Shalat taubat Nasuha Zina
Shalat Taubat Nasuha Zina

Shalat Taubat Nasuha Zina dan Doanya

Diposting pada

Shalat Taubat Nasuha Zina adalah shalat sunnah untuk memohon pengampunan dari Allah SWT, atas segala perbuatan dosa dan kesalahan.

Beritaku.id, Berita Islami – Sesungguhnya, Allah menyukai umat-Nya yang bertaubat, dan menjauhkan dirinya dari berbagai perbuatan dosa dan kemaksiatan.

Oleh: Novianti Lavlia (Penulis Berita Islami)

Shalat Taubat Nasuha memiliki makna yang dalam. Bila dilihat secara bahasa, “Nasuha” artinya adalah sesuatu yang bersih dan murni. Maka, arti dari “Taubat Nasuha”, adalah memurnikan diri seseorang dalam suatu tobat kepada Allah SWT.

Selain itu, Shalat Taubat Nasuha dikenal juga sebagai Shalat Istighfar atau sholat untuk memohon ampunan, dari semua dosa dan kesalahan.

Bertaubat juga merupakan salah satu perintah Allah SAW, bagi semua manusia. Karena sesungguhnya, Taubat  adalah jalan Allah SAW bagi  para hamba-Nya untuk dapat memperbaiki diri atas semua dosa yang telah diperbuat.

Oleh karena itu, Taubat adalah bagian dari ibadah, yang memiliki banyak keutamaan. Allah SAW pun memerintahkan hamba-Nya untuk melakukan Taubat Nasuha.

Waktu Shalat Taubat Nasuha Zina

Shalat Taubat Nasuha
Shalat Taubat

Taubat adalah suatu perbuatan yang tidak dapat ditunda. Dan apabila telah melakukan suatu perbuatan dosa serta maksiat, maka segeralah bertaubat. Caranya, adalah dengan melaksanakan Shalat Taubat Nasuha Zina.

Baca juga beritaku: Sejarah Singkat Nabi Luth: Lahir Hingga Wafat, dan Kisah Istrinya

Setiap manusia yang berdosa, dapat melaksanakan Sholat Taubat kapan saja, baik siang maupun malam. Namun, tetap terdapat peraturan, dalam melaksanakannya. 

  • Sejak terbit fajar kedua hingga saatnya terbit matahari.
  • Saat terbit matahari hingga saat matahari naik sepenggalah.
  • Ketika posisi matahari persis berada di tengah hingga terlihat bergeser.
  • Mulai dari sejak Shalat Ashar, hingga matahari terbenam.
  • Ketika  matahari mulai siap tenggelam, hingga tenggelam sepenuhnya.

Namun sebagai catatan, sebagian ulama tetap memberikan saran. Waktu terbaik untuk melaksanakan Shalat Taubat Nasuha yang paling utama, adalah saat sepertiga malam. Atau, ketika Sholat Tahajud dijalankan.

Keutamaan Shalat Taubat Nasuha Zina

  • Siapapun yang melakukannya, akan disukai oleh Allah SWT

Firman Allah dalam Al Quran, Surat Al – Baqarah ayat 222, yang artinya :

Surat Al-Baqarah Ayat 222 Shalat Taubat Nasuha
Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 222
  • Allah akan mengampuni setiap manusia yang melaksanakan Shalat Taubat dengan khusyuk.
  • Maka surga adalah tempat terbaik bagi yang melakukannya 

Firman Allah dalam Al-Qur’an surah At Tahrim ayat 8, yang artinya:

Surat At-Tahrim Ayat 8 - Shalat Taubat Nasuha
Al Qur’an Surat At-Tahrim Ayat 8
  • Mendapat doa dari para Malaikat

Allah menyatakan Firman-Nya, dalam Surat Al Mu’min ayat 7, yang artinya:

Surat Al-Mu' min Ayat 7 - Shalat Taubat Nasuha
Al Quar’an Surat Al Mu’min Ayat 7

Niat Shalat Taubat Nasuha Zina

Adapun niat dalam melakukan Shalat Taubat adalah, dengan menyatakan keinginan untuk bertaubat dari berbagai dosa dan maksiat yang telah terjadi. Kemudian lanjutkan dengan berwudhu, dan menjalankan shalat sebanyak dua rakaat.

Adapun niat Shalat Taubat Nasuha adalah

Niat dan Doa Shalat Taubat Nasuha
Doa Dalam Niat Sholat Taubat Nasuha

Cara Shalat Taubat Nasuha Zina

Dalam melakukan Shalat Taubat Nasuha Zina, sama halnya seperti melakukan Shalat Sunnah yang lain. Caranya dapat dilakukan sebanyak dua rakaat dengan satu salam, atau dengan formasi dua, empat,dan enam rakaat.

Sujud terakhir dapat dilakukan dengan agak panjang, dengan maksud untuk bermunajat dan mengakui segala dosa dan kesalahan. Selain itu, juga dapat untuk memohon segala ampunan diri kepada Allah SWT.

Sebaiknya pula, lakukan shalat ini secara sendirian. Karena dalam ketentuannya, terdapat anjuran untuk tidak melakukannya secara berjamaah.

Baca juga beritaku: Rekaat Sholat Tarawih, Pengertian, 3 Hadist, Cara Dan Jumlah Rekaat

Seperti yang tersebut dalam hadist, bahwa sebaiknya sebelum melaksanakan Shalat Taubat selalu bersuci terlebih dahulu. Selain itu, disunnahkan pula untuk melakukan mandi besar sebelum menjalani shalat.

Berikut adalah cara melakukan Taubat Nasuha Zina, dengan urutannya:

  • Membaca niat. 
  • Takbiratul ihram.
  • Secara sunnah dengan Membaca Doa Iftitah.
  • Wajib membaca Surat Al-Fatihah.
  • Bacalah salah satu surat dari Al-Qur’an.
  • Melakukan rukuk, dengan membaca tasbih sebanyak tiga kali.
  • Membaca Doa I’tidal.
  • Lakukan sujud sambil membaca tasbih sebanyak tiga kali.
  • Posisikan duduk di antara dua sujud, dengan membaca Doa “Robbighfirlii warhamnii…”
  • Sujud kedua dengan membaca tasbih sebanyak  tiga kali.
  • Kemudian berdiri, dan lanjutkan dengan rakaat kedua, seperti urutan sebelumnya.
  • Membaca Tasyahud akhir.
  • Salam.

14. Berdoalah untuk memohon ampunan.

Doa Shalat Taubat Nasuha Zina

Untuk menyempurnakan amalan Shalat Taubat, sebaiknya perbanyaklah membaca Istighfar, sambil memohon ampunan kepada Allah SWT.  Selain itu, sertai juga dengan melakukan dzikir, dengan menyebut nama-Nya.

Bacaan Istighfar - Shalat Taubat Nasuhat
Doa Istighfar

Ucapkan bacaan Istighfar sebanyak 100 kali, sambil meresapinya dalam hati dengan segala ketulusan.

Kemudian, perbanyaklah  membaca tasbih:

Bacaan Tasbih Dalam Shalat Taubat Nasuha
Doa Tasbih

Setelah itu, sempurnakan  dengan membaca Doa Shalat Taubat Nasuha, ajaran Rasulullah SAW berikut ini:

Bacaan Doa Shalat Taubat Nasuha
Doa Taubat Nasuha

Setelah selesai  mengerjakan shalat ini, sebaiknya perbanyaklah melakukan kebaikan dengan bersedekah, dan tidak mengulangi dosa yang sama.

Karena manfaat dari sedekah, sesungguhnya dapat menyucikan dosa seorang manusia. Hal tersebut terdapat dalam Firman Allah SWT, dalam Al Quran Surat Thaha ayat 82. 

Surat At-Thaha Ayat 82 - Shalat Taubat Nasuha
Al Qur’an Surat At-Thaha Ayat 82

Mandi Taubat dan Tata Cara Pelaksanannya

Masih banyak dari Umat Muslim Yang belum mengetahui istilah “Mandi Taubat”. Umumnya, lebih mengenal “Mandi Junub”, atau “Mandi Wajib”,  sebagai bagian dari cara mensucikan diri.

Mandi Taubat merupakan istilah mandi, yang akan dilaksanakan seseorang, ketika baru saja menjadi mualaf atau memeluk Islam. 

Namun bagi orang yang ingin bertaubat setelah melakukan dosa besar atau perbuatan maksiat, maka sesungguhnya dia pun dapat melakukannya.

Sedangkan tata cara Mandi Taubat sendiri, hampir sama dengan Mandi Wajib. Yaitu, dengan membasahi sekujur tubuh dari ujung rambut hingga kaki. Perbedaannya hanyalah terletak pada niat yang terucap, sebelum mulai membasahkan tubuh.

Tata Cara Mandi Taubat Nasuha

Mandi Taubat Nasuha
Tata Cara Mandi Taubat

Berikut adalah penjelasan tentang tata cara mandi taubat dari awal hingga akhir, sesuai dengan urutannya.

  • Bacalah niat secara lisan maupun dari  dalam hati, dengan bacaan niat
Niat dan Doa Mandi Taubat Nasuha
Doa Mandi Taubat Nasuha
  • Tuangkan air pada kedua telapak tangan seperti mengambil air wudhu. Kemudian, basuhlah kedua tangan sebanyak tiga kali.
  • Cucilah daerah vital dengan  menggunakan tangan kiri.
  • Gosokan tubuh dengan menggunakan sabun, dan sebaiknya dengan tangan kiri.
  • Berwudhu seperti biasa.
  • Cucilah pergelangan tangan, sekalian membasuh kaki.
  • Membasuh di antara sela rambut hingga kulit kepala.
  • Tuangkan air sebanyak tiga kali mulai dari kepala bagian kanan, lalu ke kiri.
  • Basuhlah seluruh tubuh mulai dari kanan, dan kemudian ke kiri.
  • Terakhir, basuhlah bagian kaki, hingga sela jari-jemarinya.

Tanda-Tanda Taubat Nasuha

Setiap manusia pasti tidak luput dari perbuatan dosa, terutama dosa kepada Allah SWT, baik itu besar maupun kecil. Apapun bentuk dosa tersebut, pastinya akan berakibat buruk bagi yang melakukannya, baik saat masih hidup, maupun ketika berada di akhirat.

Oleh karena itu, sesungguhnya setiap manusia tidak boleh lepas dari ikhtifar, dan selalu berdoa untuk memohon ampunan-Nya. Salah satu bentuk dari Taubat tersebut adalah, dengan melakukan Shalat Taubat Nasuha Zina

Jangankan manusia biasa, bahkan Rasulullah SAW pun melakukan dosa. Ada saat ketika Nabi SAW berdoa untuk memohon ampunan-Nya, sebanyak seratus kali dalam sehari.

Baca juga beritaku: 11 Langkah Dan Cara Melaksanakan Sholat Istikharah

Ketika seorang manusia mendapatkan isyarat Taubat Nasuha, maka beberapa cirinya akan terlihat sebagai berikut ini

  • Jika seorang manusia bertaubat, maka Allah SWT akan menerima taubatnya. Dan bagi yang telah bertaubat, maka sejatinya dia akan menjadi seperti orang yang tidak memiliki dosa.
  • Ketika ada manusia yang meminta ampun, maka Allah SWT akan mengampuninya
  • Manusia yang berbuat kebaikan, maka hal tersebut akan dapat menghapus keburukannya.
  • Saat banyak orang yang mendoakan ampunan bagi seseorang, baik setelah maupun sebelum dirinya meninggal.
  • Dengan amal yang telah mereka miliki, maka dia akan selalu menggunakannya untuk kebaikan, dan hal-hal berguna untuk orang lain.
  • Manusia yang telah diberikan syafaat oleh Nabi Muhammad SAW.
  • Allah telah menurunkan kepada seorang manusia berupa berbagai cobaan, yang dapat melebur seluruh dosa dan keburukannya.
  • Allah SWT akan menurunkan cobaan berupa petir kepada seorang manusia, hingga  seluruh dosanya terhapus.
  • Saat  hari kiamat, seorang manusia yang bertaubat akan mendapatkan siksaan, untuk melebur semua dosa-dosa dan sifat buruknya.
  • Allah SWT akan memberikan Zat Yang Paling Mengasihi, di antara semua manusia  yang paling dikasihi.

Tanda-tanda Allah Menerima Taubat Nasuha

Jika seorang manusia telah sepenuhnya bertaubat, maka sesungguhnya Allah SWT akan memberikan isyarat, bahwa Dia telah menerima Taubat tersebut. 

Adapun beberapa isyarat atau tanda-tanda, bahwa Allah telah menerima taubat seorang manusia adalah:

  • Hatinya menjadi lebih tenang dan tentram
  • Lebih merasakan kebahagiaan, saat berkumpul dengan orang-orang baik

Salah satu isyarat bahwa taubat seseorang telah mendapatkan ridho dari Allah SWT adalah, mulai banyaknya orang baik yang berada di kehidupannya. 

Dia pun sudah tidak lagi dapat merasakan kenyamanan, berada di lingkungan orang-orang yang banyak melakukan dosa.

Allah Ta’ala berfirman:

Doa Surat At-Taubah Ayat 112
Al Qur’an Surat At Taubah Ayat 112
  • Lebih suka melakukan hal berguna, dan melengkapi ibadahnya terhadap Allah SWT
  • Lebih Sering Bersyukur

Bersyukur merupakan kunci dari suatu kebahagiaan, serta bagian dari ketakwaan seseorang. Selain itu, jika  Allah SWT menerima taubat seorang manusia, maka dia pun akan dapat merasakan kesadaran akan kebesaran-Nya. 

Dan apabila seorang manusia terus memperbesar rasa syukurnya, maka semakin besar pula kenikmatan yang akan Allah berikan kepadanya.

Allah Ta’ala berfirman:

Doa Surat Al Baqarah Ayat 243 - Shalat Taubat Nasuha
Al Qur’an Suart Al-Baqarah Ayat 243
  • Memiliki akhlak yang semakin baik

Seorang manusia yang bertaubat, pasti akan selalu berupaya untuk memperbaiki akhlaknya. Dan apabila itu terjadi, maka Allah SWT akan senantiasa meringankan hati manusia yang bertakwa tersebut.

  • Senang melakukan sedekah
  • Selalu menjaga penampilan  dan auratnya

Allah SWT akan selalu membimbing seorang manusia, yang ikhlas seutuhnya untuk bertaubat, dan selalu istiqamah dalam menjaga penampilannya.

Jika itu terjadi, maka kemungkinan besar Allah SWT telah menerima taubatnya. Karena sesungguhnya, tidaklah mudah untuk dapat menjaga penampilan sebagai seorang muslim.

Allah berfirman:

Doa Surat Al-Ahzab Ayat 59
Al Qur’an Surat Al-Ahzab Ayat 59
  • Akan  menjaga sikap dan ucapannya
  • Terus memperbaiki diri, karena merasa belum sepenuhnya bersih dari dosa

Yang terpenting dari syarat suatu taubat adalah, selalu menyesali dan menyadari dosa serta kesalahan yang telah diperbuat. 

Seorang manusia yang baik adalah, walaupun ketika dirinya telah bertaubat, namun dirinya tetap merasakan belum sempurna ibadahnya. Sehingga akan terus berupaya mempertebal iman, untuk dapat menghapus semua dosa-dosanya

Penutup

Jika seorang manusia telah berdosa dan bermaksiat, maka sudah seharusnya bertaubat, dengan melakukan Shalat Taubat Nasuha Zina. Dan untuk melakukannya, sejatinya dilakukan dengan keikhlasan, dan dan kesadaran diri, untuk tidak mengulanginya lagi.

Selain itu, bagi seorang mualaf, kafir maupun murtad, maka sebaiknya juga tetap melaksanakan Mandi Taubat. Tujuannya adalah, untuk dapat mensucikan diri secara lebih sempurna, di hadapan Allah SWT.

Jika telah bertaubat sepenuhnya, dan juga telah melaksanakan Shalat Taubat Nasuha Zina beserta persyaratan-Nya, Insyaallah, tanda-tanda ampunan itu akan datang. Sesungguhnya, Allah SWT akan selalu memberikan ampunan-Nya, kepada hamba-Nya yang ingin bertaubat.

Bagikan Ke