Kisah Nabi Hud

Nabi Hud dan Kaumnya Serta 3 Mukjizat Dalam Al-qur’an

Diposting pada

Nabi Hud As adalah seorang nabi yang hidup di Jazirah Arab. Berikut akan kita ceritakan kisah Beliau dengan kaumnya yang bernama Kaum Aad.

Beritaku.id, Kisah Nabi dan Rasul – Kaum Aad Merupakan kaum yang hebat dan kaya raya, namun pada akhirnya lenyap dari bumi.

Oleh: Luluk Fadiyah (Penulis Kisah Nabi dan Rasul)

Merupakan Keturunan Nabi Nuh

Beliau merupakan seorang Nabi dan juga Rosul yang di utus oleh Allah SWT.

Kisah beliau juga banyak di ceritakan dalam Al-Quran, bahkan di dalam Al-Qur’an terdapat nama surat yang menggunakan nama Hud, yaitu dalam Al-Qur’an nomer surat ke 11.

Nabi Hud adalah keturunan dari Nabi Nuh, yakni putra dari Abdullah bin Ribah bin Syam yang berasal dari Al-Ahqaf, Arab.

Nabi Hud lahir setelah wafatnya Nabi Nur AS, oleh Allah di utus untuk memberi peringatan kepada kaumnya yang bernama kaum Aad.

Kaum Aad terletak di utara Hadramaut antara Yaman dan Oman. Mereka merupakan salah satu kaum tertua dalam sejarah nabi Nuh, mereka adalah kaum pertama yang tinggal di Yaman.

Kaum Aad adalah orang Arab asli yang tinggal di sebuah istana yang megah, rumah-rumah yang mereka tempati begitu kokok dan megah.

Namun sayangnya, kaum Aad tidak beriman kepada Allah SWT, mereka malah menyembah pada berhala yang di buat oleh kaumnya sendiri.

Mereka percaya bahwa berhala-berhala yang mereka sembah dapat memberi pertolongan dan menjamin kehidupan mereka.

Dengan terutusnya nabi Hud sebagai nabi dan Rosul yang harus mereka ikuti, kaum Aad marah dan menghina pada Nabi Hud.

Mereka justru meremehkan ajaran dari Nabi Hud, mereka menantang Nabi Hud untuk memberikan bukti-bukti kenabiannya.

Baca juga Beritaku: Awan Hitam Kaum Madyan Pada Kisah Nabi Syuaib AS Yang Ahli Ahli Pidato

Sifat Kaum Aad

Kaum Aad sangat sombong terhadap apa yang mereka miliki, bangunan-bangunan megah yang mereka tempati, tanaman-tanaman yang subur, hewan ternak yang sehat.

Dan nikmat-nikmat lainnya yang telah Allah berikan pada mereka menjadikan diri mereka semakin sombong.

Mereka menganggap itu semua hasil kerja kerasnya sendiri dan karena berkah yang berhala mereka berikan.

Mereka terus-menerus mengerjakan kemaksiatan, hingga akhirnya Allah mendatangkan siksa pada mereka berupa angin dahsyat yang memporak porandakan gedung-gedung megah milik mereka.

Saat itu Allah mengirim angin kencang kepada kaum Aad yang dengan cepatnya angin itu memporak porandakan seluruh bangunan megah, ladang-ladang, hewan ternak dan harta-harta milik kaum Aad.

Angin tersebut juga menyapu bersih seluruh gunung yang ada, menjadikannya hancul lebur rata dengan tanah.

Saat itu kondisi sangat kacau dan banyak orang-orang meninggal dunia. Kaum Aad yag masih selamat dan menyaksikan kejadian tersebuh sangat takut dan berusaha menyelamatkan diri mereka.

Kaum Aad di hantam angin kencang selama delapan hari tujuh malam tanpa henti.

Sampai akhirnya seluruh kaum Aad habis tersapu angin kencang tersebut dan hanya menyisakan Nabi Hud beserta para pengikutnya yang di selamatkan oleh Allah SWT.

Nama Kaum Nabi Hud dan Kehebatan Kaumnya

Nabi Hud
Tanah Kelahiran Nabi Hud

Kaum Nabi Hud AS bernama Aad, kaum Aad bertempat tinggal di utara Hadramaut antara Yaman dan Oman.

Kaum ini merupakan salah satu kaum tertua dalam sejarah nabi Nuh, mereka adalah kaum pertama yang tinggal di Yaman.

Mereka adalah orang Arab asli yang tinggal di sebuah istana yang megah, rumah-rumah yang mereka tempati begitu kokok dan megah.

selain itu kaum ini juga di kenal sebagai kaum yang hebat dan tangguh, berikut ini kehebatan kehebatan yang di miliki kaum Aad :

Memiliki harta yang melimpah

Kaum Aad memiliki harta yang cukup mellimpah, terbukti dari banyaknya bangunan-bangunan megah yang mereka tinggali, banyaknya hewan ternak, suburnya tanaman, baju-baju yang terbuat dari kain berkualitas, dll.

Namun karena kekayaannya tersebut justu membuat kaum Aad sombong dan tidak mau menyembah Allah SWT.

Bangunan-bangunan yang megah dan kokoh

Kaum Aad adalah kaum yang memiliki ukuran tubuh yang besar, tinggi dan kuat.

Sehingga mereka mampu membuat bangunan dengan memahat gunung-gunung bebatuan untuk dijadikan tempat tinggal. Bangunan yang mereka tinggali sangat megah dan kokoh.

Kekuatan yang di miliki oleh kaum Aad tidak perlu di ragukan lagi, sebab mereka adalah penduduk yang pertama kali.

Dengan demikian mereka masih dalam keturunan orang-orang yang memiliki tubuh besar dan kuat.

Memiliki kecerdasan

Selain memiliki harta yang melimpah dan bangunan yang begitu megah, kaum Aad memiliki kecerdasan yang cukup tinggi.

Mereka pandai dalam mengelola tanaman dan ternak. Bahkan mereka juga pandai dalam bertransaksi, tak herean hal tersebut menjadikan mereka orang-orang yang kaya dan memiliki kekuasaan.

Hal lain juga di buktikan dari ukiran-ukiran pada bangunan yang mereka tinggali.

Ukiran tersebut mempunyai nilai seni yang cukup tinggi. Bahkan beberapa ahli penelitian benda-benda dan bangunan bersejarah telah memberikan pendapat mereka terhadap sisa-sisa pahatan yang tertinggal dari kaum Aad.

Kaum Aad diberi akal yang cerdas sehingga dapat membuat sebuah bangunan yang begitu besar dan kokoh hanya dengan mengukirnya menggunakan tangan.

Baca Juga Beritaku: Kisah Nabi Muhammad SAW, Lahir Hingga Wafat, Untuk Seluruh Umat

Perbuatan Kaum Aad

Kisah-kisah kaum Aad banyak dijadikan ayat bagi seluruh manusia, dalam Al-Qur’an diceritakan bahwa kaum Aad merupakan kaum tertua sesudah kaum Nabi Nuh AS.

Kaum Aad jauh dari ingat pada Allah, mereka justu kafir terhadap Allah.

Kelakuan mereka adalah menyembah pada berhala, mereka menjadikan berhala-berhala yang dibuat oleh pendahulunya atau dibuat oleh umatnya sendiri sebagai tuhan.

Padah sudah jelas berhala tersebut tidak dapat mendatangkan manfaat untuk kaum Aad, namun mereka masih saja menyembah dan memuliakan pada berhala.

Mereka yakin bahwa segala kebaikan dalam hidup mereka dan segala keberuntungan yang terjadi di kota tersebut merupakan pemberian yang di berkati oelh berhala-berhala yang mereka sembah.

Berhala tersebut mereka beri nama Shamud dan Alhattar, kedunya mereka jadikan tuhan dengan kepercayaan yang mereka miliki.

Saat itu Allah SWT mengutus Nabi Hud AS sebagai Nabi dan Rosul bagi kaum Aad dengan tujuan mengajak kaum Aad kembali ke jalan yang diridhoi oleh Allah.

Namun apa yang kaum Aad lakukan? Mereka justu menolak dengan terang-terangan ajakan Nabi Hud.

Mereka tidak mau menyembah pada Allah, mengikuti perintah Nabi Hud dan masih tetap melakukan perbuatannya yang menyembah pada berhala-berhala.

Tidak hanya menolak ajakan nabi Hud, kaum Aad juga mencoba untuk membunuh Nabi Hud karena beranggapan bahwa Nabi Hud hanya membawa omonng kosong saja.

Mereka menghalang-halangi pada dakwah Nabi Hud AS.

3 Mukjizat Nabi Hud Sesuai Al-Qur’an

Nabi Hud
Mukjizat yang Diterima Nabi Hud

Setiap Nabi dan Rosol yang Allah tugaskan di muka bumi memiliki mukjizatnya masing-masing.

Mukjizat tersebut diberikan dengan tujuan agar kaum yang kedatangan Nabi dan Rosul dapat percaya pada kenabian dan kerosulan utusan-Nya.

Mukjizat tersebut juga merupakan bukti kekuasaan Allah SWT yang di tunjukkan pada kaum-kaum yang melanggar agar mau kembali ke jalan yang benar.

Berikut ini beberapa mukjizat yang di berikan oleh Allah kepada Nabi Hud AS :

Mampu menurunkan angin kencang atas izin Allah SWT

Mukjizat Nabi Hud yang pertama adalah mampu mendatangkan angin kencang yang dapat memporak-porandakan selurun kaum Aad, semua itu tentu saja atas seizin Allah SWT.

Saat itu angin kencang terjadi selama 8 hari 7 malam secara terus-menerus tanpa berhenti sehingga seluruh penduduk meninggal dan bangunan-bangunan serta tanaman dan hewan ternak ikut tersapu angin.

Lahir Di Negeri Yang Makmur

Mukjizat lain yang di miliki oleh Nabi Hud adalah lahir di sebuah negara yang sudah makmur dan memiliki umur yang cukup panjang (130 tahun).

Dengan kondisi negara yang makmur tentu saja kehidupan Nabi Hud juga berkecukupan.

Selamat dari angin kencang

Nabi Hud oleh Allah di selamatkan dari angin kencang yang terjadi teru-menerus tanpa henti selama 8 hari 7 malam.

Saat itu Nabi Hud beserta para pengikutnya oleh Allah di selamatkan dari angin yang memporak-porandakan kaum Aad.

Punahnya Kaum Aad

Kaum Nabi Hud adalah keturunan bangsa Arab yang telah punah, dalam sejarahnya, kaum Nabi Nuh di siksa oleh Allah dengan banjir bandang.

Saat itu Allah hanya menyelamatkan Nabi Nuh dan para pengikutnya yang ikut naik ke dalam kapal.

Setelah itu dari para pengikutnya Nabu Nuh yang selamat berkembang dan tumbuh hingga pada jamannya Nabi Hud, yaitu kaum Aad.

Keberadaan kaum Aad juga tidak berlangsung lama, Allah menyiksa kaum tersebut dengan angin kencang sebab kekafiran mereka kepada Allah SWT.

Dengan terjadinya bencana angin kencang tersebut, kaum Aad mengalami kepunahan.

Sebab hanya beberapa saja yang selamat, termasuk Nabi Hud yang tetap hidup hingga usia 130 tahun.

Peninggalan Sejarah dan Cerita Nabi Hud AS

Berdasarkan penelitian dan keterangan para ahli, kaum Aad diperkirakan hidup pada abad ke-20 sebelum masehi.

Terjelaskan di dalam Al-Qur’an bahwa kaum Aad hidup sebelum kaum Nabi Luth dan Nabi Saleh.

Kaum Aad memiliki nilai peradaban yang tinggi, pada jamannya bangunan-bangunan berdiri dengan kokoh dan megah yang di hiasi dengan ukiran-ukiran batu yang indah.

Karena keadaan mereka yang serba berkecukupan, mereka menyembah pada berhala yang mereka yakini dapat mengabulkan permintaan mereka.

Allah murka sebab perbuatan mereka yang tidak mau mengikuti ajaran nabi Hud dan menyembah berhala.

Akhirnya Allah mendatangkan angin yang kencang untuk menyiksa mereka.

Kini yang tersisa dari kaum Aad hanyalah kisah dan bangunan-bangunan yang tersisa.

Baca Juga Beritaku: Kisah Nabi Ismail AS, Air Zamzam Hingga Ka’bah

Apa saja peninggalan sejarah kaum Aad?

Tanaman langka (memiliki getah yang wangi)

Para peneliti menemukan adanya adanya peninggalan berupa tanaman langka yang mempunyai getah yang sangat wangi.

Getah tersebut di gunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak wangi, harga dari tanaman langka tersebut cukup tinggi, yaitu setara dengan emas.

Tanaman langka ini dapat di jumpai di Ubar, Arabia.

Bangunan yang terkubur

Dengan adanya cerita-cerita Nabi jaman dahulu yang Allah ceritakan dalam Al-Qur;an, para peneliti jejeak peninggalan kaum Aad yang masih tersisa.

Mereka menemukan adanya bangunan megah yang terkubur dan di perkirakan peninggalan dari kaum Aad saat itu.

Ptolemeus, kota Iran merupakan ibu kota bangsa Aad

Para ilmuan menemukan adanya sisa-sisa reruntuhan bangunan yang di perkirakan bangunan tersebut milik kaum Aad.

Pada sisa-sisa bangunan tersebut ada yanng terkurur karena terkena bencana badai, bentuknya juga sudah tidak utuh lagi.

Namun para ilmuan yakin bahwa itu adalah pusat kota kaum Aad pada zamannya.

Sebab di temukan pilar-pilar yang merupakan simbol ibu kota dan puing-puing menara semasa kaum Aad berjaya.

Adanya sungai di padang pasir

Di Saudi Arabia, terdapat sungai yang mata airnya mengalir melintang, satu dari arah barat ke timur dan yang satu dari arah selatan ke utara.

Para ilmuan yang menemukan keajaiban pada sungai tersebut sangat heran, terlebih padang pasir tersebut sangat terkenal sebagai tempat yang begitu kering dan tandus.

Bagikan Ke