SMS Penipuan, yang dikirim oleh orang yang tidak bertanggung Jawab (Foto : Screen Beritaku.Id)

Menyikapi SMS Penipuan, Google Mengamankan 9 Negara Ini

Diposting pada

Beritaku.Id, Makassar – Sering mandapatkan SMS Penipuan? Yang dikirimkan oleh pengguna yang tidak bertanggung jawab. Tedapat beberapa korban akibat SMS Penipuan tersebut, 14/12/2019.

“PT.SHOPEE
Selamat
No.Anda terpilih
M-dapatkan
hadiah ke-2
Rp.175jta
PIN pemenang (J7K2B59)
U/info hadiah klik
bit.ly/shopee5299″

Contoh SMS spam

Diarahkan untuk mengklik tautan, dan pelaku berupaya membuat website gratis dengan tampilan, menyerupai website resmi.

SMS Penipuan
SMS penipuan, mencantumkan alamat website gratis dalam melancarkan aksinya
(Foto : Screen Beritaku.Id)

Tapi karena hal ini adalah perbuatan tidak bertanggung jawab maka website tersebut, beberapa hari kemudian ditutup oleh pelaku SMS penipu tersebut.

Kejadian SMS penipuan ini telah memakan korban banyak, didalam menjalankan aksinya, mencantumkan nomor telepon untuk dihubungi mengenai hadiah yang dimaksud.

Azwar, salah seorang Warga Gowa menyampaikan kepada Beritaku.Id, bahwa kasus ini harusnya tidak terjadi, dan bisa dilakukan pencegahan.

“Harusnya diperketat proses registrasi Kartu sesuai KTP pengguna. Dan ada Kontak atau wadah yg mobile sebagai tempat aduan masyarakat jika mendapatkan sms penipuan”

Azwar Zulfikar

Ada persoalan yang dihadapi oleh pihak kepolisin untuk mengungkap kasus seperti ini, dengan longgarnya registrasi ini, karena data tidak bisa mengarahkan kealamat Pelaku

Lanjutnya

Saat ini yang ada di ekpolisian adalah bisa mendeteksi posisi terakhir pelaku kejahatan, tapi belum bisa mengetahui alamat pemilik nomor sebab saat registrasi, tidak ketat, tutur lelaki jomblo tersebut.

Sikap Google Menghadapi SMS Penipuan

Google tidak tinggal diam yang banyak merugikan tersebut, sebab diera pengiriman pesan instan, yang harusnya pengiriman bisa menggunakan aplikasi Whatsapp.

Namun masih saja ada perusahan yang memanfaatkan pengiriman SMS, meski banyak dimanfaatkan oleh pelaku tidak bertanggung jawab.

Kondisi tersebut membuat pihak Google segera mengambil langkah serius untuk menangani spam SMS Penipu ini, dengan melakukan SMS verifikasi kepada seluruh pengguna Android.

Hal ini dimaksud kepada pengguna android, smatphone, IOS dan lain sebagainya, dengan menggunakan surat eletronil basis Gmail, sebagai penyimpanan data nomor handphone.

Selama ini pelaku SMS Penipu memanfaatkan OTP (one Time Password) bagi pengguna.

Dengan SMS verifikasi langsung bisa melakukan pelacakan terhadap SMS yang masuk, apakah itu penipu atau resmi.

Google membuat program, bahwa SMS resemi akan mencantumkan logo serta nama perusahaan pengirim pesan, sehingga tampilan ditampilan pengirim adalah nama perusahaan lengkap dengan brand (merk/logo).

Bradesco salah satu perusahaan yang beroperasi di Brasil dan Argentina, Amerika Serikat, Kepulauan Cayman, dan Inggris Raya. Bradesco menawarkan kartu kredit, asuransi, dan dana pensiun.

Untuk pelanggannya, menggunakan aplikasi OTP tersebut, dan untuk melindungi pelanggan, menggunakan program kerjasama dengan Google, sehingga pengiriman SMS untuk customer, mencantumkan nama dan logo perusahaan teserbut.

Apakah Pencegahan SMS Penipu Tersebut Sudah Ada Di Indonesia?

Saat ini Negara yang mendapatkan layanan Google tersebut baru sampai kenegara :

  1. AS,
  2. Brasil,
  3. India,
  4. Meksiko,
  5. Prancis,
  6. Inggris,
  7. Kanada
  8. Spanyol, dan
  9. Filipina.

Filipina adalah negara Asean satu-satunya yang bisa menikmati fitur ini, Indonesia belum bisa menikmati layanan ini.

Namun pihak Google, tetap akan memberikan layanan fitur ini diseluruh negara, saat ini baru pada tahap, melakukan uji dan akurasi pada 9 negara tersebut. dengan melakukan sample kebeberapa negara.

Bagikan Ke