Jika Dia Selingkuh? Kamu Menang 2 Kali Lipat

12/01/2020-Beritaku, Lifestyle, Opini, Peristiwa, Sorot Utama-242 dibaca

Beritaku.Id, Lifestyle – Jika pasangan atau Dia berbuat Selingkuh, berarti telah menemukan pelajaran dari kekasih tidak setia, jika dia skeke (begituan) dengan orang lain, maka jangan sedih. kamu justru menang Ahad (12/1/2020).

Pasangan berkhianat atau pasangan selingkuh, Perasaan dunia seakan kiamat, namun tahukah anda, bahwa seseorang yang dikhianati oleh pasangan telah menjadi pemenang dalam waktu yang panjang.

Psikolog melakukan survey terhadap 5.705 orang dari 96 negeri dan mendapatkan hasil yang fenomenal.

Dia Selingkuh Artinya Kamu Menang

Jika dia berselingkuh dengan yang lain, maka si pecundang mendapatkan predikat mantan yang tidak setia.

Juga ada sang pelakor atau WIL (wanita idaman lain), atau Pebinor atau PIL (Pria Idaman Lain), sisi ini anda menang beberapa kali lipat.

Saat ini masih tersenyum bahagia, namun pada dasarnya, mantan kekasih anda tidak bisa dipercaya dan sang “pelakor/Pebinor” berhasil mendapatkan orang yang tidak amanah tersebut.

Peniliti Dr. Craig Morris, menulis dengan judul

“Perempuan yang kehilangan pasangannya karena selingkuh memang akan mengalami masa kesedihan akibat pengkhianatan, tapi ia akan lebih berhasil dalam kehidupan pernikahan kelak karena pengalaman ini memungkinkannya untuk lebih awas dalam mendeteksi pasangan yang tidak setia.”

“Makanya, dalam jangka panjang, ia dikatakan lebih unggul (menang).” Dr. Craig Morris,

Jika Dia Selingkuh
Ilustrasi : Jika Dia Selingkuh, Kamu sudah Menang 2 Kali Lipat

Jadi, meski perasaan anda hancur untuk saat ini, pada dasarnya pribadi anda dipersiapkan menjadi pribadi unggul di masa datang.

Mencintai dengan tulus, belum tentu yang dicintai membalas dengan tulus. Jika ikhlas memberikan rasa namun dia tidak membalas ketulusan, bahkan menjawabnya dengan perselingkuhan. Ikhlaskan dan sabar atau perselingkuhan dia.

Namun jangan sedih dengan ketulusan, sebab Jika dia selingkuh, dia mempersiapkan diri untuk diselingkuhi pula, menang kan?

Diawal pertemuan dan perkenalan memang semuanya kelihatan indah, ketika awal bertatapan, dalam dada yang berdetak kencang, bertanya “apakah dia punya perasaan yang sama denganku?”

Seiring berjalannya waktu, rupanya bertemu dan mengutarakan perasaan dalam rel nadi yang tidak beraturan dalam pembuluh darah.

Ketika diawal jadian ini, gambar wajah tiba-tiba berubah, bentuk mata juga berubah, awalnya mata dan kelopak mata masih normal.

Kini berubah berwana pink dan berbentuk gambar love kiri dan kanan.

Padahal tidak disadari bahwa sidia senang mamakai topeng, dan berakting dengan peran mencintai.

Topengnya Dia Terbuka

Setelah topeng terbuka, dan matanya berubah menjadi merah, ternyata dikepalanya juga ada sepasang tanduk. Ternyata dia selingkuh dengan yang lain.

Penyesalan dan sakit hati, kecewa bercampur sedih, ternyata dia bersama (lelaki/wanita) yang lain.

Padahal kita sangat mendambakannya, mengagungkannya, dan membesar-besarkannya pada sahabat atau teman.

“Kiamat” ternyata jika dia skeke saat selingkuh, maka aku malu kepada sahabatku atau temanku.

Jika Dia berbuat Selingkuh atau kamu dapati dia skeke maka kamu menang, namun mungkin kita akan berkata begini

“Dia brengsek alias tidak tau diri, Kak! aku kurang apa sih, kenapa dia selingkuh, Kamu menang karena merebut jiwaku”

Dan masih banyak sumpah yang menyumbal dalam hati, sebagai reaksi kecewa.

Sedih, emosi dan marah adalah reaksi jika ternyata dia selingkuh, tidak sadar bahwa dengan hal itu kita lebih baik 2 kali lipat.

“Kak, aku sangat mencintainya. Aku sangat menyayanginya dengan seluruh jiwaku, Aku tulus mencintainya”.

“Ombak menjadi saksi, deburan pasir putih ikut menyaksikan, dia bersumpah atas nama Allah akan menjaga perasaanku, namun kenapa dia tega terhadapku, kenapa dia selingkuh?”

Percuma, menjelaskan pada saya atau kepada oranglain, tentang perasaan cinta dan sumpah palsunya. Nyatanya dia tidak menghargai ketulusanmu.

Tanya langsung kepada pelaku, jika dia tidak mau mendengar ungkapan perasaan anda, buat apa dipaksakan, Dia merasa menang untuk sementara waktu. Jika Dia telah Selingkuh.

Jika Dia Benar Selingkuh Sebenarnya Kamu Sudah Menang Banyak

Sebenarnya dari dulu, dia sudah mengkhianati, hanya saja otak dan ego memaksakan untuk menolak ciri-ciri itu.

Cinta itu buta, kadang kita sudah diperlihatkan ciri-ciri pengkhianatannya, namun cinta dalam diri selalu toleran kepadanya.

Padahal dengan NLP, kita bisa mengetahui apakah dia berbohong atau tidak.

Kenal NLP?

Nah, NLP itu singkatan dari Neuro Linguistic Programming, menjelaskan semua kejadian itu bersifat “netral”, hanya pikiran kita saja yang menilai atau memberi “makna”.

Beberapa hal mendasar dalam NLP adalah, ucapan, gerak tubuh dan tatapan matanya. Untuk penjelasan lanjut NLP, bro/sis bisa membuka disini

Jika dia ternyata selingkuh, maka mari mencoba kita bahas beberapa hal dasar.

Bro/Sis, Bercerminlah, dan baca diri dengan objektif.

Lihat diri dari ujung rambut sampai ujung kaki, perhatikan jiwa kita, apakah ada sifat yang membuat dia pergi?

Mungkin tutur kata, sebab nyaman itu tidak lahir hanya pada wajah cantik atau tampat, sebab nyaman itu bersumber dari keluhuran budi dan tutur sapa.

Jika Dia betul Selingkuh, coba ingat apa hal-hal yang pernah dilakukan dan dia mulai berubah.

Objektif Dan Buka Mata Saat Dia Selingkuh

Objektif menilai, cobalah untuk tidak membela diri, atau bertanya lanjut, berapa kali kita ditinggal oleh kekasih hati?

Beberapa kasus ditemukan, seorang ditinggalkan karena sikapnya yang kadang tidak bisa mengontrol ucapan, atau terlalu menekan.

Jika menemukan kekurangan, maka segera tutupi kekurangan, dan perbaiki diri.

Jika dia pun Selingkuh karena kekuranganku, dan saya perbaiki kekurangan, apakah dia akan kembali lagi?

Tidak bergitu maksudnya, sebab jika saja dia selingkuh, maka usah mengejar hal yang telah berkhianat, ikhlaskan dia pergi.

“Tapi dia pernah bersumpah Demi Tuhan, akan selalu setia denganku”

Gak perlu dibahas lagi, soal sumpah palsu atau dia bersumpah dan menghianati sumpahnya, maka jangankan kamu, Tuhan saja dia kibuli.

Percuma mempertahankan, seseorang kekasih yang dicinta sekalipun, sementara kepada Tuhan saja dia berani bersilat lidah.

“Kalau dia serius mau nikahin aku, seperti janjinya dulu, gimana?”

Jangan menghibur diri dengan angan, sebab soal serius atau tidak, juga belum terbukti, dan jangan habiskan waktumu dengan angan-angan yang berantakan.

Jika Dia Selingkuh, Ikhlaskanlah Ia

Berapa kali harus mengadu?

Dia telah Selingkuh maka maafkan perbuatannya, Ikhlaskan perbuatannya, kamu pasti menang saat ini. Itu artinya dia tidak menghagrai ketulusanmu.

Memberinya maaf dan ikhlas atas seluruh perbuatannya adalah memberi energi positif pada diri.

Sebab amarah dan dendam akan membangkitkan emosi negatif, sehingga segala hal yang dikerjakan akan didominasi hal-hal negatif.

Makan menjadi hilang selera, tidur diselimuti insomnia, komunikasi menjadi kacau, bahkan emosi tidak terkendali.

Lebih parah lagi, ketika orang dirumah, ibu, ayah, kakak dan adik atau sahabat-sahabat kita menjadi pelampiasan emosi. Harus berapa kali marah?

Padahal mereka tidak ada kaitannya dengan masalah yang dilalui, atau mungkin mereka pernah mengingatkan kita agar tidak terlalu jauh.

Namun karena ego yang kita miliki, kita memaksakan semuanya, meski diketahui bahwa dia selingkuh.

Dan benar-benar, dia yang pernah datang menawarkan kebahagiaan, dan menjajakan cintanya, ternyata berpaling dan menemukan tambatan hati yang lain.

Jika dia ternyata selingkuh, karena kamu menolak untuk diajak mesum, atau permintaan lainnya yang menurutmu perbuatan asusila, maka besyukurlah sebab kamu memenangkan godaan nafsunya.

Khusus kita yang perempuan, Jika selingkuh (pria anda), padahal sudah melakukan hal yang terlalu jauh, maka ini yang rumit, meski tetap ada jalan keluarnya.

Rumit karena dalam angan-angan anda, belum tentu ada lelaki yang mau mempersunting anda, karena dia pikir bahwa anda sudah tidak suci lagi.

Didepan kita ada pilihan, mengembalikan untuk menikahi dan dilain waktu dia berselingkuh lagi?

Atau mengikhlaskan kepergiannya yang telah mengambil kesucian anda?

Kemenangan Bersamamu, Saat Ia Pergi

Maaf, sebenarnya ketika dia mengambil semuanya darimu, maka kesalahan tidak selamanya ada sama dia.

Sebab kontribusi anda 50% persen juga atas kerusakan tersebut, perbuatan ini dilakukan bersama-sama. “Cinta itu buta kan?”

Tergoda dengan bujuk rayunya yang belum ada kepastian, adalah menciptakan ketidak pastian baru, termasuk kesedihan mendalam ketika ditinggalkan.

Sementara mencarinya hampir tidak diketahui dimana rimbanya.

Meratapi dan mengumumkan ketidak sucian di Facebook atau status di Whatsapp adalah langkah yang tidak bijak buatmu.

Sebab semakin banyak yang mengetahui, masalahmu yang sangat privasi, bahkan beresiko anda dimanfaatkan orang lain, dan hanya datang untuk ikut menikmatimu tanpa tanggung jawab.

Jalan keluar bijak adalah, berserah diri kepada Allah dengan totalitas, bahwa sebenarnya diri ini adalah miliknya, mengadulah kepadanya dan memohon ampun.

Bahwa badan yang dipinjamkannya untukmu telah dirusak oleh orang lain, yang berlari entah dimana berada sekarang.

Jangan tutup ruang Tuhan, yang akan memberimu jalan terbaik dan pasti akan bahagia di masa depan.

Sekali lagi, jangan meratapi masalahmu dengan mengadu di media sosial.

Yakin, bahwa jodoh adalah urusanNya. Jodoh adalah takdirNya.

Sis… bangun dari mimpi, tugas kiamat itu tugasnya malaikat Israfil, jangan menciptakan kiamat sendiri.

Bro… mati itu urusan malaikat Israil, jangan menganggap diri telah meninggal, atau mendoktrin diri ibarat mayat berjalan, kamu masih hidup dan gagah perkasa.

Usah memburu hatimu, sebab ada disisi lain orang lain yang sangat mencintaimu, mempertaruhkan hidupnya demi kamu, percayalah takdir Allah tidak akan tertukar.

Dia Selingkuh, Maka Dia Menang Sesaat, Tapi Kamu Menang Banyak

Apa yang ditanam, maka itu yang akan dipetik.

Dia tanam kebaikan maka yang tumbuh adalah kebaikan berbuah kebaikan, maka dia akan memetik buah kebaikan.

Jika dia selingkuh, maka dia telah menanam luka dan kepedihan serta penderitaan, maka dia akan memetik airmata dan penderitaan.

Kita tidak sedang mambahas karma, tapi kita membahas ke Maha Adilan Allah SWT.

Bro/Sis….. jika dia bersumpah palsu, maka selain kamu dia bohongi, dia juga telah membohongi Tuhan.

Jika Bro/Sis sakit karena dibohongi, Allah tidak akan sakit, tapi punya kuasa untuk membalas seluruh kebohongannya.

Serahkan masalahmu kepada Tuhan, tengadahkan tanganmu ditengah malam dini hari, curhatlah kepadanya.

Selagi kamu yakin Allah tidak buta dan tidak tuli, yakin saja doamu akan diijabah.

Minta ampunkan pula dia, semoga saja dia diberi hidayah oleh Allah SWT.

Gaaak…. Aku gak mau mendoakan kebaikan dia, aku mau mendoakan dia celaka, aku dendam sama dia.

Bro/Sis…. percuma mendoakan keburukan dia

Sebab tanpa kamu meminta, Allah sudah mengetahui kesakitanmu, tanpa kamu meminta maka Allah maha mengetahui segala hal di bumi ini.

Bahkan, biasanya balasan Allah jauh lebih menyedihkan.

Sabar, dan rendahkan egomu, urut dadamu bro/sis, jika dia selingkuh telah membuatmu merana, dan menangis sepanjang waktu, akhiri sampai disini kesedihanmu.

Tatap ayah ibu saudara-saudaramu atau sahabatmu yang selama ini hampir tidak pernah kamu temui.

Buka mata, bahwa dikemudian hari kamu akan bahagia, dan dia menyaksikan kebahagiaanmu, sementara dia telah tersungkur dengan kesedihannya.

Buat dia menyesali dirinya, tapi tidak untuk kembali kepadamu, sebab kamu telah didalam “pelukan” Tuhanmu yang Ar Rahman dan Ar Rahim.

Cinta dan Kasih Tuhan melebih cinta dan kasih sayang pembual yang datang dengan sumpah palsu.

Jika dia selingkuh, maka ikhlaskanlah. Sebab Allah memperlihatkan kepadamu kebohongan yang harus kamu ketahui.

Firman Allah SWT pada Surat Al Israa’ ayat 7 yang artinya, “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri…”.

Usah kami jelaskan ayat ini, sebab sangat jelas makna didalamnya

“Jika Dia selingkuh membuatmu sakit Kamu sudah Menang, maka balasannya Akan datang Buatnya”

Penulis: Fauzi

PILIHAN Beritaku

Komentar