Kaum sodom
Kaum sodom (Foto: muhyidin.id)

Kaum Sodom yang Terkena Laknat: 3 Fase Azab

Diposting pada

Laknat Kaum sodom datang sebab mereka telah melampaui batas. Mereka berbuat kekejian yang tak pernah ada di zaman sebelumnya. Namun, siapakah kaum sodom itu? Siapa nabi yang Allah utus untuk menunjuki jalan kebenaran? Mari kita simak bersama.

Beritaku.id, Kisah Nabi dan Rosul. – Seolah-olah fitrah telah di lupakan. Naluri tak di pedulikan. Tak ada yang pernah berbuat sejauh itu. Tak ada yang pernah berpikir seburuk itu. Kaum ini telah melampaui batas fitrahnya hingga membuat laknat turun dari langit untuk mereka.

Oleh: Ulfiana (Penulis Kisah Nabi dan Rosul)

Kaum sodom merupakan salah satu kaum yang mendapat adzab dari Allah. Perbuatan kaum sodom yang membuat mereka di laknat adalah mereka telah berbuat melampaui batas.

Selain ingkar terhadap ajaran nabi yang datang kepada mereka untuk menunjukan jalan yang lurus, mereka juga kaum yang di kenal dengan berbuat keji. Banyak kemaksiatan yang biasa mereka lakukan.

Yang paling parah adalah penyimpangan terhadap fitrah, naluri dasar manusia biasa. Bahkan, mereka adalah kaum pertama yang bertindak menyimpang menyelisihi fitrah.

Jika kita melihat dengan kondisi saat ini, tentu kita tak akan terkejut bahwa ternyata perilaku LGBT yang ada sekarang telah di lakukan oleh kaum sodom.

Namun anehnya, mereka yang melakukan penyimpangan terhadap fitrah sekarang ini lebih berani menunjukkan penyimpangan tersebut. Bahkan membuat propaganda agar kelompok mereka di sebut normal dan mengajak orang lain berbuat demikian pula.

Hal itu tentu membuat kenyataan menjadi begitu miris. Bagaimana tidak? Jika kita melihat sejarah yang pernah terjadi, Allah mengadzab kaum sodom di sebabkan perbuatan keji mereka.

Dan saat ini penyakit yang di derita kaum sodom tersebut di idap oleh beberapa generasi sekarang. Seolah ingin mengulangi sejarah yang pernah ada.

Sebelum berbicara terlalu jauh, siapakah kaum sodom yang di sebut sebagai kaum pelopor transgender tersebut?

Berikut tulsan lengkap yang akan membahas kaum sodom.

Siapa Nabi Untuk Kaum Sodom (Homoseksual)?

Berikut penjelasannya.

Allah tidak akan mengadzab suatu kaum, sebelum Allah memberi petunjuk kepada mereka tentang ajaran yang lurus. Dalam kasus ini, termasuk kaum sodom, Allah menunjuk seorang Rasul untuk berdakwah kepada mereka.

Rasul tersebut mengajak mereka untuk kembali ke jalan yang lurus dan sesuai dengan fitrah mereka.

Nabi yang Allah utus tersebut adalah nabi Luth.

Di dalam al Quran, Allah banyak menyebut nama nabi luth beserta kisah tentang kaumnya yang berbuat melampaui batas.

Menurut beberapa sumber, nabi luth masih memiliki nasab dengan nabi ibrahim. Nasab tersebut tersambung dari keponakan nabi ibrahim. 

Singkatnya, nabi luth adalah anak keponakan dari nabi ibrahim. Bapak nabi luth bernama Haran / Abara’an bin azhar yang merupakan saudara dari nabi Ibrahim.

Nabi Luth hidup di waktu yang sama dengan nabi Ibrahim. Allah mengangkatnya menjadi seorang rasul ketika nabi ibrahim masih hidup.

Lokasi Kaum Sodom

Kaum sodom
Lokasi kaum sodom (Foto: kumparan.com)

Kaum sodom hidup dan tinggal di lokasi yang bernama Sadum atau sodom. Letak wilayah tersebut berada di yordania. Adapula yang mengatakan bahwa letaknya di sebelah timur Palestina atau Kan’an.

Baca Juga Beritaku : Kaum Sodom di Laut Mati

Bagaimana Bentuk Prilaku Menyimpang Kaum Sodom

Kaum sodom di sebut sebagai kaum yang melampaui batas. Namun, sebenarnya apa perilaku mereka yang di sebut melampaui batas tersebut? 

Berikut kisahnya.

Selain melakukan banyak kemaksiatan, mereka merupakan kaum yang pertama kali melakukan perbuatan homoseksual. Mereka menyukai sesama jenis dan melakukan pergaulan bebas.

