Pengertian Pidato Ekstemporan
Jenis Pidato Dalam Publik Speaking, Memakai Teks atau tanpa Textt (Foto: Lintasmedia)

5 Kelebihan Kekurangan Pidato Ekstemporan

Diposting pada

Terdapat 5 Kelebihan Kekurangan Pidato Ekstemporan, Apa Pengertian, dan bagaimana contoh praktis dalam kehidupan sehari-hari untuk melakukan kegiatan publik speaking?

Beritaku.id, Organisasi dan Komunikasi – Seperti air mengalir dalam membawakan sebuah isi pidato publik, dan kata-katanya tidak berhenti serta terhubungan antara satu kalimat dengan kalimat lainnya. Itulah Ekstemporan maupun impromptu.

Oleh: Elsa Cordana (Penulis Organisasi dan Komunikasi)

Pernahkah kamu mendengarkan atau melihat orang berpidato? Tentunya hampir setiap orang pasti pernah mendengar atau melihat orang berpidato.

Orang berpidato dapat kamu temukan pada berbagai tempat apasaja saja. Formal maupun informal.

Saat kamu sedang berada di bangku sekolah dasar, setiap hari Senin kamu akan melihat kepala sekolah menyampikan pidato pada saat upacara bendera.

Selain itu, kamu juga dapat melihat orang berpidato ketika upacara Kemerdekaan Indonesia di televisi.

Pidato
Mic dan Soundsistem sebagai kelengkapan Pidato (Foto:Sekolahnesia)

Secara umum, orang akan menyampaikan pidato pada saat acara penting. Berpidato merupakan aktivitas yang sudah lama dilakukan bahkan terdapat sejarah mengenai pidato.

Ada banyak jenis pidato, namun sebelum mengenal apa saja jenis pidato kamu harus mengetahui daripada pidato tersebut.

Pidato merupakan sebuah aktivitas atau kegiatan berupa berbicara di depan umum dengan maksud menyatakan pendapat atau memberikan suatu pemahaman mengenai suatu hal.

Ketika seorang berpidato maka dia akan membuat teks pidato terlebih dahulu, hal ini dilakukan supaya ketika berpidato dapat berjalan dengan lancar dan maksud atau pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh audience.

Teks pidato adalah sebuah teks tertulis yang berisi mengenai pendapat, gagasan dan pengetahuan yang akan tersampaikan di depan umum.

Definisi Pidato Ekstemporan

Penyampaian pidato orang yang satu dengan yang lainnya dapat berbeda-beda. Secara umum, terdapat empat metode dalam berpidato yaitu

a. Spontanitas

Spontanitas adalah Pidato impromptu merupakan pidato yang tersampaikan pada saat acara resmi seperti namun sedikit santai seperti pesta.

Pidato impromptu biasanya tanpa ada persiapan terlebih dahulu (secara spontan) dan tidak menggunakan naskah dalam penyampaiannya.

b. Membaca teks

Membaca teks atau Pidato manuskrip adalah pidato yang menggunakan naskah dalam penyampaiannya.

Orang yang berpidato akan membacakan naskah dari awal sampai akhir sesuai dengan naskah pidato yang tertulis.

Bentuk Text Pidato
Menulis Rancangan Text Pidato (Foto:Quipper)

Secara umum, orang yang berpidato manuskrip dapat kamu sebut sebagai orang yang membaca pidato bukan orang yang menyampaikan pidato karena orang tersebut hanya membaca teks pidato.

Pidato manuskrip dapat kita temukan misalnya ketika upacara bendera, kepala sekolah membacakan pidato dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Biasanya pidato manuskrip ketika orang yang jabatannya lebih tinggi kepada orang yang jabatannya di bawahnya.

c. Menghafal

Menghafal atau Pidato memoriter adalah pidato yang memiliki teks pidato lalu ketika menyampaikan pidato ini perlu mengingat kata demi kata.

Jika ingin melakukan pidato memoriter maka kamu harus memerlukan berbagai persiapan yang terarah. Hal ini bertujuan supaya kamu dapat mengingat isi atau pesan pidato.

d. Menjabarkan

Menjabarkan atau Pidato extemporan merupakan pidato yang sering oleh banyak orang karena metode pidato ini sebagai metode yang paling baik.

Ketika menyampaikan pidato extemporan, juru pidato atau pembicara tidak menggunakan naskah.

Oleh sebab itu ketika ingin menyampaikan pidato extemporan maka kamu perlu berlatih, menyiapkan garis-garis besar atau outline serta pokok-pokok bahasan dan penunjang yang kamu butuhkan.

Ketika menyampaikan pidato extemporan kamu tidak perlu mengingat kata demi kata atau menghafalkan teks pidato secara lengkap atau sama persis.

Kamu hanya perlu membuat outline yang nantinya akan kamu jadikan pedoman untuk mengatur segala ide atau gagasan yang ada di dalam pikiran kamu.

Maka dengan demikian kita bisa simpulkan bahwa ekstemporan (ekstempore) adalah sebuah cara penyampaian pidato dengan membahas atau menjabar daripada beberapa garis besar.

Baca juga beritaku: Konsep Pidato: Bentuk, Struktur Teks, 8 Jenis & Metode Penyusunan

Kelebihan dan Kekurangan Ekstemporan

Pidato ekstempore sebagai metode yang paling baik di antara metode lainnya. Hal ini membuktikan bahwa pidato ekstempore memiliki banyak kelebihan jika kita bandingkan dengan metode pidato lainnya. Berikut ini merupakan beberapa kelebihan dari metode pidato ekstempore.

Maka cara ekstempore (extemporan) adalah sebuah cara menjelaskan dengan alur yang sudah dibuat sebelumnya.

Kelebihan Dan Kekurangan Ekstemporan
Kelebihan Dan Kekurangan Ekstemporan (Foto: Ekopolitan)

a. Dapat Mengekspresikan Perasaan

Berpidato dengan menggunakan ekstemporan adalah berpidato tanpa menggunakan teks saat berbicara.

Oleh sebab itu ketika orang berpidato di depan umum dia tidak akan terpaku pada teks dan arah pandangan berada di audience.

Juru pidato akan dengan mudah mengekspresikan atau menunjukkan perasaannya kepada audience.

Dengan menunjukkan perasaan saat berpidato, audience tidak mudah bosan ketika mendengarkan pidato dari juru pidato.

b. Menciptakan Interaksi Antara Juru Pidato dan Audience

Salah satu kelebihan dari ekstemporan adalah juru pidato dapat mengekspresikan perasaannya dengan bebas.

Hal itu dapat memberikan kelebihan lainnya di metode ini. Metode ekstempore dapat menciptakan interaksi antara juru pidato dengan audience karena juru pidato dapat dengan mudah mengekspresikan perasaannya.

Ketika juru pidato menyampaikan ekspresinya, audience akan ikut hanyut dalam suasana pidato.

Dengan begitu, secara otomatis audience juga akan ikut mengekspresikan perasaannya dan antusias. Dengan apa yang sedang dibicarakan oleh juru pidato.

Audience dapat terbawa perasaan ketika juru pidato sedang mempromosikan.

Atau memperkenalkan suatu program yang dianggap memiliki banyak manfaat. Karena mampu mengatasi beberapa masalah yang ada pada suatu kelompok atau organisasi.

Juru bicara akan berpidato dengan semangat yang membara, dengan begitu audience juga akan merasakan semangat yang di bawa oleh juru pidato.

Melihat audience ikut bersemangat, maka akan meningkatkan semangat juru pidato.

c. Materi Lengkap Dan Sistematis

Pidato dengan menggunakan metode ekstempore memang tidak melihat teks atau menggunakan teks saat berpidato namun bukan berarti kamu tidak mempersiapkan teks pidato terlebih dahulu.

Pidato ekstempor tetap membutuhkan teks pidato terlebih dahulu. Namun teks pidato bukanlah hal yang paling penting dalam metode ini. Sebelum membuat teks pidato, kamu harus merancang naskah pidato.

Langkah pertama yang harus kamu siapkan adalah membuat kerangka pidato, merancang pokok-pokok bahasan pidato dan hal-hal penunjang lainnya.

Dengan mengetahui outline atau garis besar dari naskah pidato yang akan kamu sampaikan, kamu dapat membuat naskah pidato dengan materi yang lengkap dan sistematis.

Kerangka pidato atau outline pidato dapat mencegah kamu untuk melupakan materi yang akan kamu sampaikan. Selain itu kamu juga lebih terstruktur dalam menyampaikan pidato.

Meskipun kamu tidak membaca naskah pidato saat berpidato, kamu tetap ingat ketika berpidato karena kamu akan terbantu oleh outline yang telah kamu buat.

d. Terlihat Lancar Ketika Berpidato

Terlihat lancar saat berpidato merupakan impian semua orang. Hal ini membutuhkan banyak latihan dan rasa percaya diri yang tinggi.

Namun ada faktor lain juga yang berpengaruh yaitu metode pidato yang di gunakan. Metode ekstemporan dapat membantu kamu untuk terlihat lancar saat berpidato.

Mungkin kamu akan bertanya-tanya bagaimana bisa berpidato tanpa menggunakan teks namun terlihat lancar?

Jawabannya adalah bisa, karena kuncinya ada pada outline atau kerangka pidato yang kamu buat.

Kerangka pidato akan membantu kamu mengingat mengenai materi apa yang akan kamu sampaikan dan kamu dapat menyampaikannya dengan runtut.

Berpidato tanpa teks akan menambah kamu semakin terlihat lancar saat berpidato karena kamu tidak hanya terpaku pada teks.

