Ada berbagai jenis organisasi yang bisa kita pelajari
Ternyata dalam organisasi, terdapat jenis serta bentuk struktur yang bisa kita pelajari (Foto: pixabay.com)

Jenis Organisasi, 6 Bentuk Struktur,Ciri-Ciri, serta Pengertian

Posted on

Jenis Organisasi memiliki berbagai struktur serta ciri-ciri dari setiap 6 bentuk yang ada. Bahkan masing-masing memiliki pengertian sendiri-sendiri. Jadi, begini bahasnya!

Beritaku.id- Pendidikan_ “strata” berarti sebuah cluster, “kasta” berarti sebuah derajat, keduanya terbalut menjadi stigma konservatif. Yang pada akhirnya, manusia tunduk, memberontak, menggambarkan begitu riuh, hiruk-pikuk hidup dalam bumi,

Oleh: Ayu Maesaroh(Penulis Pendidikan)

“organisasi” adalah salah satu frasa yang biasanya kita jumpai dalam berbagai tempat, terutama erat kaitannya dengan nuansa tempat akademik, seperti sekolah, universitasi, dan sebagainya.

Organisasi menjadi tempat atau wadah bagi mereka yang bergabung, guna mendapatkan ilmu baru di bidangnya, sekaligus melatih mental diri mereka dalam memimpin dan di pimpin. Menggaungkan gagasan, serta torehan ide yang seketika terlaksana.

Hingga pada akhirnya, lambat laun organisasi memiliki jenisnya masing-masing, agar lebih fokus ke satu tujuan. Namun begitu, ada baiknya jika mengulik lebih dalam mengenai organisasi.


Pengertian Struktur Organisasi

Terdapat pengertia struktur organisasi yang ada (Foto: maxmanroe.com)

Dalam organisasi, pasti ada yang namanya bagian-bagiannya. Dan hal tersebut tidak terkait satu jenis saja. Salah satu hal yang paling mengikat dalam organisasi, ialah masalah strukturnya.

Jika kita pahami, kata “struktur” mendefinisikan sebagai sebuah bagian, yang mana di dalamnya terdapat berbagai jobdesc yang harus dilakukan oleh orang-orang yang mendapatkan mandat tersebut.

Hal ini berbeda halnya dengan pendapat dari beberapa ahli. Seperti dari Robbins dan Counter, mengatakan bahwa “struktur organisasi” merupakan sebuah kerangka formal, yang mana terdapat berbagai kerangka pekerjaan, jobdesc, yang terkoordinasi.

Berbeda dengan Siswanto, yang mengatakan bahwa “struktur organisasi” merupakan sebuah kerangka yang menspesifikasikan pekerjaan masing-masing.

Serta memberikan gambaran bagaimana fungsi serta aktifitas beragam, yang terhubung antara satu dengan yang lain, lalu ada pembatasannya. Hal tersebut juga mendefinisikan bahwa ada beberapa pekerjaan yang membutuhkan keahlian di sana.

Maka jika kita simpulkan, “struktur organisasi” merupakan salah satu kerangka, yang di dalamnya terdapat berbagai jobdesc yang terspesifikasi. Lalu terhubung antara satu dengan yang lain.

Hingga pada akhirnya membutuhkan keahlian tertentu guna melanjutkan aktifitas-aktifitas tersebut dalam jenis semua organisasi.

Oleh karena itu, organisasi dalam jenis apapun, tidak lepas juga dari yang namanya bagan. Yang mana ternyata sangat penting dalam aspek organisasi.


Pentingnya Bagan Organisasi

Pentingnya bagan dalam suatu proyek perusahaan (Foto: awalilmu.com)

Berbagai jenis yang kita tahu, pasti terdapat bagan/struktur yang mencantumkan berbagai jobdesc yang ada. Inilah mengapa struktur atau bagan ini sangat penting.

Dalam organisasi di aspek akademik, bagan tersebut sangat penting untuk mengidentifikasikan tentang jobdesc apa yang akan mereka emban jika berada dalam salah satu bagian dari bagan tersebut.

Gunanya? mewujudkan visi misi dari organisasi yang mereka bangun, entah organisasi berbau kepenulisan, organisasi berbasis islam seperti PMII, HMI, IMM, dan sebagainya.

Baca juga beritaku: Pendahuluan Pidato Persuasif: 3 Struktur, Ciri, Pendekatan Dan Contoh

Atau sekelas seperti DEMA, SEMA, untuk sekelas Universitas.Begitu juga dengan OSIS, yang mana hal tersebut berbasis dalam jenjang sekolah menengah pertama, ataupun atas.

Terdapat jobdesc yang ada di dalamnya, serta membutuhkan keahlian khusus agar jobdesc tersebut bisa terlaksana dengan baik.

Hal ini juga tidak hanya berlaku untuk struktur dalam organisasi di sekolah, ataupun universitas. Dalam sebuah perusahaan juga demikian, bahkan lebih kompleks dari sebelumnya.

Dalam struktur atau bagan organisasi yang ada, terdapat berbagai jobdesc yang juga membutuhkan keahlian khusus. Yang mana hal tersebut akan terkoordinasi antara satu dengan yang lain, guna mewujudkan visi dan misi yang perusahaan tersebut bangun.

Tidak hanya itu, dalam segala jenis struktur organisasi di sebuah perusahaan, juga mencakup pentingnya beberapa hal ini, antara lain:

a. jobdesc antara karyawan satu dengan yang lain bisa jelas

b. Mengkoordikasikan juga lebih mudah

c. Konflik antara karyawan satu dengan yang lain bisa terminimalisir dengan baik

d. Motivasi karyawan bisa lebih meningkat dalam mengerjakan pekerjaan sesuai dengan keahlian mereka.

Oleh karenanya, sangat penting sebuah struktur atau bagan organisasi di sebuah lembaga organisasi, atau bahkan sampai dengan ke perusahaannya. Maka untuk lebih jelasnya, ada beberapa jenis dan bentuk dari struktur organisasi ini.


Jenis Dan Bentuk Struktur Organisasi

Adapun beberapa jenis dari bentuk-bentuk struktur organisasi (Foto: kajianpustaka.com)

Seperti yang sudah kita singgung, bahwasannya terdapat jenis dan bentuk dari struktur organisasi, yang mana bisa kita pahami bersama.

Umumnya, dalam sebuah organisasi (akademik) pasti ada yang namanya ketua, wakil, sektretaris, dan bendahara, serta berbagai divisinya.

Yang mana terdapat jobdesc masing-masing secara terperinci, serta harus mereka lakukan guna memberikan effort yang baik dalam struktur organisasi tersebut.

Hal tersebut juga akan kita temukan dalam berbagai real life kita, yang mana ternyata bentuk dan jenis dari struktur organisasi tersebut sangatlah banyak, serta membutuhkan keahlian yang sesuai.

Maka beberapa jenis serta bentuknya antara lain:

1. Struktur Fungsional

Dalam sebuah perusahaan, terdapat struktur fungsional, yang mana jobdesc mereka adalah mengatur semua aspek yang mereka pegang, serta mempertanggungjawabkannya.

Jobdesc ini terdiri dari Direktur, lalu jajaran manager yang ada dalam perusahaan tersebut. Entah managemen keunangan, managemen HRD, dan sebagainya, tergantung dari besarnya perusahaan.

2. Struktur Divisional

Struktur ini bisasanya banyak digunakan oleh beberapa perusahaan menengah, hingga perusahaan besar sekalipun.

Hal tersebut merujuk kepada biaya operasional dari berbagai aspek yang ada, sehingga membutuhkan ketelitian serta ahli yang benar-benar pro dalam bidang yang mereka pegang.

Untuk struktur jenis ini, biasanya terdiri dari Direktur sebagai pangkat utama, lalu bawahnya terdapat wakil-wakil dari masing-masing divisi. Setelah itu bawahnya lagi berjejer berbagai manager sesuai dengan aspek yang mereka pegang.

Nantinya manager akan memberitahukan tentang hasil dari aspek-aspek yang mereka pegang kepada wakil dari divisi, lalu wakil tersebut akan memberikan laporan hasilnya kepada direktur utama.

3. Struktur Lini

Jenis Struktur dari organisasi ini, biasanya banyak yang mengenal sebagai struktur militer. Jenis struktur ini, terdiri dari Direktur, serta berbagai kepala-kepala yang menjadi penanggungjawab atas jobdesc yang mereka emban.

Yang pasti harus sesuai dengan tujuan yang ada, serta goals yang ingin perusahaan tersebut capai selama beberapa dekade, ataupun dalam waktu yang lebih dekat sekalipun.

4. Struktur Lini serta Staff

Untuk struktur jenis ini, biasanya untuk beberapa perusahaan yang sudah memiliki nama yang besar, serta terkenal. Makanya dalam menjalankan perusahaan yang pemimpin tersebut pegang, ia mendapatkan bantuan dari seorang staff pengembangan.

Baca juga beritaku: Struktur Teks Khutbah Jumat, 5 Rukun, Hukum, Pembagian, Dan Cara

Lalu bawahnya staff, ada berbagai direktur pengembangan yang sesuai dengan spesifikasi jobdesc yang mereka pengang.

Lalu bawahnya lagi terdapat berbagai kepala bagian yang juga bertanggungjawab dalam menjalankan jobdesc tersebutm yang nantinya dilaporkan ke direktur masung-masing.

5. Struktur Matriks

Jenis struktur organisasi selanjutnya, adalah struktur matriks, yang mana sering dipakai sebagai struktur dalam sebuah proyek yang lumayan besar ataupun menengah skalanya.

Struktur ini terdiri dari Direktur utama, yang menjadi penanggungjawab atas segala proyek yang akan dijalankan. Lalu bawahnya ada berbagai manager, yang mana nantinya mengawasi seluruh aspek dari pembangunan yang ada.

Karena proyek merupakan hal yang memiliki banyak jenisnya, maka akan ada manager lagi, yang mana bertugas meng-handle proyek yang sedang berlangsung, serta nantinya akan dipertanggungjawabkan hasilnya kepada manager masing-masing.

Agak ribet memang, namun begitulah cara kerja dari struktur matriks ini. Mengingat terkadang perusahaan tidak hanya satu proyek yang mereka jalankan.

6. Struktur Komite

Dalam proyek juga terdapat struktur organisasi sendiri, yang mana berguna menjalankan suatu proyek tertentu agar sesuai dengan tujuan yang ingin tercapai.

Untuk bagannya sendiri, agak sedikit rumit. Yang mana yang menjadi penanggungjawab utamanya adalah Proyek Manager (PM), lalu mereka mendapatkan bantuan dari staff Quality control serta staff Safe, health, dan enviroment.

Lalu bawahnya lagi ada staff manager yang sesuai dengan jobdesc masing-masing. bawahnya lagi ada general supervisor, dan berbagai jajaran superiyor lainnya.

Baru bawahnya ada mandor, pekerja, dan sebagainya. Jenis struktur ini juga terbilang rumit, mengingat kita harus mengeahui satu-satu, serta mengidentifikasikan satu-satu tentang jobdesc yang mereka emban.

Maka, terdapat berbagai kelebihan dan kekurangan dari berbagai bagan atau struktur di masing-masing jenis organisasi.


Kelebihan dan Kekurangan masing-masing Bagan Organisasi

Terdapat kelebihan dan kekurangan dari jenis struktur organisasi
Kelebihan dan kekurangan dari struktur organisasi yang ada (Foto: dictio.id)

Seperti yang kita bahas tadi, bahwasannya, ternyata ada kelebihan serta kekurangan dari masing-masing jenis struktur organisasi, yang mana sudah kita bahas sebelumnya.

Namun, untuk gambarannya, kita bisa mengambil beberapa hal atau jenis agar kita lebih paham mengenai kelebihan dan kekurangannya.

Nah, biasanya jenis struktur yang sering kita pahami, adalah jenis struktur yang mengarah ke vertikal. Yang mana segala kebijakan tentang sebuah organisasi ataupun perusahaan, ada pada seorang pemimpin.

Sekaligus, kelebihannya adalah, biasanya kita sebagai anggota, bisa lebih mudah untuk mengkomunikasikan bagaimana baiknya atau buruknya, tentang sebuah keputusan yang ia ambil bagi organisasi, ataupun perusahaan.

Namun kekurangannya sendiri, kadang jika mendapatkan pemimpin yang “saklek”, biasanya akan sulit mengkomunikasikan, sehingga mis-com akan sering terjadi. Begitu juga dengan jenis struktur lainnya:

1. Struktur Fungsional

Yang pasti untuk kelebihannya adalah, kita sebagai spesialis pada bidang yang kita pegang, bisa lebih mahir dan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Serta yang pasti, reward dan hal lainnya bisa kita dapatkan dengan mudah, karena kita berkembang sesuai dengan bidang atau minat yang kita sukai.

Tapi dari sisi kekurangannya, kita kadang sebagai karyawan, akan mudah cepat bosan. Mengingat yang kita hadapi adalah pekerjaan yang tidak jauh beda tipenya.

Baca juga beritaku: Definisi dan Bentuk dari 6 Struktur Organisasi

Juga kadang kita akan merasa tidak terlalu fokus kepada satu hal, apalagi jika orangnya adalah orang yang tidak terlalu cekatan, harus satu-satu mengerjakan suatu hal.

Itu menjadi kesulitan tersendiri bagi karyawan yang memiliki tipe pribadi yang demikian.

2. Struktur Staff

Karena berbentuk staff, kelebihannya ada pada pembagian pekerjaan yang jelas, serta tempo deadline yang juga jelas. Mengingat untuk struktur staff ini, menggunakan satu komando. Jadi simpang siur informasi bisa terminimalisir.

Juga masalah koordinasi juga bisa lebih mudah. Hal ini merujuk pada pembagian kerja antara satu orang dengan orang lain yang berbeda, sehingga untuk mengoreksi kesalahan dan sebagainya, bisa lebih mudah.

Namun, kekurangan dari jenis ini, adalah karyawan yang kadang saling bersaing antara satu dengan yang lain, dalam masing-masing bidang. Jadi, rasa solidaritas antara satu dengan yang lain, juga ikut melemah.

Nah, karena hal itulah, sebuah struktur organisasi menjadi unik, dan bahkan tidak pernah habis untuk menjadi bahan pembicaraan. Sekian ulasan kali ini, semoga menginspirasi.

Bagikan Ke