IKATEMI dan organisasi profesi kesehatan lainnya
Organisasi profesi kesehatan (Foto: medcom.id)

IKATEMI, IROPIN, IPAI: 3 Organisasi Profesi Yang Jarang Kita Dengar

Diposting pada

IKATEMI, organisasi profesi yang sampai detik ini menjadi topik hangat, hingga terdapat beberapa jenis lainnya seperti IROPIN serta IPAI. Yang terbagi atas pengertian hingga pada visi misi mereka. Jadi, begini jelasnya.

Beritaku.id, – Pendidikan_ Manusia dengan segala kesempurnaannya. Nafsu dan akal mereka miliki atas kehendak-Nya, guna mempelajari bentuk kecil dan besar, hitam dan putih, melengkung dan lurus, dari benda, ataupun sesuatu yang ada di dunia ini. Dan berakhir untuk mereka, saling membantu, bergotong royong.

Oleh: Ayu Maesaroh(Penulis Pendidikan)

Hai, kembali lagi dengan tagline tulisan yang dirindukan, semoga sampai dengan detik ini, frasa yang ada pada tulisan ini akan selalu bersemayam, pada tempat yang engkau rasa penting, dan nyaman di sana.

Namun, bukan maksud demikian dalam artikel kali ini. Artikel kali ini akan membahas beberapa profesi, yang mungkin jarang orang dengar, bahkan sama sekali tidak pernah mendengar pekerjaan ini.

Ya, benar. Adalah pekerjaan atau profesi yang mendapat naungan dari 3 organisasi profesi, yakni IKATEMI, IROPIN, serta IPAI.

Yang mana ketiganya sangat berkaitan erat, terutama dalam hal ini adalah masalah medis, yang mana memerlukan sebuah penelitian secara lebih khusus dan mendalam, agar hasilnya pun tidak mengecewakan.


Organisasi IKATEMI

Logo IKATEMI
IKATEMI logo (Foto: pdfslide.tips)

Tapi, apa ada sejarah dari organisasi ini? Jawabannya adalah ada. Kita paham betul singkatan dari organisasi ini, yakni Ikatan Elektrimedis Indonesia, yang mana berkutat pada bidang elektromedis.

Jenis organisasi ini, merupakan organisasi profesi yang berdiri pada tanggal 4 desember 1983. Yang mana muncul dengan tujuan agar memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien.

Baca juga beritaku: Kepemimpinan Organisasi: Definisi, Syarat, Sidang

Selain itu, organisasi ini bertujuan sebagai salah satu wadah bagi para tenaga elektromedis, guna memberikan perlindungan atas dirinya, jika sewaktu-waktu ada hal yang membutuhkan diskusi lebih dalam.

Mengingat organisasi ini sudah mendapatkan naungan perlindungan dari KEMENKES, namun disisi lain mereka juga mendapatkan peraturan dari KEMENKES, dalam menjalani organisasi, serta profesinya.


Pendidikan IKATEMI

Meski demikian, jika kita ingin masuk atau tergabung dalam sebuah organisasi tertentu, maka kita harus memenuhi beberapa syaratnya.

Hal tersebut juga berlaku dalam organisasi yang satu ini. Yang mana mereka memiliki syarat yang harus terpenuhi oleh para pesertanya.

Ialah jenjang pendidikan yang harus mereka penuhi. Hal tersebut merujuk kepada jenjang pendidikan diploma III, jurusan Teknik Elektromedis, hingga kepada jenjang yang lebih tinggi, yakni S3 jurusan Elektromedis juga.

Di Indonesia sendiri untuk jurusan elektromedis jenjang S1, S2, dan S3 belum ada, maka dapat melanjutkan dengan mencari jurusan yang masih dalam kategori satu linier dengan jurusan yang diambil pada waktu diploma 3.

Hal ini yang nantinya akan berkaitan dengan peraturan MENKES, terutama dalam kode etik dari seorang tenaga Elektromedis. Serta berkaitan juga dengan visi misi dari tenaga elektromedis ini.


Fokus Kerja IKATEMI

Untuk fokus kerja sendiri untuk organisasi ini, terbagi atas dua bagian, yakni visi dan misi, yang mana menjadi tujuan mereka, dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.

Untuk visinya, adalah Menjadi profesi eletromedis yang profesional, bermartabat, serta dapat bertaraf internasional pada tahun 2023.

Baca juga beritaku: 10 Tipe Pemimpin Dan Gaya Kepemimpinan Dalam Organisasi

Misi dari organisasi ini terbagi atas 3 bagian, antara lain:

  • Mengembangkan keilmuwan tentang dunia elektromedik
  • Mengembangkan serta meningkatkan pendidikan serta penelitian pada bidang elektromedik yang bertaraf internasional.
  • Menyelenggarakan sebuah pengabdian masyarakat atas dasar kode etik dari profesi elektromedis
  • Melakukan manajerial profesi yang profesional, akuntable, serta transparan.

Itulah beberapa tujuan serta program kerja dari organisasi ini, yang tergambar lewat visi serta misi mereka.


Alamat Kantor dan Website IKATEMI

Untuk alamatnya sendiri, sampai detik ini belum ada literatur yang begitu valid, sehingga untuk informasi ini belum bisa kita bahas. Namun website validnya, adalah di ikatemi.or.id.

Serta untuk daftar menjadi anggota organisasi ini, kalian harus pergi ke alamat website ikatemi.cpdnakes.org, untuk mendapatkan step lanjutan sebagai salah satu anggota dari organisasi ini.


Organisasi Profesi IROPIN

IROPIN logo (Foto: iropin.org)

Yang selanjutnya adalah organisasi IROPIN, yang juga masih ada kaitannya dengan bidang kesehatan. Organisasi ini juga masih banyak orang yang belum mengetahui profesi ini.

Padahal mereka juga mempunyai andil besar dalam menjaga kesehatan masyarakat Indonesia agar selalu sehat, serta dapat melakukan aktifitas seperti biasanya.

Yang mana organisasi ini menaungi beberapa dokter atau tenaga medis yang berkutat pada kesehatan mata manusia. Baik mengobati mata minus, plus, atau bahkan yang terkena silinder sekalipun.


Sejarah berdiri Organisasi

Organisasi IROPIN adalah salah satu organisasi profesi juga yang lebih prefer kepada pemeriksaan kesehatan mata. IROPIN sendiri berasal dari singkatan Ikatan Refradaksionis Optisien Indonesia.

Baca juga beritaku: Organisasi: Bentuk, Struktur, Garis Komando Serta Garis Koordinasinya

Yang mana sudah berdiri sampai dengan umur ke 48 tahun, tepatnya di 2020. Organisasi ini memang sudah lama, dan berdiri sejak pada tanggal 22 September 1972.

Dengan beberapa visi misi, antara lain:

  • Meningkatkan tingkat ilmu pengetahuan tentang teknologi bidang refraksi optisi, dan sejenisnya.
  • Menjaga harkat serta martabat dari profesi Tenaga medis Refraksionis Optisien.
  • Melakukan sebuah kerjasama dengan organisasi lain yang masih ada kaitannya, entah organisasi berbasis nasional atau dalam negeri, atau pun luar negeri.
  • Memiliki peran aktif dalam pengobatan kesehatan mata, terutama dalam bidang pelayanan refraksi optisien, dan sejenisnya.
  • Bekerjasama dengan pemerintah dalam merancang peraturan pada bidang profesi refraksi optisien, serta implementasi dari peraturan tersebut.
  • Melaksanakan sebuah kesadaran hukum, serta melindungi para anggota mereka.

Itulah sejarah, serta fokus kerja dari IROPIN yang terurai dalam satu visi misi mereka, yang harus tercapai sesuai dengan perencanaan awal.


Arti dan Lambang Organisasi IROPIN

Sebuah organisasi, pasti memiliki logo atau lambang, sebagai identitas mereka. Yang mana menjadi tiket eksistensi mereka pada masyarakat sekitar, serta melancarkan kegiatan mereka dalam mengabdi pada masyarakat.

Hal tersebut juga berlaku kepada organisasi IROPIN, yang memiliki arti lambang, yang mana sampai detik ini masih menjadi identitas mereka.

Dilansir dari peraturan mereka pada BAB VII tentang lambang serta mars organisasi, ada beberapa arti dari lambang yang sering kita lihat pada organisasi ini, antara lain:

  • Untuk bentuk lingkarang yang berwarna hitam, melambangkan sebuah persatuan antar anggoa
  • Lalu untuk lingkarang yang berbentuk cekung serta cembung dan berwarna putih, melambangkan lensa koreksi
  • Lingkarang pusat berwarna merah serta diluarnya berwarna hijau, melambangkan tentang kelainan dari refraksi
  • Garis tegak lurus berwarna putih dan terdapat dua buah ini, melambangkan tentang emetropia, yang juga merupakan istilah dari penyakit yang berkaitan dengan refraksi.


Peluang kerja IROPIN

Lalu, bagaimana dengan peluang pekerjaan kerja untuk orang-orang yang mungkin sekarang ada minat pada bidang kesehatan mata?

Meski tampak sepele, nyatanya kesehatan mata juga penting bagi kehidupan manusia. Terlebih dengan sekarang yang mana teknologi menjadi suatu hal yang krusial, terutama menjadi penyebab utama orang dapat mengalami gangguan kesehatan mata.

Maka, bisa dibilang profesi ini masih menjadi satu hal yang memiliki jenjang karir yang cukup baik, terlebih dengan kebutuhan industri bidang kesehatan yang semakin membutuhkan tenaga medis yang cukup banyak, dalam bidang apapun itu.

Perbedaan Perawat Anestesi Dengan Penata Anestesi

Peran daripada pihak para anestesi (Foto: alodokter.com)

Saat kita sudah selesai berada pada fase tertentu, terutama dalam hal ini adalah operasi sebuah penyakit tertentu. Biasanya kita akan mendapati sebuah obat, yang mana cara kerjanya adalah menghentikan rasa nyeri dari bagian tubuh kita.

Sehingga hal tersebut tidak begitu mengganggu kita, terutama dalam mengontrol mood kita. Nah, obat tersebut bernama anestesi.

Yang mana dalam dunia medis, anestesi ini sangat berpengaruh besar dalam memberikan rasa nyaman, yang mana nantinya pasien tidak terlalu merasakan sakit saat melakukan prosedur medis. Entah operasi, dan sejenisnya.

Dan dalam hal ini, terdapat dua profesi yang mana sangat berkaitan dengan penggunaan anestesi. Yang pertama ada perawat anestesi, dan yang kedua ada penata anestesi.

Baca juga beritaku: Jenis Organisasi, 6 Bentuk Struktur,Ciri-Ciri, serta Pengertian

Dan menurut kemendikbud, ada sebuah perbedaan antara keduanya. Menurut peraturan nomenklatur yang merupakan peraturan dari KEMENDIKBUD, mengatakan bahwa perawat adalah orang yang mempunyai wewenang untuk melakukan sebuah praktek, dalam hal ini adalah bentuk asuhan perawatan.

Sementara untuk penata anestesi, merupakan satu profesi yang termasuk dalam Keteknisian medis, yang mana nanti dalam implementasinya, mereka akan melakukan kegiatan yang berbau penataan anestesi.

Jadi, antara perawat anestesi dengan penataan anestesi sangat berbeda jauh, terutama dalam jobdesc mereka yang memang sudah memiliki objek yang berbeda pula.


Sejarah IPAI

IPAI logo (Foto: facebook.com)

Untuk sejarah dari pembentukan organisasi ini, termasuk dengan profesi dari perawat ataupun penata anestesi, belum ada literatur yang membahas lebih dalam tentang hal tersebut.

Namun banyak yang mengatakan bahwasannya profesi demikian, dulunya pada saat Belanda menjajah Indonesia, orang-orang pribumi ada yang mendapatkan pendidikan tenang keperawatan, guna menjadi tenaga medis yang nantinya membantu mereka dalam bidang pertolongan pertama saat perang nantinya.

Kemudian muncullah “perawat anestesi” yang mana kala itu tidak mendapatkan sertifikat secara langsung, hanya mendapatkan didikan secara individual dari mereka.

Lalu muncullah organisasi IPAI, yang singkatan dari Ikatan Perawat Anestesi Indonesia. Yang manan organisasi tersebut merupakan hasil dari Kongres luar biasa yang dilakukan oleh IKLUM atau singkatan dari Ikatan Alumni Penata-penata Anestesi.

Yang mana kongres tersebut terselenggara pada tahun 70-an. Hingga pada akhirnya pada tahun 90-an, IPAI memulaikan rapat mereka membahas beberapa hal, terutama dari segi kurikulum yang sampai detik itu masih pada ambang ketidakjelasan.


Program Kerja IPAI

Program kerja dari organisasi IPAI ini, terdiri dari beberapa, yang mana terurai dalam visi serta misi mereka. Guna mencapa apa yang menjadi tujuannya.

Untuk visinya sendiri, mereka mempunyai tujuan yakni Menjadi organisasi profesi penata anestesi yang mandiri serta profesional.

Sedangkan untuk misinya, ada beberapa, antara lain:

  • Memberikan pelayanan keperawatan kepada masyarakat secara profesional dalam keadaan gawat darurat
  • Meningkatkan kualitas SDM dalam bidang penataan anestesi melalui pelatihan serta pendidikan dengan sistem berkesinambungan
  • Mengadakan penelitian tentang keperawatan anestesi sesuai dengan kemajuan daripada ilmu pengetahuan
  • Meningkatkan asas kemitraan dengan beberapa profesi yang mempunyai keterkaitan
  • Melangsungkan pengujian kompetensi secara periodik kepada para anggotanya
  • Meningkatkan kesejahteraan para anggotanya
  • Melakukan sebuah partisipatif yang aktif dalam kancah internasional.

Itulah beberapa program kerja daripada organisasi IPAI, yang mana sampai detik ini belum memunculkan eksistensi yang boom di masyarakat sekitar.

Penutup

Namun dari pembahasan tadi, kita dapat mengerti ternyata ada beberapa profesi medis yang tak kalah pentingnya untuk kesehatan manusia.

Yang mana mereka memiliki peran masing-masing, terutama pada bagian manusia yang mungkin menjadi aset mereka seperti mata misalnya.

Sekian, dan semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka

  1. https://ikatemi.or.id
  2. https://kabarnusantaranews.com
  3. http://ikatemi.cpdnakes.org
  4. https://refraksi-optisi.stikes-bth.ac.id
  5. https://iropin.org
  6. https://gustinerz.com
  7. https://www.alodokter.com
  8. http://www.ikatanpenataanestesiindonesia.org