Jadwal Puasa Ramadhan 1441H Tahun 2020, Dan Kebiasaan

Jadwal Puasa 2020, Ramadhan Tahun Ini Dengan Jadwal Yang dikeluarkan Oleh Ormas Islam

Beritaku.Id, Internasional – Jadwal Puasa Tahun 2020 atau Ramadhan 1441H, tinggal beberapa hari, Selasa (24/3/3030).

Tidak lama lagi umat Islam akan berbahagia dengan datangnya 1 bulan penuh Berkah. Bulan Ramadhon sebagai bulan puasa sebulan penuh dengan beberapa ibadah yang dilaksanakan didalamnya.

Beberapa tradiri atau kebiasaan menyambut Bulan Ramadhon tersebut, beberapa daerah berbeda satu sama lainnya. Sebab beberapa daerah tersebut memiliki budaya berbeda satu sama lain.

Namun, Sebelum masuk pada bulan tersebut, banyak diantara kita akan bertanya, kapan tanggal 1 Ramadhan 1441H untuk tahun 2020 Masehi?

Dalam beberapa kali, biasanya terjadi perbedaan penentuan jadwal tanggal 1 Ramadhon atau permulaan puasa. Yang berimbas juga, hari jadwal lebaran Idul Fitri berbeda satu sama lain.

Namun persoalannya bukan diperbedaan itu, sebab perbedaan penentuan jadwal antara NU dan Muhammadiyah misalnya. Masing-masing diantara mereka memiliki dalil yang kuat masing-masing.

Jadwal Puasa Ramadhan Tahun 2020/1441H

Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan bahwa, Hari Raya Idul Fitri jatuh Pada Tanggal 24 dan 25 Mei 2020.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah, telah mengeluarkan edaran tentang jadwal puasa tahun 2020. Pada hari Jumat adalah 1 Ramadhan 1441H, atau bertepatan dengan 24 April 2020.

Sementara untuk Lebaran ditetapkan pada Ahad, 1 Syawal 1441H atau 24 Mei 2020. Penetapan ini dilakukan oleh PP Muhammadiyah berdasarkan Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah dengan Hisab Hakiki Wujudul Hilal

Kebiasaan Beberapa Daerah Dalam Menyambut Ramadhan

Sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, bagi umat Muslim diseluruh dunia, terdapa beberapa kebiaasaan yang berbeda, yakni:

Nikah Sebelum Ramadhan

Nah, ini yang kelamaan menjomblo dan tahun sebelumnya, biasa buat status, yang bangunin adalah Nona Alarm. Nah biasanya mereka tidak ingin sendiri lagi sahur sendiri.

Di Beberapa daerah, mereka melangsungkan pernikahan sebelum memasuki bulan puasa, biasa ada guyon, “tuk dipakai puasa nih neng” hehe.

Tapi ditahan dulu niatannya, sebab untuk saat ini sampai batas waktu yang ditentukan. Belum bisa melakukan pesta karena ada si Corona Virus.

Sehingga untuk menikah sebelum masuk puasa 1441H ditunda hingga selesai lebaran, tergantung kebijakan.

Cukur Rambut

Biasanya, kaum lelaki, mencukur rambut ketika menyambut bulan Suci Ramadhan. Kebiasaan ini dilakukan secara turun temurun, dengan secara bersama-sama dalam satu keluarga memotong rambut.

Ziarah Kubur

Untuk mendoakan keluarga yang telah wafat sebelumnya, dan mengenangnya, keluarga melakukan ziarah kubur, sekaliugus melakukan pembersihan kubur.

Dalam beberapa daerah, keluarga berangkat secara bersama-sama, sekaligus “keluarga kawinan” untuk keluarga baru diperkenalkan siapa leluhur-leluhur mereka dana sejarah perjalanannya.

Makan Bersama

Dalam beberapa keluarga yang akan memasuki bulan suci Ramadhan, biasanya mereka berkumpul, untuk makan malam bersama. Orangtua mereka biasanya menyiapkan makanan kesukaan anak-anaknya yang jauh.

Lengkap dengan menu Opor ayam dan sebagainya, sekaligus mereka berkumpul bahagia. Dan bersama-sama bangun pertama kali untuk Sahur bersama selanjutnya Puasa dihari Pertama.

Ke Panti Asuhan

Nah, kalau yang ini, kebiasaannya adalah untuk memberikan bantuan, berupa makanan kepada anak panti asuhan. Dengan kebutuhan-kebutuhan mereka dalam menyambut bulan Suci Ramadhan.

Biasanya mereka membawa anak dan keluarga mereka unjuk kunjungan ke panti asuhan, demi menumbuhkan rasa sosial mereka terhadap orang lain.

Liburan Atau Rekreasi

Ada juga yang memiliki kebiasaan unik sebelaum jadwal puasa 1 Ramadhan, diantaranya adalah dengan melakukan kegiatan rekreasi yang trend dengan sebutan minggu terakhir.

Entah yang dimaksud adalah hari Ahad terakhir makan dan liburan bersama sebelum memasuki hari menahan lapar dan dahaga.

Meski kebiasaan ini tidak pernah disarankan dalam Islam, sebab tidak memiliki dalil yang kuat mengenai hal tersebut.

Sebab yang disarankan adalah memasuki Bulan Puasa dengan mempersiapkan diri, dengan usaha untuk membersihkan segala perbuatan yang bisa dihindari, yang sifatnya berlebih-lebihan.

Kenapa Biasa Terjadi Perbedaan Penentuan 1 Ramadhan?

Ormas Muhammadiyah, sebagai salah satu Ormas besar di Indonesia, disamping Nahdlatul Ulama, dalam hal penentuan, diakui MUI sebagai perbedaan yang bisa diterima karena semuanya memiliki dalil yang kuat.

Muhammadiyah memakai metode Hisab, yakni dengan penghitungan tanggal, atau posisi Bulan dn Matahari, sementara Nahdlatul Ulama menggunakan metode Rukyat, atau melihat secara langsung atau Visibilitas.

Meski demikian, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ketika itu, yang sekarang menjadi Wakil Presiden RI, tidak mempersoalkan. Kedua metode tersebut, yakni Hisab maupun Rukyat.

“Ada yang memakai metode Wujudul Hilal atau Hidab, dengan menghitung (tanggal), ataupun Rukyatul hilal atau Rukyat dengan tidak memakai perhitungan tetapi melihat secara langsung” Penjelasan KH. Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu di kutip dari Kompas.Com.

Namun, kita diberikan kebebasan jika seandainya ada perbedaan hari dalam penetapan Jadwal Puasa Ramadhan tersebut, namun diperkirakan bahwa pada tahun 2020 atau bertepatan dengan 1441H tersebut, diprediksi bahwa jadwal penetapan 1 Ramadhan tidak berbeda satu sama lainnya.

Penulis: Fauzi

PILIHAN Beritaku

Komentar