Stekol yang Tulus akan menghargai sikapmu
Ilustrasi : Ketika Stekol (Pacaran) harus saling menghargai perasaan (Foto:Merdeka)

Stekol Tak Menghargai Tulusmu, Pergilah, Jangan Menoleh Kebelakang

Diposting pada

Ketika kekasihmu Tak Menghargai Tulusmu, maka pergilan. Jangan Menoleh Kebelakang

Beritaku.Id, Lifestyle – Apakah dia Tak Menghargai Tulusmu? padahal kamu sudah melakukan yang terbaik buatnya?

Stekol (pacaran) atau pacar. Seharusnya saling menjaga keseimbangan, Mencintai dengan tulus akan ketulusan, namun jika dia pacarmu tak Menghargai keihklahasan yang kamu berikan. Maka ikhlaslah dengan mengikhlaskan ia pergi, setelah itu pergi dan menjauh dan jangan menoleh kebelakang.

Dengan pacar, pasangan, kekasih atau stekol, adakalanya saat kita sudah mencintainya dengan tulus dan ikhlas. Namun masih saja ketulusan dan keikhlasan tidak di hargai olehnya.

Karena tidak semua orang bisa menghargai ketulusan dengan segala keikhlasan cinta seseorang. Kadang mereka datang bukan karena tulus memberikan keikhlasan kepadamu, namun hanya menjadikanmu pelampiasan perasaan pada rasa sesaat.

Stekol Tak Menghargai Semua Tulusmu

Jika dia tidak menghargai ketulusanmu. Jangan bersedih karena yang harus kau lakukan adalah harus membayar tulusmu dengan cara ikhlaskan dia yang kau cintai.

Kau harus bisa ikhlas kehilangannya, kau harus beranjak dan pergi meninggalkannya. Jangan menoleh kebelakang lagi agar dia juga sadar bahwa yang ikhlas dan penuh rasa tulus juga bisa pergi.

Tulus Tidak Berarti Tidak Bisa Pergi

Percayalah yang tulus juga bisa pergi jika ketulusannya tidak pernah dihargai.

Karena ketulusan itu bukan hanya tentang bertahan meski tak pernah dihargai.

Ketulusan dan keikhlasan bukan hanya tentang ingin terus bertahan. Tanpa ada niatan untuk pergi meninggalkan atau menjauhi yang tidak menghargai nilai tulus dan ikhlas.

Ketulusan juga tentang pergi meninggalkan atau menjauhi ketika ketulusan keihklasan yang coba diberikan namun tak pernah dihargai dengan apresiasi manusiawi.

Adakalanya Ketulusan Itu Harus Dibayar Dengan Pergi Meninggalkan
Meski mencintai dengan tulus bukan berarti harus tetap bertahan walau tak pernah dihargai dan yang dicintai tidak menganggap tulusmu.

Ketika Dia tak Menghargai Tulusmu, Maka Pergilah
Ilustrasi : Tersenyum saat pergi meninggalkan stekol, karena dia tidak menghargaimu lagi (Foto:Istimewa)

Adakalanya ketulusan keikhlasan diri itu harus dibayar dengan pergi meninggalkan.

Karena seberapa pun lamanya bertahan jika tidak pernah dihargai pun akan merasa lelah dan menyerah.

Sehingga tidak ada cara lain untuk menunjukkan ketulusan selain dengan cara pergi meninggalkan, ketika pergi jangan pernah mencari jejaknya lagi.

Tidak Dihargai, Maka Pergilah

Ketika Ketulusanmu Tidak Dihargai, Kau Bisa Menunjukkan Bahwa Ketulusan Bukan Hanya Tentang Bertahan Namun Juga Tentang Pergi Meninggalkan

Dengan cara apa lagi kau ingin menunjukkan ketulusanmu selain dengan cara pergi meninggalkannya.

Ketika kau sudah berusaha menunjukkan ketulusanmu namun selama itu juga ketulusanmu tidak pernah dihargai, maka kau bisa pergi darinya.

Karena menunjukkan ketulusan bukan hanya dengan cara tetap bertahan walau tidak pernah dihargai. Namun ketulusan juga bisa ditunjukkan dengan cara pergi meninggalkan.

Yang Tak Menghargai Ketulusanmu Bayarlah Dengan Keikhlasan Agar Dia Tau Bagaimana Rasanya Kehilangan

Kau tidak bisa tetap bertatan dengan seseorang yang tidak bisa menilai semua perasaan.

Jika kau tetap bertahan, maka sampai kapan pun dia tidak akan bisa mengangggapmu ada.

Ketika ketulusanmu tidak dihargai maka bayarlah dengan keikhlasan agar dia tau bagaimana rasanya kehilangan. Dan agar bisa menghargai sebuah ketulusan hati dilain hari.

Pergilah Tanpa Harus Melihat Lagi Kebelakang Hingga Ia Sadar Bahwa Ketulusan Tidak Bisa Disia-Siakan

Ikhlaskanlah agar ketika kau pergi sudah tidak memiliki perasaan yang tersisa. Perhilah tanpa harus melihat kebelakang lagi, hingga dia yang kau tinggalkan merasa sadar dan menyesal.

Agar dia yang kau tinggalkan berhenti menyia-nyiakan.

Pergilah tanpa menengok kebelakang lagi, hingga dia berpikir bahwa ketulusan seseorang memang tidak bisa dipermainkan.

Memang sangat menyakitkan bila kita sudah tulus mencintai namun tidak dihargai oleh dia. Bersabarlah, suatu saat akan ada seseorang yang akan tulus mencintaimu juga

Bagikan Ke
  • 1
    Share