Air Hujan Mempercepat Hamil Sebagai Terapi dan Menyembuhkan Anak

Posted on

Salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT adalah menciptakan obat mujarab berupa air hujan, Ternyata hujan bisa menjadi terapi penyembuhan anak dan menyuburkan wanita agar mempercepat hamil. Rasulullah mengajarkan 2 doa khusus pula untuk meminta turunnya dan berhentinya hujan.

Beritaku.id, Pendidikan – Sebagaimana Allah Swt. katakan dalam Al-Quran, Ia tidak pernah menguji seseorang dengan beban yang tak kuat dipikulnya. Begitu pula dengan ujian berupa sakit yang pasti pernah di alami setiap orang. Dengan ijin-Nya, berbagai penyakit dapat sembuh hanya dengan bahan-bahan alamiah yang tersedia secara gratis.

Oleh: Riska Putri (Penulis Pendidikan)

Salah satu obat alamiah yang mujarab itu adalah air hujan. Mungkin sebagian besar orang menganggap air hujan sebagai benda yang sepele karena mudah didapatkan. Namun ternyata, Allah menitipkan sejuta karomah dalam setiap tetes hujan yang membasahi bumi. Sehingga manusia dapat melanjutkan dan melestarikan hidupnya.

Lalu apa saja manfaat air hujan berdasarkan Al-Quran, Al-Hadits, serta ilmu kedokteran? Mari kita ungkap faktanya bersama.

Ayat Al-Quran tentang Air Hujan

Allah Swt. beberapa kali membahas tentang air hujan dalam Al-Quran karim. Hal ini menyiratkan betapa pentingnya hujan dalam kehidupan manusia sehingga kita terus di ingatkan untuk mensyukurinya.

Jauh sebelum para ilmuwan menjelaskan tentang proses pembentukan awan hujan, Allah Swt. yang Maha Tahu telah memaparkannya dalam Al-Quran. Tepatnya dalam surah An-Nur ayat 43 yang berbunyi sebagai berikut:

“Tidakkah kamu lihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikan­nya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan”.

Dalam ayat tersebut, Allah menjabarkan bahwa hujan muncul setelah awan-awan berkumpul dan bertindihan. Selain air, turun pula es atau salju dari langit yang telah sering kita saksikan di beberapa tempat. Benar bahwa Allah memang hanya menurunkan es itu kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya saja. Sementara sebagian orang lainnya hampir tidak pernah menyaksikan turunnya es dari langit. Contohnya masyarakat Indonesia yang hidup di wilayah tropis.

Melalui ayat tersebut, Allah seakan menyiratkan bahwa air hujan memang mengandung sejuta misteri. Allah mengajak kita untuk mengambil pelajaran besar di balik peristiwa-peristiwa langit itu dengan cara melihatnya atau menelitinya dengan lebih lekat.

Ketika air itu menyentuh permukaan tanah di bumi, dengan seizin Allah tumbuhlah berbagai macam tumbuhan. Kemudian tumbuhan itu memunculkan buah yang dapat di makan oleh manusia sehingga menjadi rezeki bagi mereka. Jika kita pikirkan, betapa mudah bagi Allah untuk memberi sesuatu kepada kita. Dari tetesan air hujan yang kecil saja, banyak hal bermanfaat yang muncul. Dan semuanya di ciptakan hanya untuk makhluk penghuni bumi.

Hal ini di jelaskan dalam Surat An-Nahl ayat 10-11 yang berbunyi:

Dengan (air hujan) itu Dia menumbuhkan untuk kamu tanam-tanaman, zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.”

Selain sebagai rezeki, Allah juga menurunkan hujan sebagai pertolongan kepada hamba-Nya yang tengah diliputi keputusasaan. Entah karena musim paceklik yang tiada akhir, entah karena kekurangan harta dan makanan, atau alasan lainnya. Sebagaimana Ia sampaikan dalam Quran surah Asy-Syuura ayat 28 berikut ini:

“Dan Dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.”

Terapi Air Hujan Agar Mempercepat Hamil

Air Hujan
Air hujan sebagai terapi untuk wanita hamil

Benarkah Air Hujan Dapat Mempercepat Hamil Bagi Wanita?

Setiap pasangan yang telah mengikatkan janji setia di hadapan Allah, pasti mendambakan keturunan. Merekalah yang akan menghiasi rumah dengan tawa candanya serta membuat orang tua khawatir dengan tangisnya. Dan dari kehadiran anak-anak pula Allah menurunkan rezeki yang berlimpah.

Doa seorang anak shalehah juga akan menyelamatkan kedua orang tuanya dari siksa neraka. Sebagaimana riwayat Abu Hurairah RA:

“Rasulullah bersabda: “Apabila manusia meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya.” (HR Muslim).

Oleh karenanya, wajar jika pasangan suami istri melakukan berbagai macam cara untuk memperoleh momongan. Namun, sebagian orang memang memiliki sistem reproduksi yang menyulitkannya untuk mendapatkan karunia itu. Sehingga memaksa mereka melakukan usaha ekstra.

Dalam Islam, Rasulullah telah mengajarkan kita tentang salah satu solusi bagi permasalahan ini. Yaitu dengan cara meminum air hujan yang telah dibacakan ayat-ayat suci Al-Quran. Nabi Muhammad Saw. mengatakan bahwa cara ini diajarkan langsung oleh malaikat Jibril kepada beliau. Sehingga kemujarabannya, Insya Allah lebih tinggi.

Berikut ini tata cara terapi air hujan untuk wanita yang ingin segera hamil sebagaimana diriwayatkan oleh mam Al Qalyubi dalam kitab An Nawadir:

  1. Tampung air hujan dalam wadah yang bersih. Air hujan harus langsung dari langit, bukan yang menetes dari atap rumah. Tujuannya agar kebersihan air lebih terjamin
  2. Bacakan ayat-ayat Al-Quran ini:
  3. Surat Al Fatihah 70 kali
  4. Al Ikhlas 70 kali
  5. Surat Al Falaq 70 kali
  6. Surat An Nas 70 kali
  7. Ayat Kursi 70 kali
  8. Minum air tersebut setiap pagi dan petang selama 7 hari

Untuk mempercepat terkabulnya hajat hamil Anda (dengan terapi air hujan), barengi pula terapi ini dengan shalat sunnah seperti Tahajjud, Dhuha, dan shalat Rawwatib. Yakinlah bahwa segala sesuatu itu mudah dan mungkin terjadi atas seijin Allah Swt.

Baca Juga Beritaku: Doa Ketika Hujan Petir, Guntur, Serta Dilanda Musibah Banjir

Terapi Air Hujan untuk Mengobati Anak

Air Hujan
Air hujan ternyata baik untuk anak

Usia balita adalah masa yang rentan terhadap serangan berbagai penyakit. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh balita masih dalam tahap perkembangan. Sementara ia masih senang mengekplorasi lingkungannya, dari mulai main lumpur sampai memakan makanan yang jatuh ke lantai.

Jika anak mulai rewel karena sakit, orang tua kadang bingung. Sudah meminum obat dokter pun si kecil belum juga sembuh. Dalam kondisi tersebut, ruqyah bisa menjadi salah satu terapi alternatif untuk membantu mempercepat pemulihannya.

Dr. Said bin Ali bin Wahf al-Qohthani dalam bukunya yang berjudul Ad-Dua wa Yalihi Al-Ilaj bi Ar-Ruqa 35 memaparkan metode ruqyah mudah untuk bayi. Media yang Anda perlukan hanyalah air hujan dan kesungguhan dalam berdoa. Berikut ini tata cara lengkapnya:

  1. Tampung air hujan langsung dari langit. Pastikan tidak ada kotoran apapun yang masuk ke dalam wadah tersebut
  2. Tumbuk 7 helai daun bidara hingga halus lalu campurkan ke dalam air hujan tadi
  3. Bacakan ayat-ayat Al-Quran berikut ini:
    1. Ta’awudz: a-‘uudzu billahi minas syaithanir rajiim
    1. Ayat kursi 1 kali
    1. Surah Al-A’raf ayat 117-122
    1. Surat Yunus ayat 79-82
    1. Surah Taha ayat 65-70
    1. Surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
  4. Minumkan air itu sebanyak 3 kali kepada balita yang sakit
  5. Gunakan sisa air memandikan si kecil
  6. Lakukan terus hingga sakitnya sembuh

Hubungan Air Hujan dan Jerawat

Banyak artikel di internet yang mengatakan bahwa air hujan mampu mencegah masalah jerawat di wajah. Hal ini dikarenakan kandungan pH basa yang katanya ampuh mengangkat kotoran di kulit. Sayangnya hal ini hanyalah mitos belaka.

Menurut ahli kecantikan bernama Donna Fay Graziano, meski air hujan merupakan air yang paling murni di dunia, ia tidak sepenuhnya aman. Jika Anda tinggal di pinggiran kota yang masih sangat asri dan minim polusi, air hujan memang bisa menyehatkan kulit.

Namun, lain soal jika Anda tinggal di wilayah perkotaan yang penuh dengan asap kendaraan, pabrik, dan polutan lainnya.  Air hujan yang turun ke bumi, sudah tercampur dengan berbagai racun yang berada di atmosfer. Bayangkan zat-zat berbahaya itu langsung mengenai kulit Anda dan menyumbat pori-pori. Pastilah hanya efek negative yang timbul seperti jerawat, komedo, bahkan hingga kanker kulit.

Maka jika Anda ingin memanfaatkan air hujan untuk mandi atau mencuci muka, pastikan rebus dulu hingga mendidih. Agar setiap kuman dan kotoran musnah seketika.

Baca Juga Beritaku: Hujan-hujanan, 5 Manfaat Air Hujan, Jangan Melarang Anak

Doa Meminta Turunnya Hujan

Air Hujan

Tak dapat disangkal bahwa hujan adalah sebuah berkah yang tak terhingga manfaatnya. Karena hujanlah benih-benih tumbuh menjadi pohon yang menghasilkan buah lalu manusia dan hewan bisa memakannya hingga kenyang. Tanpa hujan, tentunya semua makhluk akan mati.

Maka tak heran jika kekeringan menjadi suatu bencana yang sangat berat bagi semua makhluk. Ketika tanda-tanda paceklik mulai muncul, Rasulullah mengajarkan kita sebuah doa untuk memohon hujan. Supaya musibah itu bisa terhindarkan. Berikut ini doanya:

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, hujan yang lebat merata, mengairi, menyuburkan, bermanfaat tanpa mencelakakan, segera tanpa ditunda.”

Dikisahkan bahwa Rasulullah juga pernah mengalami bencana kekeringan semasa hidupnya. Sebagai ikhtiar meminta pertolongan kepada Allah, Rasulullah melakukan sholat istisqo 2 rakaat dengan niat sebagai berikut:

“Ushallī sunnatal istisqā’i rak’ataini (imaaman/ma’mūman) lillāhi ta’ālā.”

Usai mendirikan shalat sunnah itu, beliau memanjatkan doa istisqo. Namun sebelumnya didahului dengan bacaan doa kurab:

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah yang agung dan santun. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Arasy yang megah. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan langit, bumi, dan Arasy yang mulia.”

Setelah itu, beliau membaca doa istisqo sebagai berikut:

“Allāhummasqinā ghaitsan mughītsan hanī’an marī‘an (lan riwayat murī‘an) ghadaqan mujallalan thabaqan sahhan dā’iman. Allāhummasqināl ghaitsa, wa lā taj‘alnā minal qānithīn.

Allāhumma inna bil ‘ibādi wal bilādi wal bahā’imi wal khalqi minal balā’i wal juhdi wad dhanki mā lā nasykū illā ilaika. Allāhumma anbit lanaz zar‘a, wa adirra lanad dhar‘a, wasqinā min barakātis samā’i, wa anbit lanā min barakātil ardhi.

Allāhummarfa‘ ‘annal jahda wal jū‘a wal ‘urā, waksyif ‘annal balā’a mā lā yaksyifuhū ghairuka. Allāhumma innā nastaghfiruka, innaka kunta ghaffārā, fa arsilis samā’a ‘alainā midrārā.”

Arti doa tersebut adalah:

Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan yang menolong, mudah, menyuburkan, yang lebat, banyak, merata, menyeluruh, dan bermanfaat abadi.

Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan. Jangan jadikan kami orang yang putus harapan.

Y Allah, sungguh banyak hamba, negeri, dan jenis hewan, dan segenap makhluk lainnya mengalami bencana, paceklik, dan kesempitan, kami tidak mengadu selain kepada-Mu.

Ya Allah, tumbuhkan tanaman kami, deraskan air susu ternak kami, turunkan pada kami air hujan karena berkah langit-Mu, dan tumbuhkan tanaman kami dari berkah bumi-Mu.

Ya Allah, angkatlah kesusahan paceklik, kelaparan, ketandusan dari bahu kami. Hilangkan dari kami bencana yang hanya dapat di atasi oleh-Mu.

Ya Allah, sungguh kami memohon ampun kepada-Mu, karena Kau MahaPengampun. Maka turunkan pada kami hujan deras dari langit-Mu.”

Baca Juga Beritaku: 4 Doa Agar Hujan Berkah, Cepat Reda Mencegah Banjir Dan Badai

Doa Memohon Dihentikannya Hujan dan Mencegah Banjir

Akibat ulah manusia, air hujan yang penuh rahmat pun bisa menjadi bencana. Bagaimana tidak? Manusia menebang pohon berlebihan, membuang sampah ke sungai, dan berbuat kerusakan lainnya. Maka ketika hujan turun, air tak dapat mengalir dengan baik sehingga menyebabkan banjir.

HR. Bukhari meriwayatkan bahwa peristiwa banjir ternyata pernah pula terjadi di zaman Rasulullah. Masyarakat yang takut, bingung, dan putus asa pun berbondong-bondong mendatangi beliau untuk meminta pertolongan. Nabi Muhammad Saw. pun memanjatkan doa sebagai berikut:

Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

Artinya: “Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turukan lah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.”

Adapun doa agar terhindar dari musibah banjir sebagaimana diriwayatkan oleh HR. Abu Daud adalah sebagai berikut:

“Allâhumma innî a‘ûdzubika minal hadmi wa a‘ûdzubika minat taraddî wa a‘ûdzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a‘ûdzubika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal maut wa ‘aûdzubika an amûta fî sabîlika mudbiran wa a‘ûdzubika an amûta ladîghan”

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir, dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam (banjir), terbakar, dan tak berdaya. Dan aku berlindung pada-Mu apabila syetan menjerumuskan padaku ketika akan mati, dan aku berlindung pada-Mu apabila mati dalam keadaan berbalik arah dari jalan-Mu (murtad), dan aku berlindung pada-Mu apabila mati karena disengat.”

Demikian artikel tentang terapi Air Hujan agar Mempercepat daripada Hamil pada wanita.

Daftar Pustaka

  1. Baiquni, Ahmad. 2019. Air Hujan Bisa Untuk Obat, Begini Tata Caranya Menurut Islam. https://www.dream.co.id/your-story/air-hujan-bisa-untuk-obat-begini-tata-caranya-menurut-islam-191106n.html
  2. Terapi Ruqyah Menggunakan Air Hujan. https://abusyifacentre.blogspot.com/2017/01/terapi-air-ruqyah-menggunakan-air-hujan.html
  3. What Rain Water Does to Your Skin? https://www.mdface.com/blog/what-rain-water-does-to-your-skin/
  4. Utami, Ayu. 2020. Hadapi Kekeringan, Ini 3 Doa Meminta Hujan Turun Beserta Artinya. https://www.popbela.com/career/inspiration/nurul-ayu-utami/doa-meminta-hujan-turun/full
  5. 2020. Sholat Istisqo: Tata Cara, Niat, dan Bacaan Doa. https://kumparan.com/berita-hari-ini/sholat-istisqo-tata-cara-niat-dan-bacaan-doa-1usFGqYaR2n/full
  6. Widiyani, Rosmha. 2020. Doa Minta Hujan Berhenti Sesuai Tuntunan Hadist. https://news.detik.com/berita/d-4846850/doa-minta-hujan-berhenti-sesuai-tuntunan-hadist
  7. Fauziah, Novie. 2020. Musim Hujan, Baca Doa Ini agar Terhindar dari Banjir dan Longsor. https://lifestyle.okezone.com/read/2020/10/30/612/2301452/musim-hujan-baca-doa-ini-agar-terhindar-dari-banjir-dan-longsor
Bagikan Ke