

Merupakan Penulis Tetap Berpengalaman Dalam Berbagai Kategori