Ilmu bela diri pencak silat
Ilmu bela diri pencak silat (Foto: liputan6.com)

Pencak Silat: 3 Peraturan, Seni Beladiri Budaya Bangsa

Diposting pada

Pencak silat, seni kebudayaan nusantara yang telah diakui oleh UNESCO pada tahun 2019. Hingga pada akhirnya melahirkan induk organisasi, serta jawara yang mengharumkan Negeri. Jadi, begini jelasnya.

Beritaku.id, Olahraga – Tekad, menyala bak api membara. Melahap habis, segala rintangan yang ada pada pelupuk mata. Hingga membuat kamu aku mengepal dengan kuat-kuat. Menggaungkan taring dan berteriak maju untuk melawan. Namun, itu hanya sebatas pertandingan, yang kita harus tunduk pada sebuah peraturan.

Oleh: Ayu Maesaroh(Penulis Olahraga)

Hai, bertemu lagi dengan tagline tulisan yang dirindukan. Semoga frasa yang aku rangkai untukmu, sampai kepada relung hati, dengan suasana hangat, yang mungkin kini menjelma menjadi memori.

Meski demikian , lantas kita tidak memperhatikan diri sendiri, galau, sampai dengan membuat sengsara diri sendiri. Harus survive, dan melakukan kegiatan positif, guna mendapatkan suasana yang positif pula.

Seperti misalnya mempelajari ilmu bela diri karate, taekwondo, atau bahkan pencak silat. Yang mana beberapa ilmu bela diri tadi, memiliki keunikan serta sejarah dari masing-masing asalnya,


Sejarah Berdiri Pencak Silat

Sejarah dari ilmu bela diri pencak silat
Sejarah pencak silat (Foto: gurupendidikan.co.id)

Namun bicara masalah sejarah, ada salah satu ilmu bela diri yang sangat terkenal di Nusantara, bahkan sudah eksis dan mendunia namanya.

Ya, benar, pencak silat. Jenis ilmu bela diri sangat populer di Indonesia, bahkan dinamakan sebagai ilmu bela diri warisan budaya nenek moyang.

Namun, nyatanya dalam sejarah, hampir berbeda dengan yang sering kita dengar. Ada yang mengatakan bahwa pencak silat sendiri, sangat terkenal bahkan menjadi ilmu bela diri identik dari negara Asia Tenggara.

Mulai dari Singapura, Thailand, Filipina, termasuk Indonesia, yang mempunyai istilah tersendiri untuk ilmu bela diri ini. Namun yang tetap mempertahankan istilah tersebut adalah Indonesia.

Baca juga beritaku: Olahraga Biliar: 8 Pemain Tercantik, Tata Cara, Induk Organisasi

Meski demikian, ada beberapa literatur juga yang mengatakan bahwa ilmu bela diri ini, memang benar-benar warisan budaya nenek moyang Indonesia, kala itu.

Hal tersebut merujuk kepada gerakan-gerakan yang hampir menyerupai gerakan dari binatang, dalam mempertahankan diri sendiri, dari serangan lawan.

Juga beberapa temuan yang menjadi bukti bahwasannya pencak silat ini berasal dari Indonesia, dengan temuan beberapa artefak di Candi Borobudur serta Candi Prambanan.

Nama tersebut berasal dari 2 kata, yakni “pencak” dan satunya lagi adalah “silat”. Dalam perkembangannya, ilmu bela diri ini terbagi atas dua pemahaman, yang mana frasa pertama menambahkan unsur seni, keindahan gerakan, dan sebagainya.

Sedangkan frasa yang lain, adalah inti dari ilmu bela diri tersebut. Untuk ilmu bela diri ini, biasanya lebih terkenal dan familiar di beberapa wilayah Jawa yang ada di Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawab Tengah, serta di Jawa Timur.


Peraturan Permainan

Peraturan permainan pencak silat (Foto: jakartaglobe.id)

Untuk peraturan sendiri dalam pertandingannya, terdapat 4 jenis peraturan, antara lain ada peraturan umum, lalu peraturan main atau tanding, peraturan nilai, yang terakhir ada peraturan penentuan pemenang.

Peraturan Umum

Untuk peraturan umu, terdiri dari beberapa hal antara lain:

  • Untuk peraturan umur ada dua jenis, yang pertama remaja kisaran 14 – 17 tahun, dan yang dewasa adalah 17 – 35 tahun.
  • Peserta yang diikutsertakan harus sesuai dengan pengelompokkan peraturan umum pertandingan.
  • Membolehkan untuk menyerang bagian tubuh seperti dada, punggung, perut, pinggang kiri serta kanan, tungkai, lalu tangan.
  • Jika keluar dari peraturan itu, maka akan mendapatkan peringatan, dan jika lebih dari 2 peringatan, maka di diskualifikasi secara otomatis.

Peraturan Pertandingan

Untuk peraturan pertandingan sendiri tidak begitu rumit, beberapa peraturannya antara lain:

  • Yang pasti atlet harus menguasai segala teknik dari pencak silat yang ada. Sehingga nantinya mereka dapat menghindari serangan, serta tangkisan balik. Entah dari kaki, ataupun tangan.

Baca juga beritaku: Mengenal Olahraga Pilates Dengan 7 Manfaat dan Efek Sampingnya

  • Pertandingan berlangsung selama 3 babak, dan setiap babaknya berdurasi selama 3 menit. 2 menit untuk bertanding, 1 menit untuk istirahat.
  • Setiap atlet wajib melakukan serangan berpola, sesuai dengan pola yang mereka dapatkan dari guru mereka.

Peraturan Penilaian

  • Nilai 1 Untuk elakan atau tangkisan yang dibarengi dengan pukulan yang tepat sasaran pada sisi lawan.
  • Untuk nilai 2 prefer kepada serangan kaki yang tepat sasaran lawan
  • Penilaian angka 3 untuk serangan yang berhasil membuat lawan jatuh
  • Nilai 4 untuk keberhasilan dari penguncian lawan.

Peraturan Penentuan Pemenang

Untuk menyatakan sebuah kemenangan, atlet yang ingin menang dalam pertandingan harus memahami beberapa syarat menang berikut, antara lain:

  • Jika skor kalian lebih tinggi dari lawan
  • Menang teknik jika lawan mendapati keputusan dari tim medis, pelatih, atau memang diri sendiri yang menyatakan tidak sanggup untuk melawan
  • Dianggap mena jika lawan tidak berkutik sampai dengan hitungan ke 10
  • Kalian dianggap menang jika lawan kalian ternyata melakukan kesalahan fatal bahkan menimbulkan diskualifikasi
  • Jika pertandingan dianggap tidak seimbang
  • Akan langsung menang jika lawan kalian tidak datang ke pertandingan, atau mengundurkan diri.

Itulah beberapa aturan yang dapat menjadi referensi kalian yang ingin masuk ke dunia ilmu bela diri yang demikian. Dengan tujuan kalian mengerti sisi positif dan negatif dari ilmu bela diri tersebut.


Pencak Silat Dan Budaya

Pencak silat dan budaya (Foto: aa.com.tr)

Meski demikian, tidak dapat kita pungkiri bahwasannya ilmu bela diri apapun, terlebih dengan pencak silat ini, memang sudah seperti part of life, yang mana sekarang menjadi salah satu budaya yang ada di Indonesia.

Mereka menjelma menjadi ilmu bela diri yang kadang dapat kita lihat di beberapa pertunjukan budaya, atau beberapa sanggar yang memang lebih prefer untuk mengajarkan ilmu bela diri tersebut kepada generasi muda sekarang.

Tak hanya itu, ilmu bela diri ini serasa seperti menjadi senjata, yang mana menjadi jaga-jaga mereka dari serangan oknum yang mengincar keselamatan kita, dan sebagainya.

Bahkan, pada kancah internasional, ilmu bela diri ini sangat terkenal dengan keterkaitannya dengan budaya yang ada di Indonesia, salah satunya adalah daerah Jawa.

Hal itu mendapat kata “iya” dari semesta, yang mana memberikan nasib kepada ilmu bela diri ini, sebagai warisan budaya Indonesia dari UNESCO pada Desember 2019 lalu, di Kolombia.


Induk Organisasi Nasional dan Dunia

Dan karena hal tersebutlah, maka tercetus beberapa induk organisasi yang menaungi ilmu bela diri pencak silat tersebut.

Guna membuat ilmu bela diri satu ini, terkenal hingga kepada kancah Internasional, dan memunculkan pendekar-pendekar baru yang lebih energik.

Induk Oganisasi Dunia

Pencak silat internasional logo
Pencak silat internasional logo (Foto: aturanpermainan.blogspot.com)

Induk organisasi dari ilmu bela diri sendiri untuk kancah internasional, adalah IPSF atau singkatan dari Internationale Pencak Silat Federation.

Yang mana berdiri pada tahun 1980, bertempatan langsung di Indonesia, yakni Jakarta sebagai pusatnya. Federasi internasional pencak silat ini sudah menaungi beberapa organisasi pencak silat di seluruh dunia.

Ada yang dari Amerika, Eropa, Austrailia, dan beberapa negara lainnya. Ada juga nama organisasi pencak silat khusus untuk negara Asia, dan sejenisnya.

Induk Organisasi Indonesia

Pencak silat nasional logo (Foto: pinterest.com)

Untuk pembentukan organisasi resmi dariilmu bela diri ini, mengalami beberapa perubahan nama. Yang awalnya adalah GAPEMA atau Gabungan Pencak Mataram, yang mana dulu daerah asal suburnya adalah Jawa Barat, lalu meluas ke berbagai tempat.

Baca juga beritaku: Induk Organisasi Olahraga Berkuda: Sejarah, Hadist Dalam Islam

Hingga pada akhirnya GAPEMA berganti nama menjadi GAPENSI, yang bertempatan di Yogyakarta pada tahun 1947. GAPENSI ini singkatan dari Gabungan Pendjak Silat Indonesia.

Selang beberapa waktu kemudian, berganti nama lagi menjadi IPSI atau singkatan dari Ikatan Pentjak Silat Seluruh Indonesia pada 18 Mei tahun 1948.


Kelas Pertandingan

Kelas pertandingan pencak silat (Foto: metrobali.com)

Untuk kelas pertandingannya sendiri, terbagi atas 3 jenis pertandingan. Dan para atlet harus menyesuaikan diri, sesuai dengan peraturan yang ada, antara lain:

Kategori Tanding

Merupakan pertandingan yang terdiri atas dua lawan yang beradu kemampuan. kelas pertandingan yang ini, lebih menitikberatkan pada teknik pencak silat yang sudah dikuasai oleh masing-masing peserta.

Juga menitikberatkan pada taktik yang digunakan oleh peserta yang sedang bertanding, dengan kaidah yang sudah ada, dan sudah dipelajari sebelumnya.

Kategori Tunggal

Untuk kategori tunggal sendiri, dalam arena pertandingan terdapat satu peserta, yang mana memperagakan berbagai teknik silat. Baik menggunakan tangan kosong, ataupun menggunakan senjata.

Peserta juga harus tunduk kepada peraturan yang ada, sehingga nantinya mereka mudah dalam melalui pertandingan tunggal tersebut. Penilaian ini menitikberatkan pada sikap, teknik, dan seni yang diperlihatkan dari peserta.

Kategori Ganda

Dalam arena terdapat dua tim yang masing-masing dua orang. Juga memperagakan teknik-teknik dari ilmu bela diri ini, mulai dari serangan, tangkisan, dan sebagainya. Baik saat menggunakan tangan kosong maupun besenjata.

Mereka juga harus patuh dan tunduk kepada peraturan yang ada. Kategori ini menitikberatkan tentang sikap mereka, insting atau peragaan taktik dalam menjatuhkan lawan.

Kategori Regu

Terdiri dari 3 orang yang ada dalam satu tim. Hampir sama dengan sebelumnya, yang juga mereka harus memperagakan berbagai teknik pencak silat yang sudah mereka pelajari.

Baca juga beritaku: Sejarah Olahraga Sepeda: Cabang dan 10 Atlet Legenda Dunia

Dalam kategori ini, lebih menitikberatkan pada sikap, lalu ketegasan mereka dalam memperagakan teknik-teknik dari ilmu bela diri ini, seta harus tunduk kepada peraturan yang ada.

Dan, pada intinya, apapun kategori kalian, kalian harus tunduk dengan peraturan yang ada. Jika tidak, maka konsekuensi akan kalian tanggung sendiri.


Daftar Jawara Pencak Silat Nasional Dan Dunia

Jawara pencak silat dunia dan Indonesia (Foto: suara.com)

Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, bahwasannya ilmu bela diri apapun, pasti melahirkan sebuah atlet-atlet handal, yang dapat mengharumkan nama bangsa. Beberapa atlet tersebut antara lain:

Abdul Malik

Salah satu pesilat dari Indonesia yang baru saja mengharumkan nama bangsa pada pertandingan Asean Game 2018 kemarin dengan mendapatkan medali emas.

Abdul Malik sendiri merupakan atlet yang lahir pada tanggal 31 Januari 1997, yang mana usianya sekarang sudah menginjak 24 tahun.

Aji Bangkit Pamungkas

Pesilat yang memberi sumbangsih medali emas saat pertandingan Asian Games 2018, nama Aji Bangkit Pamungkas bertengger menjadi salah satu atlet yang memberikan medali emas ke 14 untuk Indonesia.

Ajit sendiri lahir pada tahun 20 Mei 1999, dan dirinya kini berusia 21 Tahun. Ajit memulai karir sebagai pesilat saat dirinya berumur 13 tahun.

Sarah Tria Monita

Adalah salah satu pesilat dari Indonesia, yang mana memberikan sumbangsih juga kepada Indonesia dalam pertandingan Asian Games pada tahun 2018 kemarin.

Sarah sendiri merupakan seorang pesilat putri yang lahir pada tanggal 31 Mei 1995, dan sekarang sudah menginjak hampir 25 tahun. Ia memulai karirnya sebagai pesilat pada tahun 2010.

Penutup

Itulah beberapa ulasan kali ini, semoga menambah ilmu dan wawasan kita. Dari sini, kita dapat mengerti bagaimana sebuah proses itu akan membuahkan hasil yang sesuai.

Lewat dari kegemaran, hingga menjadi organisasi resmi. Lalu melahirkan para jawara unggulan mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Sekian, semoga menginspirasi.

Daftar Pustaka

  1. https://kumparan.com
  2. https://olahragapedia.com
  3. https://kwriu.kemdikbud.go.id
  4. https://id.wikipedia.org
  5. https://gurunakal.com
  6. http://komunitas.eventsilat.com
  7. https://republika.co.id
  8. https://www.bola.com