Ekonomi Maritim Dan Kelautan, Tujuan Serta Perbedaan Dari Keduanya
Indonesia Luas, Dengan Kajian, Budaya, Ekonomi Martim Serta Kelautan (Foto:Mogabay.com)
Ekonomi Maritim Dan Kelautan, Tujuan Serta Perbedaan Dari Keduanya

Ekonomi Maritim dan Ekonomi Kelautan, merupakan 2 kajian keilmuan yang berbeda didalamnya, Terdapat persamaan dan Perbedaan.

Beritaku.Id, Benua Maritim – Indonesia sebagai Negara Maritim, memiliki 17.500 Pulau dan garis pantai 99.000 KM, sebagai negara dengan garis pantai terpanjang didunia.

Kehidupan Ekonomi Berjalan berhubungan dengan dunia kelautan dan kemaritiman.

Bagaimana Perbedaan Ekonomi Kelautan dan Ekonomi Maritim?

Maritim dan Laut, berbeda. Kelautan dan Kemaritiman jelas berbeda. Meski banyak yang menganggap bahwa ada sinonim kata didalamnya.

Namun ternyata, kedua kata tersebut memiliki beberapa perbedaan, Yakni perbedaan definisi, bahasan dan Kajian.

Definisi Ekonomi Kemaritaman Dan Kelautan

#1. Ekonomi Kemaritiman

Ekonomi Maritim mencakup kajian segala budaya Kemaritiman. Tidak hanya berbicara tentang laut, namun juga mencakup transportasi, pariwisata, budaya dan budidaya serta sumber daya (isi) laut.

Dalam hal Transportasi, Sektor Kemaritiman telah berkontribusi secara nasional dengan menyumbangkan jasa angkutan barang lewat laut. Sebanyak 70%. Jika dibandingkan dengan menggunakan transportasi udara.

#2. Ekonomi Kelautan

Ekonomi Kelautan membahas segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan kelautan serta hasil laut. Contohnya, seorang penduduk nelayan dipesisir, menangkap ikan dilaut dan menjualnya.

Kajian ekonomi kelautan lebih spesifik seperti itu. Sehingga dari luasan definisi, maka jauh lebih luas Ekonomi Kamaritiman daipada Ekonomi Kelautan.

Terdapat beberapa Sektor Ekonomi Kemaritiman, yakni:

  1. Perikanan tangkap, Yakni proses penangkapan ikan dilaut
  2. Perikanan budidaya, Upaya untuk pengembangbiakan ikan,
  3. Industri pengolahan hasil perikanan, Proses pengemasan, ataupun olahan lain.
  4. Industri bioteknologi, Upaya pengembangbiakan dengan cara ramah alam.
  5. Pertambangan dan energi
  6. Pariwisata bahari, Wisata Pantai maupun Laut
  7. Perhubungan laut, Trasportasi kelautan
  8. Industri dan jasa maritim,
  9. Sumberdaya wilayah pulau kecil, Olah Pulau Terpencil dan Sebagainya.
  10. Coastal forestry (hutan mangrove)
  11. Non-conventional resources.

Perbedaan Berdasarkan Tujuan

Ekonomi kelautan memiliki misi, pengembangan wilayah maupun daerah yang ada di sekitar laut, dan cakupannya. Untuk menjadi lebih maju, sebagai daya tarik pendapatan negara.

Ekonomi Maritim lebih kepada upaya global, untuk memenangkan persaingan dengan negara-negara lain. Maka cakupannya, pada armada kapal (Produksi), Pariwisata dan budidaya.

Sampel Untuk Membedakan Keduanya

Ekonomi Kelautan

Adapun beberapa usaha yang tergolong Usaha Untuk Ekonomi kelautan adalah:

  1. Usaha Petambak Garam.
  2. Usaha Petambak Udang.
  3. Para Nelayan.
  4. Aktifitas Pasar kapal apung.
  5. Kegiatan Pemburu Hewan Teripang.
  6. Berbagai Usaha Pengawetan Ikan.
  7. Jenis Usaha pengalengan ikan.
  8. Olah Ikan Asap, dan lain sebagainya

Ekonomi Maritim

Sementara aktifitas Ekonomi Maritim, meliputi:

  1. Produksi pembuatan kapal.
  2. Proses Perawatan Kapal.
  3. Pengendalian dan Proses Pengiriman Barat Lewat Laut,
  4. Usaha Untuk Transporasi Kelautan Antar Pulau maupun Antar Negara
  5. Jasa Pengemasan dan Penyimpanan (Pergudangan) Laut,
  6. Kegiatan Ekonomi pelabuhan.
  7. Pengendalian Peti Kemas.
  8. Navigasi kapal laut.
  9. Kegiatan Wisata Bahari,
  10. Kegiatan Kajian Budaya Masyarakat Pesisir,
  11. Kajian Pemanfaatan Pulau terluar sebagai batas Negara,
  12. Upaya menciptakan ekonomi dibatas Negara untuk menghindari sabotase Negara Lain.

Beritaku: Pulau Di Indonesia Yang Mirip Maldives, Ada Pula Bollangi Empat

Tinggalkan Balasan