Selama berbicara kamu dapat memandang ke arah audience sehingga menambah kamu semakin keren saat berpidato.

Jika kamu tidak terpaku kepada teks maka saat berada di depan umum kamu bisa melakukan improvisasi.

e. Mampu Mengendalikan Suasana Efektif

Menciptakan suasana yang efektif ketika sedang berpidato adalah hal yang wajib dilakukan.

Jika suasana tidak efektif dan kondusif maka materi pidato sulit sampai kepada audience.

Oleh sebab itu jika kamu berpidato maka kamu harus pandai mengendalikan suasana dan menciptakan suasana yang efektif.

Mengendalikan suasana dan menciptakan suasana yang efektif merupakan kelebihan dari pidato ekstempore.

Berpidato menggunakan metode ekstemporan tidak berpaku pada teks sehingga dapat melihat suasana sekitar dengan begitu suasana dapat terkendalikan.

Selain itu komunikasi yang baik akan tercipta ketika menggunakan metode ini. Jika komunikasi yang terbangun baik maka suasana pidato akan menjadi lebih efektif.

Di dunia ini hampir setiap metode tidak ada yang sempurna karena memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu juga dengan metode pidato ekstempor.

Baca juga beritaku: Pembicara Memukau, 3 Syarat dan Tata Cara Agar Penonton Terpaku

Kekurangan Ekstemporan

Meskipun memiliki banyak kelebihan, metode ini juga memiliki kekurangan. Kekurangan dari metode ini adalah

a. Juru pidato harus disiplin

Ketika kamu memutuskan untuk berpidato ekstemporan maka kamu harus bertekad untuk menjadi orang yang disiplin.

Berpidato ekstemporan tidak menggunakan teks dan hanya berpaku pada outline yang telah dibuat.

Oleh sebab itu kamu harus benar-benar berpidato sesuai dengan outline tersebut. Melakukan improvisasi dengan jumlah yang wajar boleh namun jangan kamu keluar dari outline yang sudah kamu buat.

Jika kamu tidak disiplin dengan diri kamu sendiri pidato kamu akan menjadi panjang dan tidak terarah.

b. Harus memiliki Rasa Percaya Diri Tinggi

Jika kamu ingin berpidato dengan menggunakan metode ekstemporan maka kamu harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Hal ini karena saat kamu berpidato kamu akan sering menatap ke arah audience.

Jika tidak terbiasa menatap audience maka hal-hal yang ada di dalam pikiran kamu dapat menghilang begitu saja sehingga kamu akan bingung ketika berpidato.

Perbedaan Pidato Ekstemporan dengan Impromptu

Dalam hal penyampaian pidato, maka ekstempore memiliki metode yang mirip, yakni Impromptu (spontan), bagaimana perbedaan keduanya?

Adapun perbedaan antara gaya ekstemporan degan impromptu, yakni:

a. Persiapan

Pidato extemporan dan impromptu memiliki persamaan yaitu sama-sama tidak terpaku pada teks.

Akan tetapi, pidato menggunakan metode ekstempore harus melakukan persiapan terlebih dahulu misalnya dengan menyusun kerangka pidato.

Namun pada metode impromptu, tidak ada persiapan khusus yang harus kita lakukan sebelum dan selama berpidato. Pidato impromptu dapat kita katakan sebagai metode dengan cara spontan.

b. Acara pidato

Pidato ekstemporan dan impromptu adalah kedua metode yang hampir berlawanan oleh sebab itu penggunaan metode ini juga akan berbeda.

Jenis Pidato ekstemporan memerlukan persiapan terlebih dahulu sedangkan impromptu tidak.

Pidato ekstemporan biasanya digunakan ketika acara-acara formal sehingga juru pidato harus berbicara secara terstruktur dan sistematis.

Pidato impormptu dapat diterapkan pada acara semiformal seperti pesta pernikahan atau pesta-pesta penghargaan.

Misalnya saat menghadiri acara penghargaan kamu ternyata terpilih sebagai pemenang dan harus memberikan pidato. Disitulah kamu bisa menggunakan metode impromptu.

c. Juru bicara

Juru bicara yang berani menggunakan metode impromptu adalah juru bicara yang biasanya telah memiliki jam terbang yang sangat tinggi.

Rasa kepercayaan diri tidak akan turun meskipun dia tidak menyiapkan pidato sama sekali.

Juru Bicara
Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: Tempo)

Sedangkan juru bicara metode ekstemporan masih belum memiliki jam terbang setinggi metode impromptu sehingga perlu persiapan terlebih dahulu.

Itulah pengertian, kelebihan kekurangan pidato ekstemporan. Semoga dapat menjadi pertimbangan kamu dalam berpidato.

Baca juga beritaku: Ceramah Ramadhan, 6 Bentuk Dan Tata Cara Singkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *