Kisah dari Nabi Luth serta kaum sodom
Kisah Nabi luth dan kaum sodom (Foto: tfamanasek.com)

Kisah Nabi Luth dan Laut Mati, Kehilangan Keluarga dan Kaum

Diposting pada

Kisah Nabi Luth adalah salah satu kisah nabi yang begitu menarik. dimana dalam kisah tersebut Nabi Luth diutus oleh allah untuk berdakwah di sebuah daerah bernama Sodom.

Beritaku.id, Kisah Para Nabi Dan Rasul – Nabi Luth merupakan salah satu Rasul Islam yang bertugas menghancurkan kaum LGBT pada muka bumi yang ada pada kaum Sodom.

Oleh: Luluk Fadiyah (Penulis Kisah Para Nabi Dan Rasul)

Kisah Nabi Luth

Nabi Luth merupakan putra dari Haran bin Thareh, beliau adalah keponakan dari Nabi Ibrahim AS. Haran bin Thareh memiliki kembaran yang bernama Nahor. Jika di tarik garis keturunannya yaitu Luth bin Haran bin Azara bin Nahor bin Suruj bin Ra’u bin Falij bi ‘Abir bin Syalih bin Arfahsad bin Syam bin Nuh.

Nabi Luth memiliki istri bernama Wa’ilah dan di karuniai dua orang putri yang bernama Raitsa dan Zaghrata. Nabi Luth oleh Allah SWT di perintahkan untuk mengajak kaum Sodom bertaubat dan beribadah kepada Allah.

Beliau adalah orang yang sangat beriman kepada Allah SWT, beliau juga taat kepada pamannya (Nabi Ibrahim) yang di utus oleh Allah sebagai Nabi dan Rosul. Dalam kisahnya, Nabi Luth sering berpindah-pindah tempat untuk melakukan dakwahnya, hingga suatu saat Allah mengutus Nabi Luth untuk pergi ke sebuah kota yang ditinggali oleh kaum Sodom.

Kota tersebut berada di Yordania. Di kisahkan di dalam Al-Qur’an bahwa kaum Sodom adalah kaum yang menganiaya pada diri mereka sendiri dan sangat melewati batas.

Mereka melakukan perbuatan yang sangat keji, bahka akhlak mereka sudah sangat rusak sehingga sulit untuk diperbaiki. Kaum Sodom semasa hidupnya tidak memiliki kepercayaan, mereka juga di kenal sebagai kaum yang tidak memiliki hati nurani.

Sebegitu keji kaum Luth saat itu hingga perbuatan baik mereka tidak pernah di jelaskan di dalam Al-Qur’an. Mereka melakukan penganiayaan, perampokan, penindasan, zina, dll.

Baca Juga Beritaku: Kisah Nabi Isa Secara Singkat, Dalam Al Quran, Lahir Hingga Di Angkat Kelangit

Kisah Nabi Luth : Apa Nama Kaum Nabi Luth?

Nabi Luth
Kaum Sodom adalah Kaum yang mempunyai perbuatan menyimpang yaitu Homoseksual

Saat itu Nabi Luth mengajak kaum Sodom agar mau beriman dan beribadah kepada Allah SWT.

Mereka di ajak untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan keji yang mereka lakukan sehari-hari.

Nabi Luth juga memberi peringatan pada kaumnya bahwa Allah yang telah menciptakan bumi beserta isinya, termasuk mereka.

Allah perintah agar kaum Sodom bersyukur atas nikmat yang telah di berikan dan mau beribadah kepada Allah, sebab Allah tidak ridho terhadap apa-apa yang mereka kerjakan saat itu.

Nabi Luth juga menyampaikan ancaman dari Allah untuk mereka, yaitu segala amal perbuatan yang di kerjakan di bumi akan di mintai pertanggung jawaban kelak di akhirat.

Bahkan jika amalan itu sekecil biji sawi (baik amal baik atau amal jelek akan di mintai pertanggung jawaban).

Nabi Luth perintah pada kaum Sodom agar segera bertaubat pada Allah dan tidak mengulangi perbuatannya lagi, yaitu melakukan hubungan badan dengan sesama jenis (homoseksual).

Nabi Luth menjelaskan bahwa perbuatan tersebut bertentangan dengan ajaran Allah, tidak sesuai dengan apa yang telah Allah perintahkan, yaitu menikah dengan lawan jenis yang bukan merupakan jalur mahramnya.

Dengan sifatnya yang begitu keras kepala, kaum tersebut menolak masinh melakukan perbuatan kejinya.

Bahkan mereka sudah tidak malu lagi terang-terangan berbuat zina dengan sesama jenis di tempat umum, hal tersebut sudah menjadi budaya bagi kaum Sodom.

Perempuan di zaman Luth banyak yang terlantar karena laki-laki dari kaum mereka lebih memilih untuk berhubungan dengan sesama jenis (homoseksual).

Kisah Nabi Luth: Kedatangan Lelaki Tampan Ke Rumah Nabi Luth

Akhirnya nabi Luth berdoa kepada Allah SWT agar kaum tersebut di timpakan azab untuk menyadarkan dari perbuatan keji mereka.

Nabi Luth tidak henti-hentinya berdoa dan meminta pada Allah agar doanya di kabulkan. Hingga akhirnya doa tersebut didengar dan dikabulkan oleh Allah.

Saat itu ada seorang lelaki yang berparas tampan datang ke rumah Nabi Luth dan mengetuk pintu.

Ketika Nabi Luth membukakan pintu, hampir saja beliau terperanjat dengan ketampanan rupa dari lelaki tersebut.

Segera mungkin Nabi Luth ingat kepada Allah dan meminta ampun kepada Allah, sebab saat itu zaman begitu kacau.

Dimana laki-laki lebih di kagumi dan di puja daripada perempuan. Nabi Luth kemudian mempersilahkan lelaki tersebut untuk masuk ke rumahnya, nabi Luth khawatir lelaki tersebut tidak akan aman jika terlihat oleh kaumnya karena ketampanan lelaki tersebut.

Nabi Luth juga meminta istri dan juga anaknya untuk tidak memberitahu siapapun atas kedatangan lelaki tersebut, beliau merasa bahwa lelaki tersebut menjadi tanggung jawabnya sebagai tuan rumah.

Suatu ketika istri Nabi Luth lalai dan membocorkan keberadaan lelaki tampan di rumahnya.

Wa’ilah menceritakan keberadaan lelaki tampan dengan tubuh yang tinggi besar dan berotot tersebut kepada kaum Sodom.

Istri Nabi Luth ternyata memiliki keyakinan yang sama dengan kaumnya, menghalalkan bersetubuh dengan sesama jenis.

Hal tersebut rupanya menjadi salah satu alasan gagalnya dakwah nabi Luth, sebab sang istri selalu menceriitakan rahasia yang di miliki suaminya kepada kaumnya.

Istri Nabi Luth mengerjakan hal demikian karena mendapat imbalan dari kaum Sodom berupa emas, perak dan harta lainnya. Setelah keberadaan lelaki tampan di rumahnya terdengar olek kaumnya, Nabi Luth sangat khawatir.

Nabi Luth takut jika lelaki tampan tersebut akan tertimpa kesusahan dari kaumnya.

Baca Juga Beritaku: Kisah Nabi Yahya AS dan Wasiat Kepada Kaumnya Bani Israil

Lelaki Tampan Tersebut Ternyata Adalah Malaikat

Kisah Nabi Luth
Rumah Nabi Luth Didatangi Oleh Lelaki Tampan

Benar saja, saat itu pemuda dari kaum Sodom terus berdatangan ke rumah Nabi Luth untuk memeriksa kebenaran dari berita tersebut, mereka penasaran ingin melihat seperti apa ketampanan dari lelaki tersebut.

Namun dengan bijaksana Nabi Luth meminta kaumnya untuk tidak menganggu tamu-tamu yang datang ke rumahnya, hal tersebut untuk memuliakan tamu.

Kaum Nabi Luth semakin curiga bahwa Nabi Luth memang sedang menyembunyikan sesuatu darinya.

Nabi Luth berpesan pada kaumnya yang terus berdatangan ke rumahnya agar segera kembali kepada istri-istri mereka dan meninggalkan perbuatan maksiat yang mereka kerjakan selama ini.

Perintah tersebut tidak di indahkan oleh kaumnya dan justru mereka semakin berusaha untuk melancarkan maksiat yang hendak mereka kerjakan.

Semakin hari Nabi Luth banyak menerima tamu dari lelaki yang sangat tampan, hingga akhirnya Nabi Luth berkata kepada tamunya yang sebenarnya adalah malaikat-malaikat yang di utus oleh Allah untuk mendatangkan azab bagi kaum Sodom.

Isi perkataan Nabi Luth yaitu “Sungguh aku tidak ada kekuatan lagi untuk menahan orang-orang dari kaumku yang hendak masuk ke dalam.

Tidak ada senjata yang dapat menolak pada kekerasan mereka, dan aku juga tidak mempunyai keluarga yang di segani oleh mereka dan dapat aku minta bantuan, aku sungguh sangat kecewa terhadap di riku yang tidak dapat menjamin keselamatan untuk tamu-tamuku”.

Melihat betapa sedih dan takutnya Nabi Luth saat itu, akhirnya lelaki-lelaki tampan tersebut berkata bahwa sebenarnya Allah telah mengutus pada mereka untuk mendatangkan azab bagi kaum Sodong yang berbuat aniaya. Mendengar ucapan lelaki-lelaki tersebut, Nabi Luth terkejut sekaligus merasa lega bahwa Allah telah mengabulkan doanya.

Azab Untuk Kaum Sodom

Nabi Luth
Nabi Luth dan kaum sodom (Foto: beritaku.id)

Lelaki-lekaki tersebut menambahkan bahwa azab Allah sudah datang, inilah saatnya. Lelaki-lelaki ersebut meminta Nabi Luth untuk membuka lebar-lebar pada pintu rumahnya dan mempersilahkan kaumnya untuk masuk.

Saat pintu rumah Nabi Luth dibuka, para kaumnya yang begitu keji segera berlomba-lomba masuk. Seketika itu pandangan kaum Sodom di butakan oleh Allah, mereka tidak dapat melihat dan semua terasa gelap.

Mereka saling menabrak satu sama lain karena berlommba-lomba ingin mesuk, padahal keadaan mereka saat itu sudah buta.

Lelaki-lelaki tampan utusan Allah pun berkata pada Nabi Luth untuk segera pergi meninggalkan kaum tersebut bersama keluarganya yang beriman kepadanya.

Malaikat (lelaki-lelaki tampan) berpesan bahwa “Pergilah sejauh mungkin dari kota ini bersama keluargamu dan jangan ada yang menoleh ke belakang”.

saat itu Nabi Luth dan keluarganya segera berlari meninggalkan kota tersebut, namun Allah juga memberikan azab kepada istri Nabi Luth yang tidak mau taat.

Dia malah tidak tAat terhadap perintah malaikat untuk tidak menoleh ke belakang.

dia pun penasaran dengan apa yang terjadi setelah mereka berlari. Akhirnya sang istri menoleh ke belakang dan Allah menimpakan azab nagi isti Nabi Luth.

Baca Juga Beritaku: Kekeringan dan Kisah Nabi Ilyasa Bagi Kaum Bani Israil Penyembah Berhala

Kisah Singkat Cerita Istri dan Keluarga Nabi Luth

Istri Nabi Luth yang bernama Wa’ilah merupakan perempuan yang suka dengan kehidupan dunia.

Demi mendapatkan harta yang dia inginkan dia rela membocorkan rahasia-rahasia suaminya kepada kaum Sodom dengan imbalan berupa emas, perak dan harta lainnya.

Wa’ilah secara tidak langsung telah menghalangi dakwah suaminya dan bersekongkol dengan kaum yang aniaya.

Akhirnya allah mendatangkan siksa pada Wa’ilah karena dia tidak mau taat dengan larangan yang telah malaikat sampaikan untuk tidak menoleh ke belakang.

Wa’ilah pun ikut terkena siksa seperti kaum Sodom, mereka di hancurkan dan di tenggelamkan.

Proses Turunnya Azab Untuk Kaum Luth

Azab Allah timpakan pada kaum Sodom dengan utusnya beberapa lelaki tampan bertubuh tinggi berotot datang sebagai tamu dirumah Nabi Luth.

Lelaki-lelaki tersebut membuat kaum Sodom penasaran dan berlomba-loba ingin menyaksikannya secara langsung.

Akhirnya kaum Nabi Luth saling mendatangi rumah beliau, mereka memaksa masuk untuk melihat lelaki yang di sembunyikan oleh Nabi Luth. Hingga akhirnya malaikat menjelaskan alasannya bertamu ke rumah Nabi Luth yang merupakan perintah dari Allah SWT.

Malaikat-malaikat tersebut meminta kepada Nabi Luth untuk membuka pintu rumahnya lebar-lebar dan mempersilahkan kaumnya masuk menemuinya.

Lokasi Bersejarah Kaum Luth (Negara Apa?)

Sejarah kaum Luth berada di Kota Sodom, kota Sodom merupakan salah satu kota di Yordania.

Kaum Sodom memiliki akhlak yang sangat keji, tidak hanya menindas, merampok dan membunuh, mereka juda melakukan zina dengan sesama jenis.

Padahal perbuatan zina sudah merupakan perbuatan keji yang besar siksanya, ditambah mereka melakukan perbuatan keji tersebut dengan sesama jenis (homoseksual).

Saat itu Allah telah memberi di kalangan mereka perempuan yang cantik untuk dijadikan sebagai istri mereka.

Namun mereka malah lebih memilih laki-laki sebagai pemuas nafsu bejat mereka.

Kesimpulan Kisah Nabi Luth

Dengan kisah kaum Luth yang Allah diberikan azab yang begitu pedih.

Dapat kita pelajari bahwa segala yang Allah ciptakan dimuka bumi ini tidak lain untuk beribadah.

Manusia hendaknya selalu bersyukur atas nikmat dan segala kebaikan yang telah Allah SWT berikan dengan cara menjaga dan merawatnya serta rajin beribadah.

Perlu di ingat bahwa kita hidup di dunia hanyalah sementara, kehidupan kita yang sebenarnya ada setelah kiamat datang.

Allah tidak meridhoi manusia mengerjakan kemaksiatan, terlebih mengerjakan zina dengan sesama jenis.

Allah akan menyiksa kaum yang mengerjakan perbuatan maksiat, baik di dunia ataupun di akhirat.

Mereka akan mendapat siksaan yang berat dan tubuh mereka tidak akan mampu menerima siksaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *