Dzikir Ya rahman Ya rahim
Dzikir Asmaul Husna (Foto: jurnalgarut.pikiran-rakyat.com)

3 Dzikir Untuk jodoh: Ya Rahman Ya Rahim Dan Ya Latif

Diposting pada

Ya rahman Ya rahim, lantunan yang terus berkumandang pada setiap belahan dunia. Semua bersimpuh, berdzikir untuk semua keinginan yang terpanjatkan agar mendapat jawaban dari pada Tuhan mereka. Hingga pada keinginan bertemu dengan jodoh, teman hidup mereka. Jadi, begini jelasnya.

Beritaku.id – Berita Islami_ Engkau begitu perkasa, dengan segala kekuatan yang Engkau miliki. Sungguh, membuat hati bergetar mengingat warna dan isi sebuah dunia yang terbalut asma “dunia”. Semua tunduk dan bersimpuh, memohon kasih dan sayang-Mu.

Oleh: Ayu Maesaroh(Penulis Berita Islami)

Tuhan telah memberikan kita kenikmatan dengan segala kemudahan yang ada dalam hidup manusia. Mereka dengan kesempurnaan yang mana atas kehendak Allah, mereka dapatkan.

Hingga pada akhirnya Allah memberikan teman hidup, agar mereka dapat melewati berbagai ujian yang ada. Bersama dengan teman hidup hingga ikrar bersama hingga maut memisahkan.

Ya rahman Ya rahim, lantunan tersebut seperti tidak pernah ada habisnya, hingga membuat siapa saja terus melantunkannya. dan pada akhirnya mereka lelah dan tertidur pulas.

Sungguh, benar-benar Allah adalah Maha rahman dan Maha rahim. Penuh kasih sayang dan rahmat yang selalu Tuhan berikan kepada manusia. Dan murkalah Ia jika makhluk-Nya ingkar kepada Allah


Bentuk Dzikir Ya Rahman Ya Rahim

Bentuk dzikir (Foto: liputan6.com)

Dzikir dalam bentuk apapun, mereka memiliki amalan serta kebaikan yang ada pada balik lantunan dzikir yang mungkin sudah menjadi amalan kita.

seperti contohnya adalah amalan dzikir dengan menyertakan nama-nama Allah yang baik, yakni Asmaul Husna. Hal tersebut merujuk kepada salah satu keuntungan daripada dzikir menggunakan nama-nama Allah yang baik tersebut.

Ialah pintu rezeki yang semakin lebar, dan yang pasti rezeki tersebut penuh dengan rahmat Allah, keberkahan dari Allah, dan sebagainya.

Entah dalam bentuk Ya rahman Ya rohim, ataupun nama-nama Allah yang baik lainnya. Untuk pengamalannya sendiri, ada beberapa cara yang bisa menjadi referensi kalian agar nantinya dzikir tersebut dapat tersampaikan langsung kepada Allah SWT.

Baca juga beritaku: Dzikir Tengah Malam dan Khasiatnya Bagi Kehidupan

Diriwayatkan dalam sebuah hadist, ada beberapa bentuk pengamalan dari dzikir Ya rahman dan ya rohim ini. Seperti misalnya melakukan dzikir Ya rahman sebanyak 500 kali yang mana terbagi atas 5 waktu shalat wajib.

Niscaya akan memberikan ketentraman hati kepada kita, ummat manusia. Begitu juga dengan Ya rohim, yang bisa dibaca 100 kali setelah shalat wajib.

Niscaya orang-orang yang ada pada sekitar kita, mereka akan merasakan bagaimana daya tarik kasih sayang, serta ketulusan kita terhadap mereka.

Perbedaan Makna Dzikir Ya Rahman Dengan Ya Rahim

Perbedaan Ya Rahman dan Ya Rahim (Foto: dream.co.id)

Tapi, apa perbedaannya dari pada dzikir Ya rohman dan Ya rohim tersebut? Keduanya adalah rangkaian frasa yang tidak bisa terpisahkan antara satu dengan yang lain.

Yang mana mereka bagaim koin terbelah, dengan dua sisi yang saling melengkapi. Ada Ya rohman, yang Maha kasih, dan Ya rohim, yang Maha penyayang.

Kasih dan sayang, dua hal yang merupakan kebutuhan daripada manusia, untuk dapat terus hidup, merasakan cinta kasih dari orang-orang yang ada di sekitar, terutama dari Sang Maha Kuasa.

Meski berdampingan nyatanya hal tersebut berbeda, terutama dalam pemaknaannya. Sehingga target dari perasaan serta hikmah yang dapat diambil dari dzikirnya pun berbeda.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa keduanya memiliki perbedaan dalam pemaknaan. Yang pertama adalah Ya rahman.

Yang artinya Yang Maha Pengasih. Maha pemberi keberkahan dari setiap rezeki (halal) yang kita dapatkan atas pekerjaan yang kita lakukan. Sehingga semua kebutuhan terpenuhi, cukup dan tidak ada kekurangan apapun.

Hingga hal tersebut memberikan efek kepada dzikir kita, yang mana bertujuan agar kita menjadi orang yang ingat kepada Allah, tidak lupa, dan selalu ingat bahwa kia adalah makhluk Allah yang selalu meminta berada dalam kasih-Nya.

Lalu yang kedua adalah Ya rahim, yakni berarti Maha Penyayang. Maha suci Allah dengan segala kasih sayang kepada ummatnya. Dan tidak pernah tidak adil untuk menyayangi semua makhluk yang ada di dunia.

Hingga pada sebuah tafsiran yang mana kata tersebut ditujukan hanya kepada makhluk Allah yang beriman. Hal tersebut berpedoman pada satu surat yang artinya:

Dan Dialah (Allah) maha penyayang kepada orang-orang yang beriman..

Qs. Al-Ahzab: 43

Maka tujuan dalam berdzikir melantunkan asma Allah Ya rohim, hikmah yang dapat kita rasakan adalah orang-orang yang ada pada sekitar kita, mereka akan merasakan betapa ketulusan kita terhadap mereka.

Rasa kasih sayang akan tersampaikan dengan cepat dan mudah. Tanpa adanya penghalang apapun itu. Niscaya semua orang akan merasakannya.


Cara Mengamalkan Dzikir Ya Rahman Ya Rahim

Cara mengamalkan sebuah dzikir (Foto: kalam.sindonews.com)

Lalu, bagaimana caranya kita dapat mengamalkan sebuah dzikir? Baik dzikir tentang Ya rahman dan Ya rahim, ataupun jenis lainnya?

Jawabannya adalah, dengan membaca dari keduanya, tanamkan dalam hati, apa yang ingin kalian tujukan atau sebagai alasan mengapa kalian berdzikir menggunakan jenis demikian.

Baca juga beritaku: Amalan Sholat Maghrib, Dzikir Dan Bacaan Doanya

Karena berdzikir adalah hal yang sangat penting guna meminta kepada Allah agar semua permasalahan yang ingin kita selesaikan dapat membuahkan jalan keluar.

Jadi, kembali lagi, tergantung pada niat dari orang yang ingin mengamalkan amalan dzikir tersebut. Karena, ada begitu banyak keuntungan yang kita dapatkan melalui amalan dzikir yang kita kerjakan.

Saat Kapan Kita Baca Untuk Jodoh?

Bertemu dengan jodoh lewat dzikir (Foto: law-justice.co)

dan karena tergantung dari apa yang kita maksud, tidak jarang dari beberapa orang yang menggunakan dzikir sebagai salah satu alternatif untuk mereka mendapatkan petunjuk mengenai jodoh mereka.

Biasanya yang demikian adalah orang yang umurnya sudah pantas menginjak kepada jenjang pernikahan. Hingga pada akhirnya mereka pun tidak jarang bertemu dengan jodohnya, lewat jalan yang Allah ridhoi.

Dan tidak sedikit pula yang masih terus menerus melakukan amalan tersebut, dengan harapan agar bertemu jodoh mereka. Lalu, bagaimana dan kapan kita dapat baca dzikir tersebut agar mendapatkan jodoh sesuai dengan keridhoan Allah?

Salah satunya menggunakan dzikir Fatimatuz Zahra, yang dapat kita amalkan dengan cara melakukan shalat dua rokaat di waktu apapun. Lalu setelah itu membaca beberapa bacaan.

Seperti subhanallah sebanyak lebih dari 30 kali, lalu alhamdulillah serta allahuakbar sebanyak lebih dari 30 kali. Lalu setelah itu membaca surah yang ada dalam Al-Qur’an, seperti surah Yaasin misalnya.

Bentuk Dzikir Ya Latif

Bentuk dzikir Ya Latif (Foto: umroh.com)

Selain jenis dzikir Ya rahman dan Ya rahim, adapulah jenis yang lainnya, serta dapat kita amalkan juga pada kehidupan sehari-hari kita.

Ya, benar, ialah jenis dzikir Ya Latif. Adalah jenis dzikir yang mana mempunyai banyak manfaat, salah satunya adalah melembutkan hati dari buah hati, serta mendekatkan kita kepada jodoh kita.

Jenis dzikir ini juga identik dengan jumlah yang harus kita baca pada setiap setelah shalat fardhu. Ialah berjumlah sebanyak 129 kali dan disebar pada setiap setelah shalat fardhu.

Bentukdari amalan dzikir ini, biasanya membaca shalawat Nabi, setelah itu membaca surah Al-Fatihah. Yang mana bacaan tersebut memiliki tujuan tertentu. Seperti contohnya melembutkan hati seorang anak, dan sebagainya.

Cara Mengamalakan Dzikir Ya Latif dan Manfaatnya

Amalan dzikir (Foto: kabarmakkah.com)

Lalu bagaimana cara kita mengamalkan dzikir jenis Ya Latif ini? Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, bahwasannya jenis dzikir ini memiliki beberapa manfaat.

Salah satunya adalah agar membuat hati dari sang buah hati menjadi lebih lembut, dapat menghargai orang lain, tidak berniat untuk menyakiti orang lain, dan sebagainya.

Begitu juga dengan manfaat lainnya, yang mana seperti mendekatkan kita dengan jodoh kita, yang sesuai denganAllah ridhoi, sehingga mereka akan selalu setia dan taat kepada agama, dan Tuhan-Nya.

Atau bagi yang sudah berkeluarga, dzikir ini juga bermanfaat untuk menghindarkan diri dari rasa benci, saling menyakiti, menyalahkan satu dengan yang lain, serta beberapa hal negatif lainnya.

Maka, bagaimana cara mengamalkannya? Untuk tujuan memberikan kelembutan pada hati dari sang anak. selaku orang tua harus selalu melakukan dzikir Ya Latif dengan membaca shalawat Nabi, setelah itu membaca Al-Fatihah.

Kemudian membaca lagi salah satu surat yakni At-Taha dari awal ayat sampai dengan akhir. Lalu usap sang anak pada bagian kepala, dan berdoa sesuai dengan tujuan yang ada.

Baca juga beritaku: 5 Kedahsyatan Dzikir Asmaul Husna Untuk Ketenangan Hati

Selama anak tidur, bacalah dzikir Ya Latif berulang kali dalam hati kita. Dan saat anak kita bangun tidur, peluklah mereka, lalu lafadzkan dalam hati “Ya Latif”, setelah itu berdoa untuk kebaikan sang anak.

Begitu juga halnya jika ingin didekatkan jodohnya oleh Allah. Yang mana Membaca shalawat Nabi serta Al-Fatihah. Jika sudah, maka kalian membaca dzikir ‘Ya Latif” dan sematkan doa yang ingin kalian panjatkan kepada Allah SWT.

Keuntungan dari Membaca Dzikir Ya Latif

Keuntungan berdzikir (Foto: kumparan.com)

Terlepas dari hal tersebut, ada beberapa keuntungan yang dapat kita petik, jika mengamalkan dzikir Ya latif ini. Selain dari membuat hati anak menjadi lebih lembut dan mengubah mereka menjadi pribadi yang bijaksana karena kelembutannya.

Juga mendekatkan diri kepada jodoh kita, yang mungkin sampai detik ini belum ada jawaban apa-apa dari Allah. Istilahnya, kita mengetuk pintu hati dari Allah, agar memberikan informasi tentang kapan dan seperti apa kita didekatkan jodohnya.

Lalu, selain beberapa keuntungan tersebut, ada juga keuntungan lainnya, antara lain:

Menghindarkan Diri dari Penyakit yang Serius

Manusia memang tidak dapat memprediksi kapan dan dimana ia akan merasakan sebuah rasa sakit, terutama akibat dari virus atau bakteri tertentu, yang menjelma sebagai penyakit serius.

Hingga pada akhirnya membutuhkan perawatan yang sangat intensif. Mau tidak mau, semua aktifitas lainnya akan mengalami kendala bukan? Dan sebagai makhluk-Nya, sangat tidak ingin hal tersebut terjadi.

Meningkatkan Rasa Sabar

Begitu pula dengan sebuah bencana ataupun musibah, yang juga tidak bisa terprediksi oleh manusia. Entah kapan, dimana, dan saat apa kita saat itu, pun tidak dapat terprediksi.

Dan tidak sedikit dari manusia yang pada akhirnya kecewa, sedih, hingga marah atas keadaan yang mereka alami karena bencana tersebut.

Maka, sudah sepatutnya kita bersabar dan bertawakal kepada Allah, agar terus mendapatkan kekuatan dalam menjalani hidup serta cobaan yang ditimpakan kepada kita.

Melancarkan Rezeki

Yang mana hal ini sudah menjadi khasiat atau manfaat umum dari sebuah dzikir. Entah dzikir apapun, baik dalam bentuk Ya rahman Ya rahim, Ya latif, ataupun jenis lainnya.

Karena Allah adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dengan segala kehendak-Nya, Allah memberikan rezeki kepada setiap ummat-Nya, sesuai dengan kebutuhan mereka, dan hal tersebut tidak pernah bisa tertukar antara ummat satu dengan yang lainnya.

Penutup

Jadi, begitulah Tuhan menyayangi ummat-Nya. Memberikan jalan untuk mereka berusaha mendapatkan hati dari sang Tuhan. Penguasa alam dan seisinya.

Dengan sifat Allah Ya Rahman dan Ya rahim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Allah tidak pernah membedakan ummatnya dari segi manapun. Yang membedakan hanya dari segi keimanan serta ketakwaan dari mereka kepada Allah SWT.

Sekian, semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka:

  1. https://beritakbb.pikiran-rakyat.com
  2. https://muslim.or.id
  3. https://akurat.co
  4. https://www.okezone.com
  5. https://passinggrade.co.id