Ibu Muda Digareddo Tetangga Sendiri, Pukul 05 Subuh

Ibu Muda Digareddo Tetangga sendiri menjadi pengalaman buruk Buat ST

Beritaku.Id, Lifestyle – Ibu muda yang menawan dan cantik berinisial ST  harus meratapi nasib, akibat perbuatan tetangganya yang memintanya untuk digareddo (hubungan suami istri), dengan menggunakan tekanan dan ancaman sajam (senjata tajam).

Hal yang terjadi pada beberapa waktu lalu tersebut, sekitar pukul 04.00 WIB, atau menjelang subuh, saat korban tidur sendiri didalam kamarnya yang berada di Jln Singapura, Kampung Dusun III Pelawi Darat, Desa Pelawi Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Propinsi Sumatera Utara.

Suami ST beraktifitas diluar rumah untuk mencari nafkah, dan istrinya tidur sendiri dalam kamar dengan pulas, hanya menggunakan pakaian tidur yang tipis.

Dirinya tidak berpikir akan mengalami kejadian naas malam itu.

Seorang pria yang tidak lain tetangganya sendiri, dengan cara mengendap memasuki kamar korban yang tidak terkunci, dengan menggunakan senjata tajam.

Korban tidak mengenali pelaku, karena korban menutupi wajahnya dengan pakaian dan mengikat di kepala seperti ninja.

Korban yang kaget, kaku dan tidak bisa berkata apa-apa, seperti mulutnya terkunci karena kaget tersebut.

Koronolodi Subuh Ibu Muda Di Gareddo Tetangga

Dengan ancamatan senjata ditangan pelaku, korabn dipaksa untuk melepaskan seluruh pakaiannya, dengan posisi tersebut, pelaku meminta korban untuk oral.

Pelaku yang sejak beberapa hari belakangan memperhatikan korban, sangat tertarik untuk menikmati tubuh korban yang memiliki kulit sawo matang tersebut.

Setelah itu, pelaku hendak melakukannya, namun gagal. Hal tersebut terjadi karena korban tidak rileks (tegang) dibawah tekanan mental dan fisik pelaku.

Korban meminta pelaku agar menggunakan pelumas berupa minyak agar licin.

Dengan secepat kilat, pelaku kemeja makan dan mencari minyak goreng, selanjutnya dengan tangannya melumuri ke lmurp (barang miliknya).

Ide untuk melumuri minyak tersebut dibuat oleh korban, untuk mencari spasi lari, namun korban hanya mengunci kamar, lalu berdiam dalam kamar.

Berharap pelaku tidak masuk lagi dalam kamar, namun yang terjadi paku yang beringas dan tekanan sudah sampai diubun-ubun, mendobrak pintu kamar korban.

Tidak melepaskan sajam yang ada ditangannya, pelaku kembali mengancam korban agar untuk melampiaskan niatnya yang sudah memuncak.

Dalam posisi terpaksa, korban menuruti keinginan pelaku, pelakupun gareddo korban dengan leluasa, saat korban menangisi nasibnya yang malam pada subuh itu.

Masih berposisi diatas, pelaku yang telah dikuasai dengan hasratnya untuk menikmati korban, tanpa sengaja, penutup kepalanya terlepas.

Namun pelaku tidak peduli dengan terbukanya tabirnya, namun fokus untuk menyesaikan niatannya sehingga masuk kekamar korban.

Sekitar 5 menit, pelaku selesai beraksi, kemudian makai kembali pakainnya, lalu mengambil langkah seribu meninggalkan korban, dengan lewat pintu belakang rumah korban.

Korban Bersama Suami Melapor Ke Polsek

Korban yang mengetahui wajah pelaku, langsung mengadukan kejadiaan naas yang dialaminya kepada suami.

Keesokan harinya, suaminya tiba dan merasa terpukul dengan kejadian tersebut, dan mendampingi istri untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Mendapatkan laporan dari polisi, maka pihak berbaju cokelat tersebut melakukan deteksi keberadaan pelaku.

Dengan menggunakan mobil dinas Polsek Pangjalan Brandan,  tersangka berhasil diciduk saat berada di Jalan Singapore disekitar lokasi kejadian perkara.

Polisi mengamankan barang bukti berupa kaos, celana dalam korban, serta satu senjata tajam yang digunakan tersangka untuk mengancam korban.

Kapolsek Pangkalan Brandan, Iptu Dahnial Saragih.SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Yudianto dalam keterangan pers mengatakan, korban merupakan seorang ibu muda dan telah memiliki suami resmi, dan saat kejadian suami korban lagi berada diluar daerah.

“Pada saat kejadian suami korban sedang mencari nafkah diluar kabupaten, dan pelaku tidak lain merupakan tetangga korban sendir” Jelas Dahnila

“Tersangka sudah kita amankan dan pisau yang dugunakan juga kita temukan di dalam parit sebab pelaku melemparkannya untuk menghilangkan barang bukti, saat ini kita sudah temukan barang bukti,” Ucapnya kepada awak media.

Pelaku Mengintai Korban Sejak Lama

Sebelum digareddo pelaku, Wahyu Candra yang merupakan tetangga sekaligus pelaku gareddo ibu muda tersebut mengakui bahwa perbuatan tersebut telah direncanakan sejak beberapa hari terakhir, dia sering mengamati korban sendiri, dan memperhatikan tubuh korban.

“Malam itu aku masuk dari atas papan angin rumahnya yang berada di kamar tidur, papannya memang lapuk sehingga mudah dipatahkan. Saat itu dia sedang tidur dan saya masuk kedalam kamar, saya menggunakan senjata tajam langsung ku ancam dengan pisau mancing ayahku,” ucap Wahyu tetangga pelaku Gareddo Ibu muda tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, korban beum bisa ditemui karena tekanan mental dan batin yang dideritanya membuatnya malu diperlakukan seperti itu.

” Untuk sementara kita masih mengambil keterangan tersangka, korban dan para saksi, dan kasus ini akan segera kita limpahkan ke Polres Langkat,” ucap Kapolsek Pangjalan Brandan.

Berita lain

Tinggal Dirumah Sendiri, Ibu Muda DiGareddo Tetangga Sampai Pagi

Naas ibu muda berkulit putih dan wajah menarik bernama Wulan usia 21 tahun warga dari Kecamatan Touluaan Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Wulan digareddo menjadi korban pelampiasan 2 lelaki sekaligus yakni Aru dan Arther umur 20 dan 21 tahun, ketika itu kedua pelaku melakukan aksinya pada waktu dini hari atau pukul 04.00

Arther yang tidak lain sebagai tetangga korban, mengintai Wulan, dan mengetahui bahwa suami korban tidak ada dirumah.

Arther yang sering menonton film orang dewasa, dalam setiap kali menonton selalu membayangkan bahwa pelaku dalam film adalah Wulan.

Tergoda oleh imajinasinya sendiri, Arther mengajat AU untuk masuk kerumah korban malam itu dengan cara mencungkil jendela rumah.

Kedua pelaku memasuki kamar korban, dan ketika itu pelaku memegang kedua tangan dan menutup mulut korbannya.

Korban hendak berteriak, namunn pelaku menggunakan pisau untuk mengancam korban

Dalam kondisi tidak berdaya, korban pasrahkan fisiknya kepada kedua tetangganya yang bejat tersebut untuk digareddo.

Arther pertama kali, kemudian selanjutnya AU. Korban yang tidak berdaya terpaksa menuruti keinginan pelaku.

Terpikat dengan wajah korban dan membayangkan film yang pernah ditontonnya, para pelaku mengulang kembali perbuatannya hingga pagi hari.

Sehingga masing-masing pelaku melakukan 2 kali. Korban melayani 4 kali pertarungan subuh yang naas itu.

Kelelahan telah gareddo dengan korban, para pelaku tertidur dalam kamar korban, kesmepatan tersebut di manfaatkan oleh korban untuk melarikan diri keluar rumah dan melapor kepolisi.

“Saat tersangka tertidur, korban melarikan diri dan langsung melaporkan kejadian ke Mapolsek Touluaan,” Kapolsek Touluaan Iptu Michael Kamagi.

Tidak menunggu lama, polisi bergerak mencari para pelaku.

“Saat ini pelaku telah ditangkap, dan juga barang bukti berupa pakaian dalam dan seprei yang memiliki bekas (sperma) pelaku, sudah diamankan” Pungkas Iptu Michael Kamagi

2 Kasus Ibu Muda digareddo tetangga sendiri pada saat subuh, menjadi bahan pelajaran buat semua, bahwa fakta kasus ini adalah:

  1. Istri tinggal sendiri dirumah,
  2. Akses masuk kedalam rumah korban sangat gampang,
  3. Kejadiaan pada saat subuh atau dinihari
Penulis: Walid

PILIHAN Beritaku

Komentar