Fahidin Fobia Terhadap Kekuatan dan Integritas DPP KKB

12/08/2019-Beritaku, Sorot-214 dilihat

BERITAKU.ID, MAKASSAR – Untuk bebas tidak hanya membuang satu rantai. Tetapi untuk hidup dalam rasa saling menghargai dan memperbesar kebebasan orang lain (Nelson Mandela), Makassar (12/08/2019)

Beberapa waktu yang lalu, di Warung Upnormal 9 Agustus 2019 oleh DPP KKB diselenggarakan Dialog Kepemimpinan, dengan mengumpulkan para Bakal Calon dan Panelis 7 orang Guru Besar. Kegiatan tersebut, membuat Ketua DPD PKB Bulukumba, Fahidin, meradang.

Ketua Komisi B DPRD Bulukuba tersebut melontarkan kritikan tidak nyaman terhadap DPP KKB, “KKB ini bukan organisasi politik, tapi tidak menutup kemungkinan didalamnya ada yang berasal dari partai politik tertentu. Nah, ini yang kita takutkan, jangan sampai terlena,” gertak Fahidin.

Dikonfirmasi terpisah, Prof. DR. H. Achmad Gani, SE, M.Si, sebagai salah satu panelis kegiatan tersebut memandang, bahwa pendapat Fahidin keliru itu, karena dia tidak hadir makanya keliru, jika menilai kegiatan tersebut adalah kegiatan politik praktis yang bermakna negatif dimata Fahidin sebab kegiatan ini adalah kegatan diskusi dengan panelis yang bersifat terbuka bagi semua bakal calon.

“Bagaimana kedepan melihat Bulukumba secara utuh, ini yang di diskusikan, yang masalah kalau kegiatan tersebut memberikan dukungan kesalah satu paslon, inikan tidak (tidak ada pernyataan mendukung calon tertentu” Jelas Guru Besar Universitas Muslim Indonesia tersebut.

Seperti diketahui, di DPP KKB berhimpun banyak guru besar dari berbagai bidang keilmuan, dan pada kegiatan Dialog tersebut, menghadirkan 7 Guru Besar, diantaranya : Prof. DR. Ir. H. Sudirman,MP, Prof. DR. SM Noor, SH, MH,   Prof. DR. Ahmad Ruslan, SH, MH, Prof. DR. Rasyid Masri, M.Ag, Prof. DR. Marwan Mas, SH, MH, Prof. DR. H. Ahmad Gani, SE., M.Si, Prof. Hj Harlina Aminuddin Ilmar, dan  Drs H. Mappigau Samma, M.Si.

Sebaiknya Fahidin fokus saja untuk membuat perencanaan Bulukumba kedepan, bukan fobia dengan integritas yang dimiliki DPP KKB, tidak menarik itu seorang Fahidin mencak-mencak dan menganggap kegiatan ini sebagai kegiatan politik praktis, sementara pakar dan akademisi menilai kegiatan ini positif, kata salah seorang tokoh Bulukumba yang enggan menyebutkan namanya.

Andi Badi Sommeng selaku Ketua Umum DPP KKB mengapresiasi kepada seluruh Panelis yang terdiri dari Pakar/Akademisi dari Universitas ternama di Makassar untuk kesediaannya menjadi Panelis.

“Professor beberapa orang dan pakar pemerintahan asal Butta PanritaLopi menyatakan telah hadir menjadi panelis, artinya kegiatan ini dianggap sesuatu yang positif” ungkat Andi Badi.

Penulis: Waldan
Editor:

PILIHAN Beritaku

Komentar