Wanita Sholehah
Wanita Islami (Foto: brilio.net)

Wanita Sholehah Dalam Islam: 3 Ciri, Sifat dan Khas

Diposting pada

Ada yang mengatakan, sebaik-baik perhiasan di dunia adalah wanita sholehah. Bagaimana ciri-ciri wanita sholehah dalam islam? Apakah mereka memiliki sifat khas yang terlihat? Mari kita simak penjelasan lengkapnya disini.

Beritaku.id, Berita Islami – Wanita yang sholehah bagaikan gemintang paling terang diantara gemerlap bintang lain. Cahayanya begitu menyilaukan hingga membuat buta bagi mata yang terlalu lama melihatnya. Mereka terjaga dan menjaga dirinya untuk kemuliaannya kelak di surga.

Oleh: Ulfiana (Penulis Berita Islami)

Wanita adalah makhluk Tuhan dengan segala macam keindahannya. Allah menciptakan wanita dengan berbagai bentuk dan perilaku. Antara wanita satu dengan lainnya yang membedakan adalah ketakwaannya.

Begitupula dengan laki-laki. Allah telah melebihkan satu dari yang lainnya, namun tetap dengan kekurangannya masing-masing. Sekali lagi, yang membedakan antara laki-laki maupun perempuan, hanya ketakwaannya.

Ketakwaan itu akan terpancar dari perilaku serta akhlak. Mereka yang telah mencapai ketakwaan yang tinggi, akan menyirami sekitar mereka dengan energi yang postif. Itu sebabnya keshalihan seseorang akan terlihat dari sikap serta lingkungannya.

Wanita yang sholihah adalah wanita yang berperilaku sesuai dengan ajaran agama islam. Mereka menjaga dirinya agar tidak melakukan hal-hal yang bisa menjerumuskan mereka pada sesuatu yang buruk.

Ciri Wanita Sholehah Dalam Islam

Tentu kita bertanya, seperti apa sebenarnya ciri wanita yang sholihah itu? Berikut ini adalah ciri dari wanita yang sholihah dalam islam:

Pakaian Wanita Sholehah

Ciri yang paling terlihat dari wanita yang memiliki keshalihan tinggi adalah pakaiannya. Ia akan sangat memperhatikan apa yang ia pakai agar sesuai dengan ajaran agama. Pakaiannya menutup semua aurat dan tidak mengumbarnya.

Ia menjaganya dengan sebaik-baiknya. Bajunya rapi dan bersih.

Cerdas

Bicaranya lugas, namun lembut. Dalam berbicara, perkataannya akan penuh dengan hikmah. Wanita yang shalihah memiliki pengetahuan agama yang mendalam. Mereka akan terus merasa haus dengan ilmu sehingga akan banyak belajar tentang sesuatu.

Tak heran, ketika mengobrol, pembicaraan bisa berjalan mulai dari A hingga ke Z.

Pandai menempatkan diri

Paham posisi dan bersikap akan membuat wanita yang shalihah pandai menempatkan dirinya. Dalam situasi apapun, ia tau apa perannya dan bagaimana harus berperilaku. Mereka akan menjaga kehormatan keluarganya dengan sikapnya yang baik dan tidak berlebihan.

Sifat Melekat Pada Wanita Sholehah

Definisi wanita sholehah
Wanita sholehah adalah (Foto: islampos.com)

Berikut ini adalah sifat yang melekat pada wanita yang shalihah:

Ramah

Ramah dan tidak sombong adalah sifat yang paling terlihat darinya. Senyum akan selalu menghiasi wajahnya tak peduli berapapun usianya. Ia memiliki kebiasaan menyapa orang lain dan mudah akrab dengan mereka.

Wanita Yang Sholehah Tidak Pencemburu

Wanita yang sholihah adalah mereka yang sedikit cemburunya kepada pasangannya. Tentu ada rasa cemburu, karena itu tanda cinta.

Hanya saja, kadar yang mereka miliki tidaklah berlebihan. Itu semua karena, ia yakin bahwa Allah yang akan menjaga keluarganya.

Penuh kasih sayang

Ketika ia dekat dengan Tuhan serta Nabinya, tentu ia ingin mencontoh sifat Allah yang rahman dan rahim. Serta, meneladani perilaku Rasulullah yang penuh kasih sayang pada umatnya. Sebisa mungkin, ia akan merawat keluarganya dengan penuh kasih dan sayang

Wanita Sholehah Bersifat Keibuan

Sifat keibuan adalah sifat yang melekat pada wanita shalihah. Sifat itu berasal dari kelembutan hati dan rasa cinta yang ia pupuk untuk anak dan suaminya. Pengorbanannya sebagai ibu, membuatnya memiliki perasaan yang lebih peka pada anak-anaknya.

Itu sebabnya perempuan-perempuan tersebut akan sangat hangat membimbing buah hatinya.

Baca juga beritaku: Nama wanita sholeh zaman Nabi

Khas dan Kebiasaan Wanita Sholeh

Berikut ini merupakan khas dan kebiasaan wanita sholihah:

Taat Dan Bertaqwa Kepada Allah

Ketaatannya kepada Allah membuatnya melaksanakan semua ibadah yang Allah wajibkan. Mulai dari shalat hingga berpuasa. Semua ibadah itu akan selalu menghiasi kesehariannya.

Tujuan utamanya adalah bertindak sesuai dengan tujuan penciptaannya di dunia. Yaitu, Allah tak lain menciptakan jin dan manusia kecuali untuk berbidah kepadaNya.

Pandai Bersyukur

Wanita yang memiliki keshalihahan dalam dirinya akan memiliki keyakinan bahwa Allah telah mengatur rezeki. Semua pasti telah Allah gariskan. Itu sebabnya, ia akan pandai mensyukuri apa yang telah Allah berikan padanya.

Tiap kali ia mendapat rezeki, kebiasaannya adalah tidak memakan sendiri rezekinya. Ketika mendapat kebaikan serta pemberian suaminya ia akan bersyukur kepada Allah SWT.

Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW pernah bersabda mengenai hal ini.

Ketika neraka di perlihatkan pada Rasulullah, ternyata kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. Mereka berasal dari golongan wanita yang kufur akan nikmat dari suaminya. Mereka tidak bersyukur kebaikan serta pada apa yang suaminya beri.

Seandainya saja ada suami yang berbuat baik selama setahun penuh, kemudian berbuat satu kesalahan. Maka, istri tersebut akan berkata bahwa ia tidak pernah melihat darinya kebaikan sama sekali.

Artinya, semua kebaikan dari sang suami akan tertutup dengan satu kesalahan yang tak mengenakkan hati istri.

Itulah mengapa bagi wanita yang shalihah ia akan selalu mengingatkan dirinya untuk pandai bersyukur. Agar, ia bisa terhindar dari menjadi penghuni neraka seperti yang Rasulullah kabarkan.

Membaca Al quran.

Menbaca ayat-ayat Allah seperti sebuah kebiasaan yang rutin. Ia akan dekat dengan Al-Quran sehingga menyisihkan waktunya untuk membaca kalam Allah tersebut.

Wanita yang shalihah akan terus belajar untuk memperbaiki bacaannya. Sehingga, ia dapat membaca Al Quran dengan baik serta indah orang mendengarkannya.

Baca juga beritaku: 4 keistimewaan wanita sholeh

Keutamaan Mencari Istri Yang Sholeh

Seorang laki-laki yang baik, akan memiliki kecenderungan untuk mendapatkan perempuan yang sama seperti dirinya. Pepatah pernah berkata bahwa jodoh adalah cerminan diri.

Bagi seorang laki-laki shaleh, ia tentu menginginkan wanita yang shalehah. Itu semua karena baginya menikah adalah sebuah kapal yang akan berlayar menuju ke syurga. Ibarat menaiki kapal, ia akan menjadi nahkoda.

Sedangkan wanita, merupakan navigatornya. Untuk sampai ke tujuan, tentu saja membutuhkan navigator yang baik dan memiliki tujuan yang sama.

Dalam sebuah hadist, Nabi mengatakan bahwa laki-laki biasanya memilih wanita karena 4 perkara. Perkara yang pertama itu adalah yang cantik fisiknya. Yang kedua adalah harta kekayaannya. Seberapa banyak harta yang ia miliki. Apakah ia orang yang kaya atau bukan.

Perkara ketiga adalah nasabnya. Nasab berarti latar belakang keluarganya. Apakah perempuan itu berasal dari keluarga yang terpandang atau bukan.

Dan yang terakhir adalah dari agamanya. Apakah perempuan itu memiliki ketakwaan yang tinggi kepada Allah atau tidak. Maka, kata Rasul sebaik-baiknya lelaki memilih adalah karena memilih agamanya.

Seorang ulama penemu matematika pernah berkata, ibarat angka, agama itu nilainya satu. Kriteria yang lain adalah nol (0). Jika ada satu di depan, maka tambahan 0 yang lain akan memperbanyak jumlahnya.

Yaitu, jika agama dari wanita itu yang utama, maka kelebihan lain akan menjadi bonus yang indah. Namun, jika tidak ada agama, maka semua kelebihan itu hanya angka nol yang berderet rapi. Tak memiliki nilai sama sekali.

Wanita yang shalih, kelak akan menjadi teman yang baik bagi suaminya. Ia akan selalu mendorong suaminya untuk takut serta taat kepada Allah.

Akidah tauhid dari seorang istri yang shalihah akan membawa rumah tangga tersebut untuk merasakan sakinah. Tak hanya sakinah, atau ketentraman, melainkan juga mawaddah. Juga, akan mendapat rahmah dari Allah SWT, sehingga rumah tangga mereka akan menentramkan.

Inilah alasan bahwa laki-laki yang baik, utamanya juga mencari perempuan yang bisa mengimbanginya juga.

Apakah Wanita Sholeh Sabar atau Pendiam, Apa Perbedaan Keduanya?

Wanita yang shalihah akan memiliki pertimbangan penuh tentang tingkah lakunya. Termasuk di dalamnya adalah menjaga lisannya untuk tidak berkata hal-hal yang buruk.

Ada yang pernah berkata bahwa manusia akan lebih sering menyesali perkataannya di bandingkan dengan diamnya. Juga, jika tak mampu berbicara yang baik, maka lebih baik diam. Itu menjadi dasar untuk seorang wanita lebih berhati-hati menjaga lisannya.

Namun, bukan berarti diam seribu bahasa. Ia akan berbicara ketika di perlukan.

Apakah indikasi perempuan shalehah itu adalah ia yang pendiam?

Jawabannya adalah belum tentu.

Ketika menjadi seorang ibu, seorang wanita haruslah menjadi sosok yang cerewet. Karena, ibu adalah seorang yang akan mewariskan kepintaran verbal pada anak-anaknya. Seorang ibu harus memiliki kosa kata yang lebih banyak di bandingkan suami. Itu sebabnya, pada anak tak boleh jadi pendiam.

Sedangkan sabar, artinya menahan diri. Yakin pada ketentuan Allah. Memang terkadang seseorang yang sabar biasanya akan menunjukan kesabarannya dengan diam. Namun, lagi-lagi itu bukan karena pribadinya pendiam.

Kita ambil contoh. Misalnya, istri yang shalihah sedang mendapat cobaan dengan kemarahan suami. Maka, ia memiliki kewajiban untuk bersabar. Sabarnya dengan cara diam terlebih dahulu. Nada tinggi tidak bisa ia tanggapi dengan nada tinggi.

Maka, ia tahan lisannya untuk menanggapi dan bersabar hingga mereda baru menjelaskan.

Berbeda dengan pendiam yang kadang justru karena acuh tak acuh. Bahkan, cenderung tak peduli dan menahan semua dalam hati. Pada akhirnya semua yang ia tahan, jika tak ia keluarkan akan menjadi bom waktu.

Bom waktu tersebut bisa meletus kapan saja, dan ledakannya akan menjadi parah. Meluluh-lantahkan sekitarnya.

Itu sebabnya perbedaan mendasar dari sikap diam dan sabar adalah apa yang tersembunyi dalam hati. Jika ia serahkan semua kepada Allah, maka ia bersabar. Jika diamnya adalah memendam, maka lagi-lagi itu bukanlah sikap yang baik untuk perempuan shalih.

Ciri Wanita Muslimah Sholehah Akhir Zaman

Wanita sholehah akhir zaman (Foto:gitacinta.com)

Berpakaian Menutup Aurat.

Ciri wanita sholehah yang paling terlihat adalah dari pakaiannya. Disaat semua wanita mempertontonkan auratnya, ia akan membungkus rapat menutupi auratnya. Telah kita ketahui, bahwa di akhir zaman nanti akan ada wanita yang berpakaian namun telanjang.

Mereka yang shalihah, akan menjulurkan jilbab menutupi kepalanya serta lekuk di tubuhnya.berbeda dengan wanita akhir zaman lain.

Cara mereka berpakaian seperti setangkai mawar diantara semak belukar yang lebat. Terlihat aneh dan mencolok. Namun, itu semua karena ketaatannya kepada Allah. Justru itu yang membuatnya terlihat begitu cantik dan anggun.

Judes

Menurut Gus Baha ciri wanita akhir zaman adalah tidak berlebihan kepada yang bukan mahramnya. Ia akan sangat menjaga interaksinya dengan lawan jenis. Bahkan, dalam sisi ekstrimnya orang akan menganggapnya judes dan sombong. Namun, itu semua ia lakukan untuk menjaga marwah atau kehoramatan dirinya serta suaminya.

Di tengah badai fitnah akhir zaman, tentu seseorang perlu membentengi dirinya serta keluarganya. Sesungguhnya benteng terkuat adalah iman.

Menghindari Ghibah

Segala hal yang menyebabkan dosa, akan ia hindari. Termasuk salah satunya adalah berghibah. Wanita memang terkenal akan perilakunya yang suka membicarakan orang lain.

Namun, tidak bagi wanita yang shalihah. Meski rasanya hati ingin ikut dalam pembicaraan seperti itu, namun nurani akan menyeretnya menutup telinga. Ia akan cenderung meninggalkan forum seperti itu dan berada lebih banyak di rumah.

Baca juga beritaku: wanita sholeh zaman nabi

Itulah ciri wanita shalehah, baik dalam perilaku maupun sifatnya. Semoga kita bisa meneladani itu semua dan mengajarkan kepada anak-anak kita.

Sumber: seputarpengetahuan, liputan6, assyariah