Komunikasi Dalam beberapa Konteks
Komunikasi Dalam Beberapa Konteks Dan Kegiatan (Foto: Romeltea)

4 Fungsi Komunikasi: Informatif, Regulatif, Persuasif , dan Integratif

Diposting pada

Mengenal Berbagai macam Fungsi Komunikasi: Informatif,  Regulatif, Persuasif , dan Integratif dalam kehidupan organisasi dan keseharian, baik secara formal maupun informal.

Beritaku.id, Organisasi dan Komunikasi – Dalam kehidupan manusia, pasti tidak lepas dari komunikasi atau bercakap. Manusia melakukan komunikasi, agar sebuah pesan dapat tersampaikan dengan baik. Orang lain akan paham apa yang kita sampaikan, lewat sebuah komunikasi.

Oleh: Helena Brilianty (Penulis Organisasi Dan Komunikasi)

Tidak hanya  sekedar untuk menyampaikan pesan, tapi berkomunikasi juga ada fungsi lainnya.

Tujuan komunikasi tidak hanya menyampaikan pesan saja, tapi juga menyampaikan sebuah makna lewat sebuah komunikasi atau percakapan.

Komunikasi Dalam Beberapa Tujuan
Komunikasi Dalam Konteks Kehidupan (Foto: Dictio)

Untuk artikel kali ini,  Beritaku.id akan membahas tentang komunikasi.

Artikel ini akan membahas apa itu komunikasi, kegunaan dari komunikasi, hingga macam macam komunikasi. Langsung saja, kita mulai pembahasannya.

Mengenal Komunikasi

Ada beberapa pendapat dari beberapa ahli, yang menjelaskan apa itu komunikasi. 

Menurut Lasswell, komunikasi merupakan proses menjelaskan.   Contohnya adalah seseorang menjelaskan apa, lewat media apa, kepada siapa informasi hendak diberikan, dan apa efek dari informasi tersebut.

Menurut pendapat Hovland Janis dan Kelley, komunikasi adalah seseorang ingin menyampaikan sebuah stimulus. Stimulus tersebut bisa dalam bentuk kata kata, dan tentu stimulus tersebut akan mengubah perilaku seseorang,

Seorang ahli komunikasi bernama Berelson dan Strainer berpendapat, bahwa komunikasi adalah sebuah informasi dan gagasan. Penyampaian informasi bisa lewat simbol, seperti angka dan gambar.

Komunikasi Dalam Organisasi
Komunikasi Dalam Manajemen Organisasi (Foto: Membaca)

Dari beberapa pendapat ahli komunikasi, dapat kita simpulkan bahwa komunikasi adalah penyampaian pesan atau informasi. Penyampaian informasi bisa berupa verbal, maupun non verbal.

Komunikasi verbal merupakan komunikasi yang dilakukan lewat kata kata, sedang komunikasi non verbal tidak dilakukan lewat kata kata. Contoh komunikasi non verbal adalah tulisan, ataupun gambar.

Baca juga beritaku: Komunikasi Organisasi: Pengertian, 16 Fungsi, 4 Jenis Arah & Contoh

Komunikasi Dalam Bentuk Bentuk Lain

Hal Komunikasi tidak hanya  berupa komunikasi verbal dan non verbal, tapi ada juga komunikasi dalam bentuk lain.

Komunikasi dalam bentuk lain seperti Komunikasi Antar Pribadi, Komunikasi Organisasi, dan Komunikasi Eksternal.

Pengertian dari Komunikasi Antar Pribadi adalah, komunikasi ini terjadi antara  dua orang atau lebih dalam kelompok kecil. 

Contoh dari Komunikasi Antar Pribadi adalah, melakukan diskusi sebuah mata kuliah.

Untuk Komunikasi Organisasi, komunikasi ini  terjadi dalam sebuah organisasi atau perusahaan. 

Contoh dari Komunikasi Organisasi adalah, hubungan antara atasan dengan bawahan dalam sebuah perusahaan.

Bentuk lain dari komunikasi ada Komunikasi Eksternal, yang mana individu atau masyarakat melakukan komunikasi ini.

Contoh dari komunikasi ekternal adalah, program radio dan program televisi.

Proses dan Syarat Komunikasi

Setelah mengenal komunikasi dan juga bentuk dari komunikasi, kini ada proses untuk melakukan komunikasi. 

Proses Terjadinya Komunikasi

Proses komunikasi ini ada , agar pesan yang ingin kita sampaikan jadi tepat.  Oleh karenanya, berikut adalah proses terjadinya komunikasi:

1.Komunikator: Komunikator adalah orang memberikan sebuah pesan kepada orang lain.

2.Pesan: Pesan  merupakan komunkator hendak menyampaikan informasi, kepada para komunikan. Informasi tersebut bisa  berupa verbal (kata kata), atau lewat email maupun media lainnya.

3.Komunikan: Komunikan merupakan orang yang menerima pesan dari komunikator.  Menjadi seorang komunikan harus paham dengan baik, pesan dari seorang komunikator.

4.Feedback (umpan balik):  Feedback adalah komunikan memberi umpan balik, kepada komunkator.  Komunikan memberi feedback kepada komunikator, dengan tujuan apakah komunikan tersebut paham dengan pesan dari komunkator.

5.Protokol: Protokol adalah sebuah kesepakatan, untuk melakukan sebuah komunikasi. Kesepakatan terjadi antara komunikan dan komunikator, sehingga komunikasi bisa berjalan dengan baik.

Proses Terjadinya Komunikasi
Proses Terjadinya Komunikasi (Foto: Abyhasan)

Syarat Komunikasi

Proses komunikasi terkadang berjalan dengan baik, tapi juga terkadang tidak berjalan dengan baik. 

Agar proses komunikasi bisa berjalan dengan baik, syarat syarat komunikasi berikut harus dijalankan, yaitu:

1.Sumber : Sumber  adalah sebuah dasar, untuk menyampaikan sebuah pesan.  Sumber  bisa dari sebuah bacaan , orang, atau dari sebuah lembaga.

2.Komunikator: Komunikator adalah orang yang aktif, dalam menyebarkan sebuah informasi. Informasi tersebut bisa disebar lewat sebuah media, atau lewat media komunikasi  yang lainnya.

3.Saluran (channel):  Komunikator menggunakan saluran, untuk menyampaikan sebuah pesan. Tanpa adanya saluran, maka pesan yang ingin disampaikan tidak bisa tersampaikan dengan baik.

4.Komunikan: Komunikan juga berperan, agar komunikasi bisa berjalan dengan lancar. Dengan adanya komunikan, maka pesan akan berhasil tersampaikan.

5.Effect (Hasil) : Penyampaian pesan yang disampaikan komunikator, haruslah memiliki sebuah effet atau hasilnya. Contohnya dari effect adalah, perasaan seorang pemirsa tv ketika melihat berita bom.  

Baca juga beritaku:Strategi Komunikasi Dalam Situasi Krisis Dengan 4 Metode Yang Mudah

Fungsi Komunikasi

Dalam sebuah komunikasi, tentu ada fungsinya. Komunikasi ini berfungsi bagi individu, dan juga bagi organisasi.  Berikut ini adalah Tujuan komunikasi, baik untuk individu maupun untuk organisasi.

1.Untuk Melakukan Komunikasi Sosial

Komunikasi sangatlah penting bagi manusia, untuk melakukan komunikasi sosial. Komunikasi sosial maksudnya adalah, seseorang bisa menjelaskan identitasnya. Jika orang sudah menjelaskan identitasnya lewat komunikasi, maka orang lain akan terkesan pada orang tersebut.

2.Orang tidak asing lagi jika melakukan komunikasi

Dengan melakukan komunikasi, tentu membuat orang menjadi tidak tersiolasi dan tidak menjadi terasing.

Mereka akan terbiasa bercakap cakap dengan banyak orang, sehingga mereka tidak canggung untuk berkomunikasi dengan orang lain.

3.Untuk Mengekspresikan Emosinya

Tidak hanya menjelaskan siapa dirinya, komunikasi juga sangat perlu untuk menyampaikan emosi seseorang. 

Komunikasi juga bisa untuk menunjukan rasa sayang, atau menunjukan rasa benci kepada seseorang.  Lewat sebuah tarian atau lukisan, emosi seseorang juga bisa tersampaikan.

4.Komunikasi Ritual

Komunikasi Ritual adalah komunikasi yang dilakukan secara kolektif, dan selalu terulang pada setiap tahunnya.

Contoh dari komunikasi ritual ini adalah pertunangan, dan juga ulang tahun. Selain ulang tahun dan pertunangan, upacara kematian juga termasuk dalam komunikasi ritual.

5.Komunikasi Instrumental

Komunikasi Instrumental adalah sebuah komunikasi, yang memiliki sebuah tujuan umum.

Tujuan umum dari komunikasi instrumental adalah, untuk memberi informasi dan pengajaran. Contoh dari Komunikasi Instrumental adalah televisi, karena televisi berisi banyak informasi.

Itulah manfaat dari komunikasi, yang berguna bagi individu maupun bagi organisasi. Kali ini kita akan mengenal lebih jauh, urgensi dari komunikasi organisasi.

Fungsi komunikasi organisasi sendiri terbagi menjadi empat, dan berikut ini adalah penjelasannya:

Fungsi Komunikasi Informatif

Selanjutnya akan kita bahasa Fungsi Informatif dalam komunikasi organisasi ini berguna, agar para anggota organisasi atau karyawan kantor bisa mendapat informasi banyak, dan tentunya tepat waktu.

Fungsi informatif ini juga sangat bermanfaat, supaya karyawan atau anggota organisasi melakukan pekerjaan secara lebih pasti.

Kelebihan dari fungsi komunikasi informatif ini adalah, anggota organisasi atau karyawan bisa dapat informasi yang tepat.

Sedangkan kekurangannya adalah, jika kita tidak bisa memberi informasi yang benar, maka para anggota organisasi atau karyawan tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Fungsi Komunikasi Regulatif

Fungsi Regulatif ini berkaitan dengan aturan aturan, dan anggota organisasi atau karyawan wajib mentaatinya. Adapun Fungsi regulatif ini juga untuk mengendalikan sebuah informasi, agar informasi yang tersampaikan bisa jadi baik.

Apa kelebihan dan kekurangan dari fungsi regulatif? Untuk kelebihannya, para anggota organisasi atau karyawan akan mentaati aturan.  Kekurangan dari fungsi regulatif ini adalah, para anggota organisasi atau karyawan terbatasi dengan aturan yang ada.

Fungsi Komunikasi Persuasi

Fungsi Persuasi merupakan sebuah fungsi, yang mana atasan akan memberi ruang kepada bawahannya.  Dengan memberi ruang kebebasan kepada bawahannya, maka anggota organisasi atau karyawan akan menjalankan tugasnya secara sukarela.

Kelebihan dari fungsi ini adalah, karyawan bisa bekerja sesuai dengan keinginannya. Untuk kekurangannya, para karyawan atau anggota organisasi terkadang akan tetap berada dalam zona nyamannya. Para karyawan nantinya akan bekerja tidak sesuai arahan, dan mereka hanya bekerja sesuai kehendaknya sendiri.

Fungsi Komunikasi Integratif

Fungsi Integratif adalah , sebuah organisasi atau perusahaan menyediakan wadah bagi anggota atau karyawan. Contoh dari manfaat integratif adalah , adanya newsletter dan komunikasi informal antar anggota atau karyawan.

Untuk kelebihannya, fungsi integratif ini berguna untuk mempererat hubungan antar anggota atau karyawan.  Untuk kekurangannya, karyawan atau anggota hanya ingin bersenang senang saja.

Baca juga beritaku: Definisi Komunikasi Verbal Dan Nonverbal Serta Contoh!

Para Pakar Yang Ahli Dalam Teori Kegunaan Komunikasi

Ternyata banyak sekali fungsi komunikasi,  termasuk untuk organisasi. Azas manfaat komunikasi tersebut tentu sangat baik, bagi anggota organisasi maupun karyawan kantor. 

Para pakar atau ahli komunikasi, juga telah meneliti tujuan dan manfaat komunikasi. Berikut ini adalah para pakar yang ahli dalam bidang fungsi komunikasi:

Gordon I Zimmerman

Gordon I Zimmerman adalah seorang ahli dibidang komunikasi, dan ia telah menghasilkan beberapa teori.

Salah satu teori yang ia buat adalah teori fungsi berkomunikasi, yang mana ia mengatakan kalau relasi  bisa untuk menyelesaikan tugas kita.

Selain untuk menyelesaikan tugas, komunikasi juga berfungsi untuk memberi sandang pangan . Komunikasi juga membuat rasa penasaran jadi terbayar, dan membuat kita menikmati lingkungan hidup ini.

Judy C Person dan Paul E Nelson

Selain Gordon I Zimmerman , ada Judy C Person dan Paul E Nelson yang ahli dibidang komunikasi.

Mereka mengungkapkan bahwa, komunikasi sangat perlu untuk keberlangsungan hidup.

Mereka mencontohkan bahwa komunikasi untuk menampilkan diri sendiri, dan juga untuk meningkatkan kesadaran pribadi.

Untuk kehidupan bersosial, komunikasi  perlu untuk mengembangkan keberadaan suatu masyarakat.

Effendi

Indonesia juga memiliki orang yang ahli dalam bidang komunikasi, yang bernama Effendi. 

Effendi juga mengungkapkan manfaat komunikasi ada empat bagian, yaitu to inform, to educate, to entertain,  dan to influence.

To Inform berarti memberi informasi kepada khalayak, to educate memberi pembelajaran kepada khalayak.

To Entertain untuk menghibur khalayak, sedangkan to influence untuk memberi pengaruh kepada para khalayak.

Rudolf F Verderber

Rudolf F Verderber juga merupakan ahli dibidang komunikasi, dan ia juga meriset tujuan dari komunikasi. Menurutnya komunikasi terbagi jadi dua, yaitu manfaat sosial dan juga manfaat mengambil keputusan.

Contoh dari manfaat sosial adalah, agar kita mudah komunikasi dengan orang lain.

Sedangkan fungsi mengambil keputusan adalah, agar kita bisa mengambil keputusan secara tepat dan juga cepat.

Myers dan Myers

Myers dan Myers seorang ahli komunikasi, memiliki pandangan tersendiri terhadap tujuan komunikasi.

Menurut Myers dan Myers, komunikasi punya maksud untuk sosialisasi, dan juga untuk pengaturan.

Fungsi Sosialisasi digunakan untuk mensosialisasikan apa yang dilakukan organisasi, atau sebuah perusahaan.

Sedangkan fungsi pengaturan  adalah untuk merumuskan sebuah rencana, dan menilai prestasi anggota organisasi atau karyawan perusahaan.

Itulah dia informasi mengenai apa itu komunikasi, dan juga macam macam fungsi dari komunikasi.

Hendaknya mulai sekarang kita bisa berkomunikasi yang baik, entah dalam perusahaan atau dimanapun anda berada.

Refrensi : pelajaran.co.id

Gambar Gravatar
Merupakan Manajemen Redaksi dari Website Beritaku.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *