Organisasi Semi Militer, Masa Pendudukan Jepang, Tujuan Dan Misi
Organisasi semi militer Fujinkai Bentukan Jepang, Dengan Syarat Umur 15 -25 Tahun, Foto: HarianSejarah.Id
Organisasi Semi Militer, Masa Pendudukan Jepang, Tujuan Dan Misi

Terdapat beberapa organisasi semi militer bentukan dari pendudukan Jepang, Dengan Tujuan dan Misi Yang Dijalankannya, Memanfaatkan Penduduk Indonesia.

Beritaku.Id, Organisasi dan Komunikasi – Organisasi berbentuk Semimiliter di bentuk oleh Jepang di Tanah air. Selama pendudukan Jepang memiliki maksud dan tujuan yang khusus.

Labelisasi kesejahteraan rakyat, untuk menjaga stabilitas Indonesia, mereka (Jepang) tidak memiliki tujuan khusus mempertahankan negara atau bela tanah air.

Melainkan Jepang ingin mengokohkan kekuasaan di Indonesia. Sebab masa tahun 1942 ketika Jepang ke Indonesia, berhadapan dengan Penjajah Belanda dan Eropa.

Dan masa pendudukan Jepang masih mendapat gangguan dari penjajah sebelumnya.

Daftar Organisasi Berbentuk Semi Militer Selama Pendudukan Jepang

Ketika ditanya, sebutkan organisasi apasaja yang merupakan organisasi dimasa pendudukan Jepang. Maka jawabannya adalah Seinendan, Keibodan, Syuisyintai, Fujinkai dan Keikio Seinen Teishinti.

Adapun modus pendiriannya adalah sebagai berikut:

a. Organisasi Semi Militer: Seinendan (Pasukan Pemuda)

Pimpinan tertinggi bergelar gunseikan. Tujuannya adalah mendidik dan memberikan pelatihan kepada seluruh pemuda 14-22 tahun. Untuk misi menjaga dan meningkatkan stabilitas tanah air dengan mengandalkankekuatan sendiri.

Kapankah lahirnya organisasi Seinendan?

Seinendan Resmi berdiri pada tanggal 29 April 1943 dengan komposisi pasukan pemuda sekitar 5000 orang pemuda. Yang berasal dari kepulauan Jawa.

b. Organisasi Semi Militer: Keibodan (Pasukan Pembantu Polisi)

Bertugas memberikan bantuan kepada Polisi Jepang untuk menjaga stabilitas dalam negeri.

 Dengan umur yang direkrut antara 25 – 35 tahun. Organisasi ini resmi berdiri tanggal 29 April 1943.

c. Organisasi Bentukan Jepang: Syuisyintai (Pasukan Pelopor)

Berdiri pada 1 November 1944. Untuk oganisasi semi militer ini dipimpin langsung Ir. Soekarno dan terbentuk sebagai hasil dari sidang ketiga dari Chuo Sangi In (Dewan Pertimbangan Pusat).

Organisasi ini membantu Jepang mempersiapkan kemerdekaan Republik Indonesia. Komposisi pasukan ini mencapai 100.000 pasukan yang tersebar diseluruh Indonesia. Terbanyak di Jawa.

d. Organisasi : Fujinkai (Pasukan Wanita Wanita)

Syarat bergabung dalam organisasi ini adalah wanita berumur mnimal 15 tahun. Bertugas mempersiapkan dana wajib berupa dengan menyerahkan perhiasan, hewan peliharaan, dan hasil bumi untuk makanan kebutuhan perang.

Resmi berdiri pada Bulan Agustus 1943.

e. Organisasi Kaikyo Seinen Teishinti (Hizbullah)

Merupakan wadah perjuangan Indonesia yang diisi oleh umat Islam. Beranggotakan pemuda-pemuda Islam yang dilatih untuk melakukan upaya pengintaian.

Berdiri pada 15 Desember 1944. Dengan komposisi pasukan berjumlah 50.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tujuan Dan Misi Jepang Membentuk Organisasi Selama Pendudukan

Tidak ada makan siang gratis, maksudnya adalah semua usaha dan upaya Jepang untuk memobilisasi organisasi. Dengan bentukan Semi Militer memiliki misi yang terselubung, diantaranya:

Organisasi Semi Militer: Seinendan (Pasukan Pemuda), memiki maksud tersembunyi untuk memanfaatkan tenaga Pemuda Indonesia. Sebagai pasukan cadangan Jepang untuk menghadapi gangguan Belanda.

Sebab masa pendudukan Jepang masih mendapatkan hambatan dan gangguan dari penjajah sebelumnya. Untuk menghemat tenaga dan energi mereka. Maka mereka memanfaatkan tenaga Pemuda Indonesia. Dengan organisasi Seinendan (Pasukan Pemuda).

Tujuan Organisasi Keibodan (Pasukan Pembantu Polisi), dimana organisasi bentukan Jepang tersebut memiliki misi menjaga stabilitas dalam negeri.

Jepang hemat energi untuk menghadapi gangguan dari para pemuda dan warga dalam Negeri Indonesia yang hendak melakukan perlawanan. Untuk hal tersebut Jepang memanfaatkan Pasukan Keibodan.

Sehingga yang berhadap-hadapan dalam setiap gangguan adalah warga Indonesia melawan warga Indonesia.

Syuisyintai (Pasukan Pelopor), dibawah arahan dan kendali Ir Soekarno, sebagai organisasi pergerakan massif. Maka organisasi ini tidak bisa dikendalikan oleh Jepang.

Justru banyak massa yang bergabung yang kemudian ini menjadi cikal bakal organisasi kemerdekaan Indonesia.

Semi Militer Fujinkai (Pasukan Wanita Wanita), Organisasi ini dibentuk Jepang sekaligus dimanfaatkan. Umur mereka 15 hingga 25 tahun. Tentara Jepang datang ke Indonesia tidak membawa serta istri mereka.

Sehingga pasukan ini dalam beberapa kasus menjadi objek kejahatan dan pelecehan tentara Jepang.

Organisasi Kaikyo Seinen Teishinti (Hizbullah), Organisasi ini hampir sama dengan organisasi Pelopor. Yang menghimpun diri untuk membentuk kekuatan perlawanan terhadap tentara Jepang.

Awalnya dibentuk oleh Jepang untuk mendetekasi perlawanan Rakyat Indonesia terhadap pendudukannya.

Dengan doktrin bahwa pasukan Belanda dan Inggris merupakan musuh besar Indonesia.

Namu belakangan organisasi ini menghimpun kekuatan Islam dan angkat senjata untuk melawan tentara Jepang yang ada di tanah Air.

Demikian beberapa organisasi bentukan saat Pendudukan Jepang, berupa organisasi Semimiliter yang tidak dipersenjatai oleh mereka.

Beritaku Organisasi: Pengertian Organisasi, Tujuan, Bentuk dan 4 Ciri

Sumber lain: Harian Sejarah