Kaum Madyan Umat Nabi Syuaib Yang Di Hapus Dari Peta, Mereka Binasa
Peninggalan Kaum Tsamud Dan Kaum Madyan
Kaum Madyan Umat Nabi Syuaib Yang Di Hapus Dari Peta, Mereka Binasa

Nabi Syuaib diperkirakan hidup pada 1600-1490 SM Dengan Umat Kaum Madyan. Yang Dihapus dari Peta Bumi Dengan Bencana Yang Amat Perih

Beritaku.Id, Berita Islami – Apa nama kaum dari Nabi Syuaib AS? Maka jawabannya adalah Kaum dari Nabi Suaib bernama Kaum Madyan atau Madain.

Mereka itu adalah pedagang. Dengan lokasi Yang ada di Semenanjung Arabiah Barat Laut. Di area pantai timur teluk Aqabah laut merah (hejaz). Menurut William G. Dever dalam buku Who Were the Early Israelites and Where Did They Come From? (Grand Rapid, Michigan: William B. Eerdmanss Publishing, 2003. hlm. 34).

Dimana Paul Haupt yang pertama kali mengusulkan saran pada 1909, menggambarkan Midian. Atau kaum Madyan sebagai “kolektif kultur” (Kultgenossenschaft) atau “amphictyony“.

Dengan arti “asosiasi (Bund) dari berbagai macam suku yang ada di sekitar tempat perlindungan (tempat suci).”

Umat Nabi Syuaib, Kaum Madyan Dalam Al Quran

Kaum Madyan merupakan umat Nabi Syuaib yang gemar melakukan kecurangan pada usaha perdagangan mereka.

Kecurangan mereka adalah merasionalisasi penjualan mereka, mengurangi timbangan dan takaran. Kaum ini sangat suka melakukan teror pada orang lain. Menghalang-halangi seseorang yang hendak melakukan ibadah.

Dengan cara memasang duri di jalan-jalan dan penghambat lainnya.

Mereka merupakan kaum yang cerdas dan memiliki kemampuan analisa yang sangat luar biasa.

Namun karena cara mereka berdagang yang tidak sesuai dengan dakwah Nabi Syuaib. Akhirnya mereka di tenggelamkan kedalam perut bumi, dengan cara yang hina.

Surat Al A’raf Ayat 88:

قَالَ الْمَلأ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِنْ قَوْمِهِ لَنُخْرِجَنَّكَ يَا شُعَيْبُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَكَ مِنْ قَرْيَتِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي مِلَّتِنَا قَالَ أَوَلَوْ كُنَّا كَارِهِينَ

Artinya:

Pemuka-pemuka dari kaum Syuaib yang menyombongkan diri berkata: “Sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syuaib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota kami, kecuali kamu kembali kepada agama kami”. Berkata Syuaib: “Dan apakah (kamu akan mengusir kami), kendatipun kami tidak menyukainya?”(QS Al-A’raf Ayat 88)

Dialog antara Kaum Madyan dan Nabi Syuaib, sebagai umat yang merasa diri kaya namun menyombongkan diri mereka. Hendak mengusir Nabi Syuaib dari tanah mereka.

Ayat berikutnya pada ayat 91 di Surat Al A’raf, Allah SWT berfirman:

فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ

Artinya:

Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayit-mayit yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka (QS Al-A’raf Ayat 91)

Mereka diberikan azab yang sangat pedih, hingga rumah mereka sebagai tempat berlindung. Tidak mampu melindungi mereka. Dan mereka mati dalam keadaan hina dirumah-rumah mereka.

Kaum Aikah Umat Nabi Syuaib Yang Lain

Selain Kaum Madyan, atau Madain, juga ada kaum Aikah. Adapun kaum Aikah merupakan penyembah hutan rimba dan pepohonan.

Nasibnya hampir sama dengan kaum Madyan, Kaum ini ditimpakan dengan azab yang berbentuk gumpalan awan panas.

Awan panas tersebut membuat sumur mereka kekeringan, keberkahan dicabut oleh Allah, sehingga tumbuh-tumbuhan mereka mati. Dan ternak mereka tidak dapat melangsungkan hidup.

Azab awan panas tersebut membuat mereka dilenyapkan. Dengan mati dalam kondisi kulit mereka melepuh. Mayat mereka bergelimpangan karena kepanasan.

Kaum Yang Di Hapus Dari Peta

Kaum Nabi Syuaib mewarisi kehebatan kaum Tsamud, sebagai kaum dari Nabi shaleh AS.

Mereka memiliki kemampuan arsitektur yang luar biasa. Dengan kemampuan memahat gunung-gunung untuk dijadikan peradaban.

Beritaku: Kisah Nabi Shaleh AS, Pemahat Batu & Kaum Tsamud

Rumah kaum Madain atau Madyan bisa disaksikan hingga saat ini, yang terleta di 440 kilometer dari Madinah.

Menurut sejumlah pakar, Nabi Syuaib juga memiliki rumah tinggal yang sama dengan kaumnya, yaitu di gunung-gunung yang digalinya. Dipahat dan dijadikan sebagai rumah berbentuk gua.

Gua dari Nabi Syuaib AS ini terkenal hingga saat ini. Yang dinamakan dengan “Maghayir Syuaib” yang berarti gua Syuaib.

Posisi gua Syuaib berlokasi di Bada’ dengan posisi 225 kilometer di sebelah barat daya Tabuk.

Lokasi ini, bisa disaksikan dengan oase (wahana) kuno yang ada di Jazirah Arabia.

Ptolemus, merupakan pakar sejarah dari Yunani. Menamakan tempat itu dengan Al-Ainiyah. Di kawasan tersebut terdapat peninggalan purba dari bangsa Nabatea. Sebagaimana tertulis dalam tulisan Lehyani.

Reruntuhan dan puing-puing peninggalan yang ada di lokasi tersebut. Termasuk dari berbagai jenis peninggalan oleh kaum-kaum sebelumnya Demikian dijelaskan oleh Sami bin Abdullah al-Maghluts.

Sebagai suatu bukti bahwa di tempat tersebut banyak kaum yang silih berganti menempati lokasi. Sepanjang masa perkembangan konsep ekonomi dan bercocok tanam pada beberapa abad yang terjadi sebelum masehi (SM).

Meski mereka merupakan kaum yang sudah lenyap di Bumi, atau di hapus dari peta bumi Allah SWT.

Sumber lain: Republika.com