Telah berlalu banyak kaum yang ingkar, namun tak ada yang lebih parah dari perbuatan mereka. Mereka melakukan sesuatu yang belum pernah di lakukan oleh kaum yang lain. Baik itu di masa sebelum mereka maupun saat mereka hidup.

Seperti yang kita tau, kini pengikut kaum sodom telah bergelimpangan banyaknya dan beranak pinak.

Selain itu, kaum tersebut juga melakukan banyak tindak pencurian sehingga siapa saja yang datang di wilayah tersebut akan merasa was-was.

Allah berfirman dalam surat al a’raf ayat 80-81 tentang perbuatan kaum sodom.

وَلُوْطًا اِذْ قَالَ لِقَوْمِهٖٓ اَتَأْتُوْنَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ اَحَدٍ مِّنَ الْعٰلَمِيْنَ

اِنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِّنْ دُوْنِ النِّسَاۤءِۗ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُوْنَ

Artinya:

Dan (Kami juga telah mengutus) Lut, ketika dia berkata kepada kaumnya. ” Mengapa kamu melakukan perbuatan keji, yang belum pernah di lakukan oleh seorang pun sebelum kamu (di dunia ini).

Sungguh, kamu telah melampiaskan syahwatmu kepada sesama lelaki bukan kepada perempuan. Kamu benar-benar kaum yang melampaui batas.

Laknat Kaum Sodom (Homoseksual)

Lantas, apa bentuk adzab yang turun kepada kaum yang melampaui batas tersebut?

Berikut ini laknat yang turun kepada mereka.

Tersebab keingkaran yang mereka lakukan, Allah menurunkan adzab kepada kaum Sodom. Adzab tersebut di awali dengan datangnya dua malaikat yang menyamar menjadi dua pria tampan.

Hal tersebut untuk menguji kaum sodom apakah mereka tetap pada perbuatan kejinya atau telah berhenti. Namun, mereka justru melakukan hal yang lebih parah sehingga jelaslah adzab itu di beritakan pada mereka. Adzab turun pada waktu subuh di wilayah tersebut.

Ketika subuh, gempa bumi mendera kota tersebut. Angin kencang berhembus begitu hebat. Kemudian, batu datang dari langit hingga tampak seperti hujan batu. 

Negeri sodom yang berdiri tersebut hancur di sebabkan adzab yang Allah datangkan pada mereka.

Tak ada yang tersisa termasuk orang-orang yang ingkar di dalamnya.

Kisah penurunan adzab ini Allah ceritakan dalam al quran surat Al A’raf ayat 84. Allah berfirman.

وَاَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَّطَرًاۗ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُجْرِمِيْنَ

Artinya:

“dan kami hujani mereka dengan hujan (batu). Maka, perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang berbuat dosa itu.”

Dalam ayat ini terkandung makna bahwa Allah telah memperingatkan kepada seluruh manusia. Jika ia melakukan perbuatan yang sama atau lebih parah, maka balasannya juga akan lebih parah dari ini.

Menurut sumber, batu yang turun merupakan “batu sijjil” yang dari langit dan turun bagaikan hujan. Tentu bisa kita bayangkan bagaimana batu yang berasal dari tanah yang keras itu jatuh dari bumi mengenai bangunan yang ada. Jika bangunan saja bisa rusak, apalagi mengenai manusia.

Bahkan ada yang menyebut bahwa batu tersebut adalah batu yang terbakar. Tentu kita masih ingat kisah raja yang akan menyerang Kakbah bukan? Kita tau bagaimana dahsyatnya batu yang berasal dari neraka menyerang pasukan gajah hingga tak ada yang tersisa. 

Namun, mengenai bukti ilmiah batu apa yang turun apakah dari batuan biasa, batu terbakar atapun pecahan bintang masih belum dapat di ketahui secara pasti. Yang jelas, dalam ayat tersebut Allah menyebutkan kedahsayatan adzab yang menimpa kaum sodom tersebut.

Kisah Nabi Luth Singkat

Kisah Nabi Luth (Foto: kalam.sindonews.com)

Allah mengangkat nabi Luth menjadi Rasul untuk berdakwah pada suatu kaum yang ada di wilayah bernama Sodom. Kaum Sodom di kenal sebagai kaum yang melampaui batas. Sebab, banyak orang-orang yang jauh dari nilai kebenaran dan banyak melakukan kemaksiatan.

Datangnya nabi Luth kepada mereka adalah untuk menyampaikan Risalah Allah, serta mengajak mereka ke dalam kebenaran.

Nabi Luth sendiri tinggal di sebelah timur Kan’an yang saat ini adalah wilayah palestina dekat dengan desa sodom.

Ketika nabi luth sampai di wilayah sodom, nabi Luth terkejut dengan perilaku masyarakatnya. Banyaknya pencurian atau penyamunan serta banyaknya orang-orang yang menyukai sesama jenis. 

