Tanaman Zodia
Tanaman zodia (Foto: beritapapuaid)

Tanaman Zodia: Bentuk, dan Manfaat

Diposting pada Anda Pembaca Ke 193 Hari Ini

Tanaman Zodia, menanam menjadi hobi baru di masa pandemi. Tidak harus mahal, yang penting bermanfaat. Tanaman ini ternyata memiliki manfaat luar biasa dan dengan fungsi beragam.

Beritaku.id, Lestari – Terkadang yang mahal hanya memberi keindahan, bukan manfaat. Sama halnya dengan Zodia, jangan remehkan tanaman ini.

Oleh Tika (Penulis lestari)


Bentuk dan Nama Lain Zodia

Tampilan Zodia (sumber Shopee.com)

Beraneka ragam tanaman muncul di Indonesia. Salah satunya adalah Papua. Daerah ini memiliki sebuah tanaman indah dan kaya manfaat bernama tanaman Zodia.

Nama lain dari tanaman ini adalah Evodia sauveolens. Merupakan suku Rustacea (jeruk-jerukan) dengan bentuk daun pipih lentur memanjang. Panjang daun sekitar 2 hingga 30 cm. Tingginya sekitar 20 cm hingga 200 cm dengan tinggi rata-rata adalah 75 cm. Apabila tumbuh liar, tingginya dapat mencapai 2 meter.

Pedalaman Memberamo, Papua merupakan lokasi asal tanaman ini. Dengan ketinggian 400 m hingga 2000 m di atas permukaan laut, maka tanaman ini dapat bertahan hidup.

Zodia adalah dikotil atau tanaman berkeping dua. Saat ini telah tersebar budidayanya di Pulau Jawa. Tanaman ini juga memiliki bunga yang indah. Berwarna putih dengan ukuran kecil.

Saat ini kepopulerannya meningkat. Seiing dengan berkembangnya hobi bertanam di masa pandemi. harganya yang tergolong murah membuatnya kian populer.


Kegunaan Dan Fungsi Tanaman Zodia

Tampilan bunga pada zodia (sumber tokopedia.com)

Berdasarkan hasil uji, tanaman Zodia mengandung evodiamine dan rutaecarpine. Dengan kandungan ini, ia memiliki sifat anti kanker. Selain kedua kandungan tersebut, minyak dari hasil suling daun zodia menghasilkan linalool dan a-pinene yang berfungsi mengusir nyamuk.

Kandungan a-pinene berfungsi sebagai antinyeri dan menahan pertumbuhan sel kanker. Selain itu, a-pinene juga berfungsi sebagaianti-inflamasi, antimikroba, anti ulcireogenik, gastroprotektif dan kemampuan membantu daya ingat.

Linalool sebagai peredam nyeri. Ia juga sebagai antikonvulsan yaitu mengatasi kejang akibat skizophren maupun gangguan bipolar. Minyak linalool dapat berfungsi sebagai anti stress atau relaksan. Sifat anxiolyticnya dapat mengurangi rasa cemas.

Bahkan linalool juga memiliki fungsi sebagai anti mikroba. Dengan demikian, daya tahan tubuh menjadi semakin baik.

Kemampuan Menghalau Nyamuk

Kemampuannya untuk menghalau nyamuk Aedes Aegepty adalah sebesar 75%. Aroma khas pada tanaman ini membuat nyamuk tidak suka. Namun perlu diperhatikan bahwa aroma khas itu hanya terjadi saat kedua daun saling bergesekan.

Daya tahan tanaman ini menghalau nyamuk adalah sekitar 6 jam. Kemudian, ketika timbul bentol, maka menggosok daun zodia membuat bentol menjadi berkurang. Termasuk juga rasa gatal.

Berbeda halnya di daerah Sentani, tanaman ini memiliki fungsi sebagai penghilang bau badan. caranya adalah dengan membalurkannya ke seluruh tubuh sebelum menghadiri sebuah acara.

Masih banyak lagi manfaatnya. Salah satunya sebagai kalung dalam upacara adat. Rangkaian daun Zodia dengan tali membuatnya menjadi indah.

Baca juga beritaku: Unsur Hara Untuk Tanaman: Pengertian dan 7 Cara Membuatnya

Daunnya dapat direbus dan air rebusannya diminum. Fungsinya adalah untuk meningkatkan stamina tubuh. Merebus kulit batang zodia terbukti meredakan demam akibat malaria.

Bahkan sakit kepala, disentri, dan masuk angin dapat sembuh dengan penggunaan tanaman ini. Fungsinya saat ini selain menjadi penghalau nyamuk, juga menjadi pagar tanaman dan tanaman hias.

Ada begitu banyak tanaman di Indonesia dengan fungsi serupa. Hanya saja yang membuat Zodia memiliki banyak penggemar adalah karena ia tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Selain itu ia juga memiliki masa hidup yang leih panjang.

Kaitan Zodia dengan Nyamuk Aedes Aegepty

Zodia si pengusir nyamuk (sumber Shopee.com)

Ekstrak daun zodia memiliki pengaruh terhadap penghambatan perkembangan telur nyamuk Aedes aegypti. Semua itu adalah karena toksisitasnya. Toksisitas ekstrak daun zodia yang merupakan larutan dapat menurunkan pH air sehingga menjadi lebih asam.

Hal ini membuat kandungan oksigen dalam air menurun sehingga dari dua hal (toksisitas dan pH air), maka perkembangan dari embrio (larva atau nimfa) dapat terhambat dan terganggu.

hasil remasan daun zodia yang diremas dan digosokkan ke tubuh ampuh untuk menolak nyamuk Aedes aegypti untuk tidak menggigit tubuh manusia. Kemampuan daun zodia semakin baik untuk menolak nyamuk Aedes aegypti jika kandungan air yang terkandung pada daun lebih banyak.


Cara Perawatan Tanaman Zodia

Tanaman zodia sangat membutuhkan sinar matahari yang cukup. jika meletakkannya di tempat teduh, maka daun pada tanaman ini nampak tidak sehat.

Pastikan tanah tetap lembab saat menanam tanaman ini. Zodia dapat tumbuh di tanah maupun di pot. Jika terlalu tinggi, sebaiknya memotong daun zodia agar tetap cantik.

Perkembangbiakan Zodia cukup mudah yaitu dengan stek maupun biji. Goreskan batang dan lakukan stek seperti biasa. Namun jika ingin mengembangbiakkan melalui biji, maka tunggulah sampai berbunga. Setelah itu biji akan jatuh di sekiatr tanaman dan mulai berkembang biak.

Cara Tanam Zodia

Menanam zodia cukup mudah. Hanya dengan mencampurkan tanah yang ada di pekarangan rumah dengan pupuk kandang. Pencampuran ini pun ada syaratnya, yaitu perbandingan tanah dengan pupuk harus 2:1.

Setelah mencampur dengan takaran yang sesuai, maka aduk hingga merata. Kemudian agar unsur hara benar-benar terserap oleh tanah, maka biarkan kurang lebih selama sehari.

Setelah bibit dan tanah yang mengandung unsur hara siap, maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan pot. Tentu hal ini hanya jika ingin menggunakan pot dalam penanaman zodia.

Jika ingin menaruh tanaman ini di dalam rumah, maka dapat memilih pot yang bagus dan unik demi memberikan tampilan menawan. Hal yang terpenting adalah minimal menyiapkan pot dengan diameter 40 cm atau bisa menyesuaikan dengan umur tanaman.

Berilah alas pada di dalam pot menggunakan pecahan genteng. Pilihan lain menggantinya dengan arang atau serabut kelapa. Kemudian, pot harus terlebih dahulu mengandung sepertiga campuran tanah dan pupuk.

Jika sepertiga pot sudah terisi, Letakkan bibit zodia di dalam pot. Tujuan menuangkan tanah hanya 1/3 dari volume adalah karena harus memenuhi 2/3 volume dengan tanah agar dapat menimbun akar bibit yangada.

Lalu siram dengan air yang cukup agar tanaman dan tanah tetap lembab. Tahap penanam telah selesai.

Mari membahas mengenai bagaimana cara merawat zodia. Untuk perawatannya sendiri pun tidak terlalu rumit. Perhatian hal-hal penting termasuk cara menyiramnya.

Cara Penyiraman

Intensitas penyiraman perlu mendapat perhatian khusus.

Khusus kasus zodia, terlebih jika terletak di dalam ruangan, maka asupan air untuk tanaman ini perlu mendapat perhatian. Untuk tanaman dengan usiadi bawah 6 bulan atau masih merupakan bibit baru, maka penyirman hanya satu kali saja selama sehari.

Dalam sekali penyiraman, jangan memberikan terlalu banyak air karena menyebabkan tanaman busuk. Cukup dengan menyemprotkan air ke tanaman. Jika tanaman sudah berumur lebih dari 6 bulan, maka intensitas penyiraman pun lebih sering karena tumbuhan membutuhkan lebih banyak nutrisi.

Pemeliharaan Tanaman Zodia

Letakkan zodia pada tempat yang mendapatkan cukup sinar matahari dan sirkulasi udara yang baik. Jika menanam di luar ruangan, contohnya adalah di pekarangan rumah, maka tidak perlu memikirkan sinar matahari dan sirkulasi udara. Tanaman telah mendapatkan itu semua dengan gratis.

Karena manfaatnya yang dapat mengusir nyamuk, maka sebaiknya meletakkannya di dalam rumah Namun keputusan itu memiliki resiko. Hal ini tentu membuat tanaman zodia akan kekurangan cahaya.

Untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menaruh tanaman zodia di luar ruangan seharian. Kemudian biarkan terpapar sinar matahari langsung. Tujuannya adalah untuk “menyegarkan” kembali. Lakukan setiap 3 atau 4 hari sekali.

Setiap harinya zodia tetap membutuhkan asupan oksigen yang segar. Untuk itu cobalah untuk tetap mengeluarkan zodia setiap harinya pada batas waktu tertentu.

Demi mendapatkan zodia yang tetap hidup dan tumbuh, ada baiknya melakukan pemenuhan nutrisi. Pemberian pupuk minimal satu bulan sekali tentu sudah sangat memberikan nutrisi. Pupuk-pupuk yang berkualitas dengan mudah dapat diperoleh dengan membeli di toko tanaman atau membeli secara online.

Baca juga beritaku: Tanaman Parijoto: 5 Manfaat Membantu Kehamilan

Jika zodia tersebut masih dalam bentuk bibit yang tingginya sekitar 10 cm sampai 15 cm, tentunya hanya membutuhkan pot yang berdiameter kecil. Tetapi jika zodia tersebut sudah tumbuh dan dewasa, tentu membutuhkan wadah yang lebih besar.

Pertumbuhan zodia sejauh ini adalah dapat tumbuh hingga 2 meter dan rata-rata tinggi tanaman sekitar 75 cm. Jika merasa bahwa tanaman sudah terlalu tinggi dan besar, maka dapat memindahkannya ke pekarangan rumah dan menanam bibit peranakan dari induk yang ditanam sebelumnya. Letakkan pot tersebut di dalam ruangan.

Gangguan Hama pada Zodia

Hama selalu saja di setiap tanaman jika tidak melakukan pengawasan dengan ketat. Hama dapat menyebabkan tanaman tersebut mati. Tak terkecuali zodia. Lakukan beberapa hal dalam menghindarkan tanaman dari hama. Salah satunya adalah dengan menyemprotkan cairan pestisida.

Cermatilah bahwa penggunaan pestisida harus seperlunya saja dan Hindari jika perlu. Karena pestisida selain tidak baik bagi lingkungan sekitarnya, juga dapat mengancam tanaman. Baik tanaman terkait maupun tanaman sekitarnya sama-sama memperoleh efek samping pestisida.

Penting juga bagi anda untuk selalu memperhatikan kebersihan dari area di sekitar tanaman. Karena kotornya area di sekitar tanaman akan menyebabkan banyaknya gulma. Semakin banyak gulma, maka kemungkinan tanaman untuk terserang hama dan penyakit akan semakin besar. Hama dapat berkembang biak dengan sangat baik di lokasi terdapatnya gulma.

Zodia selain tanaman yang dapat mengusir nyamuk, juga memiliki manfaat-manfaat lain yang berguna bagi kesehatan dan kehidupan manusia. Sembari mengisi waktu luang, zodia merupakan pilihan yang tepat. Tidak butuh perhatian ekstra, tanaman ini dengan mudah tumbuh.

Membuat pagar dengan zodia juga merupakan ide yang sangat bagus. Tidak perlu pot yang banyak, dengan membirakannya di tanah maka akan tumbuh dengan pesat dan tinggi. Warna daunnya dengan intensitas cahaya yang cukup menjadi berwarna cerah.

Demikian artikel mengenai tanaman zodia. Semoga dapat memberikan inspirasi bagi pemula dalam menanam tanaman hias. Tidak hanya indah, namun manfaatnya yang besar membuat tidak sia-sia dalam menanamnya. Untuk membeli tanaman ini, tersedia online maupun offline.

Carilah yang sudah berukuran kurang lebih 10 cm. Pindahkan dan rawat hingga berbunga dan menghasilkan lebih banyak zodia. Bahkan untuk menjualnya kembali pun akan mudah karena tanaman ini banyak peminat.