Nurdin Abdullah: PJ Walikota Jangan Tiba-Tiba Mutasi, Itu Bikin Gaduh

Diposting pada

BERITAKU.ID, MAKASSAR – Tongkat stapet dalam mencapai garis finish tak lama lagi, melanjutkan misi kemenangan adalah amanah mulia, Jumat (19/4/2019).

Proses terus berjalan hingga saat ini, Calon PJ Walikota Makassar telah sampai pada tahap separuh perjalanan, hal itu dibuktikan munculnya tiga nama yang akan lanjut tahap pengajuan ke Kementerian Dalam Negeri untuk di tetapkan dengan dilampirkan hasil uji kompetensi yang telah dilaksanakan.

“Nanti kita bikin pengantar, terus hasil eksposenya sudah kita sampaikan, karakternya begini, terus pokoknya semua karakter kita sampaikan. Tinggal Kemendagri yang memutuskan, sesegara mungkin,” ujar Nurdin Abdullah.

Lanjutnya, segala proses ini bertujuan untuk menciptakan kondisi bangsa yang lebih baik, termasuk untuk seleksi PJ Wali Kota Makassar. Tidak berdasarkan like (suka) atau dislike (tidak suka), tetapi berdasarkan kemampuan.

“Sama PJ Walikota, yang saya sampaikan Pj wali kota itu melancarkan kerja pemerintahan. Kedua, tentu harus lebih banyak mendengar,” tegasnya.

Demikian juga bahwa PJ Walikota hadir atas nama Gubernur, sehingga semua langkah mereka harus dijaga, seluruh tindakannya atas nama gubernur, jadi keputusan strategis itu harus dikonsultasikan, termasuk soal mutasi.

“Jangan tiba-tiba melakukan mutasi, itu bikin gaduh namanya. Jadi dalami dulu baik-baik. Sama kan saya tujuh bulan, kita lihat, kita pelajari, kita berinteraksi, baru kita lihat ini lemah di sini, orang ini cocoknya di sini, jadi kita harus menjadi pemimpin yang arif,” tukasnya.(*)

Editor: Sy

Bagikan Ke