Mafia Beraksi
Gerakan Dan Aksi Mafia (Foto: Gimindo)

Kelompok 5 Mafia Berpengaruh Dunia: Sejarah, Aksi Sosialnya

Diposting pada

Mafia adalah kelompok terorganisir yang keberadaannya telah diakui secara luas. Di setiap Negara terdapat geng mafia yang memiliki sejarah, ciri, dan aktifitas gelap yang berbeda-beda. Membuatnya menarik untuk ditelusuri. Namun, ternyata banyak mafia melakukan aksi social yang bermanfaat bagi masyarakat.

Beritaku.id, Lifestyle – Tuhan menciptakan segala sesuatu di dunia ini dengan berpasang-pasangan. Ketika laki-laki lahir, maka lahir pula perempuan. Ada gelap, ada pula terang. Saat kejahatan terjadi, kebaikan juga menyertai. Dan begitulah hukum kehidupan yang selalu memiliki dua sisi.

Oleh: Riska Putri (Penulis Lifestyle)

Dengan cara itulah, alam semesta menjaga keseimbangan. Sebagai contoh logis, meski sinar matahari menumbuhkan pepohonan, mereka akan mati terbakar jika mentari tak henti-henti berseri.

Karenanya munculah sang bulan yang di bawa malam. Ia datang agar tanaman dapat mendinginkan diri dan memenuhi kebutuhan lainnya seperti oksigen.   

Sama halnya dengan kehidupan dan kematian. Meski kematian selalu menyakitkan dan menyedihkan, jika manusia hidup abadi, bumi tak akan sanggup menjadi rumah untuk ditempati. Planet ini akan menjadi terlalu padat dan tak tersisa ruang untuk berbahagia.

Karena hukum keseimbangan itu pulalah, manusia terlahir dengan sifat, pemikiran, dan tindakan yang terbagi ke dalam 2 sisi: kejahatan dan kebaikan.

Ada manusia yang menghabiskan waktunya untuk berbuat baik kepada sesame. Ada pula mereka yang senang melanggar hukum dan merugikan orang lain.

Mafia

Kali ini kita akan membahas tentang kelompok penjahat yang selalu ada di berbagai Negara. Mereka di kenal dengan sebutan mafia.

Jika sebuah kelompok mafia yang memiliki jumlah anggota yang banyak, akan menjadi sangat kuat hingga bisa menguasai suatu kota atau Negara. Polisi, politikus, dan pemerintah pun tak sanggup mengendalikan mereka.

Untuk mempertahankan keberadaannya, tentu di butuhkan dana yang besar. Entah itu untuk membeli markas hingga membiayai gaya hidup para pemimpin dan anggotanya. Untuk itu, setiap kelompok biasanya memiliki bisnis untuk menghasilkan pundi-pundi uang.

Kita akan membahas 5 kelompok mafia paling besar dan berpengaruh di dunia. Termasuk sejarah, ciri para anggota, serta aktifitas bisnis yang mereka lakukan.

Lengkap dengan aksi social beberapa kelompok mafia yang sempat mengguncangkan dunia dan berdampak positif pada masyarakat.

Baca Juga Beritaku: Oknum Penyidik Polri Diadukan ke Propam

Sejarah, Ciri, dan Aktifitas 5 Kelompok Mafia Terkenal Dunia

Kelompok Mafia Medellin Cartel

Kelompok ini sangatlah berpengaruh dan memiliki bisnis cartel narkoba yang terorganisir rapi di Kolombia.

Selain berbisnis narkoba, mereka juga melakukan tindakan terorisme dan kriminalitas lainnya. Kelompok ini terbentuk di kota Medellin, Kolombia dan di dirikan oleh Pablo Escobar.

Medellin Cartel berjalan dari tahun 1972 hingga 1993. Tak hanya di Kolombia, mereka berhasil mengepakkan bisnisnya hingga ke mancanegara seperti Bolivia, Panama, Amerika Tengah, Peru, Kanada, dan Amerika Serikat.

Mereka menjualbelikan berton-ton kokain dan berhasil meraup keuntungan sebanyak 60 juta dollar Amerika setiap harinya. Hingga mereka meraih gelar sebagai salah satu kartel narkoba terbesar di dunia.

Meski awalnya di kenal sebagai penyelundup narkoba, kelompok ini mulai melakukan berbagai kekerasan.

Hal ini di lakukan untuk meraih tujuan politik dan melawan pemerintah Kolombia saat itu. Para anggota Medellin Cartel berani membom, menculik, bahkan membunuh penegak hukum dan politikus.

Membunuh semua saksi menjadi ciri khas kelompok ini saat menjalankan bisnisnya. Karenanya, mereka sangat sulit di tangkap.

Setelah memenangkan pemilihan sebagai anggota perlemen, Pablo Escobar mendapat kekebalan hukum.

Pablo Escobar. Sumber Britannica

Dengan ini, ia semakin brutal melancarkan kriminalitas. Namun karena itu pula, semakin banyak orang yang kontra dengannya. Perang melawan obat-obatan terlarang pun bergulir selama bertahun-tahun dan berakhir dengan terbunuhnya Escobar pada 2 Desember 1993.

Kelompok Mafia Sinaloa Cartel

Pedro Avilés Pérez mendirikan organisasi Sinaloa Cartel pada tahun 1989. Ia menjadi generasi pertama yang mencetuskan industry obat-obatan terlarang di Negara bagian Sinaloa, Meksiko.

Ia kemudian melahirkan para penyelundup generasi kedua dan seterusnya yang melestarikan bisnis gelap ini di Meksiko.

Kartel Sinaloa di kenal pula dengan nama La Alianza de Sangre (Aliansi Sedarah).

Sebutan ini muncul karena ketiga pemimpinnya yaitu Hector Luis Palma Salazar, Adrian Gomez Gonzalez dan Joaquin Guzman Loera, begitu dekat layaknya saudara.

Komunitas Intelejen Amerika Serikat menjuluki organisasi ini sebagai penyelundup obat-obatan terkuat di dunia. Jaringan bisnisnya tersebar hingga ke Amerika Latin, Eropa, Afrika Barat, Australia bahkan Filipina.

Pemimpin besar Sinaloa Cartel, Joaquín Guzmán Loera (El Chapo), di tangkap pada tahun 2019.

El Chapo saat digelandang polisi. Sumber NBC News

Ia tengah menjalani hukuman penjara seumur hidup di penjara berkeamanan tertinggi di Amerika Serikat. Kini jabatan itu beralih tangan kepada Ovidio Guzmán Lopez (anak El Chapo).

Selain melakukan bisnis narkoba, Sinaloa Cartel juga melakukan pencucian uang dan jual beli senjata api. Seperti kelompok mafia lainnya, mereka juga tak segan melancarkan aksi penculikan dan pembunuhan.

Baca Juga Beritaku: Bangga, 31 Tokoh Nasional Asal Bugis Makassar, Fenomenal

Kelompok Mafia Gulf Cartel

Gulf Cartel merupakan salah satu sindikat criminal dan pengedar narkoba tertua di Meksiko. Juan Nepomuceno Guerra dan Juan Garcia Abrego mendirikannya pada tahun 1930-an di kota Matamoros, Meksiko.

Jaringan bisnis organisasi ini sangatlah luas. Hingga mencakup benua Eropa, Afrika Selatan, Asia, Amerika Tengah, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat. Selain berdagang narkoba, kelompok Gulf Cartel juga menjual jasa sebagai pelindung bagi kelompok lain.

Anggota Los Zetas mengeksekusi anggota The Gulf. Sumber Wikipedia

Setelah polisi menangkap para pemimpin Gulf Cartel pada tahun 1996, terjadi konflik internal di antara para anggota yang berebut tahta. Akhirnya para anggota yang gerah dengan suasana itu, membentuk organisasi sayap yang di sebut Los Zetas.

Organisasi baru yang di juluki “The Z” itu awalnya hanya beranggotakan 34 orang. Namun mereka sangat ahli dalam menggunakan senjata, membunuh, dan melakukan tindak kekerasan lainnya. Kelompok ini pun tumbuh semakin kuat kemudian memisahkan diri sepenuhnya dari The Gulf.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa anggota Gulf Cartel iri dengan peningkatan pendapatan The Z yang sangat pesat.

Friksi di antara kedua kelompok ini pun semakin sengit dan berujung pada perang besar yang melibatkan kartel besar lainnya. Konflik ini menyebabkan ratusan nyawa melayang hingga tahun 2010-an.

Pemerintah Amerika Serikat menyebut Los Zetas sebagai kartel narkoba Meksiko yang paling canggih. Baik dari segi penggunaan teknologi maupun taktik operasinya.

Kelompok Mafia Dubois Brothers

Kelompok ini di dirikan oleh sembilan dari 10 anak dari pasangan Napoleon Dubois dan Alice Tribodeau. Sementara itu, anak bungsu yang bernama Roger tidak pernah terlibat dengan organisasi criminal ini sama sekali. Ia hidup lurus sebagai pegawai pemerintah.

Basis organisasi ini terletak di Montreal, Kanada. Kelompok ini di kenal karena soliditasnya yang sangat tinggi. Meski sesama saudara kadang bertengkar, hal ini tidak dapat merenggangkan ikatan kuat kesembilan anggota Dubois Brothers.

Dubois Brothers. Sumber The Globe and Mail

Reputasi mereka sebagai orang-orang paling brutal di Montreal, membuat organisasi ini terus tumbuh hingga memiliki 200 lebih anggota. Mereka tidak pernah segan untuk mengambil tindakan kekerasan saat keadaan membutuhkannya.

Sumber pendapatan utama mereka datang dari penjualan narkoba jenis Methamphetamine. Selain itu, mereka juga mengancam pemilik bar, pelacur, dan penjahat kecil untuk memakai jasa mereka sebagai “bodyguard”. Jika orang-orang itu menolak, Dubois Brothers sendiri yang akan menghabisinya.

Mereka juga senang memeras orang-orang kecil. Salah satu contohnya adalah mereka meminta bunga sebesar 30% pada seorang supir taksi yang meminjam uang untuk berjudi.

Karir criminal kelompok Dubois Brother berakhir di tahun 1977 tatkala polisi berhasil menangkap satu per satu pemimpinnya.

Di awali dengan Jean-Paul Dubois yang di bui karena tertangkap tangan menyimpan perhiasan curian senilai $100.000. Di susul dengan penahanan Roland and Normand Dubois atas tuduhan tindak penyerangan. Kemudian Adrien Dubois di penjara karena memberikan testimony palsu dalam persidangan.

Di tahun 1980, saat Claude Dubois terbukti bersalah atas kasus pembunuhan, masa kejayaan Dubois Brother resmi berakhir. Ia adalah jantung dari kelompok ini. Dan seperti tubuh manusia, ketika jantung berhenti bekerja, maka habislah sudah masa hidupnya.

The Five Families of New York City

Pada tahun 1930-1931, terjadi perang besar antara dua orang bos mafia Italia terkuat di New York. Mereka adalah Joe “The Boss” Masseria dan Salvatore Maranzano.

Konflik berdarah ini di menangkan oleh Maranzano. Ia pun mendapuk dirinya sebagai “Capo di Tutti Capi” yang berarti Bos dari Para Bos.

Maranzano pun membentuk The Five Families of New York City dengan maksud untuk memperkuat soliditas kelompok mafia Italia yang berbasis di New York. Organisasi ini terdiri dari Keluarga Bonnano, Colombo, Gambino, Genovese, dan Lucchese.

Sebagai raja semua bos, Maranzano ingin kelima keluarga itu melaporkan setiap kegiatan secara rutin. Namun, hal ini tidak di sukai oleh Lucky Luciano yang akhirnya membunuh Maranzano pada bulan September 1931.

Kejadian menggemparkan ini pun di kenang sebagai Night of the Sicilian Vespers. Lucky juga menghabisi mafia-mafia kuat di Amerika seperti Samuel Monaco, Louis Russo, Joseph Siragusa, dan Joe Ardizonne.

Setelah itu, Lucky mendirikan The Commission. Sebuah komite yang bertugas mengawasi semua aktifitas mafia di Amerika Serikat. Selain itu, komite ini juga bertindak sebagai mediator dalam setiap konflik antarkelompok.

Tindakan ini ia ambil untuk mewujudkan visinya. Ia ingin setiap kelompok mafia Italia yang berbasis di Amerika dapat berbisnis dengan lancar tanpa persaingan atau pertikaian. Lucky Luciano pun menghapuskan istilah Capo di Tutti Capi agar tidak ada satu sosok otoriter.

Lucky Luciano. Sumber Timenote

Kelompok Lucky Luciano

Kekuatan Lucky Luciano di awali dengan penangkapan dirinya beserta bos-bos mafia lain pada tahun 1936.

Pada waktu itu, memang ia masih bisa menjalankan bisnis dari balik jeruji besi. Sepuluh tahun kemudian, Luciano membantu pemerintah Amerika Serikat memenangkan Perang Dunia II.

Hal ini dilakukannya dengan cara menggerakkan jaringan bisnisnya di Italia. Pemerintah AS pun membebaskan Luciano sebagai tanda jasa.

Namun sebagai syarat, Luciano harus mau dideportasi ke Negara asalnya. Luciano setuju, meski setahun kemudian ia pindah ke Kuba untuk mengatur bisnisnya dari kejauhan.

Tanpa kehadirannya, pemerintah AS lebih leluasa melucuti kekuasaan Luciano hingga tuntas. Tanggal 26 Januari 1962 pun menjadi akhir kisah hidup legenda criminal ini tatkala ia menghembuskan napas terakhirnya.

Baca Juga Beritaku: Perempuan Muslim Menolak Jual Rokok Kepada Geng Anak Muda, Jilbabnya Dirobek

Aksi Sosial Kelompok Mafia

Segala hal yang berhubungan dengan manusia selalu kontradiktif. Tindakan yang diambil manusia kadang berbeda dengan apa yang diucapkannya. Karena manusia memang makhluk yang penuh pergulatan serta pertentangan. Entah itu di dalam batin semata, maupun di luar dirinya.

Tak terkecuali orang-orang yang tergabung dalam kelompok mafia. Pada suatu waktu, mereka memiliki kepedulian terhadap sesama dan mau membantu lingkungannya. Meski di waktu yang lain, mereka menganggap nyawa manusia begitu murah dan bisa dibuang cuma-Cuma.

Di segmen terakhir ini, kita akan membahas tentang kontribusi positif yang pernah dilakukan oleh para mafia. Beberapa di antara mereka begitu dihormati karena memang banyak membantu mengubah hidup masyarakat ke arah yang lebih baik. 

Salah satunya adalah kelompok Medellin Cartel yang pernah membangun sebuah kota baru beserta 200 unit rumah. Semuanya diberikan secara gratis kepada gelandangan di Kolombia.

Tindakan ini membuat Pablo Escobar (pemimpin Medellin Cartel) dianugerahi julukan sebagai Robin Hood oleh masyarakat. Ia juga membangun tempat bermain dan lapangan olahraga untuk anak-anak.

Saat tsunami besar memporakporandakan Jepang di tahun 2011, dua organisasi Yakuza terbesar ikut turun tangan membantu korban. Mereka mengantarkan dan mendonasikan kebutuhan pokok ke pusat pengungsian di Kobe.

Bahkan di masa lockdown akibat pandemic COVID-19, sejumlah anggota mafia terlihat membagikan makanan dan kebutuhan pokok. Mereka berkeliling mengunjungi rumah warga kurang mampu di kota Campania, Calabria, Sisilia, dan Puglia.

Sebagian besar orang mencurigai tindakan baik para mafia sebagai modus kejahatan belaka. Namun, tak dapat kita pungkiri bahwa bantuan mereka berdampak positif.

Mungkin sesungguhnya mereka tidak merepresentasikan sisi gelap dunia. Melainkan sisi abu-abu di mana kebaikan dan keburukan bercampur menjadi satu.

Daftar Pustaka

  1. Madellin Cartel. https://en.wikipedia.org/wiki/medell%c3%adn_Cartel
  2. Kartel Sinaloa. https://id.wikipedia.org/wiki/Kartel_Sinaloa
  3. Gulf Cartel. https://en.wikipedia.org/wiki/Gulf_Cartel
  4. Hasan, Rizki. 2017. 5 Fakta Los Zetas, Kartel Narkotika Meksiko Paling Mengerikan.
  5. Dubois Brother. https://en.wikipedia.org/wiki/Dubois_Brothers
  6. Five Families. https://en.wikipedia.org/wiki/Five_Families
  7. Kennedy, Eddward. 2020. Lucky Luciano, Mafia Paling Berkuasa Sepanjang Masa.
  8. 2020. Mafia Italia Bagi Makanan Gratis untuk Warga Miskin.
  9. Stern, Chuck. 2020. 10 Surprising Acts of Kindness from Big-Time Mafia Leaders.