Jenis Kopi
Kopi Tradisional

Kopi Sangit Tradisional Djogja, Aroma Khas Kayu Bakar

Diposting pada

Kopi Sangit memang berbeda dari yang lain. Pengolahan kopi dengan mesin canggih sudah menjamur di seluruh negeri. Cita rasa modern merebak.

Beritaku.id, Lestari – Tanpa sadar justru metode tradisional lah yang berkesan di lidah. Aroma sangit yang berasal dari kayu bakar membawa kembali memori masa silam di Djogja.

Ada rasa yang sulit terlupa. Jauh sebelum LPG kita temukan seperti sekarang ini, kepulan asap dari kayu bakar menjadi pemandangan yang hari ini tinggal menjadi kenangan.

Masa lalu saat nenek kerap memasak dengan kayu. Mengenangnya kembali melalui kopi ini sungguh membuat rindu ini hilang.

Dari makanan hingga minuman, semua dengan menggunakan aroma kayu bakar yang khas, termasuk Kopi yang menjadi identitas yang selalu melabelisasi lelaki.

Baja juga beritaku: Kopi Dan Identitas Pria, Filosofi, Kategori, Dan Ukuran

Tahukah anda apa itu kopi sangit?
Nah artikel ini menjelaskan mengenai aroma khas tersebut.

Pengertian Kopi Sangit

kopi sangrai
Kopi Sangit (sumber: Tika)

Kopi Sangit adalah kopi yang telah melalui proses sangrai dengan metode tradisional. Penggunaan kayu bakar menjadi pembeda cita rasa kopi ini dengan kopi lainnya yang cenderung menggunakan mesin canggih.

Adapun hasil dari pengolahan kopi ini adalah aroma sangit. Ketika kayu telah mengalami proses pembakaran, asap akan masuk ke dalam kopi dan merebak. Aroma asap tersebut dalam bahasa Jawa adalah Sangit.

Dalam bahasa Jawa, sangit adalah berbau seperti kerak gosong atau hangus.

Kendati demikian, kopi ini tidaklah berarti kopi yang memiliki tingkat kematangan berlebih melainkan lebih menekankan kepada aroma yang ada.

Untuk menjaga aroma tersebut, maka kopi yang telah melalui proses sangrai ini tidak langsung menjadi bubuk.

Penyimpanan pada wadah yang benar akan mempertahankan aromanya. Hanya pada saat hendak dikonsumsi, barulah terjadi proses penggilingan.

Nama Latin Kopi

Pemilihan biji kopi
Proses pengupasan kulit kopi (dok. pribadi)

Awal mulanya kata Kopi berasal dari bahasa Arab: Kahwah (minuman yang memberi energi). Kemudian beralih menjadi Kahveh dalam bahasa Turki dan terserap Koffie oleh bangsa Belanda. Inilah yang kemudian dipakai bangsa Indonesia.

Kopi adalah tanaman lima tahunan yang kini populer di seluruh dunia. Masyarakat cenderung beralih dari kemasan gunting menuju sajian murni.

Tanaman kopi terbagi menjadi dua jenis secara garis besar yaitu Kopi Arabica (Coffee arabica L) dan Robusta (Coffee canephora pierre). Semua itu tentung tergantung dari jenis masing-masing kopi tersebut.

Ada pula kopi Liberica (Coffee liberica) yang lebih mudah untuk tumbuh. Keluarga kopi adalah Rubiaceae dengan biji berkeping dua (dikotil). Namun di beberapa tempat ada pula biji kopi berkeping satu. Ia memiliki nama Kopi Lanang. Demikian masyarakat Jawa menyebutnya.

Buah kopi memiliki warna hijau yang kemudian menguning. Lambat laun semakin matang maka warnanya semakin merah. Varietas Arabica memiliki ukuran biji lebih besar yaitu 12-18 mm sedangkan Robusta 8-16 mm.

Buah kopi yang telah matang akan mengandung banyak lendir dan memiliki rasa manis. Umumnya produsen kopi akan memanfaatkan lendir tersebut untuk pengolahan kopi menjadi honey, natural, dan wine.

Kopi merupakan tanaman angiospermae atau berbiji tertutup. Memiliki tiga lapisan yaitu kulit luar, kulit tengah, dan kulit dalam. Begitu banyak manfaat minuman tersebut hingga masyarakat Eropa telah memperkenalkannya 3000 tahun yang lalu.

Jenis Kopi Sangit

Kopi Sangit 2 model
Jenis kopi sangit (dok. pribadi)

Ada dua jenis kopi dalam Kopi Sangit. Yakni Robusta dan Arabica. Dengan kekuatan medium sangrai, kopi-kopi tersebut menghasilkan rasa yang pas di lidah.

Untuk Lokasi pengambilan biji kopi adalah di daerah Dusun Sirap, Banaran, Semarang. Biji kopi berasal dari Gunung Kelir.

Tidak menutup kemungkinan juga berasal dari Temanggung dan beberapa wilayah di Indonesia. Namun penyetor andalan adalah Dusun Sirap.

Ketika Robusta melimpah di wilayah Turgo, Sleman, maka sangat memungkinkan untuk membuat produk sangit dari jenis kopi ini. Liberica juga pernah menjadi rangkaian varian produk namun sepi peminat.

Perbedaan masing-masing varian tergantung lokasi tumbuh dan kekhasan masing-masing daerah. Robusta dengan kecenderungan pahit sedangkan Arabica dengan mayoritas rasa masam nya. Kendati masam, namun jenis ini tidaklah memberi pH asam.

Cara Pembuatan

Proses menyangrai
Metode sangrai kopi (Foto: Tika)

Sebelum menghasilkan kopi dengan aroma sangit, beberapa peralatan tradisional memerlukan persiapan khusus.

Yakni tungku roket dan gerabah kendi. Tungku roket adalah rangkaian bata yang tersusun sedemikian rupa untuk menjaga panas.

Ada pula gerabah kendi sebagai wadah untuk menyangrai kopi. Terbuat dari tanah liat, kendi tersebut juga dapat mempertahankan panas. Selanjutnya hanya perlu memasukkan bahan bakar.

Tidak ada kriteria khusus kayu jenis apa. Yang terpenting adalah merupakan kayu keras. Dengan demikian akan lebih irit dan juga lebih panas.

Cara mengoperasikan:

  1. Menyulut kayu dengan api dalam tungku.
  2. Panaskan gerabah sehingga mencapai suhu sekitar 200 sd 250ºC.
  3. Setelah suhu seluruh permukaan luar kendi mencapai 200ºC, masukkan Coffee Green Bean.
  4. Sangrai kopi hingga matang sambil memutar kendi selama sekitar 10 sampai 15 menit sesuai jenis kopi. Umumnya Arabica memakan waktu yang lebih sebentar daripada Robusta.
  5. Keluarkan biji kopi yang sudah matang kipas agar dingon.
  6. Siap untuk lanjut ke proses giling dan konsumsi.

Sebaiknya tidak menggiling kopi jika tidak segera dikonsumsi. Hal itu karena dapat mengurangi aroma asli kopi.

Bahkan penyimpanannya pun harus di tempat kedap udara. Kopi adalah penyerap bau yang sangat baik.

Oleh sebab itu jika ada istilah kopi berbau buah dan sedikit memiliki rasa buah, maka hal itu terjadi akibat penyimpanan maupun penanaman yang dekat dengan lokasi buah.

Pernahkah melihat penghilang bau di mobil dengan bahan dasar kopi? Hal itu terkait karakter kopi yang menyerap bau. Bahkan di jaman dulu bubuk kopi merupakan sarana menghilangkam aroma tidak sedap pada mayat.

Menikmati Kopi Sangit Kedai Aroma Kayu Manis

Kopi Sangit
Kedai Aroma Kayu Manis (dok. pribadi)

Setelah mengetahui perjalanan kopi sangit, maka tiba saatnya untuk mengetahui lokasi penyedia kopi ini.

Bagi pecinta kopi, jangan sungkan untuk memgunjungi Kedai Aroma Kayu Manis yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta.

Pecinta kedai Aroma Kayu Manis
Penggemar Kopi Sangit (dok. pribadi)

Ketika nongkrong di Kafe kopi menjadi sangat marak, kedai ini menawarkan sesuatu yang lagi-lagi tidak biasa.

Tidak perlu khawatir merogoh kantong dalam-dalam, semua sangat aman di kantong. Nikmati suasana kaki gunung dan jika beruntung dapat melihat indahnya gunung Merapi.

Bahkan ketika membutuhkan privasi, berada di Kedai kopi ini membuat merasa nyaman. Lebih tepatnya cek di Google Map mengenai titik kedai ini. Tidak terlalu ramai dan cocok untuk menjaga privasi anda.

Lopi Sangit Djogja
Kopi Sangit bubuk siap beredar (dok. pribadi)

Jika ingin merasakan kembali cita rasa sangit, mintalah sajian bubuk dari varian kopi di kedai ini. Anda juga boleh meminta dalam bentuk tidak digiling. Dengan demikian aromanya akan terjaga lebih lama.

Cara Menikmati Kopi

Ada beberapa cara untuk menikmati minuman populer ini. Namun pastikan dulu untuk memilih varian yang tepat.

Siapkan air panas mendidih dan letakkan dalam gelas hingga suhunya 70 derajat celcius.

Suhu yang terlalu panas.akan meleburkan kafein dan membuat kopi semakin pahit. Itulah sebabnya sebaiknya mendiamkan air panas mendidih beberapa saat sebelum menuangkannya ke bubuk kopi.

Tuangkan bubuk kopi dengan perbandingan 1:10. Tuangkan air dengan gerakan memutar hingga muncul gelembung.

Setelah seluruh bubuk tenggelam, tambahkan air hingga 100 ml. Namun bagi pecinta espresso, buatlah dengan menggunakan mesin press atau alat press manual.

Nilai Dan Filosofi Coffe
Kopi Memiliki Nilai Moralitas (Foto: Paradase)

Caranya dengan mengambil 10 gram serbuk kopi dan masukkan dalam alat press. Tuangkan air panas secukupnya.

Sebaiknya menikmati kopi tanpa gula. Walaupun sulit namun memiliki banyak manfaat. Cobalah dari tingkat sangrai medium sehingga tidak terlalu pahit.

Meminum kopi berbeda dengan meminum cairan biasa. Ia adalah minuman yang menarik hati banyak orang karena aromanya yang khas. Menghirup aroma kopi sebelum meminumnya adalah cara unik dan berkelas untuk menikmati segelas kopi.

Aroma setiap kopi berbeda-beda dan tentu dapat memperbaiki mood seseorang dalam menghadapi hari.

Sangat salah jika meminum kopi dengan gula. Pemanis pada kenyataannya bisa menutup cita rasa kopi yang sebenarnya. Rasa itu bertahan lebih lama di mulut. Menghilangkan rasa pahit dengan menambahkan gula di dalamnya bukan cara yang tepat. Cobalah menikmati minuman ini dengan unik dan keren dengan tanpa menambahkan gula. Rasakan saja perbedaannya.

Jenis Minuman Berbahan Kopi

Espresso – Memiliki aroma kuat dan tajam serta sedikit asam jika diekstraksi dengan benar. Minuman ini sebaiknya dengan cepat dikonsumsi karena cita rasanya muncul akibat panas yang ada.

Jangan heran jika memesan minuman ini dan mendapati gelas kecil yang tiba. Bahkan sangat pekat.

Long black dan Americano – Espresso dengan air. Ini adalah versi espresso encer dengan volume air lebih banyak. Ini merupakan pilihan yang baik ketika pemula mencoba kopi hitam yang lebih ringan.

Perbedaan antara long black dan Americano terletak pada crema, lapisan busa dari ekstrak espresso. Pada saat membuat long black, espresso mengalami ekstraksi langsung ke dalam air panas sambil mempertahankan crema-nya. Sedangkan Americano dengan menambahkan air panas ke dalam espresso.

Ristretto – Merupakan Espresso dengan separuh ekstraksi dan separuh volume espresso. Tidak terlalu memberi kesan pahit dan cenderung meninggalkan rasa manis.

Caffe latte – Dalam bahasa Italia, Caffe Latte berarti kopi (espresso) dengan susu. Ini merupakan pilihan paling aman dari kopi susu dengan jumlah sedang dan rasa kopi yang halus.

Cappucino – Espresso dengan susu dan busa ekstra tebal. Cappuccino Italia tradisional terdiri dari bagian yang sama dari espresso, susu dan busa susu. Ini merupakan pilihan bagi mereka yang menyukai kopi berbusa dan krim.

Menikmati kopi bukan meminumnya secara buru-buru. Menikmati kopi adalah dengan meminumnya perlahan-lahan. Rasakan aliran cairan kopi tersebut di mulut. Cara terbaik adalah menyeruputnya, sehingga segala macam rasa daat terasa. Temukan sensasi meminum kopi yang berbeda.

Jika setiap hari merasakan kopi hangat, sesekali cobalah untukmerasakan kopi dingin. Ketika udara panas, tentu saja minum kopi hangat bukan solusi yang tepat. Campurkan es dan kopi serta susu dan gula aren untuk menghilangkan dahaga di siang hari.

Kopi tidaklah sepahit penampakannya. Bahkan dengan mengolahnya di tangan yang tepat, kopi menjadi candu. Memulai aktivitas dengankopi sungguh awal yang baik. Manfaatnya bagi kesehatan juga tidak dapat sangat banyak.

Kesehatan jantung, memperbaiki metabolisme, dan tentu saja memperbaiki suasana hati merupakan efek yang sangat baik. Mulai sekarang, hindari kopi dalam kemasan dengan berbagai kandungan yang kurang baik bagi ginjal. Beralihlah pada kopi murni dengan kandungan 100% biji kopi asli.

Jadi apakah sudah siap memulai hari dengan secangkir kopi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *