Kisah Nabi Muhammad SAW, Lahir Hingga Wafat, Untuk Seluruh Umat

Diposting pada

Kisah Lahir Nabi Muhammad SAW, memiliki hikmah yang sangat luar biasa, perjuangan hingga wafatnya beliau. Dia inovatif dan berpikiran futuristik. Dan dilahirkan untuk seluruh umat.

Beritaku.Id, Nabi Terakhir Muhammad SAW – Bagian terakhir dari Kisah Lahir Hingga Wafat. 25 Nabi dan Rosul.

Tidak ada subjektifitas dalam melihat Rasulullah terakhir. Dengan kemuliaan. Dan hanya dengan waktu yang relatif singkat, mampu menyebarkan Islam kepenjuru Dunia.

Dalam hal syiar, Istri, Anak dan keluarga dekat mayoritas memluk Islam. Dan memiliki sahabat hingga 140.000. Merupakan hal spektakuler.

Baca juga: 170 Urutan Sahabiyah dan Sahabat Nabi Muhammad SAW

Tidak akan habis kisah tentang Rasul, kajiannya tidak akan pernah tuntas.

Perjalanan hidup Rasulullah Nabi Muhammad SAW tidak mampu dibukukan secara total. Mengingat kisahnya yang sangat banyak dan dalam, Jumat (3/4/2020)

Kisah Dan Sejarah Nabi Muhammad SAW
Kisah Nabi Muhammad SAW, Lahir Hingga Wafatnya Beliau Berjuang di Jalan Allah SWT

Nama Muhammad Bin Abdullah

1Garis Ayah Adam As. Garis Ibu
2 ⇒ Syits
3 ⇒ Anusy
4 ⇒ Qinan
5 ⇒ Mihlail
6 ⇒ Yarid
7 ⇒ Idris As.
8 ⇒ Matusyalih
9 ⇒ Lamak
10 ⇒ Nuh As.
11 ⇒ Sam
12 ⇒ Arfakhsyad
13 ⇒ Syalih
14 ⇒ Abir
15 ⇒ Falij
16 ⇒ Ra’u
17 ⇒ Saruj
18 ⇒ Nahur
19 ⇒ Tarakh
20 ⇒ Ibrahim As.
21 ⇒ Ismail As.
22 ⇒ Nabit
23 ⇒ Yasyjub
24 ⇒ Ya’rub
25 ⇒ Tairah
26 ⇒ Nahur
27 ⇒ Muqawwim
28 ⇒ Udad
29 ⇒ Adnan
30 ⇒ Ma’ad
31 ⇒ Nizar
32 ⇒ Mudhar
33 ⇒ Ilyas
34 ⇒ Mudrikah
35 ⇒ Khuzaimah
36 ⇒ Kinanah
37 ⇒ an-Nadhar
38 ⇒ Malik
39 ⇒ Quraisy (Fihr)
40 ⇒ Ghalib
41 ⇒ Lu’ay
42 ⇒ Ka’ab
43 ⇒ Murrah
44 ⇒ Kilab
45 ⇒ Qushay
46 ⇒ Zuhrah
47 ⇒ Abdul Manaf
48Hasyim 48Wahab
49Abdul Muthalib 49Abdullah
50Abdullah 50St Aminah
51 Muhammad SAW

Rasullah Nabi Muhammad SAW, merupakan keturunan Nabi Ibrahim AS.

Dari keturunan anak pertama beliau pernikahan Ibrahim dengan St Hajar, yakni Nabi Ismail AS.

Setelah Nabi Ismail AS. tidak ada keturunannya yang menjadi Nabi masuk dalam daftar 25 Nabi wajib selain Nabi Muhammad AS.

Perbedaan Islam Kristen

Justru perbedaan mendasar dengan Agama Nasrani dari hal ini. Sebab mereka tidak mengakui Muhammad sebagai Nabi. Dalam kalangan tertentu, mereka hanya mengakui Nabi Isa sebagai Tuhan atau Yesus.

Usia di Dunia63 Tahun
Lahir Hingga Wafat570-632 M
Tempat KelahiranMekkah
Tempat WafatMadinah
Nama KaumBangsa Arab
Dalam AlQuran25 Kali disebutkan

Jumlah anak : 7 orang, dengan 3 orang laki-laki yakni : Qasim, Abdullah dan Ibrahim. Sementara 4 perempuan yakni Zainab, Ruqayyah, Ummi Kultsum dan Fatimah Az-Zahra.

Sebagai “Ketua Kelas” para Nabi dan Rasul Allah, sebagai Nabi/Rasul terakhir dibumi.

Berikut akan dipaparkan beberapa kisah dan perjalanan, ditulis secara singkat, dari lahir, perjuangan hingga wafatnya Rasulullah Muhammad SAW.

Kisah Lahir Hingga Wafatnya

Saat Lahirnya Nabi, Peristiwa Tahun Gajah
Rasulullah di Lahirkan Di Kota Mekkah, Pada Peristiwa Penyerangan Pasukan bergajah Milik Abrahah dari Yaman

Kisah Kelahiran Rasulullah Nabi Muhammad SAW

Dari Rahim St Aminah, dan ayah bernama Abdullah, diutus oleh Allah kemuka bumi untuk menyampaikan perintah Allah SWT.

Kepada seluruh mahluk yang ada dibumi, dengan Agama Islam.

Rasulullah merupakan nabi terakhir dari semua urutan Nabi, baik yang wajib 25 Nabi dan Rasul. Maupun 313 dengan urutan Nama Nabi Rosul secara lengkap

Sebagaimana Islam (muslimnya) seluruh Nabi dan Rasul terdahulu.

Tepatnya tanggal 12 Rabiul Awal Pada Tahun Gajah yang bertepatan dengan tanggal 22 April 571 Masehi. Kisah lahirnya Nabi Muhammad SAW dibumi

Kakeknya yang bernama Abdul Muthalib yang memberikan nama kepadanya, yang berarti terpuji atau pribadi terpuji.

Kisah Penyebutan Tahun Gajah, Saat Lahirnya Nabi

Disebut tahun gajah, sebagai tahun kelahiran Rasulullah karena saat itu, Mekkah sebagai tempat berdiri megahnya Baitullah (yang telah dibuat sejak zaman Nabi Ibrahim AS) tersebut akan dihancurkan.

Adalah pasukan dari Yaman, (Raja Najasi) yang tidak menginginkan rakyatnya tawaf di Mekkah, tapi membuat sendiri tempat pemujaan sebagaimana dirinya beragama Nasara (Nasrani).

Dari hal ini bisa kita kembali kepada file tersimpan dalam angan dan pikiran kita. Bahwa perang antara Kristen dan Islam terjadi sebelum Nabi Muhammad SAW lahir di muka bumi.

Karena di Mekkah bukannya berkurang yang melakukan tawaf, namun sebaliknya malah makin bertambah.

Maka Raja Najasi memerintahkan Gubernurnya yang bernama Abrahah bersama pasukan terhebat yang dimiliki hendak melakukan penyerangan.

Abrahah dengan pasukan gajah yang ia miliki, dipandang sebagai suatu pasukan elit.

Issu ekonomi dan kerakusan menjadi motif penyerangan, sebab Raja Najasi menginginkan semua peserta Haji “Tawaf” bergeser ke Yaman.

Karena telah membuat tempat tawaf buatannya sendiri yang diberinya nama Al-qulles dalam versi Nasrani.

Kekuatan Pasukan Abrahah

Karena kekuatan pasukan yang luar biasa, mereka menguasai area disekitar ka’bah. Superior. Semena-mena dan pasukan tersebut juga melakukan aksi penjarahan dan perampokan. Mereka pasukan Abrahah merasa berkuasa penuh.

Termasuk Abdul Muthalib, sang Kakek dari Rasulullah, harus ikhlas kehilangan 100 (seratus) ekor Onta miliknya, yang diambil secara paksa pasukan Abrahah.

Berikutnya, karena merasa penduduk Kota Mekkah telah ditaklukkan. Maka masuk kemisi utama, yakni Pasukan Elit Abrahah hendak mendekati Ka’bah menyelesaikan tugas penghancuran dan meratakannya dengan tanah.

Pasukan gajah dengan gemuruh derap langkah kakinya yang menciptakan debu gurun pasir, dengan langkah terarah oleh para pasukan.

Seperti Firman Allah SWT dalam Surah Alfiil Ayat 1-5. Dengan Burung-burung Ababil yang tiba-tiba datang dari langit, menutupi langit hingga gelaplah area Ka’bah, dimana burung-burung tersebut melepaskan batu kerikil kecil (sijil) dengan paruhnya.

Selanjutnya kerikil tersebut dilepaskannya dengan tepat sasaran kesetiap pasukan gajah, hingga membuat badan mereka melepuh dan kepala mereka pecah.

Termasuk gajah yang mendapatkan serangan dari burung-burung tersebut, menjadi tidak terkendali dan bergerak menjauhi Ka’bah.

Seluruh pasukan Abrahah, hancur. Termasuk Abrahah dalam beberapa sejarah menyebutkan mengalami luka yang hebat pada peristiwa tersebut. Dan menemui ajal karena peristiwa itu.

Pada Peristiwa serangan Pasukan Gajah tersebutlah, Nabi Muhammad SAW dilahirkan.

Kisah Lahir Dan Masa Kecil Nabi Muhammad SAW

Kisah lahir hingga masa kecil Nabi Muhammad SAW, tidak sama dengan anak bayi kebanyakan. Sebab dirinya Belum sempat menghirup udara dunia, Abdullah (ayah beliau) telah meninggal dunia.

Tanpa ayah ketika lahir menjadikannya (Muhammad SAW) sebagai yatim.

Dada Rasulullah Dibelah

Ketika beliau menginjakkan diri diumur empat tahun, oleh malaikat jibril yang bertugas melakukan “operasi atas perintah Allah SWT” untuk membelah dadanya, mengambil raja pada diri manusia yakni “hati” dan juga segumpal darah orang termulia tersebut.

Malaikat Jibril lalu mensucikannya (mensterikannya versi Malaikat Jibril) setelah itu Jibril mengembalikannya keasal semula.

Pasca operasi malaikat jibril tersebut, Nabi Muhammad Kecil tetap sehat dan bugar. Atau tanpa perawatan dan juga tidak dibutuhkan cairan infus. Tidak butuh perawatan khusus seperti dirumah sakit. Semua itu atas perintah Allah SWT.

Meninggalnya Ibu dan Kakek Rasulullah

Selanjutnya disaat usia enam tahun Siti Aminah ikut menyusul ke alam Baka, maka pada saat itu pula Rasulullah menjadi Yatim Piatu pada umur 6 tahun.

Anak usia 6 tahun adalah anak usia belajar untuk sekolah formal. Dimana pada masa itu, membutuhkan bimbingan orangtua dalam hal belajar.

Namun takdir tak dapat ditolak. Ia telah menjadi Yatim Piatu.

Maka dipeliharalah ia oleh kakeknya yang sangat menyayanginya, yakni Abdul Muthalib.

Namun hanya berselang 2 tahun kemudian kakeknya pun ikut meninggal.

“Kehilangan” semua orang yang menyayangi dan dirindukannya, pada usia masih kecil tersebut.

Hal yang dialami Rasulullah hanyalah sebagian kecil manusia dibumi mengalami nasib seperti itu.

Adapun ibu susuan Rasulullah adalah Tsuaibah dan Halimah As-sa’diyah.

Sepeninggal Abdul Muthalib, Rasullah dirawat oleh pamannya bernama Abi Thalib. Sebagaimana Abi Thalib adalah ayah dari Ali Bin Abi Thalib.

Diusia 12 tahun kemudian diajak oleh pamannya ke Negeri Syam (Palestina) untuk berdagang, Abi Thalib bersama Rasulullah sampai berumur empat puluh tahun.

Mendapatkan Wahyu

Rasulullah yang telah tumbuh menjadi manusia yang dewasa, mendapatkan wakyu pertama dari Allah SWT, tepatnya di Gua Khirah, Jabal Nur.

Dengan perintah Iqra’, (Bacalah), Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu.

Selanjutnya Rasullah di perintahkan untuk berdakwan kepada kaum Kafir Quraish, yang kembali menyembah berhala, melakukan perjudian, perzinahan dan segala bentuk kemaksiatan lainnya.

Kisah Rasulullah Nabi Muhammad SAW Dalam Syiar Islam

Kisah Rasulullah Nabi Muhammad SAW berdakwah, Saat mendapatkan perintah dari Allah SWT. Beliau awalnya berdakwah dengan cara sembunyi-sembunyi, dan pertama yang diajak untuk masuk Islam adalah keluarga beliau.

St Khadijah, Abu Bakar Assidiq, Ali Bin Abi Thalib, Zaid Bin Haritsah (Anak angkat), Usman Bin Affan dan sebagainya.

Syiar Secara Terbuka

Setelah keluarga dan sahabat Rasulullah secara mayoritas telah masuk Islam, maka selanjutnya beliau melakukan Syiar terbuka.

Saat itu kaum Kafir Quraish langsung mengolok-olok Nabi, mengejek bahkan hendak membunuhnya.

Tidak membuat Rasulullah berhenti untuk melakukan Syiar, tetap sabar, tabah dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Kisah Rasulullah, berjuang dijalan Islam sampai Wafat.

Karena tekanan yang berlebihan, sementara kekuatan belum berimbang, meski perang bukanlah strategi utama Syiar Nabi. Karena kondisi tersebut, maka Rasulullah Hijrah ke Madina, dengan meninggalkan semua harta benda yang mereka miliki di Mekkah.

Lahirnya Zakat Sebagai Dakwah Nabi

Baru saja sampai ditempat yang baru (Madina) perintah zakat dimulai, sementara kondisi ekonomi belum memadai untuks emua sahabat, kaum Muhajirin.

Dengan teknik pemberlakuan kebijakan yang tepat, maka perintah zakat tersebut dilaksanakan setelah tahun kedua hijrah.

Adalah Muadz bin Jabal yang menjadi Qadli di Yaman (area kekuasaan sebelumnya Raja Najasi yang hendak menyerang Ka’bah), untuk menyampaikan kepada para ahli kitab, perihal syiar Islam dan kewajiban mengeluarkan Zakat.

Seluruh Umat Muslim mentaati perintah Rasulullah SAW, adapun zakat terdiri dari harta benda, barang berharga, binatang ternak, tumbuhan, dengan memakai hukum Zakat.

Zakat pada dasarnya melahirkan kepedulian terhadap sesama, yang kaya menyantuni yang miskin.

Malam Bersejarah Isra Mi’raj

11 tahun Era kepemimpinan Nabi Muhammad SAW menjadi sejarah yang cukup menyedihkan, sebab ditahun tersebut Abi Thalib (paman yang merawat Nabi) dan St Khadijah (Istri pertana Nabi) wafat.

Selanjutnya kemudian, Malaikat Jibril diutus Allah SWT, untuk menjemput Rasulullah termulia melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj.

Dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsa (Palestina) yang disebut Isra’, dan dari Masjidil Aqsa’ ke langit ketujuh, Sidratul Muntaha bertemu Allah SWT.

Dari peristiwa itu, menjadi tempat Rasulullah didaulat dengan ultimatum perintah Sholat oleh Allah SWT kepada seluruh umat manusia.

Menyampaikan Kepada Sahabat

Peristiwa ini diceritakan Nabi ketika sampai di bumi, peristiwa hanya dengan jarak watu 8 jam dari Arb Saudi sekarang ke Palestina, selanjutnya ke langit ketujuh, adalah peristiwa yang tidak pernah terjadi pada manusia biasa.

Irasional secara akal, sebab Mekkah ke Palestina jaraknya berapa, sementara Palestina ke Langit ketujuh jaraknya tidak terhingga.

Maka jawaban rasionalnya adalah perjalanan Rasulullah Isra’Mi’raj menjadi rasional (masuk akal) dalam hukum fisika, dengan rumus kecepatan jarak dibagi waktu.

Maka ketika jarak tidak terhingga pada waktu digunakan 8 jama, maka jawabannya adalah kecepatan harus tidak terhingga. Dengan kendaraan Bouroq.

Adalah Abu Bakar Assiddiq, sehabat yang bijaksana dan terpercaya yang membenarkan perjalanan Nabi tersebut, dan mengiyakan perintah Sholat tersebut adalah benar adanya.

Kisah Wafatnya Rasulullah Nabi Muhammad SAW

Kisah yang paling menyedihkan, sebab Rasulpun tidak mengetahui tentang kapan dirinya harus dijemput oleh Malaikat Israil.

Ketika itu Sahabatnya Abu Bakar Assiddiq sedang berada di Madinah, setelah mendapatkan kabar wafatnya Rasulullah maka beliau kembali ke Madina.

Sebab para sahabat dan Umat muslim banyak yang tidak percaya bahwa manusia termulia tersebut meninggal, termasuk Umar Bin Khattab sahabat Rasulullah yang paling tegas, mecabut pedangnya dan hendak menyembelih orang yang menyebut Rasulullah Wafat.

Baginya Rasulullah tidak wafat, begitu cintanya Umar Bin Khattab kepada Rasul terakhir ini.

Namun Abu Bakar mendekati Umar Bin Khattab dengan membacakan Surah Azzumar Ayat 30

“Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka (Semua manusia) akan mati (pula).”

Tepatnya 12 Rabiul Awal 11 H/8 Juni 632 M, dipangkuan Sitri tercinta Aisyah Radiallahu Anha

Cinta Abadi Sahabat Kepada Nabi

Umar Bin Khattab cinta abadi dengan Islam meski sebelumnya dia menentang Rasulullah dan bahkan hendak membunuhnya.

Namun Kuasa Allah, Umar menjadi orang yang paling terdepan dengan pedangnya membela Rasul, sang Panglima perang tersebut tidak menerima berita wafatnya Rasul, dan menganggap bahwa berita itu disebarkan oleh kaun kafir.

Tidak ada yang bisa mendekati Umar denagn pedang terhunus, kecuali Abu Bakar Ash Shiddiq sahabat yang penuh lemah lembutan.

“Saudara sekalian (para kaum mukminin), barangsiapa menyembah Muhammad, maka Muhammad sudah meninggal. Tetapi barangsiapa menyembah Allah, maka Allah selalu hidup dan tak akan pernah mati,”

Demikian penyampaian Abu Bakar, kepada seluruh hadirin diantara jenazah Rasulullah Muhammad SAW.

Seketika Umar Bin Khattab, sang panglima perang yang gagah berani, terjatuh ketanah karena lemas tiada daya.

“Aku baru sadar (wahai Abu Bakar Ash Siddiq) bahwa Rasulullah telah tiada”

Tidak sampai disitu, kisah wafatnya Rasulullah, membuat suara indah berisi dari lantunan lafadz Adzan dari Muadzin terbaik dunia Bilal Bin Rabah, akhirnya tidak mampu lagi dkumandangkannya setelah beliau wafat.

Adalah ketika sampai pada lafadz Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah. Suara adzannya menghilang seketika, berganti dengan suara tangisan yang pecah.

Setelah itu Bilal memutuskan meninggalkan Madinah, dan semenjak itu dirinya tidak lagi mengumandangkan Adzan.

Baca Lengkap Kisah Bilal : Muadzin Utama Dunia, Pingsan Ketika Adzan Sepeninggal Rasul

Rasulullah telah Wafat, dan meninggalkan ajaran dan tegaknya Islam di muka bumi, dengan syiar Islam diseluruh dunia.

Menjadikan Agama terbesar di Bumi Allah SWT ketika itu, sebab ajaran Rasulullah adalah penyempurna semua ajaran-ajaran sebelumnya.

Demikian Kisah Lahir Hingga Wafatnya Rasulullah Termulia Nabi Muhammad SAW

Sumber Bacaan : Uzma, Detik, Zakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *