Pelacur Menjadi Penulis Buku

Pelacur 10.000 Pelanggan, Lelaki Beristri Cantik

Diposting pada

Pelacur Dengan 10.000 Pelanggan, laki-laki bujang maupun telah beristri

Beritaku.Id, Lifestyle – Wanita menjadi pelacur, atau menjual tubuh dan cintanya kepada lelaki hidung belang, menjadi fenomena yang tidak bisa dihindarkan, Kamis (23/1/2020)

Kisah Wanita yang 12 Tahun Jadi Pelacur, Mengaku Pernah melayani Lebih dari 10 Ribu Pria dan Bocorkan Mengapa Mereka Masih Suka mencari pekerja seks komersial untuk skeke (begitu-begitu), walau Beristri Cantik.

Buku berjudul 10.000 Men and Counting itu secara tersirat menceritakan pengalamannya menjadi seorang pelacur selama sekitar 12 tahun.

Petaka Sang Pelacur 10.000 Pelanggan

Semua kisah suram yang menimpanya dimulai ketika berumur 21 tahun.

Pada usia tersebut kesuciannya direnggut oleh beberapa orang yang melakukan pemaksaan skeke dengannya.

Proses gareddo (hubungan suami istri) terpaksa itu benar-benar menjadi pengalaman yang sangat traumatik.

Dari pengalaman buruk tersebut, dirinya kemudian menjadi seorang pelacur atau pekerja seks komersial.

Tidak tanggung-tanggung, dirinya telah melayani 10.000 pelanggan lelaki dengan berbagai background beraneka ragam.

Pengalaman terbangnya sebagai wanita penghibur, dituangkan dalam bukunya tersebut, ternyata pria baik lajang maupun beristri.

Mementingkan soal cara gareddo (hubungan badan) yang variatif, atau mengikuti adegan film-film porno.

Pria menginginkan memiliki istri yang merengek meminta untuk skeke sebagai bentuk bermanja. dan kadan sikap ini hilang, seiring lamanya masa pernikahan.

Ya, para pria senang, ketika seperti dibutuhkan untuk skeke (begitu-begitu).

Itu artinya, pria umumnya selalu suka melihat wanita berenergi, kemudian meminta mereka untuk berhubungan intim.

Gwyneth Memiliki Pelanggan Fantasi

Dalam tulisan bukunya, rata-rata pria bersistri meski cantik, masih saja mencari pelampiasan seks kepelacuran.

“Itu adalah fantasi (hubungan variatif) yang paling mereka harapkan,” ujarnya.

Dia meneruskan, bahwa cara dan variasi dalam melakukan gareddo (hubungan intim) itu tidaklah penting.

“Tapi para wanita harus memperlihatkan, bahwa mereka benar-benar ngebet ingin bercinta dengan suami atau pasangan mereka,”

“Bahkan, berpura-pura sajalah bila kamu (wanita) sebenarnya tak terlalu ingin,” ujar Gwyneth.

Pria Beristri Jatuh Dipelukannya

Dengan pendekatan seolah dia sangat bernafsu dengan pelanggan, Gwyneth mengaku bisa sukses di jalur prostitusi.

Itulah mengapa dia sangat ‘laris’, sehingga bisa sampai melayani lebih dari 10.000 pelanggan dikamar nafsu.

“Mereka itu hanyalah para pria yang ingin senang, dan mereka ingin agar kamu merasa senang juga,” kata Gwyneth.

Gwyneth juga mengungkap bahwa pria hanya ingin berhubungan intim dengan pelacur berusia lebih muda, adalah mitos belaka.

Menurut dia, banyak PSK yang usianya tak lagi muda, tapi toh tetap punya pelanggan lelaki yang selalu datang kepadanya.

Gwyneth Monetenegro memasuki industri prostitusi setelah masa-masa yang traumatis.

Pelacur dulunya Gwyneth Montenegro
Penulis Buku, Gwyneth Montenegro Pelacur 10.000 Men And Counting Pelanggan (Foto: Istimewa)

Gwyneth bercerita bagaimana dia dibius, lalu dibawa ke suatu tempat, diperkosa ramai-ramai, dan ditinggalkan laiknya sampah.

Dia sempat mendapatkan lisensi pilot komersial saat berusia 29 tahun dan bekerja sebagai pilot wisata.

Tapi Gwyneth kembali lagi jadi pelacur setelah didiagnosis menderita gagal ginjal yang membuatnya gagal mempertahankan lisensinya.

Setelah tak lagi menjadi pelacur, Gwyneth lebih banyak mencurahkan waktunya untuk mengurusi isu-isu pemberdayaan perempuan.

Dia ingin para perempuan bisa mencapai impian dan tujuannya meski banyak kesulitan yang dihadapi.

Bagikan Ke