Pendapat Dzulkifly Illuminati Corona
Corona virus (Foto: klikdokter.com)

Pernyataan Dzulkifly, Illuminati dan Corona, Menciptakan Konspirasi Baru

Diposting pada

Beritaku.Id, Analisi Redaktur – Beberapa Waktu belakangan, kita disuguhkan dengan ceramah pemuka agama Ustadz Dzulkifly yang menghubungkan kasus Corona dengan Illuminati.

Koreksi Dzulkifly Tentang Illuminati Terhadap Corona

Illuminati Corona dan Dzulkifly
Pernyataan Ustadz Dzulkifly tentang Corona Merupakan Spekulasi Illuminati mendapatkan kecaman, sebab pernyataan tersebut berdasarkan ucapan dari pernyataan Satan/Setan

Pernyataan yang tidak berdasar ilmu pengetahuan dan hadits tersebut, dianggap menyesatkan dan pembohongan publik.

Sebab tidak ada data utama yang menyebutkan bahwa ada relasi erat antara penyebaran Corona dunia dengan illuminati, seperti pernyataan Dzulkifli.

Namun video tersebut telah menjadi hidangan publik, dan banyak yang temakan teori konspirasi yang dibuat oleh Ustadz Dzulkifly, bahwa virus corona adalah desain Illuminati.

Namun sebelum membahas tentang konspirasi yang dibuat “ustadz” tersebut, mari kita kembali membuka sejarah kelahiran Illuminati

Bermula dari pernyataan Dzulkifly yang mengkaitkan Corona atau Covid-19 berhubungan dengan Illuminati, maka harus kita telusuri sejarah kelahiran hingga pembubarannya.

Pengertian Dasar Illuminati

Illuminati adalah organisasi yang berdiri tahun 1776 – 1785 di Bavaria Jerman, oleh Adam Weishaupt, Pakar Hukum Jerman menyampaikan gagasan tentang pencerahan.

Illuminati berbeda dengan freemasonri, meski memiliki cita-cita yang tidak kesampaian yakni menguasai dunia, untuk tujuan berbagi dan kedermawanan.

Dalam hal organisasi illuminati menguasa dunia dengan gerakan politik yang mereka laku, dengan melakukan serangkaian pola rekruitmen.

Menghimpun banyak orang untuk bergabung dan menjadi illuminatus minor, setelah melewati fase penerimaan awal sebagai initiate, kemucian novice dan minerval.

Pola Pengkaderan Illuminati

Jadi rekruitmen awal adalah :

  1. Initiate
  2. Novive
  3. Minerval
  4. Illuminatus Minor

Rekruitmen kedua adalah

  1. Apprentice
  2. Fellow
  3. Master
  4. Illuminatus Major

Tahap Terakhir :

  1. Pendeta
  2. Pangeran
  3. Magus
  4. Raja

Misi Dan Strategi

Illuminati memiliki gagsan, ide dan visi misi serta strategi

Illuminatinorden, Seperti gagasan Adam Weishaup, dimana Adam memiliki misi mengajarkan logika pada seluruh penjuru dunia.

Melawan kekuatan Katolik atau agama yang sangat kuat di Eropa pada saat itu, dengan berpandangan kebebasan, sebagai suatu organisasi yang Radikal.

Dalam hal perkembangannya, organisasi Illuminati memberikan target para politisi untuk pengambilan suatu kebijakan.

Organisasi Illumiminati berkembang di era akhir Abda XVII (17), dan tidak sampai ke abad XVIII (18), sangat hebat perkumpulan rahasia bertahan hingga 250 tahun.

Illuminati anti Politik, Agama dan Raja serta Ratu, mereka menentang segala bentuk doktrin yang mengikat orang lain dengan aturan untuk dipatuhi.

Mereka menginginkan kebebasan dan pencerahan buat seluruh penduduk dunia.

Disebutkan bahwa Illuminati awalnya berjumlah 9 orang, lalu berkembang menjadi ratusan orang dan terakhir sebelum diruntuhkannya menjadi 3000 orang.

Pembubaran Illuminati

Ketika Duke of Bavaria Karl Theodor pada tahun 1785, mengeluarkan perintah baha semua perkumpulan rahasia harus ditutup atau dihentikan, termasuk Illuminati.

Jika Illuminati dianggap sebagai organisasi yang bisa mengendalikan dunia, kenapa seruan Karl Theodor tidak dilawan?

Justru sebaliknya, Illuminati benar-benar menjadi organisasi yang dibubarkan dan terlarang di German, hingga saat ini

Kejadian Yang Dikaitkan Dengan Illuminati

Banyak kejadian yang dihubungkan dengan Illuminati, diantaranya perang dunia II, terbunuhnya John F. Kennedy, Presiden Amerika Serikat yang belum terungkap sampai sekarang.

Dan tahun 2000an yang masih segar dalam ingatan adalah penyerangan gedung WTC, World Trade Centre di USA.

Banyak yang mengkaitkan bahwa kejadian itu karena Illuminati, yang ingin melakukan perubahan atas kebijakan Bank.

Pasca tahun 1785, Spekulasi Illuminati Masih Hidup

Gerakan Jacobin atas Revolusi Francis, dianggap sebagai suatu gerakan yang di tunggangi oleh Illuminati, dengan melakukan pengerahan kaum buruh saat itu.

Sementara kejadian Revolusi Francis pada tahun 1797, 12 tahun setelah Illuminati dibubarkan, namun kenapa masih dianggap melegenda?

Itu karena teori konspirasi yang sengaja dituliskan oleh seorang penulis yang juga biarawan Jesuit, Abbe Augustin Barruel, yang mengkaitkan bahwa kejadian Revolusi Francis adalah ditunggani oleh agen rahasia termasuk Illuminati.

Begitupun dengan pernyataan George Washinton, pada tahun 1798, yang kembali memberikan peringatan tentang ancaman oleh Illuminati.

Tidak ketinggalan Thomas Jefferson dianggap sebagai bagian dari Illuminati.

Dan masih banyak, hal yang dikaitkan dengan keberadaan Illuminati, yang dipandang sebagai suatu rangkaian yang dilakukannya untuk dunia pada saat ini.

Pernyataan Ustadz Dzulkifly Illuminati Corona

Terakhir pernyataan seorang Ustadz bernama Dzulkifly Muhammad Ali, yang dalam sebuah ceramahnya menyebutkan bahwa Corona adalah perbuatan Illuminati, sebagai pernyataan konspiratif mengkambinghitamkan organisasi yang telah lenyao dari bumi sejak 250 tahun tersebut.

Pernyataan yang mengadopsi, pernyataan seorang dokter yang merukyah pasien, dan pasien tersebut menyebutkan bahwak Corona adalah buatan setan atau satan.

Sangat disayangkan oleh publik, belum lagi dengan hadirnya seorang youtuber memanfaatkan keadaan dengan postingan berdurasi 8 menit menjelaskan mengeneai ancaman serangan Illuminati.

Kejadian dimana Ustaz Zulkifli Muhammad Ali mempercayai konspirasi Corona atau Qif-19 dan atau Covid-19, maka hal itu membuat konspirasi Illuminati menguasai jalan pikirannya.

Mengkaitkan Illuminati dengan Corona, adalah meyakini jazad manusia yang sudah ratusan tahun bangkit kembali.

Benar bahwa pikiran, ide dan gagasan seseorang tidak pernah mati meski pemilik ide dan gagasan telah hancur dibumi.

Akan tetapi pernyataan bahwa Illuminati yang mengirimkan Virus Corona, adalah sebuah kekeliruan yang besar jika dasar berpikirnya adalah karena pasien yang di rukyah oleh dokter muslim.

Sejujur apa dokter yang merukyah, dan sejujur apa pasien yang dirukyah. Berangkat dari pemikiran itu. Sehingga Corona serta Illuminati dan Dzulkifly bisa dikaitkan satu dengan yang lain.

Logikanya sangat sesederhana itu, yang dirukyah tersebut apakah memiliki kemurnian pikiran? Ataukah pikirannya sudah dikuasai pula dengan teori konspirasi.

Ustadz Dzulkifly memiliki kesamaan dengan Brown penulis Novel Angle dan Demons, yang mencampur adukkan antara mitos, satanisme dan gagasan lain, atau mahluk tak berwujud yang asing dari Illuminati.

Dzulkifly menghubungkan corona disebarkan oleh Illuminati adalah paham kesesatan seorang pemuka agama yang dikuasai oleh teori konspirasi illuminati itu sendiri.

Soal, corona merupakan sebuah konspirasi bisa dibenarkan, tapi tidak dibenarkan jika dihubungkan dengan Illuminati karena hasil Rukyah.

Sebab Illuminati telah hilang dimuka bumi dan yang dirukyah tidak bisa diyakini sebagai sebuah pernyataan yang benar adanya.

Meluruskan Dzulkifly Klaim Illuminati Corona

Jika spekulasi corona dianggap buatan China, untuk mengurangi jumlah penduduk adalah benar adanya, sekaligus upaya untuk membuat eksperimen senjata bilogis, ini masih bisa diterima akal.

Jika spekulasi corona dianggap buatan Amerika Serikat untuk menghancurkan China namun menyebar keseluruh dunia, ini juga benar adanya, sebagai upaya untuk menghancurkan ekonomi China sebagai kekuatan Ekonomi dunia saat ini.

Namun Amerika Serikat dan China tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Rothschild, yang memiliki dinasti perbankan dunia.

Bahwa “kerajaan uang” Rothschild yang berada dibalik konspirasi Corona, masih masuk akal, sebab objek dan subjek yang dibahas tersebut masih ada dan memiliki fakta.

Kejadian yang menimpa negeri, hingga saat ini belum menemukan titik terang, yang banyak adalah upaya doa, Ucapan Qif-19 sebagai upaya harapan hilangkan Corona.

Terlalu jauh menyebut Illuminati dibalik Corona seperti pernyataan Ustadz Dzulkifly

Bagikan Ke