Janda Anak 3, Cari Pasangan Tidur, Tidak Puas Hanya 5X

Cari Pasangan Tidur dengan Janda, atau berminat dengan janda kesepian, Mungkin ia mencari kepuasan. Atau Sekedar hobby?

Beritaku.Id, Lifestyle – Status janda, yang melekat pada wanita ini, tidak membuatnya berhenti untuk Cari Pasangan atau teman Tidur demi kepuasan, meski telah memiliki anak 3 orang, Jumat (20/3/2020)

Dengan kelakuannya tersebut, dimana melakukan hubungan 5 kali sehari, baginya belum cukup, sehingga selalu mencari pasangan, menjadikannya di kecam banyak orang.

Janda mencari pasangan untuk puas Cari Pasangan Tidur
Rebecca, Janda anak 3 yang mencari pasangan, sebab tidak puas hanya dengan 5 kali sehari

Janda kesepian beranak tiga memiliki hobby tak lazin, yakni kecanduan berhubungan minimal 5 kali dalam sehari, sehingga masyarakat banyak yang memandang miring kepadanya.

Dalam beberapa kesempatan, janda tersebut puas diawal hubungan, begitpun lelaki yang menjadi pasangannya.

Namun pelan-pelan, lelaki muda yang menjadi pasangannya tidak kuat dengan permiantaan pelaku, untuk dilayani hampir setiap waktu.

Janda Tidak Puas Dan Bukan Gangguan Jiwa

Dirinya dalam melaksanakan aktifitas melenceng tersebut, belum mengakui bahwa hal itu adalah gangguan fisik dan mental.

Dirinya menganggap bahwa itu adalah normal sebagai manusia biasa, hanya saja kebutuhannya yang meningkat.

Kisah ini dibeberkan oleh Rebecca Barker (umur 37), mengeluhkan kisahnya yang memilukan pada beberapa waktu lalu.

Bersama anaknya Tinggal di kota Tadcaster, Yorkshire Utara, Inggris, akibatnya, kehidupannya hancur tidak karuan dengan kecanduan tersebut.

Mengutip Eva.vn dia mengatakan, “lima kali sehari tak cukup,” pengakuan Rebecca tentang kebutuhannya yang aneh itu.

Karena abnormanya tersebut, dirinya mengalami gangguan koneksi atau interaksi dengan lingkungannya, sebab banyak yang mencibir.

Tidak Puas Dengan Semua Pacarnya

Rebecca dengan vulgar menjelaskan bahwa dia pernah punya pacar yang awalnya bisa memenuhi gairahnya tersebut.

Dalam sehari dirinya bisa melakukan sesuai keinginannya, tapi perlahan pacarnya mencurigai sikapnya yang selalu berharap dekat dan melayani keinginannya, yang tidak lazim.

Sehingga lelaki tersebut berkesimpulan, bahwa dirinya hanya dijadikan pemuas nafsu, bukan sebagai pasangan kekasih dengan mengendepankan perasaan satu sam lain.

“Dia justru memberikan tuduhan selingkuh secara emosional, dia ingin aku merasa bersalah,” Ungkap Rebecca.

Ibu berstatus single parents tersebut, mengakui bahwa dirinya bisa melayani keinginannya dan kekasihnya, namun pacarnya tersebut tidak tahan lagi.

“Saya hanya berani tinggal di rumah karena saya malu, karena hanya itu yang bisa saya pikirkan,” Sesalnya

“Itulah pikiran pertama setiap kali saya bangun pagi, saya ingin mencari pacar saya, dan meminta untuk memberikan apa yang saya inginkan” jelasnya.

Rasionalisasi dari janda ini, menyebutkan bahwa berhubungan intim membuatnya merasa lebih semangat, rileks dan santai.

Rebecca tak suka bermain dengan tempo yang lama, hanya membutuhkan waktu 5 menit untuk menyelesaikannya.

Baca juga Rayuan janda muda di Bantul

Semenjak putus dari pacarnya tahun 2014, dirinya megaku kesepian, hingga Rebecca membawa seluruh darah dagingnya ikut tinggal bersama ibunya.

Dia menjalani kehidupan pribadi dan jarang dibelai, karena belum bisa menemukan pasangan yang sesuai harapannya.

Semenjak putus, Rebecca mengurung diri dalam kamar dan tanpa berinteraksi dengan warga lainnya, dan bahkan hatinya telah tertutup pada siapapun.

Gagal Cari Pasangan Tidur

Rebecca berusaha untuk memperbaiki sikap dan prilakunya yang telah di cap buruk oleh lingkungannya.

Metode proyeksi Rebecca menyebutkan bahwa hal itu dilakukan karena dirinya mengalami depresi, dari hubungan sebelumnya.

Dia mengalami keluhan depresi setelah melahirkan anak ketiganya di tahun 2012 dan harus banyak minum obat-obatan untuk mengobatinya.

Juga didiagnosis memiliki kekurangan serotonin, yang bertindak sebagai hormon yang membantu suasana hati, memori, tidur, pencernaan dan banyak lagi.

Setelah putus dengan pacarnya, pindah ke Prancis untuk hidup dan aktif dalam pekerjaan, Rebecca telah mengatasi depresi dengan melakukan hubungan intim sebanyak 5 kali minimal dalam sehari.

Kecanduan seksual belum diakui oleh Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) sebagai bentuk penyakit.

Karena hal tersebut (belum diakui sebagai penyakit), maka dirinya tak mendapatkan layanan kesehatan dari pemerintah Inggris.

Setelah melewati kisah sulit tersebut, Janda ini tak ragu lagi membagikan kisah pilu yang dialaminya untuk membantu mereka mengalami keluhan yang sama.

Berapa Kali Normalnya Berhubungan?

Dikutip dari Halodoc, bahwa untuk hubungan dengan pasangan, normalnya melakukan 3-4 kali dalam seminggu, untuk usia pasangan diatas 5 tahun.

Hubungan yang baik tidak bisa diukur hanya pada status hubungan ranjang tersebut, tapi juga suasana hati keduanya.

Dalam membina rumah tangga dan membesarkan anak, serta harmonisnya dalam menjalani seluruh aspek kehidupan, dan keseharian.

Baca juga Janda Anak 3, Cari Pasangan Tidur, Tidak Puas Hanya 5X

Penulis: Fauzi

PILIHAN Beritaku

Komentar