Mereka melakukan praktik homoseksual yang membuat mereka jauh dari kebenaran. Bahkan, jauh dari fitrah dasar manusia.

Nabi luth kemudian menjalankan tugasnya sebagai rasul Allah untuk mengajak mereka kembali ke jalan lurus. Perlahan-lahan dakwah nabi Luth disampaikan dengan baik pada mereka. Namun, bukannya menerima, mereka justru memusuhi nabi Luth.

Bahkan ancaman datang kepada nya dan mereka mengusir nabi Luth dari wilayah tersebut.

Meski begitu, nabi luth tidak menyerah. Ia yakin bahwa Allah akan menolongnya. Ia tetap menyampaikan apa yang di perintahkan kepadanya. Nabi Luth bersabar dan tabah menerima perlakukan kaum tersebut.

Perjalanan yang cukup panjang nabi luth lewati hingga akhirnya perlahan mulai ada yang menerima ajarannya. Satu persatu dari kaum sodom mulai mengakui bahwa apa yang mereka lakukan adalah kesesatan. 

Juga, mereka meninggalkan perbuatan keji tersebut dan bertauhid kepada Allah SWT. 

Meski orang yang bertaubat mulai berdatangan , namun masih banyak yang tetap dalam kesesatannya. Mereka mengusir nabi Luth. Bahkan, mereka mengancam akan membunuh nabi luth dan menantangnya untuk mendatangkan adzab pada mereka. 

Melihat kaumnya yang berbuat sedemikian jauh, akhirnya nabi Luth berdoa kepada Allah untuk memohon pertolongan atas kaumnya. Ia serahkan sepenuhnya semua keputusan kepada Allah SWT.

Datangnya Dua Malaikat di Negri Sodom

Allah kemudian menurunkan dua malaikat yang menyamar menjadi pria tampan. Sebelumnya kedua malaikat itu mendatangi nabi Ibrahim untuk mengabarkan kehamilan Sarah. 

Mereka juga mengatakan bahwa mereka membawa adzab untuk kaum sodom.

Namun, nabi ibrahim mengatakan bahwa disana ada nabi Luth. Tapi, malaikat tersebut menenangkan Nabi ibrhaim dengan berkata Allah menyelamatkan nabi Luth dan pengikutnya.

Ketika dua malaikat yang menyamar tersebut datang pada nabi luth, nabi luth ketakutan. Ia tidak bisa membayangkan apa yang akan di laukan kaumnya pada dua pria tampan di rumahnya.

Tak ada yang tau kedatangan dua pria tampan itu selain istrinya. Namun, istrinya mengkhianatinya dengan mengatakan pada kaumnya.

Sontak, kaumnya datang menyerbu rumah nabi luth. Nabi Luth kemudian mencegah kaumnya yang ingin melakukan perbuatan keji pada tamunya. Ia mengingatkan mereka terus menerus . 

Hingga akhirnya nabi Luth merasa begitu lemah sebab tak ada yang mampu menyadarkan mereka.

Ketika itu, baru kedua tamunya mengatakan bahwa mereka adalah malaikat yang Allah utus untuk memberi adzab pada kaumnya.

Kaumnya kemudian mendobrak rumah nabi Luth, namun salah seorang dari malaikat tersebut membutakan penglihatan mereka. Hingga mereka berjalan sempoyongan menabrak apa saja.

Baca juga beritaku: Kisah Umar dan Permintaan Terakhir Sebelum Wafat

Para malaikat tersebut memberitahu nabi Luth bersama pengikutnya untuk meninggalkan wilayah ini  pada malam hari. Tepatnya, sebelum esok pagi sebab akan datang adzab di waktu subuh.

Para malaikat itu juga memperingatkan agar ia bersama pengikutnya tak boleh menoleh ke belakang ketika azab turun.

Datangnya adzab pada penduduk sodom

Nabi luth dan pengikutnya kemudian pergi di malam hari dari Sodom. Namun, istrinya menoleh ke belakang dan jadilah ia orang-orang yang tertinggal.

Subuh datang dan tanah telah berguncang. Guncangannya begitu dahsyat.

Angin berhembus begitu kencang. Batu-batu panas berjatuhan dari atas langit.

Jadilah negeri sodom dan penduduknya yang berbuat ingkar hancur dengan adzab tersebut.

Epilog

Akhirnya, demikian kisah dari kaum sodom dan nabi luth. Dari sini kita tentu banyak mendapat hikmah. Telah ada sebelumnya kaum yang melakukan penyimpangan fitrah dan mendapat adzab. Lantas, apakah itu tidak bisa menjadi pelajaran agar tidak melakukan kesalahan yang sama?

Semoga Allah menjauhkan kita dan keluarga kita dari perkara yang demikian. Sampai jumpa di pembahasan yang tak kalah menarik selanjutnya!

Sumber: merdeka.com, kalam.sindo, suara.com, tagar.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *