Kisah Sejarah Secarah Singkat Nabi Dan Rasul
Kisah Sejarah Secarah Singkat Nabi Dan Rasul (Foto: NU.or.id)

Daftar dan Sejarah Singkat Rasul, Pada Kisah 25 Nabi Wajib Dalam Islam

Diposting pada

25 Nabi dan Rasul wajib di dalam ajaran Agama Islam memiliki sejarah dan kisah masing-masing, berikut daftar secara singkat sebagai referensi ilmu keislaman kita.

Beritaku.id, Kisah Para Nabi dan Rasul – Sejak kecil baik saat sekolah maupun saat mengaji sore hari, kita telah sering diminta untuk menghafal nama-nama Nabi dan Rasul.

Oleh  : Nur Rahmawati (Penulis Kisah Para Nabi)

Sebagai umat Muslim tentu tak asing dengan bunyi Rukun Iman ke 4 yakni Beriman kepada nabi dan rasul. Perintah untuk mengimani nabi-nabi dan rasul ini tertera pada Al-quran seperti pada Surah Al Ghafir ayat 787.

Kini seiring perkembangan zaman beberapa tayangan edukasi mengenai kisah nabi dan rasul pun telah banyak kita jumpai.

Rukun Iman
Rukun Iman Dalam Islam (Foto: Pustakamedia)

Tayangan dalam bentuk video animasi ini tentu saja semakin mempermudah kita untuk mengenal dan memahami siapa saja nabi dan rasul yang ada.

Nah bagi yang ingin mengingat tentang sejarah nabi dan rasul, berikut ini sedikit penjelasan mengenai nabi dan rasul juga sejarah singkat tentang 25 Rasul yang wajib.

Sejarah Dan Kisah Singkat 25 Nabi dan Rasul

Memang tidak tersebutkan secara gamblang siapa sajakah yang termasuk ke dalam nabi dan rasul yang tersebar di seluruh penjuru bumi.

Berdasarkan beberapa riwayat menyebutkan jika ada 25 nabi dan rasul yang wajib setiap muslim ketahui dan imani.

Sekarah 25 Nabi
Daftar Dan Kisah Sejarah 25 Nabi Wajib (Foto:Umma)

Masing-masing 25 nabi dan rasul ini mempunyai kisah dan perjuangannya masing-masing, yakni ada yang termasuk ke dalam ulul azmi serta mendapatkan mukjizat.

Baca juga beritaku:Daftar Nama Nabi: Urut Lengkap 124.000, 313, & 25 Serta 5 Ulul Azmi

Nabi Adam AS

Nabi Adam merupakan nabi pertama dan manusia pertama yang Allah ciptakan. Dalam penjelasan sejarah singkat ini, di ceritakan jika sebelum tinggal di bumi, Nabi Adam dan Siti Hawa sang istri tinggal bersama di surga.

Mereka hidup bahagia dan bebas memakan apapun yang ada di sana kecuali satu buah yakni buah Khuldi.

Penciptaan Bumi Dan Sejarah Singkat NabI Adam
Sejarah Penciptaan Bumi dan Nabi Adam Sebagai Khalifah Pertama (Foto: Media Indonesia)

Sejak awal Iblis memang tidak menyukai adanya penciptaan manusia apalagi sebagai pemimpin karena menilai lemah dan tak berdaya.

Sehingga dengan tipu daya-nya Iblis mendatangi Nabi Adam dan menggoda sang nabi beserta Hawa untuk memakan buah Khuldi.

Karena telah melanggar perintah Allah SWT sebagai hukuman maka Nabi Adam dan Siti Hawa pun di turunkan ke bumi.

Dari Nabi Adam dan Siti Hawa ini lahirlah dua pasang anak kembar yang kemudian menjadi cikal bakal kehadiran manusia lainnya.

Nabi Adam memiliki beberapa mukjizat antara lain menjadi khalifah atau pemimpin pertama di bumi, memilik umur yang panjang sehingga dapat memberikan 40 tahun untuk Nabi Daud (Najmah, 2020).

Nabi Idris AS

Rasul berikutnya, Nabi Idris  merupakan nabi yang berasal dari keturunan ke 6 Nabi Adam yakni dari pasangan Qabil dan Iqlima.

Dalam Al-quran kita dapat menemukan penyebutan nama Nabi Idris sebanyak dua kali. Nabi Idris mendapatkan wahyu ketika berusia 82 tahun dan merupakan nabi pertama dengan kecerdasan yang luas biasa.

Mukjizat Nabi Idris selain kecerdasannya adalah dapat mengerti serta memahami fenomena alam, dapat membaca dan menulis juga menafsirkan wahyu Allah (Prayitno, 2020).

Nabi Nuh AS

Adapun Nabi Nuh merupakan keturunan ke 9 dari Nabi Adam. Nabi Nuh diturunkan untuk Bani Rasib yang pada saat itu menyembah berhala dan thaghut atau setan.

Pada usia 480 tahun, Malaikat Jibril datang kepada Nabi Nuh dan menyampaikan wahyu Allah SWT padanya.

Beliau menyampaikan kepada umatnya wahyu Allah untuk bertauhid, bertuhankan satu Allah SWT namun mendapatkan pertentangan yang luar biasa.

Bahkan pertentangan tersebut datang dari dalam keluarga Nabi Nuh sendiri yakni istri dan sang anak Kan’an.

Di kisahkan jika pengikut Nabi Nuh tak lebih dari 80 orang yang semuanya merupakan orang-orang miskin dan lemah.

Nabi Nuh bersedih karena peringatannya atas wahyu Allah SWT tidak diidahkan sehingga ia berdoa kepada Allah atas umatnya.

Maka sebelum azab datang, Allah memerintahkan Nabi Nuh beserta kaumnya untuk membangun kapal yang besar dengan ukuran panjang 300 hasta dan 50 hasta.

Perahu besar ini pula menjadi mukjizat nabi yang termasuk dalam golongan ulul azmi. Azab yang menimpa kaum Nabi Nuh adalah berupa banjir bandang selama hampir 150 hari atau kurang lebih sekitar 5 bulan (Najmah, 2020).

Baca juga beritaku:Rasul Ulul Azmi Beserta Nabi Dan Kitabnya, Utusan Allah SWT

Nabi Hud AS

Nabi Hud di utus Allah kepada Kaum Ad, sebuah kaum yang pandai membangun menara dan senang bermaksiat serta menghambur-hamburkan harta.

Saat Nabi Hud menyampaikan wahyu Allah SWT kepada kaumnya, ia mendapatkan ejekan beserta penolakan dari mereka sehingga Nabi Hud pun berdoa kepada Allah atas kaumnya.

Maka pada suatu malam datanglah badai dengan awan serta petir membinasakan Kaum Ad’. Mukjizat Nabi Hudantara lain adalah dapat menurunkan hujan atas izin Allah.

Nabi Shaleh AS

Selain Nabi Idris , Nabi Shaleh  juga termasuk dalam keturunan ke 6 Nabi Adam AS. Nabi Shaleh  ini lahir di Kaum Tsamud yang masih satu keturunan dengan Kaum Ad’.

Tak jauh berbeda dengan Kaum Ad’, Bangsa Tsamud juga gemar menyembah berhala, membangun menara dan menghamburkan harta. Salah satu mukjizat Nabi Shaleh adalah dapat mengeluarkan seekor unta yang hamil 10 bulan dari batu besar.

Saat melihat mukjizat Nabi Shaleh ini beberapa masyarakat dari Kaum Tsamud ada yang menerima dakwah sang nabi namun sebagian lagi masih ingkar.

Tindakan fatal yang menyebabkan kaum ini mendapatkan azab dari Allah adalah melanggar janji untuk tidak membunuh unta Nabi Shaleh (Najmah, 2020).  

Nabi Ibrahim AS

Kisah Nabi Ibrahim banyak tertulis di Al-quran mulai dari bagaimana kisah beliau menemukan Tuhan, kisah dakwahnya melawan Raja Namrud hingga kisah keikhlasan terbesar seorang umat kepada Allah SWT.

Berupa penyembelihan putra yang telah ia nanti selama 99 tahun yang kemudian kita kenal dengan istilah berkurban.

Mukjizat nabi yang termasuk dalam ulul azmi ini antara lain tak hangus terlahap api. Kejadian ini terjadi ketika Nabi Ibrahim menyerukan dakwahnya kepada Raja Namrud.

Sang raja yang murka menyuruh pasukannya untuk menghukum Nabi Ibrahin dengan membakarnya hidup-hidup.

Mukjizat selanjutnya adalah menyaksikan burung yang telah mati menjadi hidup kembali, mengubah pasir menjadi makanan hingga mendapatkan karunia berupa anak ketika berusia 99 tahun.

Berkat perjuangan dan seluruh mukjizat yang ia miliki membuat Nabi Ibrahim mendapatkan julukan sebagai Abul Anbiyaa yang berarti bapak para nabi.

Nabi Luth AS

Nabi Luth AS, bukanlah penyuka sesama jenis, sebab posisinya sebagai Nabi tidaklah menjadikannya melakukan perbuatan tercela.

Menurut silsilah keturunan, Nabi Luth merupakan keponakan dari Nabi Ibrahim.

Luth untuk Kaum Sodom dan Gomorrah yang kala itu menjadi kaum penyuka sesama jenis.

Dakwah Nabi Luth tentu saja mendapatkan pertentangan yang cukup sengit bahkan sampai mengusir sang nabi.

Tepat setelah mereka mengusir Luth dari kotanya, Allah menurunkan azab dengan membinasakan kaum ini dengan gempa bumi dan angin kencang.

Istri Nabi Luth turun menjadi salah satu yang binasa dalam musibah ini sebab ia melanggar perintah untuk tidak melihat ke belakang saat bencana terjadi.

Nabi Ismail AS

Putra dari Nabi Ibrahim ini telah menunjukkan keistimewaannya sejak kecil. Salah satu mukjizat yang terkenal adalah hentakan kakinya saat menangis sewaktu bayi memancarkan air sehingga menjadi mata air zam-zam.

Perintah berkurban saat Idhul Adha pun melibatkan keikhlasan seorang Ismail. Menurut sejarah melalui Nabi Ismail inilah keturunan Nabi Muhammad lahir.

Nabi Ishaq AS

Dalam sejarah Nabi Ishaq dengan kisah singkat ini, juga merupakan salah satu dari putra Ibrahim. Ia merupakan adik dari Nabi Ismail yang kala itu berusia 14 tahun. Sejak kecil, Nabi Ishaq telah mengikuti sang ayah Ibrahim untuk berdakwah.

Tersebutkan di beberapa riwayat jika dari keturunan Nabi Ishaq ini nantinya lahirlah nabi-nabi yang berasal dari Bani Israil.

Baca juga beritaku: Nabi Ishaq AS, Moyang Bangsa Israil

Nabi Yaqub AS

Sejarah dengan cerita singkat berikutnya adalah Nabi Yaqub merupakan putra dari Nabi Ishaq dan cucu Nabi Ibrahim.

Yaqub terkenal sebagai sosok nabi yang cerdas, kuat dan memiliki keimanan yang luar biasa.

Semasa hidupnya Nabi Yaqub dikaruniai 14 anak dan salah satunya adalah Nabi Yusuf.

Nabi Yusuf AS

Putra bungsu dari Nabi Yaqub ini terkenal dengan parasnya yang rupawan. Di kisahkan jika para perempuan-perempuan kerajaan terpesona dengan ketampanannya sehingga membuat mereka tanpa sadar mengiris jarinya sendiri.

Salah satu mukjizat yang dimiliki Nabi Yusuf adalah dapat menafsirkan mimpi.

Baca juga beritaku: Kisah Cinta Nabi Yusuf AS dan Siti Zulaikha, Ketampanan Dan Cinta

Nabi Ayub AS

Nabi Ayub merupakan sosok nabi yang di karuniai banyak harta. Melalui kekayaannya inilah, Ayub mendakwahkan wahyu Allah kepada umatnya.

Allah memberikan ujian kepada Nabi Ayub berupa penyakit kulit yang sulit di sembuhkan sehingga menghabiskan seluruh harta bendanya.

Mukjizat Nabi Ayub antara lain adalah kesabaran yang tinggi dan mampu mengeluarkan air dari tanah sebagai obat dari penyakitnya.

Nabi Syuaib AS

Nabi Syuaib di utus Allah kepada Kaum Madyan yang gemar menipu juga membangkang.

Dakwah sang nabi selalu mendapatkan pertentangan dari kaum ini membuat Allah menurunkan azabnya berupa awan gelap dan badai panas yang memusnahkan kaum ini.

Nabi Musa AS

Nabi Musa dilahirkan di Mesir dari pasangan Yukabad dan Imran bin Yashar. Suatu ketika peramal di Mesir menyebutkan jika akan ada seorang laki-laki yang mampu menggulingkan kekuasaan Firaun kala itu.

Hal ini tentu membuat sang raja murka sehingga ia memutuskan untuk membunuh seluruh bayi laki-laki yang ada di negerinya.

Ketika Nabi Musa lahir, sang ibu mendapatkan petunjuk dari Allah untuk menghanyutkan Musa kecil di Sungai Nil dan berakhir di temukan oleh istri Firaun, Asyiyah.

Asysyah memohon pada Firaun untuk tidak membunuh Musa dan merawatnya sebagai anak angkat. Saat dewasa, Musa tidak setuju dengan pemerintahan Firaun yang kejam dan sewenang-wenang.

Sehingga setelah ia mendapatkan wahyu Allah, Musa pun mulai mendakwahkan ajarannya kepada masyarakat Mesir.

Nabi Musa mendapatkan kitab suci yakni Taurat dengan mukjizatnya dapat membelah Laut Merah dengan tongkatnya saat menyelamatkan diri dari kejaran tentara Firaun. Rasul Musa AS juga termasuk dalam ulul azmi.

Nabi Harun AS

Pada beberapa riwayat dikisahkan jika Nabi Harun turut membantu Nabi Musa dalam berdakwah.

Ia turut berjuang menghancurkan berhala yang di pimpin oleh Samiri sang tukang sihir milik Firaun.

Sebagaimana Nabi Harun mempunyai mukjizat kemampuan bahasa yang sangat baik, hingga ia menjadi juru bicara Nabi Musa AS.

Nabi Dzulkifli AS

Nabi Dzulkifli merupakan salah satu nabi dengan kesabaran yang sangat tinggi. Ia pun merupakan sosok yang sangat dermawan.

Berkat kesabaran dan ketabahnnya, Nabi Dzulkifli dapat mengajak anak beserta keturunannya untuk taat kepada Allah.

Nabi Daud AS

Nabi Daud merupakan keturunan ke 12 dari Nabi Ibrahim. Ia pernah menjadi raja menggantikan Raja Thalut yang terbunuh saat perang melawannya.

Mukjizat Nabi Daud adalah mendapatkan Kitab Zabur serta memiliki suara yang merdu. Ketika Nabi Daud membaca kitab Zabur niscaya orang sakit dapat sembuh, air laut menjadi tenang dan bukit-bukit turut memuji Allah.

Nabi Sulaiman AS

Meneruskan tahta Nabi Daud, Nabi Sulaiman merupakan seorang nabi dan juga seorang raja yang di karuniai banyak kelebihan.

Mukjizat Nabi Sulaiman antara lain dapat berbicara dengan hewan dan bangsa Jin, dapat menundukan angin, hingga mengalirkan tembaga dari perut bumi.

Baca juga beritaku:Kisah Cinta Ratu Bilqis dan Nabi Sulaiman, 2 Kerajaan Bertaut

Nabi Ilyas AS

Nabi Ilyas merupakan keturunan dari Nabi Harun. Beliau di turunkan kepada Kaum Finisia dan Bani Israil yang menyembah berhala bernama Ba’al.

Kaum ini cukup unik sebab mereka tetap melakukan perbuatan ingkar meskipun tidak menolak bahkan menerima dakwah Nabi Ilyas. Akibat dari ulah mereka tersebut kaum ini pun di timpa kekeringan yang panjang.

Nabi Ilyasa AS

Nabi Ilyasa merupakan anak angkat dari Nabi Ilyas. Ia meneruskan dakwah sang ayah kepada Bani Israil agar bertaqwa kepada Allah.

Meskipun tak mudah namun nabi dengan mukjizat dapat menghidupkan orang meninggal dan menyebuhkan orang sakit ini tetap sabar dalam menjalankan dakwahnya.

Nabi Yunus AS

Nabi Yunus merupakan nabi yang diutus untuk Kaum Assyira di Kota Niniwe. Sayangnya dakwah sang nabi terus mendapatkan penolakan sehingga ia sempat merasakan putus asa.

Allah memberikan Nabi Yunus sebuah petunjuk agar tak mudah putus asa dengan cara tak di sangka-sangka.

Saat tengah mengarungi lautan bersama pengikutnya, kapal Yunus di terpa badai sehingga mereka perlu mengorbankan seseorang agar kapal tidak hanyut.

Nabi Yunus memilih mengorbankan dirinya dan ia pun ditelan ikan nun. Selama berada di dalam perut paus tersebutlah Nabi Yunus mendapatkan petunjuk dari Allah agar terus bersabar dan tidak mudah putus asa (Prayitno, 2020).

Baca juga beritaku: Analisa Ikan Yang Menelan Nabi Yunus AS, Berdasarkan Ilmu Perikanan Modern

Nabi Dzakaria AS

Nabi Dzakaria merupakan keturunan Nabi Daud dan Sulaiman. Beliau meneruskan tahta menjadi raja juga meneruskan dakwah nabi-nabi sebelumnya kepada Kaum Bani Israil.

Kesabaran sang nabi teruji saat beliau baru mendapatkan keturunan di usia senja, serupa dengan Nabi Ibrahim (Prayitno, 2020).

Nabi Yahya AS

Kisah catatan sejarah singkat dari Nabi Yahya adalah sosok putra yang ditunggu-tunggu oleh Nabi Dzakaria. Sejak kecil, Yahya sudah gemar membaca.

Mukjizat dari Nabi Yahya ialah mempunyai kecerdasan di atas rata-rata sehingga ia kerap diminta bantuan untuk memecahkan permasalahan.

Nabi Isa AS

Nabi Isa merupakan putra dari Maryam yang juga keponakan dari Nabi Dzakaria. Maryam kala itu mendapatkan fitnah dari penduduk tempatnya tinggal sebab ia hamil tanpa disentuh oleh laki-laki.

Namun inilah bukti kenabian dan kekuasaan Allah pada saat itu. Nabi Isa diutus untuk berdakwah kepada Kaum Nasrani dengan membawa Kitab Injil sebagai penyempurna kitab sebelumnya.

Selanjutnya, Nabi yang termasuk dalam ulul azmi ini mempunyai beberapa mukjizat antara lain dapat berbicara sejak masih dalam buaian Maryam, menghidupkan burung dari tanah liat, menyembuhkan orang buta, serta menghidupkan orang yang telah meninggal.

Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad merupakan nabi dan rasul terakhir. Beliau lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah atau bertepatan dengan 20 April 571 Masehi. Menjelang kelahiran beliau, terjadi banyak peristiwa besar yang tak terduga.

Peristiwa tersebut antara lain runtuhnya berhala di dekat Ka’bah, padamnya api Kaum Majusi hingga bulan bersinar amat terang.

Sejak kecil Muhammad dikenal sebagai sosok yang jujur dan dapat dipercaya sehingga beliau mendapatkan gelar Al-amin yang berarti “orang yang dapat dipercaya.”

Nabi yang termasuk dalam ulul azmi ini mempunyai banyak mukjizat antara lain:

  1. Dapat membelah bulan,
  2. Mengalirkan air jernih dari ruas jarinya,
  3. Menurunkan hujan,
  4. Melakukan perjalanan Isra Mi’raj ke Sidratul Muntaha dalam satu malam dan
  5. Alquran sebagi penyempurna kitab-kitab sebelumnya.

Demikianlah kisah singkat dalam sejarah perjalanan 25 nabi dan Rasul yang wajib kita imani. Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dan teladan darinya sehingga dapat menambah keimanan kita kepada Allah SWT.

Sumber :

Najmah, D. J. (2020, April 21). Nabi dan Rasul adalah manusia pilihan. Retrieved from brilio: https://www.brilio.net/sosok/kisah-25-nabi-dan-rasul-lengkap-berserta-mukjizatnya-200420n.html#

Prayitno, N. A. (2020, november 20). Kisah Hidupnya Penuh Hikmah, Ini 25 Nabi dan Rasul dalam Agama Islam. Retrieved from popbela: https://www.popbela.com/career/inspiration/niken-ari/25-nabi-dan-rasul/16

Ratnasari, D. (2011). Sejarah Nabi-Nabi dalam Al-quran. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 5(1), 93-106.

Saputri, Y. D. (2020, Oktober 06). Perbedaan Nabi dan Rasul Menurut Islam, Serta Kisah 5 Ulul Azmi. Retrieved from liputan6: https://www.liputan6.com/citizen6/read/3873891/perbedaan-nabi-dan-rasul-menurut-islam-serta-kisah-5-ulul-azmi

Yasmin, P. (2020, November 27). Perbedaan Nabi dan Rasul Lengkap Menurut Islam, Jangan Salah! Retrieved from detiknews: https://news.detik.com/berita/d-5272014/perbedaan-nabi-dan-rasul-lengkap-menurut-islam-jangan-salah?single=1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *